Cara Daftar dan Simulasi TKA 2026 Lengkap dan Tips Lulus

Cara Daftar dan Simulasi TKA 2026 Lengkap dan Tips Lulus

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 untuk jenjang SMA/MA/SMK dan sederajat masih dibuka hingga 27 September 2026. Di waktu yang sama, simulasi resmi sudah berjalan 21–27 September. Bagi banyak siswa dan orang tua, dua tahap ini terasa tumpang tindih: data belum selesai dicek, mapel pilihan belum mantap, tetapi sekolah sudah mengundang peserta ke laboratorium komputer.

Artikel ini memandu proses dari pemutakhiran data sampai hari pelaksanaan. Fokusnya jenjang menengah: SMA, MA, SMK, MAK, dan sederajat, termasuk Paket C. Jadwal SD dan SMP 2026 sudah lebih dulu selesai dan tidak dicampur di sini.

Istilah “tips lulus” sering muncul di pencarian. Secara kebijakan, TKA bukan ujian lulus-gagal sekolah. Yang dibahas di sini adalah cara memperoleh hasil TKA yang lebih optimal sesuai fungsi resminya.

Apa Itu TKA 2026?

TKA 2026 adalah asesmen standar nasional untuk mengukur capaian akademik murid pada mata pelajaran tertentu sesuai kurikulum yang berlaku. Landasan utamanya Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik.

TKA diselenggarakan agar capaian individu tercatat secara terstandar, bukan hanya melalui nilai rapor satuan pendidikan. Pemerintah menempatkannya sebagai pelengkap sistem penilaian, bukan pengganti penilaian sekolah. Hasilnya berupa skor, kategori capaian, dan Sertifikat Hasil TKA (SHTKA) bagi peserta yang datanya valid.

Perbedaan dengan ujian sekolah terletak pada penyusun soal, pengolahan, dan fungsi hasil. Ujian sekolah menjadi kewenangan satuan pendidikan. TKA memakai kerangka asesmen nasional dan sistem berbasis komputer. TKA juga berbeda dari Asesmen Nasional yang mengukur literasi, numerasi, karakter, dan lingkungan belajar secara sampling. Pada 2026, rangkaian TKA jenjang SMA/SMK digabung dengan pelaksanaan AN sesuai jadwal penyelenggaraan.

Media sering menyamakan TKA dengan “pengganti Ujian Nasional”. Istilah itu tidak dipakai sebagai rumusan resmi dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025. TKA mengukur capaian mapel tertentu dan dapat dipakai untuk keperluan seleksi, tetapi kelulusan dari sekolah tetap menjadi wewenang satuan pendidikan.

Siapa yang Mengikuti TKA 2026?

Peserta TKA jenjang menengah 2026 adalah murid kelas akhir yang membutuhkan bukti capaian akademik terstandar.

JenjangPesertaStatusCatatan
SMA/MA/sederajatKelas 12OpsionalPendaftaran lewat satuan pendidikan
SMK/MAKKelas 12OpsionalMapel Matematika disesuaikan rumpun keahlian
SMK/MAK program 4 tahunKelas 13OpsionalMengikuti ketentuan kelas akhir
Paket C / sederajatKelas 12 atau setaraOpsionalData melalui jalur nonformal sesuai sistem resmi
Madrasah (MA/MAK)Kelas akhirOpsionalData awal melalui EMIS, lalu terintegrasi portal TKA

Murid jalur informal dapat mengikuti TKA sesuai ketentuan penyetaraan. Ketentuan teknis peserta selalu merujuk data valid di Dapodik atau EMIS dan NISN yang bersih dari residu.

Apakah TKA 2026 Wajib?

TKA 2026 tidak wajib. Pusat Informasi Unit Layanan Terpadu Kemendikdasmen menyatakan TKA bersifat tidak wajib. Murid boleh mengikuti atau tidak, sesuai kesiapan dan kebutuhan.

