Cara Mengetahui HP Android Terkena Virus, Cek Ciri-Ciri dan Cara Mengatasinya

Cara Mengetahui HP Android Terkena Virus

HP Android menyimpan berbagai data pribadi yang perlu dijaga dari aplikasi atau software berbahaya. Jika perangkat mulai menunjukkan perilaku yang tidak biasa, pengguna dapat mengetahui Cara Mengetahui HP Android Terkena Virus dengan mengenali beberapa tanda yang muncul.

Istilah virus sering digunakan untuk menyebut berbagai jenis malware. Padahal, malware mencakup beberapa jenis software berbahaya dengan cara kerja yang berbeda, seperti aplikasi berbahaya, spyware, ransomware, atau software yang menampilkan iklan secara berlebihan.

HP yang terasa lambat atau baterainya cepat habis belum tentu terkena virus. Kondisi tersebut juga dapat disebabkan oleh aplikasi yang berat, penyimpanan penuh, sistem yang belum diperbarui, atau baterai yang sudah menurun kondisinya.

Karena itu, pemeriksaan sebaiknya dilakukan berdasarkan beberapa tanda dan sumber masalah, bukan hanya berdasarkan satu gejala.

Apa Ciri-Ciri HP Android Terkena Virus atau Malware?

Tidak ada satu tanda yang secara pasti membuktikan bahwa HP Android terkena malware. Namun, beberapa perubahan yang tidak biasa dapat menjadi alasan untuk memeriksa perangkat lebih lanjut.

Muncul Iklan yang Tidak Wajar

Salah satu tanda yang sering dikaitkan dengan adware adalah munculnya iklan secara berlebihan.

Misalnya, iklan tiba-tiba muncul ketika Anda sedang berada di layar utama atau menggunakan aplikasi yang biasanya tidak menampilkan iklan tersebut.

Jika iklan terus muncul setelah browser ditutup, periksa aplikasi yang baru saja dipasang.

HP Menjadi Lambat secara Tiba-Tiba

Perangkat yang tiba-tiba menjadi sangat lambat dapat disebabkan oleh berbagai faktor.

Namun, jika penurunan performa terjadi setelah memasang aplikasi tertentu, aplikasi tersebut perlu diperiksa.

Malware dapat menjalankan proses di latar belakang sehingga menggunakan sumber daya perangkat.

Baterai Lebih Cepat Habis

Aplikasi berbahaya yang terus aktif di latar belakang dapat menggunakan prosesor, jaringan, atau komponen lain pada perangkat.

Akibatnya, konsumsi baterai dapat meningkat.

Namun, baterai cepat habis juga sangat umum terjadi karena penggunaan layar, game, GPS, data seluler, atau kondisi baterai yang sudah menurun.

Penggunaan Data Internet Meningkat

Jika penggunaan data seluler tiba-tiba meningkat tanpa perubahan kebiasaan penggunaan, periksa aplikasi yang menggunakan data.

Aplikasi tertentu dapat melakukan aktivitas jaringan di latar belakang.

Buka pengaturan penggunaan data untuk melihat aplikasi mana yang paling banyak menggunakan koneksi internet.

Muncul Aplikasi yang Tidak Pernah Dipasang

Jika terdapat aplikasi yang tidak Anda kenali, jangan langsung menganggapnya sebagai virus.

Periksa terlebih dahulu nama aplikasi, sumber pemasangan, serta izin yang dimilikinya.

Jika Anda yakin tidak pernah memasang aplikasi tersebut dan tidak membutuhkannya, lakukan pemeriksaan lebih lanjut sebelum menghapusnya.

Pengaturan HP Berubah Sendiri

Perubahan pengaturan yang tidak dilakukan oleh pengguna patut diperhatikan.

Contohnya adalah browser default berubah, halaman utama browser berubah, atau terdapat izin tertentu yang tiba-tiba aktif.

Periksa aplikasi yang memiliki izin khusus jika perubahan tersebut muncul setelah memasang aplikasi baru.

Browser Sering Mengarah ke Situs yang Tidak Dikenal

Jika browser terus membuka halaman yang tidak Anda minta atau mengubah mesin pencarian tanpa izin, periksa ekstensi, notifikasi situs, dan aplikasi yang baru dipasang.

Masalah tersebut tidak selalu berasal dari virus karena pengaturan browser atau izin notifikasi situs juga dapat menjadi penyebab.

