Persebaya vs PSS Sleman Hasil Pertandingan dan Klasemen Super League berakhir imbang dengan skor 2-2. Duel yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu, 18 Oktober 2026, menghadirkan empat gol dan drama hingga masa tambahan waktu.
Persebaya dua kali berada dalam posisi tertinggal sebelum Miguel Pereira mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+1. Sementara itu, PSS Sleman sempat memiliki peluang membawa pulang kemenangan setelah unggul pada babak kedua.
Hasil ini membuat kedua tim sama-sama mendapatkan satu poin. Selain hasil akhir, pertandingan tersebut menarik untuk dicermati karena Persebaya tampil menekan, sedangkan PSS mampu memanfaatkan peluang penting untuk merepotkan tuan rumah.
Hasil Pertandingan Persebaya vs PSS Sleman Berakhir Imbang 2-2
Hasil pertandingan Persebaya vs PSS Sleman berakhir 2-2 setelah kedua kesebelasan saling membalas gol di Stadion Gelora Bung Tomo. Persebaya mencetak dua gol melalui Miguel Pereira, sedangkan PSS membalas lewat Melvyn Lorenzen dan Hiromu Tanaka.
BRI Super League 2026/2027 · Pekan ke-5
Persebaya
Surabaya
2–2
Full time
PSS Sleman
Tamu
Minggu, 18 Oktober 2026 · 15.30 WIB
Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya
Persebaya sebenarnya memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan karena mampu menguasai permainan dan menciptakan banyak kesempatan. Namun, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat tekanan tuan rumah tidak langsung menghasilkan keunggulan.
PSS Sleman menunjukkan pendekatan berbeda. Tim tamu mampu bertahan ketika Persebaya menekan dan memanfaatkan peluang untuk kembali memimpin pada babak kedua.
Gol Miguel Pereira pada menit ke-90+1 akhirnya menyelamatkan Persebaya dari kekalahan di kandang sendiri. Bagi PSS, hasil ini tetap memberikan tambahan satu poin dari pertandingan tandang yang berlangsung ketat.
Hasil imbang tersebut memperlihatkan bahwa dominasi permainan tidak selalu berbanding lurus dengan kemenangan. Efektivitas penyelesaian peluang dan kemampuan mempertahankan keunggulan sama-sama menentukan hasil akhir.
Daftar Pencetak Gol Persebaya vs PSS Sleman dan Menit Terjadinya Gol
Empat gol tercipta dalam pertandingan ini, dengan PSS Sleman dua kali memimpin sebelum Persebaya menyamakan kedudukan. Miguel Pereira menjadi pemain paling menentukan karena memborong seluruh gol tim tuan rumah.
Berikut daftar pencetak gol Persebaya vs PSS Sleman berdasarkan urutan terjadinya gol.
| Menit | Pencetak gol | Tim | Skor setelah gol |
|---|---|---|---|
| 9′ | Melvyn Lorenzen | PSS Sleman | 0-1 |
| 36′ | Miguel Pereira | Persebaya | 1-1 |
| 61′ | Hiromu Tanaka | PSS Sleman | 1-2 |
| 90+1′ | Miguel Pereira | Persebaya | 2-2 |
1. Melvyn Lorenzen membuka keunggulan PSS Sleman
PSS Sleman mencetak gol pertama pada menit kesembilan melalui eksekusi tendangan bebas Melvyn Lorenzen. Bola diarahkan ke pojok kiri atas gawang dan gagal dihentikan penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari.
Gol cepat tersebut memberikan keuntungan bagi PSS untuk mengatur tempo pertandingan. Persebaya yang sebelumnya berusaha membangun serangan harus mengubah pendekatan untuk mengejar ketertinggalan.
2. Miguel Pereira menyamakan skor pada menit ke-36
Persebaya baru mendapatkan gol penyeimbang pada menit ke-36. Miguel Pereira menyambut situasi sepak pojok dengan sundulan keras yang berhasil menjebol gawang PSS Sleman.
Gol ini penting karena mengembalikan kepercayaan diri tuan rumah sebelum turun minum. Persebaya kemudian terus mencari peluang untuk membalikkan keadaan, tetapi skor 1-1 bertahan hingga babak pertama selesai.
3. Hiromu Tanaka membawa PSS kembali unggul
PSS kembali memimpin pada menit ke-61 melalui Hiromu Tanaka. Gol tersebut berawal dari serangan yang melibatkan Gustavo Tocantins, sebelum tembakan Tanaka membentur pemain bertahan Persebaya dan berubah arah.
