Fluminense akan menghadapi Coritiba pada pekan ke-29 Campeonato Brasileiro Série A 2026. Pertandingan ini mempertemukan tim penghuni empat besar dengan klub yang sedang berusaha menjaga jarak dari zona bawah klasemen.
Duel Fluminense vs Coritiba berlangsung di Stadion Maracanã, Rio de Janeiro, pada Jumat, 9 Oktober 2026. Berdasarkan konversi waktu pertandingan terbaru, kick-off dijadwalkan pukul 07.30 WIB.
Fluminense lebih diunggulkan karena mempunyai rekor kandang yang sangat kuat sepanjang musim. Coritiba datang dengan misi bangkit setelah menelan kekalahan telak 0-5 dari Vasco da Gama pada pertandingan liga terakhir mereka.
Jadwal Fluminense vs Coritiba
Sebelum membahas performa dan prediksi skor, berikut informasi utama mengenai pertandingan yang akan berlangsung di Maracanã.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Fluminense vs Coritiba |
| Kompetisi | Campeonato Brasileiro Série A 2026 |
| Matchday | 29 |
| Tanggal | Jumat, 9 Oktober 2026 |
| Kick-off | 07.30 WIB |
| Stadion | Estádio Jornalista Mário Filho atau Maracanã |
| Kota | Rio de Janeiro |
| Wasit | Rodrigo José Pereira de Lima |
| VAR | Emerson de Almeida Ferreira |
| Status | Belum dimainkan |
CBF mencatat laga ini sebagai pertandingan pekan ke-29 Série A dengan Fluminense berstatus tuan rumah. Perangkat pertandingan juga sudah ditetapkan, dengan Rodrigo José Pereira de Lima sebagai wasit utama.
Maracanã menjadi salah satu faktor penting dalam prediksi. Fluminense hanya kalah sekali dalam 14 pertandingan kandang Série A musim ini.
Fluminense Mengejar Momentum di Papan Atas
Kondisi Fluminense menjelang pertandingan cukup positif setelah mereka mengalahkan Corinthians dengan skor 3-1 di laga terakhir sebelum jeda internasional. Hasil tersebut memberikan tambahan kepercayaan diri bagi tim asuhan Marcão.
Fluminense saat ini berada di posisi keempat dengan 48 poin dari 28 pertandingan. Rekornya adalah 13 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan enam kekalahan.
Produktivitas Fluminense mencapai 44 gol, sedangkan jumlah kebobolan berada di angka 36. Dengan demikian, mereka memiliki selisih gol +8 setelah 28 pertandingan.
Yang paling menonjol adalah performa kandang. Fluminense mengoleksi 10 kemenangan, tiga seri, dan hanya satu kekalahan dari 14 laga di Maracanã.
Lima pertandingan terakhir Fluminense
Jika hanya melihat lima pertandingan liga terakhir, Fluminense meraih tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
| Pertandingan | Hasil |
|---|---|
| Corinthians vs Fluminense | Menang 1-3 |
| Atlético-MG vs Fluminense | Kalah 3-1 |
| Fluminense vs Vasco da Gama | Menang 1-0 |
| Athletico-PR vs Fluminense | Imbang 3-3 |
| Fluminense vs Remo | Menang 2-1 |
Dalam periode tersebut, Fluminense mencetak 10 gol dan kebobolan delapan gol. Kemenangan 3-1 atas Corinthians menjadi hasil terbaru dan menunjukkan bahwa mereka mampu meraih poin penuh dalam laga tandang yang sulit.
Performa tersebut membuat Fluminense mempunyai modal cukup baik untuk menghadapi Coritiba. Terlebih, pertandingan kali ini dimainkan di kandang sendiri.
Coritiba Membutuhkan Respons Setelah Kekalahan Telak
Coritiba berada di posisi kesembilan dengan 38 poin dari 28 pertandingan. Mereka mengoleksi 10 kemenangan, delapan seri, dan 10 kekalahan dengan 37 gol memasukkan serta 43 gol kebobolan.
Masalah terbesar Coritiba menjelang laga ini adalah tren negatif. Mereka tidak menang dalam tiga pertandingan liga terakhir setelah kalah dari Mirassol, bermain imbang dengan Athletico-PR, kemudian dihajar Vasco 0-5.