HP Sering Menampilkan Peringatan Palsu

Hati-hati jika muncul pesan seperti “HP Anda terkena virus” yang meminta Anda segera memasang aplikasi tertentu.

Peringatan tersebut dapat berasal dari halaman website yang mencoba membuat pengguna panik.

Jangan langsung menekan tombol instal atau memberikan izin. Tutup halaman tersebut dan lakukan pemeriksaan melalui fitur keamanan bawaan perangkat.

Performa Perangkat Tidak Stabil

Aplikasi yang bermasalah dapat menyebabkan aplikasi lain tertutup sendiri, perangkat mengalami lag, atau sistem menjadi tidak stabil.

Jika masalah dimulai setelah pemasangan aplikasi tertentu, aplikasi tersebut dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperiksa.

Penyebab HP Android Bisa Terkena Virus

Malware pada Android dapat masuk melalui berbagai jalur. Salah satu cara paling umum adalah pengguna memasang aplikasi dari sumber yang tidak terpercaya.

Menginstal Aplikasi dari Sumber Tidak Resmi

File APK yang diperoleh dari website atau sumber yang tidak terpercaya dapat memiliki risiko keamanan.

Tidak semua APK berbahaya, tetapi sumber yang tidak dikenal membuat pengguna lebih sulit memastikan keaslian dan keamanan aplikasi.

Jika memungkinkan, gunakan sumber resmi seperti Google Play Store.

Mengunduh Aplikasi Bajakan atau Modifikasi

Aplikasi yang telah dimodifikasi atau dibagikan secara tidak resmi dapat mengandung kode tambahan yang tidak diketahui pengguna.

Selain risiko malware, aplikasi semacam ini juga dapat meminta izin yang berlebihan.

Mengklik Tautan Mencurigakan

Tautan dari pesan, email, media sosial, atau website tertentu dapat mengarahkan pengguna ke halaman phishing atau situs yang mencoba membuat pengguna memasang software berbahaya.

Jangan memasang aplikasi hanya karena sebuah halaman mengklaim bahwa HP membutuhkan pembaruan keamanan.

Memberikan Izin Berlebihan

Beberapa aplikasi meminta akses terhadap kamera, mikrofon, lokasi, kontak, SMS, atau file.

Izin tersebut tidak selalu berbahaya, tetapi perlu disesuaikan dengan fungsi aplikasi.

Misalnya, aplikasi kalkulator sederhana seharusnya memiliki alasan yang jelas jika meminta akses terhadap kontak atau SMS.

Tidak Memperbarui Sistem

Pembaruan Android sering kali mencakup perbaikan keamanan.

Jika perangkat tidak pernah diperbarui, celah keamanan yang sudah diperbaiki pada versi terbaru mungkin tetap ada pada perangkat lama.

Karena itu, periksa pembaruan sistem secara berkala.

Menggunakan Password yang Lemah

Keamanan perangkat tidak hanya berkaitan dengan malware.

Password yang mudah ditebak dapat meningkatkan risiko akun diakses pihak lain jika kredensial tersebut bocor.

Gunakan password yang unik dan aktifkan fitur keamanan tambahan pada akun penting.

Mengabaikan Peringatan Keamanan

Jika Android atau Google Play Protect memberikan peringatan terhadap sebuah aplikasi, jangan langsung mengabaikannya.

Baca informasi yang diberikan dan periksa aplikasi tersebut sebelum melanjutkan penggunaan.

Cara Mengetahui Aplikasi yang Mencurigakan di HP Android

Aplikasi merupakan salah satu bagian penting yang perlu diperiksa ketika HP menunjukkan perilaku tidak biasa.

Periksa Daftar Aplikasi

Buka Pengaturan kemudian masuk ke menu aplikasi.

Nama menu dapat berbeda berdasarkan merek HP, tetapi biasanya terdapat bagian seperti Apps, Aplikasi, atau App Management.

Periksa seluruh daftar aplikasi yang terpasang.

Cari Aplikasi yang Tidak Dikenal

Perhatikan aplikasi yang namanya tidak Anda kenali.

Jangan langsung menghapus aplikasi sistem karena beberapa komponen Android memang memiliki nama yang tidak familiar bagi pengguna.

Cari informasi mengenai aplikasi tersebut terlebih dahulu jika Anda tidak yakin.

Periksa Tanggal Pemasangan

Jika perangkat menyediakan informasi tersebut, periksa kapan aplikasi dipasang.

Aplikasi yang muncul bersamaan dengan awal munculnya masalah dapat menjadi salah satu hal yang perlu diperiksa.

