Google Drive memudahkan pengguna menyimpan berbagai file secara online, tetapi proses upload terkadang bisa mengalami kendala. Jika file gagal diunggah atau prosesnya berhenti, pengguna dapat mencoba Cara Mengatasi Google Drive Tidak Bisa Upload File agar penyimpanan kembali berjalan normal.
Masalah tersebut dapat terjadi saat menggunakan HP maupun laptop. Penyebabnya juga tidak selalu berasal dari Google Drive. Koneksi internet yang tidak stabil, ruang penyimpanan penuh, ukuran file, aplikasi yang bermasalah, hingga pengaturan perangkat dapat memengaruhi proses upload.
Sebelum mencoba langkah yang lebih rumit, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu penyebab upload gagal. Dengan mengetahui sumber masalahnya, solusi yang dipilih bisa lebih tepat dan tidak perlu mencoba terlalu banyak cara secara acak.
Apa Penyebab Google Drive Tidak Bisa Upload File?
Google Drive yang tidak dapat mengunggah file dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Satu masalah bisa menghasilkan gejala yang berbeda, sehingga penting memperhatikan apa yang terjadi ketika proses upload dilakukan.
Berikut beberapa penyebab yang paling umum.
Koneksi Internet Tidak Stabil
Upload file membutuhkan koneksi internet yang aktif dan relatif stabil. Jika koneksi sering terputus atau kecepatannya berubah-ubah, proses upload dapat berhenti atau gagal.
Masalah ini lebih mudah terlihat ketika mengunggah file berukuran besar karena prosesnya membutuhkan waktu lebih lama.
Jika menggunakan data seluler, kualitas jaringan juga dapat berubah ketika berpindah lokasi atau berada di area dengan sinyal yang kurang baik.
Ruang Penyimpanan Google Drive Penuh
Setiap akun Google memiliki kapasitas penyimpanan yang digunakan bersama oleh layanan tertentu.
Jika ruang penyimpanan sudah penuh, file baru tidak dapat diunggah sampai tersedia ruang yang cukup.
Karena itu, ketika Google Drive tiba-tiba tidak dapat menerima file, periksa terlebih dahulu kapasitas penyimpanan akun.
Ukuran File Terlalu Besar
Google Drive mendukung penyimpanan berbagai jenis file berukuran besar, tetapi tetap memiliki batas tertentu berdasarkan jenis file dan ketentuan yang berlaku.
Jika file terlalu besar atau proses upload membutuhkan waktu sangat lama, pengguna dapat mengalami masalah saat mengunggahnya.
Pastikan ukuran file masih sesuai dengan batas yang berlaku untuk layanan dan akun yang digunakan.
Aplikasi Google Drive Bermasalah
Pada HP, masalah upload dapat disebabkan oleh aplikasi Google Drive yang belum diperbarui, mengalami error sementara, atau tidak berjalan dengan normal.
Aplikasi yang mengalami masalah cache atau proses latar belakang juga dapat membuat upload tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Browser Mengalami Masalah
Jika menggunakan Google Drive melalui laptop, browser dapat menjadi salah satu penyebab upload gagal.
Tab yang mengalami error, cache bermasalah, ekstensi browser tertentu, atau versi browser yang sudah lama dapat memengaruhi proses upload.
Mencoba browser lain dapat membantu mengetahui apakah masalah berasal dari browser yang sedang digunakan.
File Sedang Bermasalah
Tidak semua kegagalan upload disebabkan oleh Google Drive.
File yang rusak, belum selesai dibuat, atau mengalami masalah pada penyimpanan lokal juga dapat menyebabkan proses upload gagal.
Untuk mengetahuinya, coba upload file lain. Jika file lain berhasil diunggah, kemungkinan masalah berada pada file sebelumnya.
Perangkat Kekurangan Ruang
Pada beberapa kondisi, HP atau laptop yang hampir penuh dapat mengalami berbagai masalah saat mengelola file.
Periksa ruang penyimpanan perangkat, terutama jika file akan dipindahkan, dikompres, atau diproses terlebih dahulu sebelum diunggah.