Kekalahan dari Vasco menjadi perhatian serius karena Coritiba gagal mencetak gol dan harus menerima lima gol. Hasil tersebut membuat lini belakang mereka mendapat tekanan besar menjelang lawatan ke Maracanã.
Meski demikian, Coritiba bukan tim yang sepenuhnya buruk ketika bermain tandang. Mereka memiliki lima kemenangan, empat seri, dan lima kekalahan dari 14 pertandingan tandang musim ini.
Lima pertandingan terakhir Coritiba
Berikut lima laga liga terbaru Coritiba sebelum bertemu Fluminense.
| Pertandingan | Hasil |
|---|---|
| Vasco da Gama vs Coritiba | Kalah 5-0 |
| Coritiba vs Athletico-PR | Imbang 3-3 |
| Coritiba vs Mirassol | Kalah 1-2 |
| Remo vs Coritiba | Menang 2-3 |
| Coritiba vs Corinthians | Menang 2-1 |
Coritiba mencetak sembilan gol dalam lima pertandingan tersebut, tetapi juga kebobolan 13 gol. Angka tersebut menunjukkan bahwa persoalan utama mereka bukan hanya produktivitas, melainkan konsistensi menjaga pertahanan.
Statistik Kandang dan Tandang Menjadi Pembeda
Data kandang Fluminense dan tandang Coritiba memberikan gambaran yang cukup jelas mengenai tantangan pertandingan ini. Kedua tim memang sama-sama memiliki lima kemenangan dalam konteks tandang atau kandang masing-masing, tetapi kualitas performa keseluruhannya berbeda.
| Statistik | Fluminense di kandang | Coritiba tandang |
|---|---|---|
| Pertandingan | 14 | 14 |
| Menang | 10 | 5 |
| Seri | 3 | 4 |
| Kalah | 1 | 5 |
| Gol cetak | 24 | 18 |
| Gol kebobolan | 14 | 24 |
| Gol per laga | 1,71 | 1,29 |
| Kebobolan per laga | 1,00 | 1,71 |
| Clean sheet | 29% | 29% |
| Gagal mencetak gol | 7% | 36% |
Data tersebut menunjukkan perbedaan yang cukup besar. Fluminense mencetak rata-rata 1,71 gol per pertandingan kandang dan hanya kebobolan satu gol per laga, sedangkan Coritiba kebobolan 1,71 gol setiap kali bermain tandang.
Coritiba juga gagal mencetak gol dalam 36 persen pertandingan tandang mereka. Jika Fluminense mampu mengendalikan permainan sejak awal, peluang tim tamu untuk menciptakan banyak kesempatan bisa kembali terbatas.
Head to Head Fluminense vs Coritiba
Pertemuan terakhir kedua klub berlangsung pada April 2026 dan berakhir dengan skor 1-1 di kandang Coritiba. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Coritiba mampu menahan Fluminense ketika bermain di markas sendiri.
Dalam lima pertemuan terakhir di Série A, Fluminense mencatat dua kemenangan, Coritiba dua kemenangan, dan satu pertandingan berakhir imbang.
| Pertemuan | Hasil |
|---|---|
| Coritiba vs Fluminense, April 2026 | 1-1 |
| Fluminense vs Coritiba, November 2023 | 2-1 |
| Coritiba vs Fluminense, Juli 2023 | 2-0 |
| Fluminense vs Coritiba, Agustus 2022 | 5-2 |
| Coritiba vs Fluminense, Mei 2022 | 3-2 |
Secara keseluruhan, database FotMob mencatat Fluminense unggul dalam rekor pertemuan dengan delapan kemenangan, sementara Coritiba mengoleksi lima kemenangan dan delapan laga berakhir imbang.
H2H memang tidak selalu menjadi indikator utama, tetapi catatan tersebut memperlihatkan bahwa pertandingan kedua tim cukup sering menghasilkan gol.
Statistik Gol dan Produktivitas Serangan
Fluminense telah mencetak 44 gol dalam 28 pertandingan Série A. Rata-ratanya mencapai 1,57 gol per pertandingan.
Coritiba mencetak 37 gol dari jumlah pertandingan yang sama atau sekitar 1,32 gol per laga. Perbedaan produktivitas memang tidak terlalu besar, tetapi menjadi lebih penting ketika digabungkan dengan rekor pertahanan.