Periksa Izin Aplikasi

Buka informasi aplikasi kemudian periksa bagian Permissions atau Izin.

Perhatikan apakah izin yang diberikan sesuai dengan fungsi aplikasi.

Jika sebuah aplikasi meminta akses yang tidak relevan, pertimbangkan untuk mencabut izin tersebut atau menghapus aplikasinya jika memang tidak diperlukan.

Periksa Penggunaan Baterai

Lihat penggunaan baterai berdasarkan aplikasi.

Jika aplikasi yang jarang digunakan ternyata menggunakan daya sangat tinggi, buka informasi aplikasinya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Periksa Penggunaan Data

Periksa penggunaan data seluler dan Wi-Fi berdasarkan aplikasi jika fitur tersebut tersedia.

Aktivitas data yang tidak biasa dapat menjadi petunjuk bahwa aplikasi melakukan proses di latar belakang.

Namun, penggunaan data yang tinggi tidak otomatis berarti aplikasi tersebut merupakan malware.

Periksa Sumber Instalasi

Jika Anda tidak yakin dari mana sebuah aplikasi berasal, periksa apakah aplikasi tersebut dipasang melalui Google Play Store atau sumber lain.

Aplikasi dari sumber tidak dikenal membutuhkan perhatian lebih, terutama jika meminta banyak izin.

Jangan Sembarangan Menghapus Aplikasi Sistem

Android memiliki berbagai aplikasi dan layanan sistem yang diperlukan agar perangkat dapat bekerja.

Menghapus atau menonaktifkan komponen sistem tanpa mengetahui fungsinya dapat menyebabkan fitur tertentu tidak berjalan.

Jika tidak yakin, cari informasi mengenai nama aplikasi tersebut terlebih dahulu.

Cara Mengecek HP Android dari Virus tanpa Aplikasi Tambahan

Pemeriksaan keamanan tidak selalu membutuhkan aplikasi antivirus tambahan. Android menyediakan beberapa fitur yang dapat digunakan untuk memeriksa kondisi perangkat.

Periksa Google Play Protect

Google Play Protect merupakan fitur keamanan yang terintegrasi dengan Google Play.

Fitur ini dapat memeriksa aplikasi untuk membantu mendeteksi aplikasi berbahaya.

Buka Google Play Store kemudian masuk ke bagian Play Protect untuk melihat status pemeriksaan perangkat.

Periksa Aplikasi yang Baru Dipasang

Jika masalah baru muncul, ingat kembali aplikasi yang baru saja dipasang.

Periksa aplikasi tersebut dan lihat izin yang digunakan.

Jika masalah berhenti setelah aplikasi dihapus, aplikasi tersebut mungkin menjadi sumber masalah, meskipun hubungan tersebut tetap perlu dinilai berdasarkan kondisi perangkat.

Hapus Aplikasi yang Tidak Diperlukan

Jika menemukan aplikasi mencurigakan yang tidak dibutuhkan, Anda dapat menghapusnya melalui menu aplikasi.

Setelah menghapusnya, restart HP kemudian periksa apakah perilaku perangkat kembali normal.

Periksa Izin Khusus

Beberapa aplikasi dapat memiliki akses khusus seperti kemampuan menampilkan di atas aplikasi lain, aksesibilitas, atau izin instalasi dari sumber tertentu.

Periksa menu Special App Access atau pengaturan izin khusus jika tersedia.

Pastikan hanya aplikasi yang benar-benar diperlukan yang memiliki akses tersebut.

Perbarui Android

Buka pengaturan sistem dan periksa apakah tersedia pembaruan keamanan atau sistem.

Pembaruan dapat membawa perbaikan keamanan dan bug yang membantu menjaga perangkat tetap terlindungi.

Perbarui Aplikasi

Buka Google Play Store dan periksa pembaruan aplikasi.

Menggunakan versi terbaru dari aplikasi resmi dapat membantu mengurangi masalah yang berasal dari bug atau kerentanan yang sudah diperbaiki.

Jangan Mengikuti Peringatan Virus dari Website Secara Langsung

Jika website menampilkan pesan bahwa HP terkena virus, jangan langsung memasang aplikasi yang ditawarkan.

Tutup halaman tersebut dan gunakan fitur keamanan bawaan Android untuk melakukan pemeriksaan.

Peringatan dari halaman website tidak sama dengan hasil pemindaian keamanan perangkat.

Related Articles