Prediksi Korea Selatan vs Arab Saudi di Asian Games 2026, Ulasan Lengkap

Pertandingan Korea Selatan U-23 vs Arab Saudi U-23 menjadi salah satu laga penting pada fase grup sepak bola putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kedua tim sama-sama telah memastikan tiket ke perempat final setelah Qatar menelan dua kekalahan.

Korea Selatan datang dengan modal kemenangan besar 4-1 atas Qatar, sedangkan Arab Saudi mengalahkan lawan yang sama dengan skor 2-0. Perbedaan selisih gol membuat Korea berada di puncak Grup D menjelang pertemuan kedua tim.

Laga ini tetap memiliki arti penting karena pemenangnya akan mengakhiri fase grup sebagai juara Grup D. Posisi tersebut juga berkaitan dengan jalur pertandingan pada fase gugur berikutnya.

Jadwal Korea Selatan vs Arab Saudi

InformasiDetail
PertandinganKorea Selatan U-23 vs Arab Saudi U-23
KompetisiAsian Games Aichi-Nagoya 2026
FaseGrup D
TanggalSelasa, 22 September 2026
StadionPaloma Mizuho Rugby Stadium, Nagoya
Kick-off17.00 WIB
Pelatih Korea SelatanLee Min-sung
Pelatih Arab SaudiLuigi Di Biagio

Pertandingan digelar di Paloma Mizuho Rugby Stadium di Nagoya, Jepang. Waktu kick-off adalah pukul 19.00 waktu Jepang atau 17.00 WIB.

Cabang sepak bola putra Asian Games menggunakan format U-23 dengan izin maksimal tiga pemain di atas batas usia tersebut. Korea Selatan memasukkan sejumlah pemain berpengalaman dari klub Eropa dalam skuadnya untuk turnamen ini.

Klasemen Grup D Sebelum Pertandingan

PosisiTimMainMenangSeriKalahGolSGPoin
1Korea Selatan U-2311004-1+33
2Arab Saudi U-2311002-0+23
3Qatar U-2320021-6-50

Korea Selatan unggul satu gol dalam selisih gol sehingga berada di puncak klasemen. Arab Saudi memiliki tiga poin yang sama, tetapi tertinggal dalam produktivitas dan selisih gol.

Kemenangan atas Arab Saudi akan membuat Korea Selatan mempertahankan posisi pertama tanpa bergantung pada hasil pertandingan lain. Sebaliknya, Arab Saudi membutuhkan kemenangan untuk melewati Korea dan menjadi juara grup.

Performa Korea Selatan U-23

Korea Selatan membuka Asian Games dengan penampilan menyerang yang sangat efektif. Mereka mengalahkan Qatar 4-1 setelah Eom Ji-sung mencetak hat-trick pada babak pertama dan Kim Myeong-jun menambah gol setelah turun minum.

Eom mencetak gol pada menit ke-7, ke-20, dan masa tambahan waktu babak pertama. Kim Myeong-jun kemudian memperbesar keunggulan Korea Selatan pada menit ke-66.

Yang membuat kemenangan tersebut semakin meyakinkan adalah jumlah peluang yang diciptakan. Korea Selatan mencatat sembilan tembakan dengan enam di antaranya tepat sasaran dalam pertandingan tersebut.

Namun, kemenangan itu tidak sepenuhnya sempurna. Korea Selatan kebobolan pada menit ke-85 akibat kelengahan di area pertahanan, sesuatu yang secara khusus disoroti pelatih Lee Min-sung setelah pertandingan.

Lima Laga Terakhir Korea Selatan U-23

TanggalPertandinganHasil
15 September 2026Qatar U-23 vs Korea Selatan U-23Menang 4-1
9 Juni 2026Korea Selatan U-23 vs Kirgistan U-23Kalah 0-1
6 Juni 2026Thailand U-23 vs Korea Selatan U-23Menang 3-2
3 Juni 2026Korea Selatan U-23 vs Uni Emirat Arab U-23Seri 1-1
31 Maret 2026Korea Selatan U-23 vs Amerika Serikat U-21Kalah 1-4

Dalam lima pertandingan tersebut, Korea Selatan mencetak sembilan gol dan kebobolan sembilan kali. Catatan itu menunjukkan bahwa lini serang mereka mampu menghasilkan gol, tetapi konsistensi pertahanan masih menjadi area yang perlu diperbaiki.

