Contoh Soal Jurnal Umum: Transaksi, Jawaban, dan Pembahasan Lengkap

Jurnal umum merupakan catatan akuntansi yang digunakan untuk mencatat berbagai transaksi keuangan secara kronologis berdasarkan tanggal terjadinya transaksi. Dalam contoh soal jurnal umum, pemahaman mengenai akun, debit, kredit, dan jumlah transaksi menjadi dasar penting agar pencatatan dapat dilakukan dengan tepat.

Berikut 30 soal jurnal umum yang membahas transaksi sederhana hingga transaksi yang membutuhkan analisis akun. Setiap soal dilengkapi pilihan jawaban, jawaban benar, pembahasan, kompetensi, indikator, level kognitif, tingkat kesulitan, dan estimasi waktu pengerjaan.

Soal Nomor 1

Pertanyaan

Pada 1 September 2026, Andi menyetorkan uang tunai sebesar Rp10.000.000 sebagai modal awal usaha. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut dalam jurnal umum?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp10.000.000; Kredit Modal Rp10.000.000
B. Debit Modal Rp10.000.000; Kredit Kas Rp10.000.000
C. Debit Kas Rp10.000.000; Kredit Utang Rp10.000.000
D. Debit Piutang Rp10.000.000; Kredit Modal Rp10.000.000
E. Debit Beban Rp10.000.000; Kredit Kas Rp10.000.000

Jawaban Benar

A. Debit Kas Rp10.000.000; Kredit Modal Rp10.000.000

Pembahasan Lengkap

Setoran uang tunai sebagai modal menyebabkan akun Kas bertambah dan akun Modal bertambah.

Kas bertambah dicatat di sisi debit sebesar Rp10.000.000. Modal bertambah dicatat di sisi kredit sebesar Rp10.000.000.

Jurnalnya:

Debit Kas Rp10.000.000
Kredit Modal Rp10.000.000

Kompetensi yang Diukur

Memahami pencatatan transaksi modal dalam jurnal umum.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun yang didebit dan dikredit pada transaksi setoran modal.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 2

Pertanyaan

Pada 2 September 2026, perusahaan membeli peralatan secara tunai sebesar Rp3.000.000. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp3.000.000; Kredit Peralatan Rp3.000.000
B. Debit Peralatan Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000
C. Debit Beban Peralatan Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000
D. Debit Utang Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000
E. Debit Peralatan Rp3.000.000; Kredit Modal Rp3.000.000

Jawaban Benar

B. Debit Peralatan Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000

Pembahasan Lengkap

Pembelian peralatan secara tunai menyebabkan Peralatan bertambah dan Kas berkurang.

Peralatan bertambah dicatat di debit sebesar Rp3.000.000. Kas berkurang dicatat di kredit sebesar Rp3.000.000.

Jurnalnya:

Debit Peralatan Rp3.000.000
Kredit Kas Rp3.000.000

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pengaruh pembelian peralatan terhadap akun perusahaan.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pencatatan transaksi pembelian aset secara tunai.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 3

Pertanyaan

Pada 3 September 2026, perusahaan membeli perlengkapan kantor secara kredit sebesar Rp2.500.000. Bagaimana jurnal yang tepat?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp2.500.000; Kredit Utang Usaha Rp2.500.000
B. Debit Perlengkapan Rp2.500.000; Kredit Kas Rp2.500.000
C. Debit Perlengkapan Rp2.500.000; Kredit Utang Usaha Rp2.500.000
D. Debit Utang Usaha Rp2.500.000; Kredit Perlengkapan Rp2.500.000
E. Debit Beban Rp2.500.000; Kredit Utang Usaha Rp2.500.000

Jawaban Benar

C. Debit Perlengkapan Rp2.500.000; Kredit Utang Usaha Rp2.500.000

Pembahasan Lengkap

Pembelian perlengkapan secara kredit menyebabkan akun Perlengkapan bertambah dan Utang Usaha bertambah.

Perlengkapan bertambah dicatat di debit sebesar Rp2.500.000. Utang Usaha bertambah dicatat di kredit sebesar Rp2.500.000.

Jurnalnya:

Debit Perlengkapan Rp2.500.000
Kredit Utang Usaha Rp2.500.000

Kompetensi yang Diukur

Memahami pencatatan pembelian aset lancar secara kredit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun debit dan kredit pada transaksi pembelian secara kredit.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 4

Pertanyaan

Pada 4 September 2026, perusahaan membayar beban listrik sebesar Rp750.000 secara tunai. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp750.000; Kredit Beban Listrik Rp750.000
B. Debit Beban Listrik Rp750.000; Kredit Kas Rp750.000
C. Debit Utang Usaha Rp750.000; Kredit Kas Rp750.000
D. Debit Beban Listrik Rp750.000; Kredit Utang Usaha Rp750.000
E. Debit Modal Rp750.000; Kredit Kas Rp750.000

Jawaban Benar

B. Debit Beban Listrik Rp750.000; Kredit Kas Rp750.000

Pembahasan Lengkap

Pembayaran listrik merupakan beban bagi perusahaan. Beban Listrik bertambah sehingga dicatat di debit. Karena dibayar secara tunai, Kas berkurang dan dicatat di kredit.