Fluminense kebobolan 36 gol, sedangkan Coritiba sudah kemasukan 43 kali. Artinya, tuan rumah memiliki selisih gol +8, sementara Coritiba berada di -6.
Catatan tersebut memperkuat alasan mengapa Fluminense lebih layak ditempatkan sebagai favorit. Mereka tidak hanya lebih produktif, tetapi juga memiliki pertahanan yang lebih baik secara keseluruhan.
Pemain yang Perlu Diperhatikan
Pedro Rocha menjadi salah satu pemain Coritiba yang patut diperhitungkan. Data FBref mencatat sang penyerang telah mencetak delapan gol di Série A 2026 dari 54 tembakan, termasuk 23 tembakan tepat sasaran.
Fluminense mempunyai sejumlah pemain ofensif yang dapat mengubah pertandingan. Kevin Serna, Agustín Canobbio, Luciano Acosta, Jefferson Savarino, dan Hércules menjadi bagian dari pemain yang telah memberikan kontribusi gol sepanjang musim, meski Canobbio tidak tersedia untuk laga ini.
Hulk tetap menjadi salah satu titik perhatian utama di lini depan. Pengalaman, kekuatan fisik, dan kemampuannya bermain sebagai target serangan membuatnya cocok menghadapi pertahanan Coritiba yang sedang mendapat sorotan.
Kondisi Skuad Fluminense
Fluminense tidak turun dengan skuad yang sepenuhnya lengkap. Nonato dan Agustín Canobbio harus menjalani skorsing setelah akumulasi kartu kuning.
Renê juga diperkirakan tidak dimainkan karena masalah pada pergelangan kaki. Kondisinya sempat membaik, tetapi kembali mengalami keluhan sehingga klub memilih berhati-hati.
Selain itu, Germán Cano, Alisson, dan John Kennedy juga tercatat berada dalam daftar pemain yang tidak tersedia menurut pembaruan kondisi skuad terbaru.
Absennya Canobbio cukup berpengaruh karena ia telah mencetak lima gol di Série A menurut data statistik musim Fluminense. Namun, Marcão sudah menyiapkan Kevin Serna sebagai salah satu alternatif di sisi serangan.
Prediksi Starting XI Fluminense
Prediksi susunan pemain Fluminense sudah cukup jelas berdasarkan laporan terbaru dari ge. Marcão diperkirakan menggunakan struktur 4-2-3-1 atau bentuk yang dapat berubah menjadi 4-3-3 ketika menyerang.
Fábio; Guga, Thiago Silva, Julián Millán, Guilherme Arana; Hércules, Martinelli; Kevin Serna, Ganso, Soteldo; Hulk.
Ge melaporkan Arana, Hércules, Ganso, Serna, dan Soteldo masuk dalam perubahan susunan pemain setelah absennya beberapa pemain utama.
Kondisi Skuad Coritiba
Coritiba juga memiliki sejumlah persoalan yang harus diperhatikan. Tinga dan Brian Ocampo tercatat mengalami masalah fisik, sedangkan Lucas Ronier mengalami cedera yang membuatnya tidak tersedia.
Joaquín Lavega juga tidak dapat memperkuat Coritiba karena statusnya sebagai pemain pinjaman dari Fluminense. Klausul kontrak membuat pemain Uruguay tersebut tidak dapat tampil melawan klub pemiliknya.
Kondisi menarik lainnya terjadi di posisi penjaga gawang. Pedro Morisco dipastikan tidak dimainkan setelah kembali dari tugas bersama tim nasional Brasil dan menjalani perjalanan panjang dari India. Pedro Rangel disiapkan sebagai penggantinya.
Prediksi Starting XI Coritiba
Formasi Coritiba diperkirakan menggunakan 4-2-3-1.
Pedro Rangel; Tinga, Maicon, Jacy, Bruno Melo; Thiago Santos, Sebastián Gómez; Josué, Paulo Roberto, Breno Lopes; Pedro Rocha.
Ge menyebut komposisi tersebut sebagai susunan yang kemungkinan digunakan Fernando Seabra, dengan Paulo Roberto atau Fabinho sebagai opsi di lini depan.