Pernyataan serupa pernah disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah: TKA bukan penentu kelulusan dari jenjang yang sedang dijalani. Sekolah tetap berwenang menetapkan kelulusan murid.

Meski tidak wajib, hasil TKA punya fungsi praktis. Bagi siswa yang merencanakan SNBP, seleksi mandiri PTN, atau seleksi PTS, tidak memiliki SHTKA berarti kehilangan satu bahan pertimbangan yang dipakai banyak perguruan tinggi. Keputusan ikut atau tidak sebaiknya dibicarakan dengan wali kelas dan orang tua, bukan diputuskan karena desakan “semua teman daftar”.

Apakah TKA 2026 Gratis?

TKA 2026 tidak dipungut biaya dari murid. Pelaksanaan dibiayai negara atau pemerintah daerah. Satuan pendidikan dilarang membebankan biaya persiapan TKA kepada murid dan orang tua. Persiapan seharusnya menjadi bagian proses pembelajaran dengan sumber daya sekolah dan pemerintah.

Yang bukan biaya TKA, antara lain:

  • les atau tryout komersial di luar sekolah;
  • kuota internet pribadi jika siswa latihan mandiri di rumah;
  • transportasi ke lokasi ujian jika sekolah menugaskan peserta ke tempat lain;
  • cetak dokumen pribadi di luar yang disediakan sekolah.

Jika muncul pungutan yang mengatasnamakan TKA, laporkan melalui kanal resmi Kemendikdasmen, bukan melalui akun media sosial yang mengaku “panitia”.

Jadwal TKA 2026

Jadwal berikut merujuk informasi resmi untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK pada pembaruan 22 September 2026. Pendaftaran dimajukan dari rencana semula 18 Agustus menjadi 27 Juli agar satuan pendidikan punya waktu lebih panjang memutakhirkan data setelah Dapodik dibuka 15 Juli 2026. Landasan operasionalnya antara lain Surat Kepala BKPDM Nomor 0212/B/F/SK.02.02/2026.

TahapanJadwalKeterangan
Pendaftaran27 Juli–27 September 2026Proses peserta melalui satuan pendidikan
Simulasi21–27 September 2026Uji coba sistem dan pembiasaan peserta
Gladi bersih gelombang 15–11 Oktober 2026Persiapan teknis
Gladi bersih gelombang 212–18 Oktober 2026Persiapan teknis
TKA utama gelombang 126–29 Oktober 2026Pelaksanaan asesmen
Gelombang khusus mapel wajib31 Oktober–1 November 2026Sesuai pembagian sesi
TKA utama gelombang 22–5 November 2026Pelaksanaan asesmen
Gelombang khusus mapel pilihan7–8 November 2026Sesuai pembagian sesi
Susulan16–29 November 2026Peserta sesuai ketentuan
Pengumuman hasil23 Desember 2026SHTKA dan akses hasil

Pembagian gelombang dan sesi ditetapkan penyelenggara, bukan dipilih bebas oleh siswa. Peserta mengikuti jadwal yang tercantum di kartu peserta setelah Daftar Nominasi Tetap (DNT) terbit.

Cara Daftar TKA 2026

Siswa tidak mendaftar sendiri seperti mengisi formulir SNPMB. Pendaftaran TKA bersifat kolektif melalui satuan pendidikan di portal resmi https://tka.kemendikdasmen.go.id. Data ditarik dari Dapodik untuk sekolah di bawah Kemendikdasmen dan dari EMIS untuk madrasah, lalu diverifikasi melalui VervalPD, masuk PD-Data, dan terintegrasi ke portal TKA.

