Prediksi Japan W vs Chinese Taipei W: Statistik, H2H, dan Formasi

Japan W akan menghadapi Chinese Taipei W pada pertandingan terakhir Grup E sepak bola putri Asian Games 2026. Duel ini dijadwalkan berlangsung di Shizuoka Stadium Ecopa, Senin, 21 September 2026 pukul 17.30 WIB.

Kedua tim sudah memastikan tempat di fase gugur setelah meraih dua kemenangan dari dua pertandingan. Namun, pertandingan tetap penting karena posisi akhir grup dapat menentukan jalur menuju babak perempat final.

Japan tampil sangat produktif dengan mencetak 16 gol dan belum kebobolan setelah dua pertandingan. Chinese Taipei juga memiliki catatan sempurna, tetapi produktivitasnya jauh lebih rendah dengan tiga gol dan satu kebobolan.

Jadwal Japan W vs Chinese Taipei W

InformasiDetail
PertandinganJapan W vs Chinese Taipei W
KompetisiAsian Games 2026 – Sepak Bola Putri
FaseGrup E, pertandingan ke-3
TanggalSenin, 21 September 2026
Kick-off17.30 WIB
StadionShizuoka Stadium Ecopa
VenueShizuoka, Jepang

Pertandingan ini menjadi penutup perjalanan kedua tim di Grup E. Setelah laga tersebut, perhatian akan beralih ke babak perempat final yang dijadwalkan berlangsung pada 25 September.

Japan berstatus sebagai juara bertahan Asian Games dan bermain di kandang sendiri. Faktor tersebut membuat laga menghadapi Chinese Taipei sekaligus menjadi kesempatan bagi tuan rumah untuk menjaga momentum sebelum memasuki fase gugur.

Situasi Grup E Menjelang Pertandingan

Klasemen Grup E menunjukkan Japan berada di posisi pertama dengan enam poin dari dua pertandingan. Chinese Taipei juga mengumpulkan enam poin, tetapi berada di bawah Japan karena selisih gol.

PosisiTimMainMenangPoinGolSelisih
1Japan22616-0+16
2Chinese Taipei2263-1+2
3Vietnam2001-10-9
4Thailand2000-9-9

Dengan kedua tim sama-sama lolos, pertandingan ini memiliki karakter berbeda dibanding dua laga sebelumnya. Rotasi pemain menjadi salah satu faktor yang layak diperhatikan karena pelatih dapat mempertimbangkan kondisi fisik skuad menjelang babak knockout.

Japan tetap memiliki insentif untuk menjaga posisi puncak grup, sedangkan Chinese Taipei dapat menjadikan pertandingan ini sebagai ujian terbesar mereka sepanjang fase grup.

Performa Japan W Sangat Meyakinkan

Japan membuka kampanye Asian Games dengan kemenangan telak 8-0 atas Thailand. Nadeshiko Japan sudah unggul 4-0 pada babak pertama dan terus menambah empat gol setelah turun minum.

Yoshino Nakashima mencetak hat-trick dalam pertandingan tersebut, sementara Saori Takarada menyumbangkan tiga gol pada babak kedua. Chiina Kamiya dan Kotono Sakakibara juga masuk daftar pencetak gol.

Dari sisi statistik, dominasi Japan sangat jelas. Mereka mencatat 62% penguasaan bola, 39 percobaan tembakan, 18 tembakan tepat sasaran dan 14 sepak pojok.

Japan kemudian mempertahankan performa tersebut ketika menghadapi Vietnam. Hasil akhirnya kembali 8-0 dan kemenangan tersebut memastikan Japan melangkah ke fase knockout.

Pada pertandingan melawan Vietnam, Japan menguasai 64% bola dan menghasilkan 23 tembakan, dengan 12 di antaranya mengarah ke gawang. Akurasi operan Japan juga mencapai 82,6% dari 725 percobaan operan.

Dua kemenangan tersebut memberikan gambaran bahwa Japan bukan hanya unggul dalam jumlah gol, tetapi juga mampu mengontrol permainan melalui penguasaan bola, sirkulasi operan dan volume serangan.

Lima Pertandingan Terakhir Japan W

Jika melihat lima pertandingan terbaru yang tercatat sebelum menghadapi Chinese Taipei, Japan memiliki rangkaian hasil berikut:

TanggalPertandinganHasil
17 September 2026Vietnam W vs Japan W0-8
14 September 2026Japan W vs Thailand W8-0
9 Juni 2026Japan W vs South Africa W0-1
6 Juni 2026Japan W vs South Africa W5-0
18 April 2026Japan W vs USA W0-3

Dari lima laga tersebut, Japan mencetak 21 gol dan hanya kebobolan empat gol. Empat dari lima pertandingan juga berakhir dengan clean sheet.