Karena susunan resmi baru dikonfirmasi mendekati kick-off, prediksi XI ini tetap dapat mengalami perubahan.
Analisis Taktik Fluminense vs Coritiba
Fluminense kemungkinan menjadi tim yang lebih dominan dalam penguasaan bola. Bermain di Maracanã dengan target menjaga posisi empat besar membuat mereka mempunyai alasan untuk mengambil inisiatif sejak awal.
Marcão diperkirakan mempertahankan tiga pemain di lini tengah melalui Hércules, Martinelli, dan Ganso. Kombinasi tersebut dapat memberikan keseimbangan antara sirkulasi bola, kreativitas, dan tekanan ketika kehilangan penguasaan.
Ganso menjadi salah satu pemain penting dalam skenario tersebut. Kehadirannya dapat membantu Fluminense membongkar blok pertahanan Coritiba melalui umpan di antara lini tengah dan pertahanan.
Serna dan Soteldo juga berpotensi menjadi sumber ancaman dari sisi lapangan. Keduanya dapat menarik bek lawan melebar sehingga Hulk memperoleh ruang di area sentral.
Coritiba kemungkinan lebih banyak bertahan dengan blok menengah. Mereka tidak perlu memaksakan penguasaan bola karena salah satu peluang terbaik adalah melakukan transisi cepat ketika Fluminense kehilangan bola.
Pedro Rocha akan menjadi target utama serangan balik. Dengan delapan gol di Série A, ia mempunyai kemampuan untuk menghukum pertahanan Fluminense jika mendapatkan ruang.
Duel Pemain Kunci
Duel individual dapat menentukan arah pertandingan ketika kedua tim menjalankan rencana permainan masing-masing. Beberapa nama berikut berpotensi menjadi penentu.
Ganso vs Sebastián Gómez
Ganso akan berusaha menciptakan peluang dari area tengah, sedangkan Sebastián Gómez mempunyai tugas menjaga keseimbangan permainan Coritiba. Jika Gómez mampu membatasi ruang Ganso, Coritiba bisa mengurangi kualitas serangan tuan rumah.
Hulk vs Jacy dan Maicon
Hulk akan berhadapan dengan pasangan bek tengah Coritiba. Kekuatan fisik penyerang Fluminense dapat menjadi masalah apabila lini belakang Coritiba terlalu dalam dan memberikan ruang untuk menerima umpan silang.
Pedro Rocha vs Thiago Silva
Pedro Rocha kemungkinan mencari ruang di belakang garis pertahanan Fluminense. Thiago Silva akan menjadi sosok penting untuk membaca pergerakan tersebut sekaligus mengantisipasi serangan balik.
Motivasi Kedua Tim
Motivasi Fluminense cukup besar karena mereka sedang berada dalam persaingan papan atas. Dengan 48 poin dan posisi keempat, tambahan tiga poin akan membantu mereka mempertahankan posisi dalam persaingan menuju kompetisi kontinental musim berikutnya.
Pertandingan ini juga menjadi bagian dari periode penting musim Fluminense. Setelah menghadapi Coritiba, mereka dijadwalkan menghadapi Flamengo dan kemudian Palmeiras di semifinal Copa Libertadores.
Coritiba mempunyai target yang berbeda. Dengan 38 poin dan posisi kesembilan, fokus utama mereka adalah memastikan bertahan di Série A untuk musim 2027.
Kemenangan tandang akan menjadi hasil besar bagi Coritiba karena dapat mengangkat mental tim setelah kekalahan 0-5 dari Vasco. Namun, mereka harus memperbaiki organisasi pertahanan terlebih dahulu.
Jeda Internasional dan Risiko Rotasi
Jeda Data Fifa memberikan waktu istirahat cukup panjang kepada kedua tim. Coritiba bahkan hampir 20 hari tidak memainkan pertandingan liga sebelum bertandang ke Maracanã.
Bagi Fluminense, jeda tersebut membantu tim mempersiapkan rangkaian pertandingan penting. Mereka juga mempunyai keuntungan karena pertandingan-pertandingan penting berikutnya berlangsung di Rio de Janeiro sehingga perjalanan tidak terlalu menguras energi.