A. Pendaftaran oleh Satuan Pendidikan

Alur yang dikerjakan operator dan kepala satuan pendidikan, secara ringkas:

  1. Pemutakhiran data peserta di Dapodik atau EMIS, termasuk rombel kelas akhir dan konsentrasi keahlian SMK.
  2. Validasi NISN dan pembersihan data residu di VervalPD.
  3. Penarikan atau impor biodata calon peserta ke portal TKA.
  4. Penetapan calon peserta yang menyerahkan pernyataan keikutsertaan.
  5. Pemilihan dua mata pelajaran pilihan sesuai ketentuan.
  6. Unggah pasfoto digital terbaru.
  7. Cetak dan pemeriksaan Daftar Nominasi Sementara (DNS).
  8. Finalisasi, unggah Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM), penerbitan DNT dan nomor peserta.
  9. Cetak dan distribusi kartu peserta.

Jika data masih residu sampai ujian susulan, hasil dapat ditahan sampai data dinyatakan valid. Itu alasan sekolah menekankan “wajib valid” jauh sebelum hari H.

B. Apa yang Harus Dilakukan Siswa?

Siswa tidak menekan tombol daftar di rumah, tetapi pekerjaannya tidak kalah penting.

  • Pastikan nama, NISN, dan tanggal lahir sama dengan dokumen resmi.
  • Serahkan surat pernyataan keikutsertaan yang ditandatangani orang tua/wali.
  • Serahkan pasfoto digital terbaru sesuai arahan sekolah.
  • Pilih dua mapel pilihan setelah berkonsultasi dengan guru, terutama jika menargetkan SNBP.
  • Periksa DNS. Jangan tanda tangani jika nama, tanggal lahir, sekolah, atau mapel pilihan salah.
  • Ikuti simulasi dan catat jadwal gelombang.
  • Simpan kartu peserta setelah dibagikan sekolah.

C. Bagaimana Jika Data Peserta Salah?

Kesalahan yang paling sering menghambat adalah NISN residu, nama berbeda ejaan, tanggal lahir tidak sama dengan akta, jenis kelamin terbalik, sekolah atau rombel salah, dan mapel pilihan tidak sesuai kesepakatan. Perbaikan tidak dilakukan lewat jasa calo atau formulir tidak resmi. Mekanismenya melalui operator sekolah, VervalPD, atau laman verifikasi NISN Kemendikdasmen, lalu diunggah ulang ke portal TKA.

Data yang Harus Dipastikan Benar

Gunakan daftar ini saat DNS diedarkan sekolah.

☐ Nama lengkap
☐ NISN
☐ NIK apabila diminta sistem resmi
☐ Tanggal lahir
☐ Satuan pendidikan
☐ Jenjang
☐ Kelas
☐ Mata pelajaran wajib dan dua mapel pilihan
☐ Status peserta
☐ Pasfoto

Jangan menambah data di luar yang diminta sekolah. Unggah data ke situs yang meniru portal TKA justru berisiko.

Apa yang Dilakukan Jika Data Salah?

Laporkan ke wali kelas atau operator pada hari yang sama DNS diterima. Perbaikan setelah DNT terbit jauh lebih rumit. Jika data belum valid, peserta masih bisa diarahkan ke jalur susulan, tetapi SHTKA baru terbit setelah data bersih. Jangan menunggu H-1 untuk mengoreksi ejaan nama.

Cara Mengikuti Simulasi TKA 2026

Simulasi TKA 21–27 September 2026 bertujuan menguji kesiapan sarana satuan pendidikan dan membiasakan peserta dengan mekanisme tes berbasis komputer. Simulasi ini dikelola sekolah, bukan dikerjakan sendirian di rumah sebagai pengganti jadwal resmi.

Selain itu, Pusmendik menyediakan latihan simulasi daring yang bisa dicoba mandiri untuk mengenal bentuk soal. Latihan ini berbeda dari simulasi terjadwal di sekolah. Latihan mandiri tidak menggantikan kehadiran pada simulasi satuan pendidikan.