Jurnalnya:

Debit Beban Listrik Rp750.000
Kredit Kas Rp750.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan transaksi pembayaran beban.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun beban dan akun kas dalam transaksi pembayaran secara tunai.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 5

Pertanyaan

Pada 5 September 2026, perusahaan memperoleh pendapatan jasa sebesar Rp4.000.000 dan menerima pembayaran secara tunai. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Pendapatan Jasa Rp4.000.000; Kredit Kas Rp4.000.000
B. Debit Kas Rp4.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp4.000.000
C. Debit Piutang Usaha Rp4.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp4.000.000
D. Debit Kas Rp4.000.000; Kredit Modal Rp4.000.000
E. Debit Pendapatan Jasa Rp4.000.000; Kredit Modal Rp4.000.000

Jawaban Benar

B. Debit Kas Rp4.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp4.000.000

Pembahasan Lengkap

Pendapatan jasa yang langsung diterima secara tunai menyebabkan Kas bertambah dan Pendapatan Jasa bertambah.

Kas bertambah dicatat di debit sebesar Rp4.000.000. Pendapatan Jasa bertambah dicatat di kredit sebesar Rp4.000.000.

Jurnalnya:

Debit Kas Rp4.000.000
Kredit Pendapatan Jasa Rp4.000.000

Kompetensi yang Diukur

Memahami pencatatan transaksi pendapatan jasa secara tunai.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun yang terpengaruh ketika perusahaan menerima pendapatan secara tunai.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 6

Pertanyaan

Pada 6 September 2026, perusahaan memberikan jasa kepada pelanggan senilai Rp3.500.000 secara kredit. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp3.500.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp3.500.000
B. Debit Pendapatan Jasa Rp3.500.000; Kredit Piutang Usaha Rp3.500.000
C. Debit Piutang Usaha Rp3.500.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp3.500.000
D. Debit Utang Usaha Rp3.500.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp3.500.000
E. Debit Modal Rp3.500.000; Kredit Piutang Usaha Rp3.500.000

Jawaban Benar

C. Debit Piutang Usaha Rp3.500.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp3.500.000

Pembahasan Lengkap

Perusahaan telah memberikan jasa tetapi belum menerima uang. Kondisi tersebut menimbulkan Piutang Usaha.

Piutang Usaha bertambah sehingga dicatat di debit sebesar Rp3.500.000. Pendapatan Jasa bertambah sehingga dicatat di kredit sebesar Rp3.500.000.

Jurnalnya:

Debit Piutang Usaha Rp3.500.000
Kredit Pendapatan Jasa Rp3.500.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan pendapatan jasa yang belum diterima secara tunai.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan pencatatan pendapatan tunai dan pendapatan kredit.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 7

Pertanyaan

Pada 7 September 2026, perusahaan menerima pembayaran piutang dari pelanggan sebesar Rp2.000.000. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Piutang Usaha Rp2.000.000; Kredit Kas Rp2.000.000
B. Debit Kas Rp2.000.000; Kredit Piutang Usaha Rp2.000.000
C. Debit Pendapatan Jasa Rp2.000.000; Kredit Kas Rp2.000.000
D. Debit Kas Rp2.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp2.000.000
E. Debit Utang Usaha Rp2.000.000; Kredit Kas Rp2.000.000

Jawaban Benar

B. Debit Kas Rp2.000.000; Kredit Piutang Usaha Rp2.000.000

Pembahasan Lengkap

Penerimaan pembayaran piutang menyebabkan Kas bertambah dan Piutang Usaha berkurang.

Kas bertambah dicatat di debit sebesar Rp2.000.000. Piutang Usaha berkurang dicatat di kredit sebesar Rp2.000.000.

Jurnalnya:

Debit Kas Rp2.000.000
Kredit Piutang Usaha Rp2.000.000

Transaksi ini tidak dicatat sebagai pendapatan baru karena pendapatan telah diakui ketika jasa diberikan secara kredit.

Kompetensi yang Diukur

Memahami pencatatan penerimaan pembayaran piutang.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun yang berubah ketika piutang pelanggan dibayar.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 8

Pertanyaan

Pada 8 September 2026, perusahaan membayar utang usaha sebesar Rp1.500.000 secara tunai. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Utang Usaha Rp1.500.000; Kredit Kas Rp1.500.000
B. Debit Kas Rp1.500.000; Kredit Utang Usaha Rp1.500.000
C. Debit Beban Rp1.500.000; Kredit Kas Rp1.500.000
D. Debit Utang Usaha Rp1.500.000; Kredit Beban Rp1.500.000
E. Debit Modal Rp1.500.000; Kredit Kas Rp1.500.000

Jawaban Benar

A. Debit Utang Usaha Rp1.500.000; Kredit Kas Rp1.500.000

Pembahasan Lengkap

Pembayaran utang menyebabkan Utang Usaha berkurang dan Kas berkurang.