Perubahan arah bola membuat Ernando Ari kesulitan mengantisipasi tembakan tersebut. Skor berubah menjadi 1-2 dan PSS kembali berada dalam posisi menguntungkan.
4. Miguel Pereira mencetak gol penyeimbang pada menit ke-90+1
Ketika pertandingan hampir berakhir, Miguel Pereira kembali mencatatkan namanya di papan skor. Sundulannya pada menit ke-90+1 memastikan Persebaya terhindar dari kekalahan.
Gol kedua Pereira sekaligus menegaskan perannya sebagai penentu hasil pertandingan. Tanpa gol tersebut, PSS berpeluang membawa pulang tiga poin dari Surabaya.
Perlu diperhatikan bahwa pencatatan menit gol bisa berbeda pada sejumlah tampilan statistik. Gol terakhir Pereira dicatat pada menit ke-90+1 dalam laporan pertandingan, sementara sistem linimasa dapat menampilkannya sebagai menit ke-92 karena cara pembulatan waktu.
Kronologi Pertandingan Persebaya vs PSS Sleman dari Babak Pertama hingga Akhir
Jalannya pertandingan memperlihatkan perubahan momentum dalam beberapa fase. Persebaya lebih banyak membangun serangan, tetapi PSS beberapa kali mampu memanfaatkan celah di pertahanan tuan rumah.
Babak pertama: PSS unggul lebih dahulu, Persebaya membalas
Persebaya langsung mencoba mengendalikan permainan sejak awal pertandingan. Tim tuan rumah membangun serangan melalui kombinasi umpan dan berusaha mencari ruang di pertahanan PSS Sleman.
Peluang penting muncul pada menit keenam ketika Alex Martins Ferreira mendapatkan kesempatan dari jarak dekat. Namun, penjaga gawang PSS, Pedro Caracoci, mampu menggagalkan upaya tersebut.
PSS justru berhasil mencetak gol pembuka pada menit kesembilan. Tendangan bebas Melvyn Lorenzen mengubah skor menjadi 0-1 dan membuat Persebaya harus meningkatkan intensitas serangan.
Setelah tertinggal, Persebaya terus mencari celah melalui sisi lapangan dan situasi bola mati. Tekanan tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36 ketika Miguel Pereira mencetak gol melalui sundulan.
Menjelang akhir babak pertama, Persebaya kembali memperoleh sejumlah kesempatan untuk membalikkan keadaan. Namun, upaya Gledson Paixao dan Yuran Fernandes belum menghasilkan gol tambahan.
Kedua tim memasuki ruang ganti dengan skor 1-1. Persebaya memiliki momentum positif setelah menyamakan kedudukan, sedangkan PSS masih memiliki peluang untuk mencuri kemenangan melalui serangan yang efektif.
Babak kedua: Hiromu Tanaka kembali membawa PSS unggul
Persebaya memulai babak kedua dengan tekanan tinggi. Malik Risaldi mendapatkan peluang melalui sundulan pada menit ke-46, tetapi Caracoci masih mampu mengamankan gawang PSS.
Diogo Ramalho dan Toni Firmansyah juga mencoba memanfaatkan ruang di sekitar kotak penalti. Sayangnya, beberapa peluang tersebut belum menghasilkan gol karena penyelesaian akhir tidak tepat sasaran.
PSS kemudian mengejutkan tuan rumah pada menit ke-61. Hiromu Tanaka melepaskan tembakan yang berubah arah setelah mengenai pemain bertahan Persebaya, sehingga bola masuk ke gawang Ernando Ari.
Skor 1-2 membuat Persebaya kembali berada dalam situasi sulit. Tim tuan rumah harus mencari gol penyeimbang sambil menjaga agar tidak kebobolan untuk ketiga kalinya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menambah tenaga dan variasi serangan. Yann Mabella dan Ricky Pratama masuk pada menit ke-57, kemudian Saddil Ramdani menggantikan Toni Firmansyah pada menit ke-68.
Pergantian pemain dilanjutkan dengan masuknya Syahrul Lasinari dan Risto Mitrevski pada menit ke-78. Persebaya berusaha meningkatkan tekanan hingga pertandingan memasuki fase akhir.
Menit akhir: Gol Miguel Pereira menyelamatkan Persebaya
PSS harus menghadapi tekanan yang semakin besar ketika Persebaya terus mencari gol penyeimbang. Salah satu peluang tuan rumah muncul menjelang akhir pertandingan, tetapi belum mampu mengubah kedudukan.
Wasit memberikan enam menit waktu tambahan. Kesempatan tersebut dimanfaatkan Persebaya untuk terus menekan pertahanan tim tamu.