Konteks pertandingan Asian Games juga berbeda dibandingkan laga uji coba sebelumnya. Kehadiran pemain seperti Eom Ji-sung dan beberapa pemain yang berkarier di Eropa membuat kualitas serangan Korea Selatan terlihat lebih tajam.

Arab Saudi U-23 Punya Pertahanan yang Lebih Teruji di Nagoya

Arab Saudi mengawali turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Qatar pada 18 September. Mohammed Barnawi membuka skor sebelum Eyad Houssa menggandakan keunggulan pada awal babak kedua.

Berbeda dari Korea Selatan yang menang dengan skor besar tetapi kebobolan, Arab Saudi mampu mencatat clean sheet. Pertahanan mereka tidak memberikan Qatar gol sepanjang 90 menit.

Arab Saudi juga menunjukkan permainan yang cukup seimbang dalam penguasaan bola. Data pertandingan menunjukkan kedua tim memiliki sekitar 50 persen penguasaan bola, tetapi Arab Saudi mampu memanfaatkan peluang yang mereka dapatkan dengan lebih efektif.

Lima Laga Terakhir Arab Saudi U-23

TanggalPertandinganHasil
18 September 2026Arab Saudi U-23 vs Qatar U-23Menang 2-0
10 Juni 2026DR Congo U-20 vs Arab Saudi U-21Kalah 0-2
5 Juni 2026Arab Saudi U-21 vs Tunisia U-23Menang 3-1
2 Juni 2026Arab Saudi U-21 vs Kolombia U-19Menang 5-3
31 Mei 2026China U-20 vs Arab Saudi U-21Kalah 0-1

Arab Saudi mencetak 10 gol dan kebobolan tujuh kali dalam lima pertandingan tersebut. Mereka meraih tiga kemenangan dan dua kekalahan.

Perlu diberi catatan bahwa beberapa laga sebelum Asian Games tercatat dengan label U-21 atau menghadapi tim dengan kelompok usia berbeda. Karena itu, statistik tersebut lebih tepat digunakan sebagai gambaran performa pemain dan kelompok skuad, bukan sebagai pembanding langsung dengan pertandingan Asian Games.

Head to Head Korea Selatan U-23 vs Arab Saudi U-23

Pertemuan kedua tim pada level U-23 memiliki sejarah yang cukup menarik. Dalam lima pertemuan yang tercatat sejak 2014, Korea Selatan memenangkan tiga pertandingan dan Arab Saudi memenangkan dua laga.

TanggalPertandinganHasil
14 Oktober 2025Arab Saudi U-23 vs Korea Selatan U-232-0
10 Oktober 2025Arab Saudi U-23 vs Korea Selatan U-234-0
24 Maret 2024Korea Selatan U-23 vs Arab Saudi U-231-0
26 Januari 2020Korea Selatan U-23 vs Arab Saudi U-231-0
17 September 2014Korea Selatan U-23 vs Arab Saudi U-231-0

Dua pertemuan terakhir menjadi perhatian karena Arab Saudi memenangkan keduanya pada Oktober 2025. Namun, pertandingan tersebut berlangsung hampir setahun sebelum laga Asian Games ini sehingga tidak bisa dijadikan satu-satunya dasar untuk menentukan kondisi kedua tim sekarang.

Pertemuan terbaru juga menunjukkan bahwa duel ini tidak selalu menghasilkan banyak gol. Empat dari lima pertandingan dalam daftar tersebut menghasilkan maksimal dua gol.

Statistik Pembuka Asian Games

Perbandingan pertandingan pertama di Asian Games memberikan gambaran berbeda tentang karakter kedua tim.

StatistikKorea Selatan vs QatarArab Saudi vs Qatar
Hasil4-12-0
Penguasaan bola50%50%
Tembakan912
Tembakan tepat sasaran62
Clean sheetTidakYa
Gol42

Korea Selatan lebih efektif dalam menciptakan tembakan tepat sasaran saat menghadapi Qatar. Enam dari sembilan tembakan mereka mengarah ke gawang, sebuah indikator bahwa serangan mereka tidak sekadar menguasai wilayah permainan.