Utang Usaha berkurang dicatat di debit sebesar Rp1.500.000. Kas berkurang dicatat di kredit sebesar Rp1.500.000.

Jurnalnya:

Debit Utang Usaha Rp1.500.000
Kredit Kas Rp1.500.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan pelunasan utang usaha.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan posisi debit dan kredit pada transaksi pembayaran utang.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 9

Pertanyaan

Pada 9 September 2026, pemilik mengambil uang perusahaan sebesar Rp1.000.000 untuk keperluan pribadi. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Prive Rp1.000.000; Kredit Kas Rp1.000.000
B. Debit Kas Rp1.000.000; Kredit Prive Rp1.000.000
C. Debit Beban Pribadi Rp1.000.000; Kredit Kas Rp1.000.000
D. Debit Modal Rp1.000.000; Kredit Prive Rp1.000.000
E. Debit Kas Rp1.000.000; Kredit Modal Rp1.000.000

Jawaban Benar

A. Debit Prive Rp1.000.000; Kredit Kas Rp1.000.000

Pembahasan Lengkap

Pengambilan uang perusahaan oleh pemilik untuk kepentingan pribadi disebut prive.

Prive bertambah sehingga dicatat di debit sebesar Rp1.000.000. Kas berkurang sehingga dicatat di kredit sebesar Rp1.000.000.

Jurnalnya:

Debit Prive Rp1.000.000
Kredit Kas Rp1.000.000

Kompetensi yang Diukur

Memahami pencatatan transaksi pengambilan pribadi oleh pemilik.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan transaksi prive dari transaksi beban perusahaan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 10

Pertanyaan

Pada 10 September 2026, perusahaan membayar beban sewa kantor sebesar Rp2.400.000 secara tunai. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut dalam jurnal umum?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp2.400.000; Kredit Beban Sewa Rp2.400.000
B. Debit Beban Sewa Rp2.400.000; Kredit Kas Rp2.400.000
C. Debit Utang Usaha Rp2.400.000; Kredit Kas Rp2.400.000
D. Debit Beban Sewa Rp2.400.000; Kredit Utang Usaha Rp2.400.000
E. Debit Modal Rp2.400.000; Kredit Beban Sewa Rp2.400.000

Jawaban Benar

B. Debit Beban Sewa Rp2.400.000; Kredit Kas Rp2.400.000

Pembahasan Lengkap

Pembayaran sewa kantor merupakan beban perusahaan. Beban Sewa bertambah sehingga dicatat di debit. Karena pembayaran dilakukan secara tunai, Kas berkurang sehingga dicatat di kredit.

Jurnalnya:

Debit Beban Sewa Rp2.400.000
Kredit Kas Rp2.400.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan aturan debit dan kredit pada transaksi pembayaran beban.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mencatat transaksi pembayaran beban sewa secara tepat dalam jurnal umum.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 11

Pertanyaan

Pada 11 September 2026, perusahaan membeli kendaraan seharga Rp50.000.000 secara tunai. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut dalam jurnal umum?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kendaraan Rp50.000.000; Kredit Kas Rp50.000.000
B. Debit Kas Rp50.000.000; Kredit Kendaraan Rp50.000.000
C. Debit Beban Kendaraan Rp50.000.000; Kredit Kas Rp50.000.000
D. Debit Kendaraan Rp50.000.000; Kredit Utang Usaha Rp50.000.000
E. Debit Modal Rp50.000.000; Kredit Kendaraan Rp50.000.000

Jawaban Benar

A. Debit Kendaraan Rp50.000.000; Kredit Kas Rp50.000.000

Pembahasan Lengkap

Pembelian kendaraan secara tunai menyebabkan akun Kendaraan bertambah dan Kas berkurang.

Kendaraan bertambah dicatat di debit sebesar Rp50.000.000. Kas berkurang dicatat di kredit sebesar Rp50.000.000.

Jurnalnya:

Debit Kendaraan Rp50.000.000
Kredit Kas Rp50.000.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan pembelian aset tetap secara tunai.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun debit dan kredit pada transaksi pembelian kendaraan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 12

Pertanyaan

Pada 12 September 2026, perusahaan menerima pinjaman dari bank sebesar Rp20.000.000 dan uang tersebut langsung masuk ke kas perusahaan. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Utang Bank Rp20.000.000; Kredit Kas Rp20.000.000
B. Debit Kas Rp20.000.000; Kredit Utang Bank Rp20.000.000
C. Debit Kas Rp20.000.000; Kredit Modal Rp20.000.000
D. Debit Piutang Rp20.000.000; Kredit Utang Bank Rp20.000.000
E. Debit Beban Bunga Rp20.000.000; Kredit Kas Rp20.000.000

Jawaban Benar

B. Debit Kas Rp20.000.000; Kredit Utang Bank Rp20.000.000

Pembahasan Lengkap

Penerimaan pinjaman menyebabkan Kas bertambah dan Utang Bank bertambah.