Gangguan Layanan
Terkadang masalah dapat berasal dari layanan Google itu sendiri.
Jika koneksi internet normal, perangkat tidak bermasalah, ruang penyimpanan masih tersedia, dan file lain juga tidak dapat diunggah, kemungkinan terdapat gangguan layanan yang perlu diperiksa.
Dalam kondisi tersebut, mencoba kembali beberapa saat kemudian dapat menjadi langkah yang masuk akal.
Cara Mengecek Koneksi Internet saat Google Drive Gagal Upload
Koneksi internet merupakan salah satu faktor pertama yang perlu diperiksa ketika Google Drive tidak dapat upload file.
Anda tidak selalu membutuhkan koneksi dengan kecepatan sangat tinggi. Yang lebih penting adalah koneksi cukup stabil selama proses upload berlangsung.
Coba Buka Situs Lain
Buka browser dan coba akses beberapa situs lain.
Jika halaman juga sulit dibuka, lambat, atau terus mengalami loading, kemungkinan masalah terdapat pada koneksi internet.
Jika situs lain dapat dibuka dengan normal tetapi Google Drive tetap gagal upload, lanjutkan pemeriksaan pada aplikasi atau akun Google.
Coba Gunakan Aplikasi Lain
Jika menggunakan HP, coba buka aplikasi yang membutuhkan internet seperti YouTube atau browser.
Jika aplikasi tersebut juga mengalami masalah koneksi, kemungkinan jaringan sedang tidak stabil.
Jika semuanya berjalan normal, kemungkinan masalah lebih spesifik pada Google Drive atau file yang ingin diunggah.
Ganti Jaringan Internet
Jika memungkinkan, coba beralih dari Wi-Fi ke data seluler atau sebaliknya.
Setelah berganti jaringan, coba upload file yang sama.
Jika upload berhasil setelah jaringan diganti, masalah kemungkinan berkaitan dengan koneksi sebelumnya.
Restart Koneksi
Anda dapat mematikan dan menyalakan kembali Wi-Fi atau koneksi data seluler.
Untuk Wi-Fi rumah, restart router juga dapat membantu jika perangkat mengalami masalah koneksi sementara.
Setelah koneksi kembali normal, buka Google Drive dan coba upload ulang.
Hindari Berpindah Jaringan saat Upload
Ketika mengunggah file besar, usahakan perangkat tetap menggunakan jaringan yang sama sampai proses selesai.
Perpindahan jaringan secara tiba-tiba dapat mengganggu proses upload, terutama jika file masih dalam proses pengiriman.
Jika koneksi memang sering berubah, sebaiknya gunakan jaringan yang lebih stabil sebelum mencoba mengunggah file berukuran besar.
Cara Mengatasi Google Drive Tidak Bisa Upload lewat HP
Jika Google Drive tidak dapat upload file melalui HP, ada beberapa langkah yang dapat dicoba secara berurutan.
Mulailah dari langkah yang sederhana sebelum melakukan tindakan yang dapat memengaruhi data atau pengaturan aplikasi.
Pastikan Koneksi Internet Aktif
Periksa terlebih dahulu koneksi Wi-Fi atau data seluler.
Buka browser dan coba akses situs lain untuk memastikan internet memang berjalan.
Jika koneksi tidak stabil, perbaiki jaringan terlebih dahulu sebelum mencoba upload kembali.
Tutup dan Buka Kembali Google Drive
Tutup aplikasi Google Drive sepenuhnya, kemudian buka kembali.
Setelah aplikasi terbuka, coba upload file yang sama.
Cara sederhana ini dapat membantu ketika aplikasi mengalami gangguan sementara.
Periksa Izin Aplikasi
Google Drive membutuhkan akses tertentu untuk membaca file yang akan diunggah.
Buka pengaturan aplikasi pada HP dan periksa izin Google Drive.
Pastikan aplikasi memiliki izin yang diperlukan untuk mengakses foto, video, atau file sesuai jenis data yang ingin diunggah.