Arab Saudi justru menunjukkan sisi berbeda. Mereka menghasilkan lebih banyak total tembakan, tetapi hanya dua yang tepat sasaran dalam kemenangan 2-0 tersebut.

Artinya, duel di lini tengah dan kualitas penyelesaian akhir bisa menjadi pembeda. Korea memiliki bukti produktivitas yang lebih kuat dari pertandingan pertama, sedangkan Arab Saudi memperlihatkan struktur bertahan yang lebih solid.

Kondisi Skuad dan Pemain yang Perlu Diperhatikan

Tidak terdapat laporan terverifikasi mengenai daftar cedera besar atau suspensi baru yang mengubah komposisi kedua tim menjelang pertandingan. Karena susunan pemain resmi belum diumumkan, daftar starter di bawah ini sebaiknya dipandang sebagai proyeksi, bukan lineup final.

Korea Selatan membawa 23 pemain untuk Asian Games. Skuad tersebut diperkuat beberapa pemain yang memiliki pengalaman bermain di Eropa, termasuk Eom Ji-sung, Yang Hyun-jun, dan Bae Jun-ho.

Eom menjadi nama paling menonjol setelah mencetak tiga gol dalam pertandingan melawan Qatar. Kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan kemampuannya menyerang ruang di belakang garis pertahanan membuatnya menjadi ancaman utama bagi Arab Saudi.

Kim Myeong-jun juga patut diperhatikan setelah mencetak gol dalam laga pembuka. Kehadirannya memberikan Korea opsi untuk menyerang melalui kombinasi antara penetrasi pemain sayap dan penyelesaian dari area penalti.

Arab Saudi memiliki skuad yang mayoritas berasal dari klub-klub domestik. Mohammed Barnawi dan Eyad Houssa sudah mencetak gol pada kemenangan 2-0 atas Qatar sehingga keduanya menjadi bagian penting dari momentum awal Arab Saudi.

Prediksi Starting XI Korea Selatan U-23

Formasi yang digunakan dapat berubah setelah pertandingan berjalan, tetapi Korea Selatan memiliki opsi untuk mempertahankan struktur yang memberikan ruang kepada pemain sayap dan gelandang menyerang.

Prediksi formasi: 4-2-3-1

Kiper: Kim Joon-hong

Bek: Shin Min-ha, Kim Ji-soo, Lee Gi-hyuk, Bae Hyun-seo

Gelandang: Yang Hyun-jun, Bae Jun-ho

Gelandang serang: Lee Seung-won, Eom Ji-sung, Choi Seok-hyun

Penyerang: Kim Myeong-jun

Susunan tersebut bukan lineup resmi. Perubahan masih mungkin dilakukan Lee Min-sung berdasarkan kondisi fisik pemain dan pendekatan yang dipilih untuk menghadapi Arab Saudi.

Prediksi Starting XI Arab Saudi U-23

Arab Saudi ditangani Luigi Di Biagio, yang memiliki pengalaman melatih sepak bola Italia dan tim nasional kelompok usia. Dalam kemenangan atas Qatar, Arab Saudi memperlihatkan pendekatan yang cukup terorganisasi dengan dua gelandang yang mampu membantu fase bertahan maupun serangan.

Prediksi formasi: 4-3-3

Kiper: Yazan Al Ruwaili

Bek: Sultan Al-Essa, Mohammed Barnawi, Yazan Madani, Abdulaziz Al Suwailem

Gelandang: Abdulaziz Al Fawaz, Eyad Houssa, Farhah Al Shamrani

Penyerang: Amar Al Yuhaybi, Sabri Dahal, Thamer Al Khaibri

Lineup tersebut merupakan proyeksi berdasarkan skuad yang tersedia, bukan susunan pemain resmi. Komposisi final dapat berubah ketika daftar starting XI diumumkan menjelang pertandingan.

Pertarungan Taktik: Kecepatan Korea Selatan vs Struktur Arab Saudi

Korea Selatan kemungkinan akan berusaha mengambil inisiatif sejak awal. Kemenangan 4-1 atas Qatar menunjukkan bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menyerang ruang dengan cepat dan memanfaatkan kualitas individu pemain di area depan.