Kekalahan dari Amerika Serikat dan South Africa menjadi pengingat bahwa Japan tetap bisa mengalami kesulitan ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi. Namun, performa di Asian Games menunjukkan lini serang mereka sedang berada dalam kondisi sangat produktif.

Chinese Taipei W Datang dengan Dua Kemenangan

Chinese Taipei juga belum kehilangan poin di Grup E. Mereka membuka turnamen dengan kemenangan 2-1 atas Vietnam sebelum mengalahkan Thailand 1-0 pada pertandingan kedua.

Melawan Vietnam, Su Yu-hsuan membawa Chinese Taipei unggul lebih dulu. Minori Wakabayashi kemudian mencetak gol kedua sebelum Vietnam memperkecil ketertinggalan pada menit-menit akhir.

Pada pertandingan kedua, Chinese Taipei menghadapi Thailand dalam laga yang lebih ketat. Babak pertama berakhir tanpa gol sebelum Maho Tanaka mencetak gol kemenangan pada menit ke-78.

Dua kemenangan tersebut memperlihatkan karakter berbeda dibanding Japan. Chinese Taipei tidak menghasilkan banyak gol, tetapi mampu menjaga struktur permainan dan mendapatkan hasil maksimal dari pertandingan yang berlangsung ketat.

Lima Pertandingan Terakhir Chinese Taipei W

Lima pertandingan terbaru Chinese Taipei sebelum duel melawan Japan menghasilkan catatan berikut:

TanggalPertandinganHasil
17 September 2026Thailand W vs Chinese Taipei W0-1
14 September 2026Chinese Taipei W vs Vietnam W2-1
9 Juni 2026South Korea W vs Chinese Taipei W5-3
7 Juni 2026Northern Mariana Islands W vs Chinese Taipei W0-13
5 Juni 2026Chinese Taipei W vs Northern Mariana Islands W5-0

Chinese Taipei mencetak 24 gol dan kebobolan tujuh gol dalam lima pertandingan tersebut. Tiga pertandingan berakhir dengan clean sheet.

Catatan tersebut memperlihatkan kemampuan Chinese Taipei mencetak banyak gol ketika mendapatkan ruang. Akan tetapi, menghadapi Japan merupakan tantangan yang berbeda karena lawan mereka memiliki kualitas penguasaan bola dan tekanan menyerang yang jauh lebih tinggi.

Head to Head Japan W vs Chinese Taipei W

Rekor pertemuan menjadi salah satu data terkuat dalam prediksi Japan W vs Chinese Taipei W. Dalam enam pertemuan terbaru yang tercatat, Japan memenangkan seluruh pertandingan.

TanggalKompetisiHasil
4 Maret 2026AFC Women’s Asian CupJapan 2-0 Chinese Taipei
9 Juli 2025EAFF Women’s ChampionshipJapan 4-0 Chinese Taipei
23 Juli 2022EAFF Women’s ChampionshipJapan 4-1 Chinese Taipei
11 Desember 2019EAFF Women’s ChampionshipJapan 9-0 Chinese Taipei
22 September 2014Asian GamesChinese Taipei 0-3 Japan
7 Oktober 2013EAFF Women’s ChampionshipJapan 8-2 Chinese Taipei

Pertemuan paling baru berlangsung pada 4 Maret 2026 dalam AFC Women’s Asian Cup. Japan menang 2-0 meskipun babak pertama berakhir tanpa gol.

Data pertandingan tersebut juga memperlihatkan bagaimana Chinese Taipei mampu bertahan cukup lama sebelum akhirnya tekanan Japan menghasilkan gol. Japan mendominasi dengan penguasaan bola sekitar 88-90% dan menghasilkan jauh lebih banyak peluang.

Hasil itu relevan untuk pertandingan kali ini karena Chinese Taipei sudah mengetahui pendekatan permainan Japan. Namun, Japan juga memiliki pengalaman menghadapi blok pertahanan Chinese Taipei dalam beberapa pertemuan terakhir.

Statistik Serangan Menjadi Pembeda

Japan memasuki pertandingan dengan 16 gol dalam dua laga Asian Games. Rata-rata mereka mencapai delapan gol per pertandingan.