Kas bertambah dicatat di debit sebesar Rp20.000.000. Utang Bank bertambah dicatat di kredit sebesar Rp20.000.000.

Jurnalnya:

Debit Kas Rp20.000.000
Kredit Utang Bank Rp20.000.000

Pinjaman bukan pendapatan karena perusahaan memiliki kewajiban untuk mengembalikannya kepada bank.

Kompetensi yang Diukur

Memahami pencatatan transaksi penerimaan pinjaman.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan transaksi pinjaman dari transaksi pendapatan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 13

Pertanyaan

Pada 13 September 2026, perusahaan membayar biaya iklan sebesar Rp1.200.000 secara tunai. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp1.200.000; Kredit Beban Iklan Rp1.200.000
B. Debit Beban Iklan Rp1.200.000; Kredit Kas Rp1.200.000
C. Debit Utang Usaha Rp1.200.000; Kredit Kas Rp1.200.000
D. Debit Iklan Dibayar di Muka Rp1.200.000; Kredit Modal Rp1.200.000
E. Debit Modal Rp1.200.000; Kredit Kas Rp1.200.000

Jawaban Benar

B. Debit Beban Iklan Rp1.200.000; Kredit Kas Rp1.200.000

Pembahasan Lengkap

Pembayaran biaya iklan yang menjadi beban perusahaan menyebabkan Beban Iklan bertambah dan Kas berkurang.

Beban Iklan bertambah dicatat di debit sebesar Rp1.200.000. Kas berkurang dicatat di kredit sebesar Rp1.200.000.

Jurnalnya:

Debit Beban Iklan Rp1.200.000
Kredit Kas Rp1.200.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan transaksi pembayaran beban.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mencatat pembayaran beban iklan secara tepat dalam jurnal umum.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 14

Pertanyaan

Pada 14 September 2026, perusahaan membeli perlengkapan kantor senilai Rp1.800.000 secara tunai. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Perlengkapan Rp1.800.000; Kredit Kas Rp1.800.000
B. Debit Kas Rp1.800.000; Kredit Perlengkapan Rp1.800.000
C. Debit Beban Perlengkapan Rp1.800.000; Kredit Kas Rp1.800.000
D. Debit Utang Usaha Rp1.800.000; Kredit Kas Rp1.800.000
E. Debit Perlengkapan Rp1.800.000; Kredit Modal Rp1.800.000

Jawaban Benar

A. Debit Perlengkapan Rp1.800.000; Kredit Kas Rp1.800.000

Pembahasan Lengkap

Pembelian perlengkapan secara tunai menyebabkan Perlengkapan bertambah dan Kas berkurang.

Perlengkapan bertambah dicatat di debit sebesar Rp1.800.000. Kas berkurang dicatat di kredit sebesar Rp1.800.000.

Jurnalnya:

Debit Perlengkapan Rp1.800.000
Kredit Kas Rp1.800.000

Kompetensi yang Diukur

Memahami pencatatan pembelian perlengkapan secara tunai.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan posisi debit dan kredit pada transaksi pembelian perlengkapan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 15

Pertanyaan

Pada 15 September 2026, perusahaan menerima pendapatan jasa sebesar Rp6.000.000. Dari jumlah tersebut, Rp4.000.000 diterima tunai dan sisanya masih menjadi piutang. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp4.000.000; Debit Piutang Usaha Rp2.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp6.000.000
B. Debit Kas Rp6.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp6.000.000
C. Debit Piutang Usaha Rp6.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp6.000.000
D. Debit Kas Rp4.000.000; Kredit Piutang Usaha Rp2.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp6.000.000
E. Debit Kas Rp2.000.000; Debit Piutang Usaha Rp4.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp6.000.000

Jawaban Benar

A. Debit Kas Rp4.000.000; Debit Piutang Usaha Rp2.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp6.000.000

Pembahasan Lengkap

Total pendapatan jasa adalah Rp6.000.000. Sebesar Rp4.000.000 diterima secara tunai, sedangkan Rp2.000.000 belum diterima sehingga menjadi Piutang Usaha.

Kas bertambah Rp4.000.000 sehingga didebit. Piutang Usaha bertambah Rp2.000.000 sehingga didebit. Pendapatan Jasa bertambah Rp6.000.000 sehingga dikredit.

Jurnalnya:

Debit Kas Rp4.000.000
Debit Piutang Usaha Rp2.000.000
Kredit Pendapatan Jasa Rp6.000.000

Jumlah debit dan kredit sama-sama Rp6.000.000.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis transaksi pendapatan yang diterima sebagian secara tunai dan sebagian secara kredit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mencatat transaksi yang melibatkan Kas, Piutang Usaha, dan Pendapatan Jasa sekaligus.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

3 menit.

