Derby Merseyside akan kembali tersaji ketika Liverpool Women menjamu Everton Women pada pekan keempat Barclays Women’s Super League 2026/27. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Anfield pada Minggu, 27 September 2026.
Liverpool Women membawa momentum positif dari kemenangan di Subway Players Cup, tetapi mereka sebelumnya harus mengakui keunggulan Manchester City di WSL. Everton Women datang dengan catatan liga yang lebih stabil setelah meraih dua kemenangan dari tiga pertandingan awal.
Laga ini juga memiliki cerita menarik karena Liverpool mulai menunjukkan perubahan di bawah Gareth Taylor, terutama dari sisi agresivitas serangan dan tekanan tinggi. Everton, yang kini ditangani Scott Phelan, justru memperlihatkan kemampuan bertahan dan efektivitas yang membuat mereka berada di papan atas awal musim.
Jadwal Liverpool Women vs Everton Women
Sebelum membahas prediksi, berikut informasi utama pertandingan yang perlu diketahui pembaca.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Liverpool Women vs Everton Women |
| Kompetisi | Barclays Women’s Super League 2026/27 |
| Matchweek | 4 |
| Hari | Minggu, 27 September 2026 |
| Stadion | Anfield, Liverpool |
| Kick-off | 14.00 BST / 20.00 WIB |
| Liverpool Women | Tuan rumah |
| Everton Women | Tim tamu |
| Pelatih Liverpool | Gareth Taylor |
| Pelatih Everton | Scott Phelan |
Liverpool secara resmi mencantumkan laga ini sebagai salah satu dari tiga pertandingan WSL mereka yang dimainkan di Anfield musim 2026/27. Kick-off ditetapkan pukul 14.00 BST atau sekitar 20.00 WIB.
Jadwal maupun waktu pertandingan tetap dapat berubah apabila terdapat penyesuaian dari penyelenggara atau pemegang hak siar. Namun, berdasarkan informasi terbaru, Liverpool Women vs Everton Women tetap dijadwalkan pada Minggu malam waktu Indonesia.
Liverpool Women Mulai Menunjukkan Perubahan
Liverpool Women memasuki musim baru dengan ekspektasi untuk memperbaiki performa setelah musim 2025/26 yang berakhir di posisi ke-11 WSL. Kedatangan Gareth Taylor membawa pendekatan yang lebih agresif dalam penguasaan wilayah dan tekanan terhadap lawan.
Perubahan tersebut sudah terlihat dari tiga pertandingan liga pertama. Liverpool menang 4-0 atas Charlton Athletic, bermain 1-1 melawan Tottenham Hotspur, kemudian kalah 2-4 dari juara bertahan Manchester City.
Jika seluruh kompetisi diperhitungkan, Liverpool kemudian menang 4-2 atas Sunderland di Subway Players Cup pada 23 September. Hasil itu menjadi respons positif setelah kekalahan dari Manchester City.
Produktivitas Liverpool Meningkat
Salah satu perubahan paling mencolok adalah jumlah gol. Liverpool sudah mencetak tujuh gol dalam tiga pertandingan WSL pertama.
Menurut analisis Opta, tujuh gol tersebut berasal dari sekitar 5,0 expected goals. Jumlah itu bahkan lebih banyak daripada total enam gol yang Liverpool cetak dalam 10 pertandingan pembuka WSL musim sebelumnya.
Artinya, Liverpool tidak hanya memperoleh hasil dari kesalahan lawan. Ada indikasi bahwa pola serangan mereka memang menghasilkan peluang yang lebih baik dibandingkan periode sebelumnya.
Vivien Endemann menjadi salah satu pemain yang paling menonjol. Pemain internasional Jerman tersebut terlibat dalam empat gol Liverpool pada tiga pertandingan awal dan mencatat sejarah WSL dengan mencetak gol sekaligus assist dalam dua dari tiga penampilan pertamanya.
Everton Women Punya Awal Musim yang Efektif
Everton memasuki derby dengan enam poin dari tiga pertandingan WSL. Mereka kalah 0-1 dari Crystal Palace pada laga pembuka, kemudian menang 1-0 atas Charlton Athletic dan 1-0 atas West Ham United.
Ada fakta unik dari dua kemenangan tersebut. Everton memenangkan keduanya dengan skor 1-0 melalui gol bunuh diri lawan, sehingga sampai tiga pertandingan pertama belum ada pemain Everton sendiri yang mencetak gol di WSL musim ini.