Sebaliknya, Chinese Taipei baru mencetak tiga gol dari dua laga grup. Artinya, perbedaan produktivitas kedua tim sangat besar.

Japan juga belum kebobolan dalam dua pertandingan pertama. Chinese Taipei memang hanya kemasukan satu gol, tetapi mereka menghadapi lawan dengan daya serang yang secara statistik lebih rendah dibanding Japan.

Kondisi tersebut membuat duel lini belakang Chinese Taipei menjadi salah satu area terpenting. Mereka kemungkinan membutuhkan disiplin posisi selama 90 menit untuk mengurangi ruang di sekitar kotak penalti.

Catatan xG dan Statistik Teknis

Data xG pertandingan terbaru Asian Games tidak tersedia secara konsisten pada sumber resmi yang digunakan untuk artikel ini. Karena itu, angka xG untuk pertandingan Japan vs Chinese Taipei tidak dipaksakan agar analisis tetap menghindari statistik yang tidak terverifikasi.

Sebagai konteks, pertemuan Japan dan Chinese Taipei pada 4 Maret 2026 menunjukkan dominasi Japan dalam kualitas peluang. Salah satu basis data pertandingan mencatat Japan memiliki xG sekitar 1,55 berbanding 0 untuk Chinese Taipei, sementara sumber lain mencatat angka sekitar 1,77 berbanding 0,03.

Perbedaan angka tersebut berasal dari penyedia statistik yang berbeda, sehingga lebih aman menggunakannya sebagai indikasi dominasi daripada angka absolut.

Statistik yang lebih konsisten terlihat pada penguasaan bola dan jumlah tembakan. Japan secara jelas mampu mempertahankan bola lebih lama sekaligus menciptakan lebih banyak percobaan.

Formasi dan Pendekatan Taktik Japan

Dalam dua pertandingan pertama Asian Games, Japan menggunakan struktur 4-3-3. JFA mencatat perubahan pemain cukup besar dari pertandingan pertama ke pertandingan kedua, tetapi pola dasar permainan tetap sama.

Saat menghadapi Thailand, Japan menampilkan trio depan yang diisi Sakakibara Kotono, Kamiya Chiina dan Nakashima Yoshino. Pada laga berikutnya, sejumlah perubahan dilakukan untuk menjaga kebugaran sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain lain.

Rotasi tersebut justru menunjukkan kedalaman skuad. Japan mampu mengubah susunan pemain tanpa kehilangan agresivitas maupun kontrol permainan.

Melawan Chinese Taipei, Japan kemungkinan kembali menggunakan 4-3-3 atau variasi yang masih berorientasi pada tiga pemain depan. Susunan pemain final tetap harus menunggu pengumuman resmi karena tidak ada dasar untuk menganggap starting XI sebelum laga sebagai susunan pasti.

Cara Chinese Taipei Meredam Japan

Chinese Taipei memiliki alasan untuk bermain lebih pragmatis. Pertandingan sebelumnya menunjukkan mereka mampu mendapatkan hasil ketika pertandingan berlangsung rapat dan peluang yang tersedia tidak terlalu banyak.

Struktur bertahan dengan lima pemain belakang pernah digunakan Chinese Taipei dalam AFC Women’s Asian Cup. Pendekatan seperti itu dapat kembali menjadi opsi untuk menghadapi tekanan Japan, meskipun formasi pertandingan Asian Games dapat berubah.

Kunci utamanya adalah menjaga jarak antarlini. Jika lini tengah terlalu mudah ditembus, Japan mempunyai kemampuan mengalirkan bola dengan cepat ke area sayap dan ruang di depan kotak penalti.

Chinese Taipei juga perlu menghindari kehilangan bola di area berbahaya. Japan sangat efektif ketika mendapatkan kesempatan untuk melakukan serangan lanjutan setelah memenangkan bola.

Pemain yang Layak Mendapat Perhatian

Berikut duel pemain yang layak mendapatkan perhatian.

Yoshino Nakashima

Nakashima menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam kemenangan 8-0 atas Thailand. Ia mencetak tiga gol dalam pertandingan tersebut dan menunjukkan efektivitas di sepertiga akhir lapangan.

Kecepatan serta kemampuannya menyerang ruang dapat menjadi ancaman jika Chinese Taipei memberikan terlalu banyak ruang di sisi pertahanan.

Saori Takarada

Takarada juga mencatat hat-trick saat Japan menghancurkan Thailand. Ketajamannya menunjukkan bahwa ancaman Japan tidak hanya datang dari satu pemain.