Namun, Fluminense tetap harus mengelola tenaga karena jadwal mereka padat setelah pertandingan ini. Pertandingan melawan Flamengo dan Palmeiras membuat Marcão perlu mempertimbangkan kondisi pemain, terutama mereka yang sedang berada dalam status rentan cedera.
Faktor yang Bisa Menentukan Hasil
Ada beberapa indikator yang membuat Fluminense lebih diunggulkan dalam pertandingan ini.
- <strong>Rekor kandang Fluminense</strong>
Fluminense meraih 10 kemenangan dari 14 pertandingan kandang. Mereka juga hanya kalah sekali di Maracanã sepanjang Série A 2026.
- <strong>Perbedaan kualitas pertahanan</strong>
Fluminense baru kebobolan 36 gol, sedangkan Coritiba sudah kemasukan 43 gol. Perbedaan tujuh gol tersebut cukup signifikan setelah 28 pertandingan.
- <strong>Momentum berbeda</strong>
Fluminense datang setelah menang 3-1 atas Corinthians. Coritiba justru baru mengalami kekalahan 0-5 dari Vasco.
- <strong>Absennya pemain penting</strong>
Fluminense memang kehilangan Nonato dan Canobbio karena suspensi serta sejumlah pemain karena cedera. Coritiba juga tidak dapat memainkan Lavega dan harus mengganti Pedro Morisco di posisi penjaga gawang.
- <strong>Efektivitas serangan balik Coritiba</strong>
Jika Fluminense terlalu agresif, ruang di belakang bek sayap dapat menjadi sasaran serangan balik. Pedro Rocha berpotensi menjadi pemain yang paling diuntungkan dari situasi tersebut.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Fluminense diperkirakan mengambil kendali permainan sejak menit awal. Mereka memiliki catatan kandang yang kuat dan kemungkinan berusaha mencetak gol sebelum Coritiba menemukan ritme.
Coritiba kemungkinan bermain lebih rapat dan mengandalkan transisi. Pendekatan tersebut masuk akal mengingat Fluminense mempunyai kualitas lebih tinggi dalam mengontrol pertandingan.
Babak pertama berpotensi berjalan cukup ketat jika Coritiba mampu menjaga jarak antarlininya. Namun, semakin lama pertandingan berlangsung, tekanan Fluminense diperkirakan meningkat.
Kualitas pemain seperti Ganso, Soteldo, Serna, dan Hulk dapat menjadi pembeda ketika Coritiba mulai kehilangan energi. Perubahan pemain dari bangku cadangan juga dapat memberikan keuntungan kepada tuan rumah.
Coritiba tetap berpeluang mencetak gol apabila mampu memanfaatkan kesalahan Fluminense. Namun, produktivitas tandang mereka yang hanya 1,29 gol per pertandingan membuat peluang mencetak banyak gol terlihat cukup terbatas.
Prediksi Skor Fluminense vs Coritiba
Berdasarkan performa lima pertandingan terakhir, rekor kandang dan tandang, produktivitas gol, kondisi skuad, head to head, serta kualitas taktik kedua tim, Fluminense diperkirakan mempunyai peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan.
Coritiba tetap berpotensi memberikan perlawanan, terutama melalui serangan balik dan ketajaman Pedro Rocha. Akan tetapi, rekor kandang Fluminense yang sangat kuat menjadi faktor penting dalam menentukan arah prediksi.
Prediksi skor:
<strong>Fluminense 2-0 Coritiba</strong>
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data terbaru yang tersedia sebelum kick-off, termasuk performa, statistik kandang dan tandang, kondisi pemain, H2H, serta faktor taktik. Prediksi bukan kepastian hasil pertandingan.
FAQ Fluminense vs Coritiba
Berikut sejumlah pertanyaan yang paling relevan bagi pembaca yang mencari informasi mengenai jadwal, prediksi, susunan pemain, dan statistik Fluminense vs Coritiba.
<strong>Kapan Fluminense vs Coritiba dimainkan?</strong>
Fluminense vs Coritiba dimainkan pada Jumat, 9 Oktober 2026. Data pertandingan terbaru menunjukkan kick-off pukul 07.30 WIB, setelah pertandingan berlangsung pukul 21.30 waktu Brasil pada 8 Oktober.