Secara statistik menyerang, Everton menghasilkan 41 tembakan dan sekitar 2,9 xG dari tiga pertandingan pertama. Angka tersebut jauh lebih rendah daripada produktivitas Liverpool, tetapi Everton mampu memaksimalkan momen yang mereka dapatkan.
Kemenangan atas Charlton bahkan terjadi meski Everton melepaskan 13 tembakan tanpa satu pun yang tepat sasaran. Ini menunjukkan bahwa hasil pertandingan Everton sejauh ini tidak selalu mencerminkan volume peluang yang mereka ciptakan.
Klasemen WSL Menjelang Derby
Setelah tiga pertandingan, Everton berada di posisi kelima dengan enam poin. Liverpool berada di posisi ketujuh dengan empat poin.
Berikut gambaran klasemen papan tengah dan atas berdasarkan pembaruan terakhir yang tersedia pada 24 September.
| Posisi | Tim | Main | Poin | Selisih Gol |
|---|---|---|---|---|
| 1 | Manchester City Women | 3 | 9 | +7 |
| 2 | Tottenham Hotspur Women | 3 | 7 | +9 |
| 3 | Chelsea Women | 3 | 7 | +7 |
| 4 | London City Lionesses | 3 | 6 | +3 |
| 5 | Everton Women | 3 | 6 | +1 |
| 6 | Arsenal Women | 3 | 5 | +1 |
| 7 | Liverpool Women | 3 | 4 | +2 |
Selisih dua poin antara kedua tim membuat derby ini cukup penting bagi klasemen awal musim. Liverpool dapat mendekati Everton jika menang, sedangkan Everton berpeluang mempertahankan posisi papan atas apabila mampu mencuri poin di Anfield.
Lima Pertandingan Terakhir Liverpool Women
Performa Liverpool dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi menunjukkan tiga kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan.
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 6 Sep 2026 | Charlton Women vs Liverpool Women | 0-4 |
| 13 Sep 2026 | Liverpool Women vs Tottenham Women | 1-1 |
| 18 Sep 2026 | Manchester City Women vs Liverpool Women | 4-2 |
| 23 Sep 2026 | Liverpool Women vs Sunderland Women | 4-2 |
| 27 Sep 2026 | Liverpool Women vs Everton Women | Belum dimainkan |
Dalam tiga laga WSL, Liverpool mengoleksi satu kemenangan, satu imbang, dan satu kekalahan. Mereka mencetak tujuh gol dan kebobolan lima gol.
Kemenangan 4-0 atas Charlton menjadi indikasi awal kemampuan Liverpool memanfaatkan keunggulan kualitas. Sebaliknya, pertandingan melawan Manchester City memperlihatkan bahwa lini belakang mereka masih dapat mengalami tekanan ketika menghadapi serangan dengan kualitas tinggi.
Lima Pertandingan Terakhir Everton Women
Everton juga menjalani rangkaian pertandingan yang cukup positif menjelang derby.
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 6 Sep 2026 | Crystal Palace Women vs Everton Women | 1-0 |
| 13 Sep 2026 | Everton Women vs Charlton Women | 1-0 |
| 20 Sep 2026 | West Ham Women vs Everton Women | 0-1 |
| 23 Sep 2026 | Everton Women vs Birmingham Women | 2-0 |
| 27 Sep 2026 | Liverpool Women vs Everton Women | Belum dimainkan |
Dalam tiga pertandingan WSL, Everton meraih dua kemenangan dan satu kekalahan. Mereka hanya kebobolan satu gol dan mencetak dua gol melalui proses yang melibatkan gol bunuh diri lawan.
Kemenangan 2-0 atas Birmingham di Subway Players Cup juga memberikan tambahan kepercayaan diri sebelum menghadapi Liverpool. Yuka Momiki dan Zara Kramzar menjadi pencetak gol Everton dalam pertandingan tersebut.
Head to Head Liverpool Women vs Everton Women
Rekor pertemuan terbaru memberikan cerita yang cukup menarik. Liverpool berhasil mengalahkan Everton 3-2 dalam pertemuan WSL terakhir di Goodison Park pada Maret 2026.
Sebelumnya, Liverpool juga menang 2-1 atas Everton di Women’s FA Cup pada Februari 2026. Namun, ketika bermain di Anfield, Everton memiliki catatan yang jauh lebih kuat.