Jika mendapatkan menit bermain, Takarada bisa menjadi pemain penting untuk menghadapi pertahanan yang lebih rapat.

Su Yu-hsuan

Su Yu-hsuan merupakan salah satu pemain penting Chinese Taipei. Ia mencetak gol pembuka ketika menghadapi Vietnam dan juga menjadi bagian dari serangan Chinese Taipei dalam pertandingan sebelumnya.

Keberadaannya memberi Chinese Taipei opsi untuk melakukan serangan balik ketika Japan terlalu banyak menempatkan pemain di area depan.

Kondisi Skuad dan Rotasi

Daftar resmi skuad Asian Games Japan mencantumkan pemain seperti Natsumi Asano, Shiori Fukuda dan Shu Ohba di posisi penjaga gawang, serta sejumlah pemain dari klub-klub Jepang dan luar negeri.

JFA juga mengumumkan perubahan skuad pada September, termasuk masuknya Ai Tsujisawa dan status Riko Yoshida yang harus absen karena cedera. Karena itu, informasi kondisi pemain harus dibedakan antara daftar skuad dan pemain yang benar-benar siap menjadi starter.

Tidak ada dasar yang cukup untuk menyatakan adanya suspensi baru menjelang pertandingan ini. Starting XI resmi juga belum diumumkan pada saat artikel dibuat.

Karena kedua tim sudah lolos, rotasi menjadi faktor yang mungkin memengaruhi jumlah menit bermain pemain utama. Situasi tersebut membuat prediksi susunan pemain lebih tepat dianggap sebagai perkiraan taktis, bukan informasi resmi.

Faktor yang Bisa Menentukan Pertandingan

Ada beberapa faktor penentu pertandingan.

1. Efektivitas serangan Japan

Japan sudah mencetak 16 gol dalam dua laga. Jika mereka mampu mempertahankan volume peluang seperti saat menghadapi Thailand dan Vietnam, Chinese Taipei akan menghadapi tekanan konstan.

2. Pertahanan Chinese Taipei

Chinese Taipei baru kebobolan satu kali di Grup E. Kemampuan mereka mempertahankan organisasi pertahanan akan sangat menentukan apakah pertandingan bisa berjalan ketat.

3. Penguasaan bola

Japan memiliki kemampuan menjaga penguasaan bola sekaligus menggerakkan bola dari lini belakang menuju area serang. Chinese Taipei harus mampu mengurangi waktu Japan menguasai bola di sekitar kotak penalti.

4. Efektivitas serangan balik

Peluang Chinese Taipei kemungkinan lebih banyak datang melalui transisi. Mereka membutuhkan distribusi bola yang cepat setelah berhasil merebut penguasaan.

5. Rotasi pemain

Kedua tim sudah lolos ke fase gugur. Jika terjadi rotasi besar, intensitas pertandingan dan jumlah gol dapat berbeda dari perkiraan berdasarkan dua laga pertama.

Prediksi Jalannya Pertandingan

Japan diperkirakan langsung mengambil kendali permainan sejak awal. Penguasaan bola kemungkinan menjadi milik tuan rumah, sementara Chinese Taipei lebih banyak menjaga bentuk pertahanan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik.

Pertandingan bisa berlangsung cukup ketat pada fase awal jika Chinese Taipei mampu mempertahankan blok pertahanan. Namun, semakin lama Japan mempertahankan tekanan, semakin besar kemungkinan celah muncul di lini belakang Chinese Taipei.

Pertemuan terakhir pada Maret 2026 juga menunjukkan pola yang serupa. Chinese Taipei mampu menahan Japan tanpa gol pada babak pertama sebelum akhirnya kalah 0-2.

Kali ini situasinya sedikit berbeda karena Japan sedang mencetak rata-rata delapan gol per pertandingan di Asian Games. Faktor kepercayaan diri tersebut dapat membuat tuan rumah lebih agresif ketika menemukan ruang.

Chinese Taipei tetap mempunyai peluang mencetak gol apabila mampu memanfaatkan transisi. Akan tetapi, berdasarkan produktivitas, penguasaan bola dan rekor head to head, Japan mempunyai lebih banyak faktor pendukung untuk mengontrol pertandingan.

Prediksi Skor Japan W vs Chinese Taipei W

Berdasarkan performa terbaru, statistik kedua tim, produktivitas gol, rekor head to head, kualitas permainan menyerang, serta performa pada dua pertandingan pertama Asian Games, Japan diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk meraih kemenangan.