Nama menu dapat berbeda tergantung merek HP dan versi sistem operasi.
Perbarui Aplikasi Google Drive
Buka toko aplikasi pada perangkat dan periksa apakah Google Drive memiliki pembaruan.
Jika tersedia versi terbaru, lakukan pembaruan.
Versi aplikasi yang lebih baru dapat berisi perbaikan bug dan peningkatan kompatibilitas.
Bersihkan Cache Aplikasi
Jika Google Drive terus mengalami error, cache aplikasi dapat diperiksa.
Pada Android, pengaturan aplikasi biasanya menyediakan pilihan untuk membersihkan cache.
Hindari memilih opsi yang menghapus data aplikasi jika Anda belum memahami dampaknya. Mulailah dengan membersihkan cache terlebih dahulu.
Coba Upload File Lain
Pilih file lain yang ukurannya lebih kecil dan coba unggah.
Jika file kecil berhasil tetapi file tertentu gagal, masalah mungkin berkaitan dengan file yang sebelumnya dipilih.
Sebaliknya, jika semua file gagal diunggah, periksa koneksi, ruang penyimpanan, aplikasi, dan akun Google.
Restart HP
Jika langkah sebelumnya belum berhasil, restart HP.
Setelah perangkat menyala kembali, buka Google Drive dan coba upload lagi.
Restart dapat membantu menghentikan proses aplikasi yang mengalami error sementara dan memulai kembali sistem dengan kondisi yang lebih bersih.
Cara Mengatasi Google Drive Tidak Bisa Upload lewat Laptop
Masalah Google Drive tidak bisa upload melalui laptop dapat disebabkan oleh browser, koneksi internet, file, atau akun Google yang digunakan.
Jika file tidak kunjung masuk ke Google Drive, lakukan pemeriksaan secara bertahap agar penyebabnya lebih mudah ditemukan.
Periksa Koneksi Internet Laptop
Langkah pertama adalah memastikan laptop memiliki koneksi internet yang stabil.
Buka beberapa situs menggunakan browser dan perhatikan apakah halaman dapat dimuat secara normal.
Jika internet terasa lambat atau sering terputus, perbaiki koneksi terlebih dahulu.
Untuk upload file besar, koneksi yang stabil lebih penting daripada sekadar melihat angka kecepatan internet pada satu waktu.
Refresh Halaman Google Drive
Jika Google Drive sudah terbuka tetapi proses upload tidak berjalan, coba refresh halaman.
Setelah halaman dimuat kembali, periksa apakah file sebelumnya sudah masuk ke Drive.
Jika belum, coba upload kembali.
Hindari melakukan refresh ketika file masih aktif diunggah kecuali proses tersebut benar-benar sudah berhenti, karena tindakan tersebut dapat menghentikan upload yang sedang berjalan.
Coba Browser Lain
Browser yang digunakan dapat memengaruhi proses upload.
Jika Google Drive gagal mengunggah file pada browser tertentu, coba gunakan browser lain yang tersedia di laptop.
Jika upload berhasil menggunakan browser lain, masalah kemungkinan berkaitan dengan browser sebelumnya, termasuk cache, ekstensi, atau konfigurasi tertentu.
Gunakan Mode Penyamaran
Anda juga dapat mencoba membuka Google Drive menggunakan mode penyamaran atau private browsing.
Mode ini dapat membantu menguji apakah masalah disebabkan oleh cache atau ekstensi browser yang aktif.
Login ke Akun Google, buka Drive, kemudian coba upload file.
Jika proses berjalan normal pada mode penyamaran, periksa ekstensi dan data browser yang digunakan sebelumnya.
Nonaktifkan Ekstensi yang Tidak Diperlukan
Beberapa ekstensi browser dapat berinteraksi dengan halaman web dan dalam kondisi tertentu menyebabkan fitur tertentu tidak bekerja dengan normal.
Jika Anda menggunakan banyak ekstensi, coba nonaktifkan sementara ekstensi yang tidak diperlukan.
Kemudian buka kembali Google Drive dan lakukan pengujian upload.