Soal Nomor 16

Pertanyaan

Pada 16 September 2026, perusahaan membayar gaji karyawan sebesar Rp3.000.000 secara tunai. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp3.000.000; Kredit Beban Gaji Rp3.000.000
B. Debit Beban Gaji Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000
C. Debit Utang Gaji Rp3.000.000; Kredit Modal Rp3.000.000
D. Debit Modal Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000
E. Debit Beban Gaji Rp3.000.000; Kredit Utang Usaha Rp3.000.000

Jawaban Benar

B. Debit Beban Gaji Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000

Pembahasan Lengkap

Pembayaran gaji karyawan merupakan beban perusahaan. Beban Gaji bertambah sehingga dicatat di debit. Karena dibayar tunai, Kas berkurang sehingga dicatat di kredit.

Jurnalnya:

Debit Beban Gaji Rp3.000.000
Kredit Kas Rp3.000.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan pembayaran beban gaji.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun debit dan kredit pada transaksi pembayaran gaji.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 17

Pertanyaan

Pada 17 September 2026, perusahaan membeli peralatan kantor sebesar Rp8.000.000 secara kredit. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Peralatan Rp8.000.000; Kredit Kas Rp8.000.000
B. Debit Kas Rp8.000.000; Kredit Utang Usaha Rp8.000.000
C. Debit Peralatan Rp8.000.000; Kredit Utang Usaha Rp8.000.000
D. Debit Utang Usaha Rp8.000.000; Kredit Peralatan Rp8.000.000
E. Debit Beban Peralatan Rp8.000.000; Kredit Kas Rp8.000.000

Jawaban Benar

C. Debit Peralatan Rp8.000.000; Kredit Utang Usaha Rp8.000.000

Pembahasan Lengkap

Pembelian peralatan secara kredit menyebabkan Peralatan bertambah dan Utang Usaha bertambah.

Peralatan bertambah dicatat di debit sebesar Rp8.000.000. Utang Usaha bertambah dicatat di kredit sebesar Rp8.000.000.

Jurnalnya:

Debit Peralatan Rp8.000.000
Kredit Utang Usaha Rp8.000.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan pembelian aset secara kredit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun yang digunakan dalam transaksi pembelian peralatan secara kredit.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 18

Pertanyaan

Pada 18 September 2026, perusahaan menerima uang tunai sebesar Rp2.500.000 dari pelanggan sebagai pelunasan sebagian piutang. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Piutang Usaha Rp2.500.000; Kredit Kas Rp2.500.000
B. Debit Kas Rp2.500.000; Kredit Piutang Usaha Rp2.500.000
C. Debit Kas Rp2.500.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp2.500.000
D. Debit Pendapatan Jasa Rp2.500.000; Kredit Piutang Usaha Rp2.500.000
E. Debit Utang Usaha Rp2.500.000; Kredit Kas Rp2.500.000

Jawaban Benar

B. Debit Kas Rp2.500.000; Kredit Piutang Usaha Rp2.500.000

Pembahasan Lengkap

Pelanggan membayar sebagian piutang sehingga Kas bertambah dan Piutang Usaha berkurang.

Kas bertambah dicatat di debit sebesar Rp2.500.000. Piutang Usaha berkurang dicatat di kredit sebesar Rp2.500.000.

Jurnalnya:

Debit Kas Rp2.500.000
Kredit Piutang Usaha Rp2.500.000

Transaksi tersebut bukan pendapatan baru karena pendapatan telah dicatat saat jasa diberikan.

Kompetensi yang Diukur

Memahami pencatatan penerimaan pelunasan piutang.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan penerimaan pelunasan piutang dengan penerimaan pendapatan baru.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 – Menganalisis.

Tingkat Kesulitan

Sedang.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 19

Pertanyaan

Pada 19 September 2026, perusahaan membayar sebagian utang usaha sebesar Rp4.000.000 secara tunai. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp4.000.000; Kredit Utang Usaha Rp4.000.000
B. Debit Utang Usaha Rp4.000.000; Kredit Kas Rp4.000.000
C. Debit Beban Rp4.000.000; Kredit Kas Rp4.000.000
D. Debit Utang Usaha Rp4.000.000; Kredit Modal Rp4.000.000
E. Debit Modal Rp4.000.000; Kredit Utang Usaha Rp4.000.000

Jawaban Benar

B. Debit Utang Usaha Rp4.000.000; Kredit Kas Rp4.000.000

Pembahasan Lengkap

Pembayaran sebagian utang menyebabkan Utang Usaha berkurang dan Kas berkurang.

Utang Usaha berkurang dicatat di debit sebesar Rp4.000.000. Kas berkurang dicatat di kredit sebesar Rp4.000.000.

Jurnalnya:

Debit Utang Usaha Rp4.000.000
Kredit Kas Rp4.000.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan pembayaran sebagian utang usaha.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pencatatan transaksi pelunasan sebagian utang.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 20

Pertanyaan

Pada 20 September 2026, perusahaan menerima uang tunai sebesar Rp5.000.000 sebagai pendapatan jasa yang langsung diterima. Bagaimana pencatatan transaksi tersebut?