Chinese Taipei tetap berpotensi memberikan perlawanan, terutama apabila mampu mempertahankan struktur pertahanan seperti ketika menghadapi Thailand. Namun, perbedaan volume serangan dan kedalaman skuad membuat Japan diperkirakan tetap lebih dominan.

Prediksi skor: Japan W 3-0 Chinese Taipei W

Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, kondisi skuad yang tersedia, rekor pertemuan, dan faktor teknis lainnya. Hasil resmi pertandingan baru akan diketahui setelah laga selesai dimainkan.

FAQ Prediksi Japan W vs Chinese Taipei W

1. Kapan Japan W vs Chinese Taipei W dimainkan?

Japan W vs Chinese Taipei W dijadwalkan berlangsung pada Senin, 21 September 2026. Kick-off pertandingan dimulai pukul 17.30 WIB.

2. Di mana pertandingan Japan W vs Chinese Taipei W berlangsung?

Pertandingan digelar di Shizuoka Stadium Ecopa, Jepang. Stadion ini juga menjadi venue pertandingan Japan pada dua laga pertama Grup E.

3. Japan W vs Chinese Taipei W termasuk kompetisi apa?

Pertandingan tersebut merupakan bagian dari fase grup sepak bola putri Asian Games 2026. Kedua tim berada di Grup E bersama Vietnam dan Thailand.

4. Bagaimana posisi Japan dan Chinese Taipei di klasemen?

Setelah dua pertandingan, Japan berada di posisi pertama dengan enam poin dan selisih gol +16. Chinese Taipei berada di posisi kedua dengan enam poin dan selisih gol +2.

5. Bagaimana hasil lima pertandingan terakhir Japan W?

Japan memenangkan tiga dari lima pertandingan terbarunya yang tercatat, termasuk dua kemenangan 8-0 pada Asian Games. Mereka juga menang 5-0 atas South Africa dan mengalami kekalahan dari South Africa serta Amerika Serikat.

6. Bagaimana performa Chinese Taipei W sebelum menghadapi Japan?

Chinese Taipei memenangkan empat dari lima pertandingan terbaru yang tercatat. Mereka mengalahkan Vietnam 2-1 dan Thailand 1-0 pada dua laga pertama Asian Games.

7. Bagaimana rekor head to head Japan W vs Chinese Taipei W?

Japan memiliki dominasi sangat kuat dalam pertemuan kedua tim. Dalam enam pertemuan terbaru yang tercatat, Japan memenangkan seluruh pertandingan.

8. Apakah Japan sudah lolos ke babak knockout Asian Games 2026?

Ya. Japan sudah mengamankan tempat di fase gugur setelah meraih dua kemenangan dari dua pertandingan Grup E.

9. Apakah Chinese Taipei juga sudah lolos?

Ya. Dua kemenangan atas Vietnam dan Thailand membuat Chinese Taipei mengumpulkan enam poin dan memastikan tempat di fase knockout.

10. Siapa yang lebih berpeluang menang dalam prediksi Japan W vs Chinese Taipei W?

Berdasarkan performa grup, produktivitas gol, statistik permainan dan rekor head to head, Japan diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan.

11. Berapa prediksi skor Japan W vs Chinese Taipei W?

Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah Japan W 3-0 Chinese Taipei W. Perkiraan tersebut mempertimbangkan produktivitas Japan, pertahanan kedua tim dan hasil pertemuan terbaru.

Kesimpulan

Japan W vs Chinese Taipei W menjadi pertandingan menarik karena kedua tim sama-sama sudah mengamankan tiket ke fase berikutnya. Japan memimpin klasemen dengan selisih gol yang jauh lebih baik, sementara Chinese Taipei menunjukkan kemampuan mendapatkan hasil melalui permainan yang lebih efisien.

Dua kemenangan 8-0 membuat Japan datang dengan momentum luar biasa. Mereka juga memiliki rekor head to head yang sangat dominan atas Chinese Taipei.

Chinese Taipei tetap mempunyai modal positif berupa dua kemenangan di Grup E dan lini belakang yang relatif sulit ditembus. Jika mereka mampu menjaga permainan tetap rapat, Japan mungkin membutuhkan kesabaran sebelum menemukan gol.

Namun, melihat produktivitas, kontrol permainan, kedalaman skuad dan catatan pertemuan terbaru, Japan diperkirakan tetap menjadi tim yang lebih dominan.

Related Articles