Hapus Cache Browser
Cache browser yang bermasalah dapat menyebabkan halaman Google Drive tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Anda dapat membersihkan cache melalui pengaturan browser.
Setelah selesai, tutup dan buka kembali browser, login ke Google Drive, kemudian coba upload file.
Periksa Ruang Penyimpanan Google Drive
Pastikan akun Google yang digunakan masih memiliki ruang penyimpanan yang tersedia.
Jika kapasitas penyimpanan sudah penuh, file baru tidak dapat disimpan.
Periksa penyimpanan akun sebelum mencoba upload berulang kali.
Coba File dengan Ukuran Lebih Kecil
Untuk mengetahui apakah masalah berkaitan dengan ukuran file, coba upload file yang lebih kecil.
Jika file kecil berhasil tetapi file besar tidak, periksa ukuran file, koneksi internet, dan waktu yang dibutuhkan untuk upload.
Anda juga dapat mencoba mengompres file jika sesuai dengan kebutuhan.
Coba Upload dari Folder yang Berbeda
Jika file berada di folder tertentu pada laptop, coba pindahkan salinan file ke folder lain dan upload kembali.
Langkah ini dapat membantu ketika file atau folder asal mengalami masalah akses.
Jangan menghapus file asli sebelum memastikan salinan yang akan diunggah dapat dibuka dengan normal.
Cara Mengatasi Upload Google Drive yang Berhenti atau Stuck
Upload Google Drive yang stuck biasanya terlihat dari proses yang tidak mengalami perubahan dalam waktu lama.
Misalnya, indikator upload tetap berada pada persentase yang sama, file tidak kunjung selesai, atau proses terus berputar tanpa memberikan hasil.
Tunggu Beberapa Saat
Jangan langsung membatalkan upload ketika file berukuran sangat besar.
Proses upload dapat membutuhkan waktu cukup lama, terutama jika kecepatan upload internet rendah.
Tunggu beberapa saat dan perhatikan apakah persentase upload masih berubah.
Jika benar-benar tidak mengalami perubahan dalam waktu lama, lanjutkan ke langkah berikutnya.
Periksa Apakah Internet Masih Aktif
Buka tab browser lain dan coba akses situs web.
Jika situs tidak dapat dibuka, kemungkinan koneksi internet terputus.
Perbaiki koneksi kemudian coba lanjutkan atau ulangi upload.
Batalkan Upload yang Benar-Benar Macet
Jika proses sudah berhenti dan tidak menunjukkan perubahan, Anda dapat membatalkan upload.
Setelah itu, tunggu sampai proses benar-benar berhenti.
Kemudian coba upload kembali dari awal.
Untuk file yang sangat besar, pastikan koneksi sudah stabil sebelum mengulangi proses karena upload ulang dapat membutuhkan waktu cukup lama.
Upload Satu File Terlebih Dahulu
Jika Anda mencoba mengunggah banyak file sekaligus dan proses mengalami masalah, coba unggah satu file terlebih dahulu.
Jika satu file berhasil, lanjutkan dengan file berikutnya.
Cara ini dapat membantu mengetahui apakah ada file tertentu yang menyebabkan proses upload bermasalah.
Kompres File Jika Diperlukan
Jika file sangat besar, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengompresnya menggunakan format yang sesuai.
Misalnya, beberapa dokumen dapat dimasukkan ke dalam satu arsip ZIP.
Namun, kompresi tidak selalu mengurangi ukuran semua jenis file secara signifikan. Video atau foto yang sudah dikompres sebelumnya mungkin hanya mengalami sedikit perubahan ukuran.
Pastikan Laptop Tidak Masuk Mode Tidur
Upload file besar dapat berlangsung cukup lama.
Jika laptop masuk ke mode tidur ketika proses masih berjalan, koneksi atau proses upload dapat terganggu tergantung pengaturan perangkat.
Jika perlu, pastikan laptop tetap aktif selama proses upload berlangsung.
Jangan menutup laptop atau mematikan perangkat sebelum proses selesai.