Pilihan Jawaban

A. Debit Pendapatan Jasa Rp5.000.000; Kredit Kas Rp5.000.000
B. Debit Kas Rp5.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp5.000.000
C. Debit Piutang Usaha Rp5.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp5.000.000
D. Debit Kas Rp5.000.000; Kredit Modal Rp5.000.000
E. Debit Modal Rp5.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp5.000.000

Jawaban Benar

B. Debit Kas Rp5.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp5.000.000

Pembahasan Lengkap

Pendapatan jasa yang langsung diterima secara tunai menyebabkan Kas bertambah dan Pendapatan Jasa bertambah.

Kas bertambah dicatat di debit sebesar Rp5.000.000. Pendapatan Jasa bertambah dicatat di kredit sebesar Rp5.000.000.

Jurnalnya:

Debit Kas Rp5.000.000
Kredit Pendapatan Jasa Rp5.000.000

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan aturan debit dan kredit pada transaksi pendapatan tunai.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mencatat transaksi penerimaan pendapatan jasa secara tunai ke dalam jurnal umum.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 – Menerapkan.

Tingkat Kesulitan

Mudah.

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit.

Soal Nomor 21

Pertanyaan

Pada 21 September, perusahaan membayar beban air sebesar Rp600.000 secara tunai. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp600.000; Kredit Beban Air Rp600.000
B. Debit Beban Air Rp600.000; Kredit Kas Rp600.000
C. Debit Utang Usaha Rp600.000; Kredit Kas Rp600.000
D. Debit Beban Air Rp600.000; Kredit Utang Usaha Rp600.000
E. Debit Kas Rp600.000; Kredit Utang Usaha Rp600.000

Jawaban Benar

B. Debit Beban Air Rp600.000; Kredit Kas Rp600.000

Pembahasan Lengkap

Pembayaran beban air menyebabkan beban bertambah sehingga dicatat di sisi debit. Karena pembayaran dilakukan secara tunai, kas berkurang dan dicatat di sisi kredit.

Jurnal:
Debit Beban Air Rp600.000
Kredit Kas Rp600.000

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pencatatan transaksi pembayaran beban dalam jurnal umum.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun yang didebit dan dikredit pada transaksi pembayaran beban secara tunai.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 (Menerapkan)

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 22

Pertanyaan

Pada 22 September, perusahaan menerima uang muka pendapatan jasa sebesar Rp3.000.000 untuk jasa yang akan dilakukan pada bulan berikutnya. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp3.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp3.000.000
B. Debit Piutang Usaha Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000
C. Debit Kas Rp3.000.000; Kredit Pendapatan Diterima di Muka Rp3.000.000
D. Debit Pendapatan Diterima di Muka Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000
E. Debit Pendapatan Jasa Rp3.000.000; Kredit Kas Rp3.000.000

Jawaban Benar

C. Debit Kas Rp3.000.000; Kredit Pendapatan Diterima di Muka Rp3.000.000

Pembahasan Lengkap

Uang telah diterima, sehingga kas bertambah dan dicatat di debit. Namun, jasa belum diberikan sehingga perusahaan belum boleh mengakui seluruhnya sebagai pendapatan. Jumlah tersebut dicatat sebagai pendapatan diterima di muka yang merupakan kewajiban.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis pencatatan penerimaan uang muka dalam jurnal umum.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan pendapatan yang telah diperoleh dengan pendapatan yang diterima sebelum jasa diberikan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 (Menganalisis)

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 23

Pertanyaan

Pada 23 September, perusahaan membayar premi asuransi sebesar Rp2.400.000 secara tunai untuk masa perlindungan selama 12 bulan. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Beban Asuransi Rp2.400.000; Kredit Kas Rp2.400.000
B. Debit Asuransi Dibayar di Muka Rp2.400.000; Kredit Kas Rp2.400.000
C. Debit Kas Rp2.400.000; Kredit Asuransi Dibayar di Muka Rp2.400.000
D. Debit Perlengkapan Rp2.400.000; Kredit Kas Rp2.400.000
E. Debit Utang Usaha Rp2.400.000; Kredit Kas Rp2.400.000

Jawaban Benar

B. Debit Asuransi Dibayar di Muka Rp2.400.000; Kredit Kas Rp2.400.000

Pembahasan Lengkap

Premi tersebut memberikan manfaat selama 12 bulan sehingga pada saat pembayaran belum seluruhnya menjadi beban. Pembayaran dicatat sebagai aset berupa asuransi dibayar di muka. Kas berkurang sehingga dicatat di kredit.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis transaksi pembayaran biaya yang manfaatnya berlangsung lebih dari satu periode.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan aset dibayar di muka dengan beban yang telah terjadi.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 (Menganalisis)