Opta mencatat Everton memenangkan lima pertandingan WSL terakhir mereka di kandang Liverpool. Bahkan, Liverpool hanya sekali menang dalam sembilan pertandingan WSL terakhir di Anfield, sementara lima kekalahan mereka pada periode tersebut datang dari Everton.
Rekor tersebut membuat pertandingan kali ini berbeda dari sekadar melihat posisi klasemen. Liverpool memang memiliki momentum baru, tetapi Everton memiliki pengalaman historis yang sangat baik ketika bertandang dalam derby ini.
Statistik Penting Menjelang Pertandingan
Angka-angka awal musim memperlihatkan kontras yang jelas antara kedua tim.
| Statistik WSL setelah 3 laga | Liverpool Women | Everton Women |
|---|---|---|
| Posisi | 7 | 5 |
| Poin | 4 | 6 |
| Gol | 7 | 2 |
| Kebobolan | 5 | 1 |
| xG | 5,0 | 2,9 |
| Tembakan | Lebih agresif | 41 total |
| High turnovers | 39 | — |
Liverpool unggul jauh dalam produktivitas gol dan xG. Mereka juga mencatat 39 high turnovers, hanya kalah dari Chelsea dan Arsenal dalam kategori tersebut setelah tiga pertandingan.
Sebaliknya, Everton mengandalkan pertahanan dan efisiensi situasional. Hanya satu gol yang masuk ke gawang mereka dalam tiga laga WSL menunjukkan bahwa Liverpool kemungkinan harus bekerja keras untuk mendapatkan ruang di sepertiga akhir.
Kondisi Skuad Liverpool Women
Liverpool mendapat sejumlah kabar positif sekaligus negatif menjelang derby. Gareth Taylor mengonfirmasi bahwa Khiara Keating dan Kirsty Maclean diperkirakan sudah bisa kembali tersedia setelah absen dalam kemenangan tengah pekan atas Sunderland.
Namun, Anna Josendal, Ceri Holland, Mao Itamura, Lucy Parry, dan Mari Ward masih belum tersedia untuk pertandingan melawan Everton. Taylor juga menyebut Ceri Holland dan Anna Josendal membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali.
Kondisi Marie Höbinger juga menjadi perhatian karena Liverpool masih mengatur peningkatan beban bermainnya secara bertahap. Sara Agrez sempat tidak berlatih pada Jumat, tetapi klub memperkirakan ia dapat kembali berlatih sehari kemudian.
Dengan demikian, daftar pemain absen harus dibedakan antara pemain yang sudah dipastikan tidak tersedia dan mereka yang masih menjalani evaluasi kebugaran.
Kondisi Skuad Everton Women
Everton juga menghadapi beberapa persoalan kebugaran. Karen Holmgaard dan Inma Gabarro masih disebut menjalani pemulihan dari cedera lutut jangka panjang, sementara Jutta Rantala dan Noemie Mouchon menjadi tanda tanya setelah melewatkan pertandingan awal musim.
Kramzar dan Momiki justru mendapatkan momentum setelah mencetak gol ketika Everton menghadapi Birmingham di Piala Pemain. Keduanya berpotensi kembali mendapatkan kesempatan apabila Phelan memilih mempertahankan komposisi tersebut.
Prediksi Starting XI Liverpool Women
Susunan pemain berikut merupakan proyeksi, bukan lineup resmi.
Liverpool kemungkinan menggunakan struktur 4-2-3-1 atau bentuk yang dapat berubah menjadi 4-3-3 ketika menyerang.
Khiara Keating; Sam Kerr, Jenna Clark, Grace Fisk, Alejandra Bernabé; Fuka Nagano, Kirsty Maclean; Alice Bergström, Cornelia Kapocs, Vivien Endemann; Beata Olsson.
Proyeksi tersebut sejalan dengan susunan yang diperkirakan sejumlah analis menjelang pertandingan. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan Gareth Taylor dan dapat berubah berdasarkan kondisi pemain pada hari pertandingan.
Kembalinya Keating dan Maclean akan memberikan pilihan tambahan kepada Liverpool. Absennya Holland tetap menjadi kehilangan penting karena ia merupakan salah satu pemain yang dapat menghubungkan lini tengah dengan lini depan.