Latihan resmi dapat diakses melalui:

  • https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka atau tautan mutakhir di domain Pusmendik/Kemendikdasmen;
  • Rumah Pendidikan, menu Ruang Murid, lalu Latihan Soal.

Langkah umum latihan mandiri: pilih jenjang dan mapel, mulai simulasi, login sesuai tampilan sistem, isi nama dan tanggal lahir, masukkan token yang muncul di layar, lalu kerjakan. Jangan memakai token atau akun dari pihak tidak resmi.

Persiapan Sebelum Simulasi

Datang sesuai sesi sekolah. Login memakai data dari proktor, bukan akun media sosial. Periksa tampilan nama di layar sebelum memulai. Kenali tombol soal berikutnya, ragu-ragu, dan selesai. Jika koneksi terputus, jangan keluar ruangan mencari “teknisi” di grup chat; laporkan ke pengawas atau proktor.

Langkah Saat Simulasi

Baca instruksi sampai habis. Kerjakan dengan tempo ujian sungguhan. Catat jenis soal yang menyita waktu: stimulus panjang, grafik, atau soal berlapis. Setelah selesai, jangan hanya melihat skor latihan. Tandai mapel dan tipe kesalahan.

Jika Terjadi Kendala Teknis

Internet terputus, komputer mati, aplikasi error, akun tidak masuk, atau data tidak ditemukan ditangani di tempat oleh proktor dan teknisi. Jangan mengunduh aplikasi dari tautan berantai. Nomor bantuan yang beredar di media sosial belum tentu resmi. Sekolah dan dinas pendidikan menjadi saluran pertama.

Perbedaan Simulasi, Gladi Bersih, dan TKA Utama

TahapTujuanFokus Peserta
SimulasiMengenal sistemAdaptasi tampilan, login, navigasi
Gladi bersihMenguji kesiapan teknisPerangkat, jaringan, sesi, kartu peserta
TKA utamaPelaksanaan asesmenPerforma akademik dan SHTKA

Simulasi dan gladi bersih bukan kesempatan memperoleh hasil resmi TKA. Nilai latihan mandiri atau tryout bimbel juga tidak masuk ke sertifikat.

Mata Pelajaran TKA 2026

Peserta SMA/MA/SMK mengerjakan tiga mapel wajib dan dua mapel pilihan. Mapel wajib: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Dua mapel pilihan dipilih dari daftar resmi. Khusus SNBP, pilihan sebaiknya diselaraskan dengan mata pelajaran pendukung program studi pada Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025. Jika suatu program studi hanya mencantumkan satu mapel pendukung, peserta mengambil mapel itu plus satu mapel lain dari daftar pilihan.

Daftar mapel pilihan yang dipublikasikan kanal resmi meliputi Matematika Lanjutan, Bahasa Indonesia Lanjutan, Bahasa Inggris Lanjutan, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sosiologi, Geografi, Sejarah, Antropologi, PPKn/Pendidikan Pancasila, Bahasa Arab, Bahasa Jerman, Bahasa Prancis, Bahasa Jepang, Bahasa Korea, Bahasa Mandarin, serta Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan. Bagi SMK/MAK tersedia tambahan mapel program keahlian vokasi; peserta tetap memilih maksimal dua mapel pilihan. Matematika SMK memakai konteks rumpun keahlian, antara lain teknik-rekayasa-kesehatan; akuntansi-bisnis-manajemen-ekonomi; serta seni-pariwisata-pekerjaan sosial.

Rincian sesi yang disampaikan dalam pemaparan pelaksanaan: Bahasa Indonesia 30 soal 75 menit, Bahasa Inggris 30 soal 75 menit, Matematika 25 soal 75 menit, setiap mapel pilihan 25 soal 60 menit. Ada waktu latihan singkat dan survei karakter serta lingkungan belajar pada hari terkait. Ikuti alokasi waktu di layar ujian, bukan perkiraan dari tryout.