Hentikan Aplikasi yang Menggunakan Banyak Bandwidth
Jika banyak aplikasi atau perangkat menggunakan koneksi internet secara bersamaan, kecepatan upload ke Google Drive dapat menurun.
Misalnya, proses sinkronisasi cloud lain, video call, game online, atau pengunduhan file besar dapat menggunakan bandwidth.
Coba hentikan sementara aktivitas yang tidak diperlukan agar koneksi dapat lebih fokus pada proses upload.
Coba Upload pada Waktu yang Berbeda
Jika koneksi internet di lokasi Anda sering mengalami penurunan performa pada jam tertentu, coba lakukan upload pada waktu ketika jaringan lebih stabil.
Hal ini terutama berguna untuk file berukuran besar yang membutuhkan waktu lama.
Periksa Apakah Masalah Hanya Terjadi pada Satu File
Coba upload beberapa file lain.
Jika file lain berhasil, kemungkinan file pertama mengalami masalah.
Periksa apakah file dapat dibuka secara normal dari laptop.
Jika file rusak atau tidak dapat dibaca, buat salinan baru atau gunakan file sumber yang masih normal sebelum mencoba mengunggahnya kembali.
Cara Mengetahui Apakah Upload Google Drive Benar-Benar Berhasil
Setelah proses upload selesai, jangan langsung menutup browser atau aplikasi.
Buka folder tujuan dan cari file yang baru saja diunggah.
Periksa nama file dan ukurannya.
Jika file dapat dibuka atau dipreview dengan normal, kemungkinan proses upload sudah berhasil.
Untuk file penting, Anda juga dapat mencoba mengunduh atau membukanya kembali dari perangkat lain untuk memastikan file tersimpan dengan baik.
Cara Mengecek Ruang Penyimpanan Google Drive yang Penuh
Ruang penyimpanan merupakan salah satu hal pertama yang perlu diperiksa ketika Google Drive tidak bisa upload file. Jika kapasitas penyimpanan sudah penuh, file baru tidak dapat ditambahkan sampai tersedia ruang yang cukup.
Penyimpanan Akun Google digunakan bersama oleh layanan tertentu, sehingga ruang yang tersedia tidak hanya dipengaruhi oleh file yang ada di Google Drive.
Periksa Kapasitas Penyimpanan Google Drive
Buka Google Drive menggunakan Akun Google yang digunakan untuk upload.
Periksa informasi penyimpanan yang tersedia pada akun.
Jika ruang penyimpanan hampir penuh atau sudah mencapai batas, proses upload file baru dapat mengalami kegagalan.
Pastikan Anda memeriksa akun yang benar apabila memiliki beberapa Akun Google.
Hapus File yang Tidak Dibutuhkan
Jika penyimpanan hampir penuh, cari file berukuran besar yang sudah tidak diperlukan.
Video, arsip, foto dalam jumlah banyak, dan file proyek lama biasanya dapat menggunakan ruang yang cukup besar.
Hapus file yang memang tidak lagi diperlukan.
Namun, jangan langsung menghapus file penting hanya untuk memberikan ruang. Pastikan file tersebut sudah memiliki salinan jika masih dibutuhkan.
Kosongkan Sampah Google Drive
Menghapus file dari Drive belum tentu langsung membuat ruang tersedia jika file tersebut masih berada di folder Sampah.
Periksa folder Sampah dan hapus file yang memang sudah tidak diperlukan secara permanen.
Sebelum mengosongkan Sampah, periksa kembali isinya karena file yang dihapus secara permanen dapat sulit atau tidak dapat dipulihkan setelah periode pemulihan yang tersedia berakhir.
Periksa File Berukuran Besar
Jika ruang penyimpanan hampir penuh, prioritaskan pemeriksaan file berukuran besar.
File video, arsip ZIP, backup, dan berbagai file multimedia dapat menggunakan banyak kapasitas.
Hapus file yang sudah tidak dibutuhkan atau pindahkan salinan penting ke media penyimpanan lain jika sesuai kebutuhan.