Prediksi Starting XI Everton Women
Everton diperkirakan dapat menggunakan pola 4-2-3-1 atau 4-4-2 tergantung pendekatan saat bertahan.
Courtney Brosnan; Hannah Blundell, Naomi Layzell, Hannah Silcock, Hikaru Kitagawa; Clare Wheeler, Ruby Mace; Yuka Momiki, Zara Kramzar, Ornella Vignola; Holly McNamara.
Komposisi tersebut masih berupa prediksi. Kramzar dan Momiki mendapatkan dorongan setelah mencetak gol di Piala Pemain, sedangkan pemain seperti Vignola dapat menjadi sumber ancaman ketika Everton melakukan transisi.
Liverpool Mengandalkan Tekanan Tinggi
Salah satu aspek yang paling menarik dari Liverpool era Gareth Taylor adalah keberanian melakukan tekanan lebih tinggi. Data Opta menunjukkan Liverpool telah mencatat 39 high turnovers dalam tiga laga WSL.
Hanya Chelsea dengan 56 dan Arsenal dengan 44 yang mencatat angka lebih tinggi pada periode tersebut. Liverpool bahkan menjadi tim pertama sejak Everton pada November 2025 yang mampu mencatat setidaknya 15 high turnovers ketika menghadapi Manchester City.
Pendekatan tersebut sangat relevan ketika menghadapi Everton. Jika Liverpool berhasil merebut bola di sekitar kotak penalti lawan, mereka memiliki peluang mengubah tekanan langsung menjadi kesempatan mencetak gol.
Namun, strategi tersebut juga mempunyai risiko. Ketika pressing Liverpool berhasil dilewati, Everton dapat menemukan ruang untuk melakukan serangan balik.
Everton Bisa Mengandalkan Blok Pertahanan
Everton kemungkinan tidak akan memaksakan diri untuk menguasai bola dalam waktu lama. Cara mereka meraih enam poin dari tiga laga menunjukkan bahwa pertahanan terorganisasi menjadi salah satu fondasi utama permainan.
Catatan satu gol kebobolan di WSL merupakan modal penting. Liverpool harus bersabar karena Everton kemungkinan akan membuat ruang di sekitar kotak penalti menjadi sangat terbatas.
Situasi bola mati juga dapat menjadi senjata Everton. Ketika permainan terbuka sulit menghasilkan peluang, tendangan bebas dan sepak pojok bisa menjadi jalan untuk menciptakan ancaman.
Duel Pemain Kunci Liverpool Women vs Everton Women
Derby Merseyside kemungkinan ditentukan oleh beberapa duel individual di area penting.
Vivien Endemann vs Lini Belakang Everton
Endemann menjadi pemain dengan pengaruh besar pada awal musim Liverpool. Empat keterlibatan gol dalam tiga pertandingan WSL menunjukkan betapa pentingnya dirinya bagi peningkatan produktivitas Liverpool.
Everton harus membatasi ruang geraknya, terutama ketika Endemann bergerak dari sisi lapangan ke area tengah. Jika ia mendapatkan ruang untuk menerima bola menghadap gawang, pertahanan Everton dapat berada dalam tekanan.
Cornelia Kapocs dan Alice Bergström
Liverpool juga mempunyai pilihan kreatif lain di sekitar penyerang utama. Kapocs dan Bergström dapat membantu mempercepat sirkulasi bola serta membuka ruang dari sisi lapangan.
Pergerakan keduanya akan penting apabila Everton memilih bertahan dengan blok rendah. Liverpool membutuhkan variasi serangan agar tidak hanya mengandalkan umpan silang.
Holly McNamara dan Transisi Everton
McNamara dapat menjadi salah satu pemain yang diandalkan Everton ketika mereka mendapatkan ruang untuk menyerang. Liverpool harus menjaga keseimbangan agar tekanan tinggi tidak membuat lini belakang terlalu terbuka.
Jika Everton berhasil memenangkan duel pertama setelah merebut bola, transisi cepat bisa menjadi salah satu momen berbahaya bagi tuan rumah.
Faktor Penentu Liverpool Women vs Everton Women
Ada beberapa faktor yang kemungkinan paling menentukan hasil derby kali ini.
1. Efektivitas Liverpool menghadapi pertahanan rapat
Liverpool menciptakan sekitar 5,0 xG dan mencetak tujuh gol dari tiga laga WSL. Mereka harus mempertahankan efektivitas tersebut ketika menghadapi Everton yang baru kebobolan satu gol.