Bentuk Soal TKA 2026

Kerangka asesmen TKA menekankan pemahaman informasi, penalaran, dan pemecahan masalah dalam konteks, bukan hafalan rumus lepas. Stimulus dapat berupa teks, tabel, grafik, atau situasi. Bentuk butir yang biasa muncul pada asesmen berbasis komputer mencakup pilihan ganda dan pilihan ganda kompleks. Jangan menganggap “sebagian besar soal pasti HOTS” sebagai rumus resmi; yang perlu dilatih adalah membaca stimulus utuh sebelum memilih jawaban.

Bagaimana Nilai TKA Dihitung?

Untuk jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK, Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 menetapkan pelaporan skor pada rentang 200–800 dengan pembulatan dua angka di belakang koma. Pengolahan memakai pendekatan psikometrik berbasis item response theory (IRT). Skor bukan persentase jawaban benar. Skor 600 tidak berarti 60 persen soal benar.

Kategori capaian yang dipakai: Baik, Memadai, dan Kurang. Predikat Istimewa untuk jenjang SMA/SMK diberikan jika skor minimal 725,00 pada masing-masing mata uji. Detail ambang batas kategori Baik–Memadai–Kurang untuk SMA pada skala 200–800 belum dijabarkan secara rinci untuk publik pada dokumen yang dirujuk artikel ini. Yang sudah jelas: skor mentah jawaban benar tidak langsung menjadi angka rapor 0–100.

Apakah TKA 2026 Memiliki Passing Grade?

Tidak ada angka lulus-gagal nasional yang ditetapkan sebagai passing grade TKA untuk kelulusan sekolah. Skor TKA, kategori capaian, syarat seleksi perguruan tinggi, dan kebijakan daerah adalah hal yang berbeda. Jangan memakai rumus “minimal 70” dari tryout sebagai ambang resmi.

Apakah TKA Menentukan Kelulusan Sekolah?

Tidak. Hasil TKA tidak menentukan kelulusan dari satuan pendidikan. Kelulusan tetap diputuskan sekolah berdasarkan ketentuan yang berlaku. TKA menghasilkan bukti capaian untuk keperluan lain: SHTKA, bahan pertimbangan seleksi, dan penyetaraan pada jalur tertentu.

Apakah Nilai TKA Bisa Digunakan untuk Seleksi Perguruan Tinggi?

Bisa, sesuai fungsi yang disebutkan kanal resmi: validator nilai rapor pada SNBP, pertimbangan jalur mandiri PTN, dan pertimbangan PTS sesuai kebijakan masing-masing kampus. Validator berarti hasil TKA dapat dipakai untuk menilai konsistensi rapor, bukan jaminan lolos. Sistem SNBP menerima data TKA dari kementerian; siswa tidak perlu mengunggah nilai sendiri ke sembarang formulir.

Cara Memanfaatkan Hasil Simulasi

Jika pada simulasi pertama waktu habis sebelum seluruh soal selesai, jangan langsung menambah jam belajar. Periksa dulu soal mana yang paling banyak menyita waktu.

Hasil SimulasiKemungkinan MasalahStrategi Perbaikan
Banyak salah konsepPemahaman materiUlangi konsep, bukan kunci jawaban
Banyak salah karena waktuManajemen waktuLatihan berbatas waktu per mapel
Salah membaca soalLiterasi stimulusLatih membaca tabel dan teks panjang
Salah hitungKetelitianKerjakan ulang soal sejenis bertahap
Panik saat ujianMental dan adaptasiUlangi simulasi di lab sekolah
Tidak selesaiStrategi pengerjaanTandai soal sulit, lanjut ke soal berikutnya