Eom Ji-sung menjadi salah satu senjata utama dalam pola tersebut. Saat menghadapi Qatar, ia beberapa kali mampu bergerak ke ruang kosong di belakang pertahanan sebelum menyelesaikan peluang.

Arab Saudi memiliki alasan untuk tidak bermain terlalu terbuka. Mereka sudah mengamankan kemenangan 2-0 atas Qatar dan berhasil menjaga gawang tetap bersih, sehingga pendekatan yang lebih kompak bisa kembali digunakan.

Pertandingan dapat berubah menjadi duel antara Korea Selatan yang ingin mengontrol tempo dan Arab Saudi yang menunggu momen untuk melakukan transisi. Jika Korea terlalu banyak mengirim pemain ke depan, ruang di belakang lini pertahanan dapat menjadi sasaran serangan balik.

Duel Pemain Kunci

Eom Ji-sung vs Lini Belakang Arab Saudi

Eom merupakan pemain yang paling mencuri perhatian pada pertandingan pembuka. Tiga golnya melawan Qatar membuktikan bahwa pemain Swansea City tersebut sedang berada dalam kondisi ofensif yang bagus.

Arab Saudi perlu membatasi ruang geraknya, terutama ketika Korea melakukan pergantian sisi serangan. Jika Eom menerima bola dengan ruang yang cukup, ancaman Korea Selatan dapat meningkat dengan cepat.

Kim Myeong-jun vs Bek Tengah Arab Saudi

Kim mencetak satu gol dalam pertandingan pertama Korea Selatan. Ia berpotensi menjadi titik akhir serangan ketika pemain sayap dan gelandang Korea berhasil masuk ke area sepertiga akhir.

Arab Saudi perlu menjaga jarak antarlini agar Kim tidak mendapatkan ruang di sekitar kotak penalti. Pertarungan fisik dengan bek tengah juga dapat menentukan seberapa sering Korea mampu mengirim bola ke area berbahaya.

Mohammed Barnawi dan Eyad Houssa

Dua pemain Arab Saudi ini sama-sama mencetak gol dalam kemenangan atas Qatar. Barnawi membuka skor, sedangkan Houssa menggandakan keunggulan pada awal babak kedua.

Produktivitas keduanya memberikan opsi tambahan bagi Arab Saudi. Korea Selatan tidak hanya perlu mengawasi penyerang, tetapi juga harus memperhatikan gelandang yang masuk dari lini kedua.

Faktor yang Bisa Menentukan Hasil Pertandingan

1. Efektivitas penyelesaian akhir

Korea Selatan menghasilkan enam tembakan tepat sasaran dari sembilan percobaan saat menghadapi Qatar. Angka tersebut menunjukkan efisiensi yang cukup tinggi dalam pertandingan pembuka.

Arab Saudi memiliki 12 tembakan melawan Qatar, tetapi hanya dua yang tepat sasaran. Jika pola itu terulang, mereka bisa kesulitan menciptakan tekanan konsisten kepada pertahanan Korea.

2. Pertahanan Korea Selatan setelah unggul

Lee Min-sung sudah menyoroti kelengahan yang menyebabkan Korea kebobolan pada akhir pertandingan melawan Qatar. Kesalahan serupa akan lebih berbahaya ketika menghadapi tim yang memiliki struktur bertahan dan transisi lebih disiplin.

Korea perlu menjaga konsentrasi meski sudah unggul. Arab Saudi memiliki kualitas untuk menghukum kesalahan ketika mendapat ruang di area pertahanan.

3. Perebutan lini tengah

Pertandingan ini berpotensi ditentukan oleh siapa yang mampu mengontrol ruang tengah. Korea mempunyai pemain yang nyaman membawa bola dan bergerak ke area depan, sedangkan Arab Saudi dapat mengandalkan struktur kolektif.

Jika Korea berhasil memaksa Arab Saudi bertahan terlalu dalam, jumlah peluang mereka kemungkinan meningkat. Sebaliknya, jika Arab Saudi mampu memutus aliran bola menuju Eom dan Kim Myeong-jun, pertandingan bisa berjalan lebih seimbang.