Pada menit ke-90+1, Miguel Pereira akhirnya mencetak gol melalui sundulan. Gol itu mengubah skor menjadi 2-2 dan membuat pertandingan kembali terbuka, meskipun waktu yang tersisa sangat terbatas.
Tidak ada gol tambahan hingga peluit panjang dibunyikan. Persebaya terhindar dari kekalahan, sedangkan PSS harus menerima hasil imbang setelah sempat dua kali unggul.
Analisis Performa Persebaya dan PSS Sleman setelah Berbagi Poin
Hasil imbang 2-2 memberikan gambaran menarik tentang perbedaan pendekatan kedua tim. Persebaya lebih dominan dalam menguasai bola dan membangun serangan, sementara PSS Sleman menunjukkan efektivitas ketika mendapatkan kesempatan menyerang.
Persebaya unggul dalam penguasaan bola, tetapi kurang efektif
Persebaya mencatatkan penguasaan bola sebesar 69 persen, berbanding 31 persen milik PSS Sleman. Statistik ini menunjukkan bahwa tim tuan rumah lebih sering mengendalikan aliran permainan dan mengatur arah serangan.
Dari sisi peluang, Persebaya melepaskan 23 tembakan dengan sembilan di antaranya mengarah ke gawang. PSS hanya menghasilkan empat tembakan, termasuk tiga yang tepat sasaran.
| Statistik pertandingan | Persebaya | PSS Sleman |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 69% | 31% |
| Total tembakan | 23 | 4 |
| Tembakan ke gawang | 9 | 3 |
| Tendangan sudut | 12 | 3 |
| Umpan sukses | 410 | 180 |
| Tekel sukses | 16 | 21 |
| Pelanggaran | 8 | 18 |
Angka tersebut memperlihatkan besarnya tekanan yang diberikan Persebaya. Namun, banyaknya peluang tidak otomatis menghasilkan kemenangan apabila penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan di area penalti belum maksimal.
Persebaya juga perlu mengevaluasi cara mengantisipasi serangan balik. Ketika terlalu banyak pemain bergerak ke depan, ruang di belakang lini tengah dan pertahanan dapat dimanfaatkan lawan.
PSS Sleman efektif memanfaatkan peluang
PSS tidak membutuhkan penguasaan bola yang besar untuk membuat pertandingan berjalan ketat. Tim tamu mampu mencetak dua gol dari jumlah tembakan yang jauh lebih sedikit dibandingkan Persebaya.
Gol Melvyn Lorenzen melalui tendangan bebas menunjukkan pentingnya situasi bola mati. Sementara itu, gol Hiromu Tanaka memperlihatkan bagaimana satu serangan dapat mengubah jalannya pertandingan.
Meski demikian, PSS juga perlu memperbaiki ketahanan pertahanan pada menit-menit akhir. Keunggulan 2-1 yang sudah dipertahankan hingga mendekati akhir pertandingan akhirnya hilang akibat gol Miguel Pereira.
Bagi tim yang sedang berusaha mengamankan poin di kandang lawan, pengelolaan waktu dan konsentrasi setelah unggul menjadi faktor penting. Bertahan terlalu dalam tanpa mengurangi tekanan lawan dapat meningkatkan risiko kebobolan.
Apa yang perlu diperbaiki kedua tim?
Persebaya perlu meningkatkan kualitas penyelesaian akhir, terutama ketika menghadapi lawan yang bertahan rapat. Tim juga perlu menjaga keseimbangan antara jumlah pemain yang menyerang dan perlindungan terhadap serangan balik.
Sementara itu, PSS perlu memperbaiki koordinasi pertahanan ketika menghadapi tekanan berulang. Kemampuan mencetak gol dari peluang terbatas merupakan modal positif, tetapi keunggulan harus dipertahankan dengan disiplin hingga pertandingan selesai.
Dampak Hasil Imbang terhadap Posisi Persebaya dan PSS Sleman di Klasemen Super League
Hasil imbang membuat Persebaya dan PSS Sleman sama-sama mendapatkan satu poin pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027. Tambahan poin tersebut memengaruhi perolehan nilai kedua tim, meskipun dampaknya terhadap posisi klasemen bergantung pada hasil pertandingan klub lain.