Tips Mendapatkan Hasil TKA yang Optimal

  1. Pahami format soal di latihan resmi, bukan di kumpulan “bocoran”.
  2. Kuasai konsep dasar mapel wajib dan dua mapel pilihan.
  3. Latihan soal bertstimulus panjang.
  4. Latihan penalaran, bukan hafalan definisi.
  5. Kerjakan dengan batas waktu sesuai durasi resmi.
  6. Evaluasi kesalahan per tipe soal.
  7. Buat daftar materi yang paling sering salah.
  8. Ulangi soal yang salah sampai alasan kesalahannya jelas.
  9. Jangan menghafal kunci.
  10. Gunakan simulasi sekolah dan latihan Pusmendik secara terpisah fungsinya.
  11. Latih eliminasi pilihan.
  12. Jangan menghabiskan terlalu lama pada satu butir.
  13. Baca instruksi di layar.
  14. Jaga kondisi fisik.
  15. Tidur cukup menjelang gladi bersih dan hari H.

Strategi Mengerjakan Soal agar Tidak Kehabisan Waktu

Baca instruksi dan cek jumlah soal di layar. Kerjakan butir yang lebih cepat dipahami lebih dulu jika sistem mengizinkan navigasi. Gunakan eliminasi. Tandai soal yang perlu ditinjau. Sisakan waktu untuk periksa jawaban yang sudah diisi, bukan untuk membuka materi baru. Jika satu stimulus dipakai beberapa butir, pahami stimulus sekali dengan teliti.

Strategi Belajar 30 Hari Sebelum TKA

PeriodeFokus
Hari 1–7Pemetaan kemampuan dari latihan resmi
Hari 8–14Penguatan konsep mapel lemah
Hari 15–21Latihan soal berstimulus
Hari 22–26Simulasi berbatas waktu
Hari 27–29Perbaikan kesalahan berulang
Hari 30Persiapan teknis dan istirahat

Kualitas latihan lebih penting daripada target “8 jam per hari” yang tidak tertahankan.

Strategi 7 Hari Terakhir

Jangan membuka semua bab dari halaman pertama. Fokus pada materi dengan kesalahan tertinggi. Lakukan satu latihan berwaktu per hari. Cek kartu peserta, lokasi, dan sesi. Tidur cukup. Hindari tryout beruntun sampai larut malam.

Checklist Persiapan H-1

☐ Perangkat di sekolah sudah diuji pada gladi bersih
☐ Jadwal sesi dicatat
☐ Data peserta di kartu sesuai DNS/DNT
☐ Lokasi ruang diketahui
☐ Istirahat cukup
☐ Tidak mengandalkan akun atau token dari luar sekolah

Checklist Hari H

Sebelum berangkat
☐ Tidur cukup
☐ Sarapan sesuai kebiasaan
☐ Bawa identitas jika diminta sekolah
☐ Datang sesuai arahan

Saat masuk ruang
☐ Periksa perangkat bersama petugas
☐ Login sesuai proktor
☐ Pastikan nama di layar benar
☐ Baca instruksi

Saat mengerjakan
☐ Baca stimulus
☐ Atur waktu
☐ Jangan panik pada soal pertama yang sulit
☐ Periksa jawaban yang sudah terisi

Kesalahan yang Harus Dihindari

Tidak membaca petunjuk, datang terlambat, perangkat belum dicoba, lupa alur login, koneksi tidak dicek, tidak paham navigasi, hanya mengejar jumlah soal, tidak mengevaluasi hasil simulasi, menghafal kunci tryout, dan mengabaikan mapel yang sering salah. Kesalahan administrasi di DNS sama berbahayanya dengan ketidaksiapan materi.

Simulasi Resmi vs Tryout Komersial

AspekSimulasi ResmiTryout/Bimbel
PenyelenggaraPemerintah/satuan pendidikanLembaga pendidikan
TujuanKesiapan sistem dan pembiasaanLatihan tambahan
SoalMengikuti mekanisme resmiBuatan lembaga
NilaiBukan SHTKASistem lembaga
BiayaSesuai ketentuan pemerintahDapat berbayar
FungsiUji kesiapanLatihan, bukan hasil resmi

Tryout boleh dipakai sebagai latihan. Jangan menilainya sebagai prediksi skor 200–800 resmi.