4. Arti penting posisi juara grup

Kedua tim sudah lolos ke perempat final, tetapi posisi pertama tetap memiliki nilai strategis. Pemenang Grup D akan menghadapi runner-up Grup C, sedangkan runner-up Grup D bertemu juara Grup C.

Grup C dihuni Uzbekistan, Vietnam, Kuwait, dan Filipina. Karena Uzbekistan sudah mengamankan tiket perempat final, hasil Korea Selatan vs Arab Saudi juga berkaitan dengan jalur menuju fase gugur.

Apakah Korea Selatan Akan Merotasi Pemain?

Rotasi tetap menjadi kemungkinan karena kedua tim sudah memastikan tiket perempat final. Namun, laga ini menentukan posisi akhir Grup D sehingga tidak ada alasan untuk menganggap salah satu tim pasti akan menurunkan pemain lapis kedua.

Korea Selatan juga mengejar gelar Asian Games keempat secara beruntun setelah menjadi juara pada 2014, 2018, dan 2022. Target tersebut membuat pertandingan melawan Arab Saudi tetap memiliki nilai kompetitif tinggi.

Lee Min-sung sebelumnya menegaskan bahwa fokus timnya adalah memenangkan kompetisi. Karena itu, perubahan susunan pemain tetap harus menunggu pengumuman resmi.

Rekor Kandang dan Tandang Tidak Terlalu Menentukan

Secara administrasi Korea Selatan tercatat sebagai tim yang menjadi tuan rumah pertandingan ini. Namun, laga berlangsung di Jepang sehingga faktor kandang tradisional tidak sama seperti ketika sebuah tim bermain di stadion negaranya sendiri.

Kedua tim juga sama-sama bermain di Paloma Mizuho Rugby Stadium dalam fase grup. Faktor adaptasi terhadap lapangan dan lingkungan pertandingan karena itu relatif serupa.

Hal tersebut membuat kualitas permainan, efektivitas serangan, dan kemampuan mengendalikan momentum lebih relevan dibandingkan label kandang atau tandang.

Bagaimana Jalannya Pertandingan Diperkirakan?

Korea Selatan diperkirakan mencoba memulai pertandingan dengan tempo tinggi. Mereka memiliki alasan untuk menyerang karena kemenangan akan memastikan posisi puncak sekaligus menjaga momentum setelah menang besar atas Qatar.

Arab Saudi kemungkinan tidak akan terburu-buru membuka ruang. Kemenangan 2-0 atas Qatar menunjukkan bahwa mereka dapat bermain lebih sabar dan menunggu kesempatan untuk menyerang melalui transisi.

Babak pertama berpotensi berlangsung ketat jika Arab Saudi berhasil mempertahankan blok pertahanan yang rapat. Korea tetap memiliki peluang menciptakan gol apabila Eom Ji-sung dan pemain sayap lainnya mampu mendapatkan ruang.

Pada babak kedua, kebutuhan untuk mencari kemenangan dapat membuat pertandingan semakin terbuka. Jika skor masih imbang, pergantian pemain bisa menjadi faktor penting karena kedua pelatih memiliki opsi untuk meningkatkan energi di lini depan.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Arab Saudi

Berdasarkan performa terbaru, statistik kedua tim, hasil pertandingan pembuka, kualitas skuad, kondisi pemain yang tersedia, serta faktor taktik, Korea Selatan memiliki sedikit keunggulan dari sisi produktivitas serangan.

Kemenangan 4-1 atas Qatar memberikan bukti bahwa Korea mampu menghasilkan banyak peluang sekaligus memanfaatkan kecepatan pemain di area depan. Namun, Arab Saudi datang dengan pertahanan yang baru saja mencatat clean sheet dalam kemenangan 2-0 atas Qatar.

Head to head U-23 juga menunjukkan bahwa Arab Saudi pernah mengalahkan Korea Selatan dua kali pada 2025. Karena itu, pertandingan ini tidak diperkirakan berlangsung sepihak meskipun Korea mempunyai catatan serangan yang lebih meyakinkan pada laga pembuka.

Prediksi skor: Korea Selatan U-23 2-1 Arab Saudi U-23

Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan performa terbaru, statistik yang tersedia, head to head, kondisi skuad, kualitas pemain, serta faktor taktik. Hasil resmi pertandingan tetap ditentukan oleh jalannya laga pada 22 September 2026.