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 24

Pertanyaan

Pada 24 September, perusahaan membeli perlengkapan sebesar Rp4.000.000. Perusahaan membayar Rp1.500.000 secara tunai dan sisanya secara kredit. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Perlengkapan Rp4.000.000; Kredit Kas Rp1.500.000; Kredit Utang Usaha Rp2.500.000
B. Debit Perlengkapan Rp1.500.000; Debit Kas Rp2.500.000; Kredit Utang Usaha Rp4.000.000
C. Debit Kas Rp1.500.000; Debit Perlengkapan Rp2.500.000; Kredit Utang Usaha Rp4.000.000
D. Debit Perlengkapan Rp4.000.000; Kredit Kas Rp4.000.000
E. Debit Perlengkapan Rp2.500.000; Kredit Kas Rp1.500.000; Kredit Utang Usaha Rp1.000.000

Jawaban Benar

A. Debit Perlengkapan Rp4.000.000; Kredit Kas Rp1.500.000; Kredit Utang Usaha Rp2.500.000

Pembahasan Lengkap

Nilai perlengkapan yang diperoleh adalah Rp4.000.000 sehingga akun Perlengkapan didebit sebesar jumlah tersebut. Pembayaran tunai Rp1.500.000 mengurangi kas, sedangkan sisa Rp2.500.000 menjadi utang usaha.

Perhitungannya:
Rp4.000.000 − Rp1.500.000 = Rp2.500.000.

Total debit dan kredit sama-sama Rp4.000.000.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis transaksi pembelian dengan pembayaran sebagian tunai dan sebagian kredit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan tiga akun yang terlibat dan menghitung nilai utang yang timbul.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 (Menganalisis)

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 25

Pertanyaan

Pada 25 September, pemilik menambah modal perusahaan dengan menyerahkan peralatan senilai Rp7.000.000. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Modal Rp7.000.000; Kredit Peralatan Rp7.000.000
B. Debit Kas Rp7.000.000; Kredit Modal Rp7.000.000
C. Debit Peralatan Rp7.000.000; Kredit Modal Rp7.000.000
D. Debit Peralatan Rp7.000.000; Kredit Kas Rp7.000.000
E. Debit Prive Rp7.000.000; Kredit Peralatan Rp7.000.000

Jawaban Benar

C. Debit Peralatan Rp7.000.000; Kredit Modal Rp7.000.000

Pembahasan Lengkap

Peralatan yang diserahkan pemilik menjadi aset perusahaan sehingga akun Peralatan bertambah dan dicatat di debit. Karena penyerahan tersebut merupakan tambahan investasi pemilik, Modal bertambah dan dicatat di kredit.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis transaksi penambahan modal dalam bentuk aset.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan pencatatan modal yang disetor dalam bentuk nonkas.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 (Menganalisis)

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 26

Pertanyaan

Pada 26 September, perusahaan menerima pendapatan jasa sebesar Rp8.000.000 secara tunai. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Pendapatan Jasa Rp8.000.000; Kredit Kas Rp8.000.000
B. Debit Kas Rp8.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp8.000.000
C. Debit Piutang Usaha Rp8.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp8.000.000
D. Debit Kas Rp8.000.000; Kredit Modal Rp8.000.000
E. Debit Beban Jasa Rp8.000.000; Kredit Kas Rp8.000.000

Jawaban Benar

B. Debit Kas Rp8.000.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp8.000.000

Pembahasan Lengkap

Penerimaan pendapatan jasa secara tunai menyebabkan kas bertambah sehingga dicatat di debit. Pendapatan jasa bertambah dan dicatat di kredit.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan aturan debit dan kredit pada transaksi pendapatan tunai.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mencatat penerimaan pendapatan jasa secara tunai ke dalam jurnal umum.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C3–C6)

C3 (Menerapkan)

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 27

Pertanyaan

Pada 27 September, perusahaan membeli perlengkapan kantor secara kredit sebesar Rp3.500.000. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Kas Rp3.500.000; Kredit Perlengkapan Rp3.500.000
B. Debit Perlengkapan Rp3.500.000; Kredit Kas Rp3.500.000
C. Debit Perlengkapan Rp3.500.000; Kredit Utang Usaha Rp3.500.000
D. Debit Utang Usaha Rp3.500.000; Kredit Perlengkapan Rp3.500.000
E. Debit Beban Perlengkapan Rp3.500.000; Kredit Utang Usaha Rp3.500.000

Jawaban Benar

C. Debit Perlengkapan Rp3.500.000; Kredit Utang Usaha Rp3.500.000

Pembahasan Lengkap

Pembelian perlengkapan menyebabkan aset Perlengkapan bertambah sehingga dicatat di debit. Karena pembelian dilakukan secara kredit, perusahaan memiliki Utang Usaha yang bertambah dan dicatat di kredit.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan pembelian perlengkapan secara kredit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu menentukan akun yang terpengaruh pada pembelian perlengkapan secara kredit.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C3 (Menerapkan)