Cara Memilih Latihan Soal TKA

Pilih bahan yang merujuk kerangka asesmen, punya pembahasan, memakai stimulus, dan tidak menjanjikan “soal yang sama persis keluar”. Hindari tawaran bocoran, kunci resmi, atau jaminan nilai tinggi. Latihan paling aman dimulai dari contoh dan simulasi di kanal Pusmendik serta Rumah Pendidikan.

Mitos dan Fakta TKA 2026

MitosFakta
TKA menentukan kelulusan sekolahKelulusan wewenang satuan pendidikan
Semua siswa wajib TKATKA bersifat tidak wajib
Simulasi sama dengan ujian utamaSimulasi untuk adaptasi sistem
Nilai tryout sama dengan nilai TKATidak sama
Ada bocoran soal resmiMelanggar integritas ujian
Semua soal bisa diprediksiTidak tepat
Hafal kunci sudah cukupTKA menuntut penalaran
TKA pasti dikerjakan lewat HPUjian utama diatur satuan pendidikan berbasis komputer
TKA berbayarPelaksanaan TKA tidak dipungut biaya
Nilai tinggi menjamin diterima PTNHanya salah satu bahan pertimbangan

Waspada Penipuan dan Kebocoran Data TKA

Jangan memberi kata sandi, OTP, atau foto kartu peserta ke akun tidak resmi. Jangan membayar jasa “penaik nilai”. Jangan mengunggah data DNS ke grup publik. Portal yang dipakai sekolah adalah https://tka.kemendikdasmen.go.id. Latihan soal merujuk domain Pusmendik dan Rumah Pendidikan. Jika ragu, tanya operator sekolah.

Sumber Belajar Resmi TKA 2026

Prioritaskan:

  • Portal TKA: https://tka.kemendikdasmen.go.id
  • Pusat Asesmen Pendidikan / regulasi TKA
  • Latihan: https://pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka dan Rumah Pendidikan (https://rumah.pendidikan.go.id)
  • Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen
  • Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025
  • Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026
  • Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025 untuk mapel pendukung SNBP
  • Kerangka asesmen TKA jenjang SMA/SMK

Rekomendasi tautan internal editorial: pengertian TKA 2026; jadwal TKA 2026; kisi-kisi TKA 2026; contoh soal TKA 2026; cara cek hasil TKA; panduan SNBP; informasi pendidikan lanjutan.

Sumber dan Referensi Resmi

  • Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025 tentang Tes Kemampuan Akademik. JDIH Kemendikdasmen.
  • Kepmendikdasmen Nomor 56 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyelenggaraan Tes Kemampuan Akademik dan Asesmen Nasional.
  • Surat Kepala BKPDM Nomor 0212/B/F/SK.02.02/2026 tentang penyelenggaraan TKA dan AN jenjang SMA/MA/sederajat dan SMK/MAK Tahun 2026.
  • Pusat Informasi ULT Kemendikdasmen, “Kenali Tes Kemampuan Akademik (TKA)”.
  • Siaran pers Kemendikdasmen tentang Permendikdasmen TKA.
  • Portal pendaftaran TKA https://tka.kemendikdasmen.go.id.
  • Pusat Asesmen Pendidikan, laman regulasi dan latihan simulasi TKA.
  • Kepmendikdasmen Nomor 102/M/2025 tentang mata pelajaran pendukung program studi dalam SNBP.

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan ketentuan dan informasi resmi TKA yang tersedia saat pembaruan artikel. Jadwal, mekanisme, dan ketentuan teknis dapat berubah apabila pemerintah menerbitkan pembaruan. Peserta sebaiknya mengikuti informasi terbaru dari satuan pendidikan dan kanal resmi Kemendikdasmen.

Related Articles