<strong>Di mana Fluminense vs Coritiba dimainkan?</strong>
Pertandingan digelar di Estádio Jornalista Mário Filho atau Maracanã, Rio de Janeiro. Stadion ini menjadi kandang Fluminense.
<strong>Fluminense berada di posisi berapa di klasemen?</strong>
Fluminense berada di peringkat keempat dengan 48 poin dari 28 pertandingan. Mereka mencatat 13 kemenangan, sembilan seri, dan enam kekalahan.
<strong>Coritiba berada di posisi berapa?</strong>
Coritiba menempati posisi kesembilan dengan 38 poin dari 28 pertandingan. Rekornya adalah 10 kemenangan, delapan seri, dan 10 kekalahan.
<strong>Bagaimana lima pertandingan terakhir Fluminense?</strong>
Fluminense meraih tiga kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan dalam lima laga liga terakhir. Mereka mencetak 10 gol dan kebobolan delapan gol dalam periode tersebut.
<strong>Bagaimana lima pertandingan terakhir Coritiba?</strong>
Coritiba mencatat dua kemenangan, satu seri, dan dua kekalahan dalam lima pertandingan liga terakhir. Kekalahan terbarunya terjadi ketika mereka takluk 0-5 dari Vasco da Gama.
<strong>Siapa pemain yang paling berbahaya dari Coritiba?</strong>
Pedro Rocha menjadi salah satu pemain utama Coritiba. Ia telah mencetak delapan gol di Série A 2026 dan melepaskan 54 tembakan dalam data FBref yang tersedia.
<strong>Siapa pemain Fluminense yang absen?</strong>
Nonato dan Agustín Canobbio absen karena suspensi. Renê juga diperkirakan tidak bermain karena masalah pergelangan kaki, sementara Germán Cano, Alisson, dan John Kennedy masuk daftar pemain yang tidak tersedia menurut pembaruan kondisi skuad.
<strong>Apakah Pedro Morisco bermain melawan Fluminense?</strong>
Tidak. Pedro Morisco dipastikan tidak tampil karena dipreservasi setelah kembali dari tugas bersama tim nasional Brasil dan menjalani perjalanan panjang dari India. Pedro Rangel disiapkan sebagai penjaga gawang Coritiba.
<strong>Apakah Joaquín Lavega bisa bermain untuk Coritiba?</strong>
Tidak. Lavega merupakan pemain milik Fluminense yang dipinjamkan ke Coritiba sehingga klausul kontraknya membuatnya tidak dapat tampil melawan klub asalnya.
<strong>Siapa yang lebih diunggulkan dalam Fluminense vs Coritiba?</strong>
Fluminense lebih diunggulkan karena bermain di Maracanã dan memiliki rekor kandang 10 kemenangan, tiga seri, serta satu kekalahan dari 14 pertandingan. Mereka juga berada 10 poin di atas Coritiba dalam klasemen.
<strong>Berapa prediksi skor Fluminense vs Coritiba?</strong>
Prediksi skor pertandingan ini adalah Fluminense 2-0 Coritiba. Tuan rumah memiliki keunggulan dalam performa kandang, posisi klasemen, produktivitas gol, dan stabilitas pertahanan.
Kesimpulan
Fluminense mempunyai sejumlah alasan kuat untuk menjadi favorit dalam duel ini. Posisi keempat, 48 poin, produktivitas 44 gol, serta rekor 10 kemenangan dari 14 laga kandang menunjukkan bahwa Maracanã masih menjadi salah satu kekuatan terbesar mereka.
Coritiba tidak boleh diremehkan karena mereka sudah meraih lima kemenangan tandang musim ini. Namun, kekalahan 0-5 dari Vasco dan 43 gol yang telah kebobolan menunjukkan bahwa lini belakang mereka masih menjadi titik yang dapat dieksploitasi.
Absennya beberapa pemain Fluminense memang membuat pertandingan berpotensi lebih sulit daripada yang terlihat di atas kertas. Meski begitu, kedalaman skuad dan keuntungan bermain di Maracanã membuat tuan rumah tetap mempunyai peluang lebih besar untuk mengamankan tiga poin.
Dengan mempertimbangkan seluruh faktor tersebut, Fluminense diperkirakan mampu mengontrol pertandingan dan meraih kemenangan dengan skor <strong>2-0 atas Coritiba</strong>.