2. Rekor Everton di Anfield
Lima kemenangan tandang WSL beruntun Everton di markas Liverpool merupakan fakta yang tidak bisa diabaikan. Rekor tersebut membuat Everton memiliki alasan kuat untuk percaya diri meskipun statistik serangan mereka lebih rendah.
3. Tekanan tinggi Liverpool
39 high turnovers menunjukkan Liverpool mampu merebut bola lebih dekat ke area lawan. Jika strategi tersebut berjalan efektif, Everton akan kesulitan membangun serangan dari belakang.
4. Efisiensi Everton
Everton baru mencetak dua gol di WSL, tetapi sudah mengumpulkan enam poin. Mereka menunjukkan bahwa kualitas hasil tidak selalu bergantung pada banyaknya gol atau tembakan.
5. Kondisi pemain inti
Absennya Ceri Holland dan beberapa pemain Liverpool mengurangi kedalaman skuad. Everton juga memiliki beberapa pemain yang masih dalam pemulihan, sehingga perkembangan kondisi pemain sampai hari pertandingan akan sangat penting.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Liverpool kemungkinan langsung mengambil inisiatif sejak menit awal. Bermain di Anfield memberi mereka kesempatan untuk meningkatkan intensitas pressing dan memaksa Everton bertahan lebih dalam.
Everton kemungkinan memilih pendekatan yang lebih pragmatis. Mereka dapat menjaga jarak antarlini, menutup jalur umpan menuju penyerang Liverpool, kemudian menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Gol pertama akan sangat penting. Jika Liverpool mencetak gol lebih dahulu, pertandingan dapat terbuka karena Everton harus mengambil lebih banyak risiko.
Sebaliknya, apabila Everton mampu mempertahankan skor 0-0 hingga babak kedua, tekanan kepada Liverpool bisa meningkat. Rekor tandang Everton dan kemampuan mereka mempertahankan clean sheet membuat skenario tersebut cukup realistis.
Pertandingan juga berpotensi ditentukan oleh pemain pengganti. Liverpool memiliki sejumlah opsi ofensif dari bangku cadangan, sedangkan Everton dapat mengandalkan pemain seperti Momiki dan Kramzar yang sedang mendapatkan momentum.
Prediksi Skor Liverpool Women vs Everton Women
Berdasarkan performa tiga pertandingan WSL, produktivitas gol, xG, tekanan tinggi Liverpool, pertahanan Everton, kondisi skuad, serta rekor head to head, pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat.
Liverpool memiliki perkembangan menyerang yang lebih meyakinkan dan bermain di Anfield. Namun, Everton memiliki rekor tandang luar biasa dalam derby ini dan hanya kebobolan satu gol dalam tiga pertandingan liga.
Opta juga menempatkan Liverpool sebagai tim dengan peluang kemenangan lebih besar dalam simulasi mereka, yakni 44 persen, dibandingkan Everton 29,1 persen dan peluang imbang 26,8 persen. Angka tersebut merupakan hasil model statistik, bukan jaminan hasil pertandingan.
Prediksi skor: Liverpool Women 2-1 Everton Women
Liverpool diperkirakan mampu memanfaatkan peningkatan kualitas serangan untuk mengakhiri dominasi Everton di Anfield. Meski begitu, karakter bertahan Everton membuat kemenangan tuan rumah berpotensi berlangsung tipis.
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data terbaru yang tersedia hingga 26 September 2026, termasuk performa, statistik serangan, pertahanan, H2H, kondisi pemain, dan faktor taktik. Susunan pemain maupun kondisi skuad dapat berubah sebelum kick-off.
FAQ Liverpool Women vs Everton Women
Kapan Liverpool Women vs Everton Women dimainkan?
Liverpool Women vs Everton Women dijadwalkan pada Minggu, 27 September 2026 dalam lanjutan Barclays Women’s Super League 2026/27. Pertandingan berlangsung di Anfield.
Liverpool Women vs Everton Women jam berapa WIB?
Kick-off dijadwalkan pukul 14.00 BST atau sekitar 20.00 WIB pada Minggu, 27 September 2026. Jadwal tersebut merupakan waktu resmi yang tercantum dalam informasi pertandingan Liverpool.