Periksa Layanan Google Lain yang Menggunakan Penyimpanan
Penyimpanan Akun Google tidak selalu hanya digunakan oleh file yang terlihat di Drive.
Data dari layanan Google tertentu juga dapat menggunakan kapasitas penyimpanan akun.
Karena itu, jika Anda merasa tidak memiliki banyak file di Drive tetapi kapasitas tetap penuh, periksa penggunaan penyimpanan secara keseluruhan.
Hapus File yang Tidak Diperlukan dari Layanan Terkait
Setelah mengetahui layanan mana yang menggunakan banyak penyimpanan, periksa data yang tidak lagi diperlukan.
Jangan menghapus data secara sembarangan. Pastikan Anda memahami file atau data apa yang akan dihapus dan apakah data tersebut masih dibutuhkan.
Coba Upload Kembali Setelah Ruang Tersedia
Setelah ruang penyimpanan mencukupi, kembali ke Google Drive.
Coba upload file yang sebelumnya gagal.
Jika masalah memang disebabkan oleh kapasitas penuh, proses upload seharusnya dapat dilanjutkan selama tidak ada masalah lain.
Cara Mengatasi Google Drive Tetap Tidak Bisa Upload setelah Penyimpanan Kosong
Jika ruang penyimpanan sudah cukup tetapi upload masih gagal, kemungkinan masalah berada pada faktor lain.
Coba beberapa langkah berikut secara berurutan.
Keluar dan Login Kembali
Logout dari Akun Google pada browser atau aplikasi yang digunakan.
Kemudian login kembali menggunakan akun yang benar.
Setelah itu, buka Google Drive dan coba upload file.
Restart Perangkat
Restart HP atau laptop.
Setelah perangkat menyala kembali, periksa koneksi internet dan buka Google Drive.
Coba upload file berukuran kecil terlebih dahulu untuk melihat apakah masalah sudah teratasi.
Periksa Ukuran dan Kondisi File
Jika hanya satu file yang gagal diunggah, buka file tersebut dari perangkat.
Pastikan file dapat dibuka dengan normal.
Jika file rusak, buat salinan baru dari sumber yang masih baik atau gunakan file lain untuk pengujian.
Coba Akun Google Lain
Jika memungkinkan, coba upload file yang sama menggunakan Akun Google lain.
Langkah ini dapat membantu mengetahui apakah masalah berkaitan dengan akun tertentu.
Namun, jangan memindahkan file penting ke akun lain hanya untuk pengujian tanpa memastikan keamanan dan kebutuhan penyimpanannya.
Coba Perangkat Lain
Jika upload tidak berhasil dari HP, coba menggunakan laptop.
Sebaliknya, jika upload gagal dari laptop, coba gunakan HP.
Jika file berhasil diunggah melalui perangkat lain, kemungkinan masalah berada pada perangkat, aplikasi, browser, atau konfigurasi sebelumnya.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Google Drive Tidak Bisa Upload Video?
Video biasanya memiliki ukuran file yang lebih besar dibandingkan dokumen sehingga proses upload membutuhkan waktu lebih lama.
Pastikan koneksi internet stabil dan ruang penyimpanan cukup.
Jika video gagal diunggah, coba file video lain yang lebih kecil.
Jika video lain berhasil, kemungkinan masalah berada pada file video pertama.
Periksa juga apakah video dapat diputar secara normal dari perangkat sebelum mengunggahnya.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Google Drive Tidak Bisa Upload PDF?
Jika PDF gagal diunggah, coba buka file tersebut dari perangkat terlebih dahulu.
Jika file dapat dibuka dengan normal, coba upload ulang.
Anda juga dapat mencoba mengganti nama file atau membuat salinan baru kemudian mengunggah salinan tersebut.
Jika semua file PDF gagal tetapi jenis file lain berhasil, periksa aplikasi atau sumber file yang digunakan untuk membuat PDF tersebut.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Kenapa Google Drive tidak bisa upload padahal internet lancar?
Internet yang lancar bukan satu-satunya faktor.
Masalah dapat disebabkan oleh ruang penyimpanan penuh, aplikasi atau browser bermasalah, file rusak, ukuran file, izin perangkat, atau gangguan layanan.