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Soal Nomor 28

Pertanyaan

Pada 28 September, perusahaan membeli komputer senilai Rp6.000.000. Sebesar Rp2.000.000 dibayar tunai dan sisanya secara kredit. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Peralatan Rp6.000.000; Kredit Kas Rp2.000.000; Kredit Utang Usaha Rp4.000.000
B. Debit Peralatan Rp2.000.000; Debit Kas Rp4.000.000; Kredit Utang Usaha Rp6.000.000
C. Debit Kas Rp2.000.000; Debit Peralatan Rp4.000.000; Kredit Utang Usaha Rp6.000.000
D. Debit Peralatan Rp4.000.000; Kredit Kas Rp2.000.000; Kredit Utang Usaha Rp2.000.000
E. Debit Peralatan Rp6.000.000; Kredit Kas Rp6.000.000

Jawaban Benar

A. Debit Peralatan Rp6.000.000; Kredit Kas Rp2.000.000; Kredit Utang Usaha Rp4.000.000

Pembahasan Lengkap

Komputer merupakan peralatan perusahaan sehingga seluruh nilai perolehan Rp6.000.000 dicatat sebagai debit Peralatan. Kas berkurang Rp2.000.000 sehingga dikredit. Sisa Rp4.000.000 belum dibayar dan menjadi Utang Usaha.

Perhitungannya:
Rp6.000.000 − Rp2.000.000 = Rp4.000.000.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis transaksi pembelian aset dengan pembayaran tunai dan kredit.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu mencatat transaksi pembelian peralatan dengan dua sumber pembayaran.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 (Menganalisis)

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 29

Pertanyaan

Pada 29 September, perusahaan menerima pelunasan piutang dari pelanggan sebesar Rp4.500.000. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Piutang Usaha Rp4.500.000; Kredit Kas Rp4.500.000
B. Debit Kas Rp4.500.000; Kredit Piutang Usaha Rp4.500.000
C. Debit Pendapatan Jasa Rp4.500.000; Kredit Kas Rp4.500.000
D. Debit Kas Rp4.500.000; Kredit Pendapatan Jasa Rp4.500.000
E. Debit Utang Usaha Rp4.500.000; Kredit Kas Rp4.500.000

Jawaban Benar

B. Debit Kas Rp4.500.000; Kredit Piutang Usaha Rp4.500.000

Pembahasan Lengkap

Pelunasan piutang menyebabkan kas bertambah sehingga dicatat di debit. Pada saat yang sama, Piutang Usaha berkurang sehingga dicatat di kredit. Transaksi ini bukan pendapatan baru karena pendapatan telah diakui ketika jasa diberikan.

Kompetensi yang Diukur

Menganalisis transaksi pelunasan piutang.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan penerimaan pelunasan piutang dari penerimaan pendapatan baru.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C1–C6)

C4 (Menganalisis)

Tingkat Kesulitan

Sedang

Estimasi Waktu Pengerjaan

2 menit

Soal Nomor 30

Pertanyaan

Pada 30 September, pemilik mengambil uang tunai sebesar Rp1.500.000 untuk kepentingan pribadi. Jurnal umum yang benar adalah …

Pilihan Jawaban

A. Debit Prive Rp1.500.000; Kredit Kas Rp1.500.000
B. Debit Kas Rp1.500.000; Kredit Prive Rp1.500.000
C. Debit Beban Pribadi Rp1.500.000; Kredit Kas Rp1.500.000
D. Debit Modal Rp1.500.000; Kredit Kas Rp1.500.000
E. Debit Kas Rp1.500.000; Kredit Modal Rp1.500.000

Jawaban Benar

A. Debit Prive Rp1.500.000; Kredit Kas Rp1.500.000

Pembahasan Lengkap

Pengambilan uang perusahaan oleh pemilik untuk kepentingan pribadi dicatat sebagai Prive, bukan sebagai beban perusahaan. Prive bertambah sehingga dicatat di debit, sedangkan kas berkurang sehingga dicatat di kredit.

Kompetensi yang Diukur

Menerapkan pencatatan transaksi pengambilan pribadi oleh pemilik.

Indikator Pembelajaran

Peserta didik mampu membedakan transaksi prive dari beban operasional perusahaan.

Level Kognitif (Taksonomi Bloom C3–C6)

C3 (Menerapkan)

Tingkat Kesulitan

Mudah

Estimasi Waktu Pengerjaan

1 menit

Kesimpulan

Jurnal umum digunakan untuk mencatat transaksi keuangan secara kronologis dengan menerapkan aturan debit dan kredit. Setiap transaksi harus dianalisis berdasarkan akun yang terpengaruh, perubahan nilai akun, serta posisi debit atau kreditnya.

Melalui 30 contoh soal jurnal umum di atas, dapat dipahami pencatatan berbagai transaksi seperti setoran modal, pembelian aset dan perlengkapan, pembayaran beban, penerimaan pendapatan, pelunasan piutang, pembayaran utang, transaksi kredit, uang muka pendapatan, pembayaran di muka, serta prive.

Kunci utama dalam menyusun jurnal umum adalah memastikan jumlah total debit selalu sama dengan jumlah total kredit. Dengan memahami jenis akun dan pengaruh setiap transaksi terhadap akun tersebut, pencatatan jurnal umum akan menjadi lebih mudah dan sistematis.

Related Articles