Liverpool Women vs Everton Women tayang di mana?
Pertandingan ini tercantum sebagai laga yang disiarkan langsung melalui Sky Sports di Inggris. Ketersediaan siaran untuk Indonesia dapat mengikuti pemegang hak siar lokal dan platform resmi yang berlaku.
Di stadion mana Liverpool Women vs Everton Women berlangsung?
Derby ini dimainkan di Anfield, markas Liverpool. Liverpool memang menjadwalkan tiga pertandingan WSL musim 2026/27 di stadion tersebut, salah satunya melawan Everton.
Bagaimana posisi Liverpool Women dan Everton Women di klasemen?
Setelah tiga pertandingan WSL, Everton berada di posisi kelima dengan enam poin, sedangkan Liverpool menempati posisi ketujuh dengan empat poin. Everton unggul dua poin dari rival sekotanya.
Bagaimana performa Liverpool Women sebelum menghadapi Everton?
Liverpool menang 4-0 atas Charlton, imbang 1-1 dengan Tottenham, dan kalah 2-4 dari Manchester City dalam tiga pertandingan WSL. Mereka kemudian menang 4-2 atas Sunderland di Subway Players Cup.
Bagaimana performa Everton Women sebelum derby?
Everton kalah 0-1 dari Crystal Palace, kemudian menang 1-0 atas Charlton dan 1-0 atas West Ham dalam tiga pertandingan WSL. Mereka juga mengalahkan Birmingham 2-0 di Subway Players Cup pada pertengahan pekan.
Siapa pemain kunci Liverpool Women?
Vivien Endemann menjadi salah satu pemain yang paling menonjol pada awal musim. Ia terlibat langsung dalam empat gol Liverpool dari tiga penampilan WSL pertamanya.
Siapa pemain yang absen dari Liverpool Women?
Liverpool dipastikan masih tanpa Anna Josendal, Ceri Holland, Mao Itamura, Lucy Parry, dan Mari Ward untuk derby berdasarkan pembaruan Gareth Taylor pada 25 September. Khiara Keating dan Kirsty Maclean diperkirakan sudah kembali tersedia.
Apakah Everton memiliki rekor bagus di Anfield?
Ya. Everton memenangkan lima pertandingan WSL terakhir mereka di kandang Liverpool. Namun, Liverpool menang dalam pertemuan WSL terakhir kedua tim dengan skor 3-2 pada Maret 2026.
Apakah Liverpool Women lebih produktif daripada Everton Women?
Pada tiga pertandingan awal WSL, Liverpool mencetak tujuh gol dari sekitar 5,0 xG, sedangkan Everton baru mencetak dua gol dari sekitar 2,9 xG. Perbedaan ini menunjukkan Liverpool lebih produktif dalam serangan, sementara Everton lebih mengandalkan pertahanan dan efisiensi.
Berapa prediksi skor Liverpool Women vs Everton Women?
Dengan mempertimbangkan performa terbaru, kualitas serangan Liverpool, pertahanan Everton, rekor head to head, serta keuntungan bermain di Anfield, pertandingan diperkirakan berakhir Liverpool Women 2-1 Everton Women.
Kesimpulan
Liverpool Women dan Everton Women memasuki derby dengan karakter yang berbeda. Liverpool membawa peningkatan signifikan dalam produktivitas serangan dan tekanan tinggi, sedangkan Everton menunjukkan pertahanan yang jauh lebih sulit ditembus pada awal musim.
Liverpool sudah mencetak tujuh gol dalam tiga pertandingan WSL dan menghasilkan sekitar 5,0 xG. Everton baru mencetak dua gol, tetapi hanya kebobolan satu kali dan berhasil mengumpulkan enam poin.
Rekor pertemuan di Anfield membuat laga ini tidak mudah bagi tuan rumah. Everton telah memenangkan lima laga WSL terakhir mereka di kandang Liverpool, meskipun Liverpool berhasil memenangkan pertemuan terakhir dengan skor 3-2 di Goodison Park.
Dari sisi permainan, Liverpool kemungkinan akan lebih dominan dalam penguasaan wilayah dan pressing. Everton berpeluang mengandalkan pertahanan rapat serta serangan balik untuk memanfaatkan ruang yang muncul di belakang lini pertahanan tuan rumah.
Dengan mempertimbangkan keseluruhan data tersebut, Liverpool Women diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan tipis.