Coba upload file lain untuk mengetahui apakah masalah hanya terjadi pada satu file.
Kenapa upload Google Drive berhenti di tengah?
Upload dapat berhenti karena koneksi internet tidak stabil, perangkat masuk mode tidur, browser atau aplikasi mengalami masalah, atau proses upload terganggu.
Untuk file besar, pastikan perangkat tetap aktif dan koneksi internet stabil sampai proses selesai.
Kenapa Google Drive tidak bisa upload file besar?
File besar membutuhkan waktu dan koneksi yang lebih stabil.
Periksa kapasitas penyimpanan, ukuran file, kecepatan upload, dan kestabilan jaringan.
Jika perlu, coba upload menggunakan koneksi yang lebih stabil atau perangkat lain.
Apakah Google Drive tidak bisa upload karena memori HP penuh?
Bisa saja kondisi penyimpanan perangkat yang sangat penuh menyebabkan masalah dalam mengelola file.
Periksa ruang penyimpanan HP dan kosongkan ruang jika memang hampir penuh.
Namun, ruang penyimpanan HP dan kapasitas Google Drive merupakan dua hal yang berbeda. Keduanya perlu diperiksa secara terpisah.
Apakah menghapus file di Google Drive langsung menambah ruang?
File yang dihapus dapat tetap berada di Sampah sebelum dihapus secara permanen. Jika kapasitas masih belum berubah, periksa Sampah dan penggunaan penyimpanan akun secara keseluruhan.
Apakah Google Drive sedang error?
Bisa saja terdapat gangguan layanan, tetapi tidak semua kegagalan upload berarti Google Drive sedang mengalami gangguan.
Sebelum menyimpulkan demikian, periksa koneksi internet, kapasitas penyimpanan, aplikasi, browser, dan file yang ingin diunggah.
Jika semua faktor tersebut normal tetapi masalah tetap terjadi, Anda dapat mencoba kembali setelah beberapa waktu.
Urutan Cara Mengatasi Google Drive Tidak Bisa Upload
Jika ingin mencari solusi dengan cepat, lakukan pemeriksaan berikut secara berurutan:
- Pastikan internet stabil.
- Periksa kapasitas penyimpanan Google Drive.
- Pastikan HP atau laptop memiliki ruang yang cukup.
- Coba upload file yang lebih kecil.
- Periksa apakah file dapat dibuka dengan normal.
- Restart aplikasi Google Drive atau browser.
- Perbarui aplikasi Google Drive.
- Coba browser lain jika menggunakan laptop.
- Restart perangkat.
- Coba upload menggunakan perangkat atau jaringan lain.
- Periksa kembali akun Google yang digunakan.
- Coba kembali beberapa saat kemudian jika semua langkah sudah dilakukan.
Urutan tersebut membantu menghindari tindakan yang tidak perlu. Mulailah dari faktor yang paling mudah diperiksa sebelum melakukan perubahan pengaturan yang lebih jauh.
Kesimpulan
Google Drive tidak bisa upload file dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari koneksi internet yang tidak stabil, kapasitas penyimpanan penuh, file bermasalah, aplikasi atau browser yang mengalami error, hingga gangguan layanan.
Jika menggunakan HP, periksa koneksi, izin aplikasi, pembaruan Google Drive, cache, dan ruang penyimpanan perangkat. Sementara pada laptop, coba refresh halaman, gunakan browser lain, periksa ekstensi, bersihkan cache, dan pastikan koneksi internet stabil.
Jika upload berhenti atau stuck, tunggu terlebih dahulu terutama ketika file berukuran besar. Apabila proses benar-benar tidak bergerak, batalkan upload dan coba kembali setelah memastikan koneksi serta kapasitas penyimpanan sudah mencukupi.
Dengan memeriksa penyebab secara bertahap, masalah Google Drive tidak bisa upload biasanya lebih mudah ditemukan dan ditangani tanpa harus langsung menghapus aplikasi atau mengubah banyak pengaturan.