Berdasarkan klasemen yang dilaporkan setelah pertandingan, Persebaya menempati peringkat keenam dengan sembilan poin. PSS Sleman berada di posisi ke-15 dengan empat poin.
| Tim | Posisi setelah pertandingan | Poin |
|---|---|---|
| Persebaya Surabaya | 6 | 9 |
| PSS Sleman | 15 | 4 |
Persebaya masih memiliki peluang memperbaiki posisi
Bagi Persebaya, satu poin di kandang sendiri terasa kurang maksimal jika melihat dominasi permainan dan jumlah peluang yang diciptakan. Tambahan tiga poin seharusnya dapat memberikan dorongan lebih besar untuk bersaing di papan atas.
Meski begitu, hasil imbang tidak berarti seluruh performa tim buruk. Kemampuan mengejar ketertinggalan hingga menit akhir memperlihatkan bahwa Persebaya masih memiliki daya juang dan opsi serangan yang dapat dimaksimalkan.
Tantangan berikutnya adalah mengubah dominasi permainan menjadi kemenangan. Jika masalah penyelesaian akhir dan antisipasi serangan balik dapat diperbaiki, peluang Persebaya untuk mengumpulkan poin lebih banyak tetap terbuka.
PSS Sleman mendapatkan poin penting dari laga tandang
Bagi PSS Sleman, hasil 2-2 memberikan satu poin dari pertandingan di markas lawan. Tambahan tersebut membantu meningkatkan perolehan nilai, meskipun belum cukup untuk membawa tim menjauh dari papan bawah.
PSS perlu memanfaatkan hasil ini sebagai bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya. Kemampuan mencetak gol saat menghadapi tekanan dapat menjadi modal penting, tetapi konsentrasi pertahanan harus tetap terjaga sampai wasit meniup peluit panjang.
Posisi di peringkat ke-15 juga membuat setiap pertandingan berikutnya memiliki arti penting. PSS membutuhkan hasil positif secara konsisten agar bisa memperbaiki peringkat dan mengurangi risiko terjebak dalam persaingan di bagian bawah klasemen.
Catatan: Posisi dan poin di atas merupakan gambaran setelah pertandingan 18 Oktober 2026. Klasemen dapat berubah setelah laga lain dimainkan, sehingga pembaca sebaiknya memeriksa pembaruan resmi kompetisi untuk mengetahui urutan terbaru.
FAQ Seputar Hasil Pertandingan Persebaya vs PSS Sleman dan Klasemen Super League
Berapa skor akhir Persebaya vs PSS Sleman?
Pertandingan Persebaya melawan PSS Sleman berakhir imbang 2-2 pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027, Minggu, 18 Oktober 2026, di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Siapa pencetak gol Persebaya dalam pertandingan melawan PSS Sleman?
Dua gol Persebaya dicetak Miguel Pereira pada menit ke-36 dan menit ke-90+1. Kedua gol tersebut tercipta melalui sundulan yang membantu tim tuan rumah menghindari kekalahan.
Siapa pencetak gol PSS Sleman saat menghadapi Persebaya?
PSS Sleman mencetak gol melalui Melvyn Lorenzen pada menit ke-9 dan Hiromu Tanaka pada menit ke-61. Kedua gol tersebut sempat membawa PSS unggul sebelum Miguel Pereira menyamakan skor.
Berapa poin Persebaya setelah bermain imbang melawan PSS Sleman?
Persebaya mengoleksi sembilan poin dan menempati peringkat keenam setelah pertandingan tersebut. Posisi ini masih dapat berubah mengikuti hasil pertandingan lain di Super League.
Berapa poin PSS Sleman setelah menghadapi Persebaya?
PSS Sleman mengumpulkan empat poin dan berada di peringkat ke-15 setelah laga berakhir 2-2. Perolehan tersebut memberikan tambahan satu poin dari pertandingan tandang di Surabaya.
Kesimpulan
Pertandingan Persebaya vs PSS Sleman berakhir 2-2 setelah Miguel Pereira mencetak dua gol, termasuk penyeimbang pada menit ke-90+1. PSS sempat unggul melalui Melvyn Lorenzen dan Hiromu Tanaka, tetapi gagal mempertahankan keunggulan hingga akhir.
Persebaya memiliki keunggulan dalam penguasaan bola dan jumlah peluang, sedangkan PSS menunjukkan efektivitas serangan. Hasil ini membuat Persebaya mengumpulkan sembilan poin dan PSS Sleman empat poin dalam klasemen setelah pertandingan.
Kedua tim perlu menjadikan laga tersebut sebagai bahan evaluasi. Persebaya harus meningkatkan efektivitas penyelesaian akhir, sementara PSS perlu menjaga konsentrasi pertahanan hingga peluit panjang agar peluang meraih kemenangan tidak terlepas pada menit-menit terakhir.