FAQ Prediksi Korea Selatan vs Arab Saudi

Kapan Korea Selatan vs Arab Saudi U-23 dimainkan?

Korea Selatan U-23 vs Arab Saudi U-23 dimainkan pada Selasa, 22 September 2026 dalam pertandingan Grup D sepak bola putra Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Korea Selatan vs Arab Saudi kick-off jam berapa WIB?

Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIB. Laga berlangsung pada pukul 19.00 waktu Jepang di Nagoya.

Korea Selatan vs Arab Saudi digelar di stadion mana?

Pertandingan berlangsung di Paloma Mizuho Rugby Stadium di Nagoya, Jepang. Stadion yang sama juga digunakan Korea Selatan ketika mengalahkan Qatar pada pertandingan pembuka.

Apakah Korea Selatan dan Arab Saudi sudah lolos ke perempat final?

Ya. Kedua tim sudah memastikan tiket perempat final setelah Qatar kalah dari Arab Saudi dengan skor 2-0 pada pertandingan kedua Grup D.

Siapa yang berada di puncak Grup D?

Korea Selatan berada di posisi pertama dengan tiga poin dan selisih gol +3. Arab Saudi juga mengoleksi tiga poin, tetapi berada di posisi kedua dengan selisih gol +2.

Siapa pemain Korea Selatan yang paling menonjol?

Eom Ji-sung menjadi pemain yang paling menonjol setelah mencetak hat-trick ketika Korea Selatan mengalahkan Qatar 4-1. Ia menjadi ancaman utama melalui kecepatan dan pergerakannya di area serang.

Bagaimana head to head Korea Selatan U-23 vs Arab Saudi U-23?

Dalam lima pertemuan U-23 yang tercatat sejak 2014, Korea Selatan memenangkan tiga pertandingan dan Arab Saudi memenangkan dua laga. Dua pertemuan terakhir pada Oktober 2025 dimenangkan Arab Saudi.

Apakah Korea Selatan lebih produktif daripada Arab Saudi?

Dalam pertandingan pertama Asian Games, Korea Selatan mencetak empat gol sedangkan Arab Saudi mencetak dua gol. Korea juga menghasilkan enam tembakan tepat sasaran melawan Qatar, sementara Arab Saudi mencatat dua tembakan tepat sasaran.

Siapa pelatih Korea Selatan U-23?

Korea Selatan U-23 dilatih Lee Min-sung. Ia membawa tim tersebut dalam upaya mempertahankan dominasi Korea Selatan di sepak bola putra Asian Games.

Siapa pelatih Arab Saudi U-23?

Arab Saudi U-23 dilatih Luigi Di Biagio. Ia memimpin skuad Arab Saudi pada Asian Games 2026 dan membawa tim meraih kemenangan 2-0 atas Qatar pada pertandingan sebelumnya.

Apakah pertandingan ini menentukan kelolosan ke perempat final?

Tidak lagi. Korea Selatan dan Arab Saudi sudah lolos, tetapi pertandingan tetap menentukan siapa yang menjadi juara Grup D dan jalur yang akan ditempuh pada perempat final.

Kesimpulan

Korea Selatan vs Arab Saudi menjadi pertandingan penentu posisi akhir Grup D Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kedua tim sudah lolos, tetapi kemenangan tetap penting karena juara grup akan mendapatkan jalur berbeda pada fase perempat final.

Korea Selatan memiliki modal serangan yang kuat setelah mencetak empat gol ke gawang Qatar. Eom Ji-sung juga berada dalam sorotan setelah menghasilkan hat-trick pada pertandingan pembuka.

Arab Saudi menawarkan pendekatan yang berbeda dengan pertahanan lebih rapat. Kemenangan 2-0 atas Qatar memperlihatkan bahwa mereka mampu menjaga clean sheet sekaligus memanfaatkan peluang yang tersedia.

Dengan mempertimbangkan produktivitas Korea Selatan, kualitas pemain di lini serang, catatan pertahanan Arab Saudi, serta sejarah pertemuan U-23, laga ini berpotensi berlangsung ketat.

Related Articles