Pertandingan Kroasia vs Spanyol Hasil Pertandingan dan Susunan Pemain UEFA Nations League 2026 menjadi salah satu laga menarik pada Matchday 4 Grup A3. Spanyol berhasil melakukan comeback dan menang 2-1 setelah Ivan Perišić membawa Kroasia unggul lebih dahulu.
Laga yang berlangsung di Stadion Poljud, Split, pada Selasa, 6 Oktober 2026 tersebut memperlihatkan dua wajah berbeda dari kedua tim. Kroasia tampil agresif pada awal pertandingan, sedangkan Spanyol menunjukkan kemampuan mengontrol permainan dan membalikkan keadaan melalui dua gol Mikel Merino.
Hasil ini sangat penting bagi Spanyol karena kemenangan tersebut memastikan mereka melaju ke babak perempat final UEFA Nations League. Sebaliknya, Kroasia harus menerima kekalahan ketiganya dalam empat pertandingan dan masih membutuhkan hasil positif pada laga berikutnya.
Hasil Pertandingan Kroasia vs Spanyol di UEFA Nations League
Kroasia kalah 1-2 dari Spanyol pada pertandingan Matchday 4 UEFA Nations League 2026/27 Grup A3. Kroasia sempat memimpin 1-0 pada babak pertama, tetapi Spanyol mencetak dua gol pada babak kedua untuk membawa pulang tiga poin.
Gol Kroasia dicetak Ivan Perišić pada menit ke-17. Pemain senior tersebut memanfaatkan peluang dengan baik dan membuat tuan rumah berada dalam posisi unggul sejak awal pertandingan.
Spanyol kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-61 melalui Mikel Merino. Gelandang Spanyol itu kembali mencetak gol pada menit ke-88 sekaligus memastikan kemenangan tim asuhan Luis de la Fuente.
| Detail | Kroasia | Spanyol |
|---|---|---|
| Skor akhir | 1 | 2 |
| Babak pertama | 1 | 0 |
| Pencetak gol | Ivan Perišić | Mikel Merino 2 gol |
| Stadion | Stadion Poljud | Stadion Poljud |
| Kompetisi | UEFA Nations League 2026/27 | UEFA Nations League 2026/27 |
| Grup | A3 | A3 |
Kemenangan tersebut membuat Spanyol mempertahankan catatan sempurna di Grup A3. Mereka mengumpulkan 12 poin dari empat pertandingan dan menjadi tim pertama dari grup tersebut yang memastikan tempat di perempat final.
Bagi Kroasia, hasil ini semakin memperberat persaingan. Mereka tetap berada di posisi ketiga dengan tiga poin, sementara Inggris berada di posisi kedua setelah menang 3-0 atas Czechia pada pertandingan yang sama.
Jalannya Pertandingan Kroasia vs Spanyol dan Momen Penting
Pertandingan dimulai dengan Kroasia yang berusaha mengambil inisiatif serangan. Bermain di kandang sendiri, Luka Modrić dan kawan-kawan mencoba mengganggu sirkulasi bola Spanyol sekaligus mencari ruang di sisi sayap.
Tekanan Kroasia akhirnya menghasilkan gol pada menit ke-17. Ivan Perišić berhasil membawa tuan rumah unggul 1-0 dan memberikan momentum penting bagi Kroasia.
Keunggulan tersebut membuat permainan Kroasia menjadi lebih percaya diri. Spanyol tetap menguasai bola, tetapi mereka kesulitan mengubah dominasi penguasaan menjadi peluang yang benar-benar berbahaya.
Memasuki akhir babak pertama, Spanyol melakukan perubahan dengan memasukkan Mikel Merino menggantikan Álex Baena. Pergantian tersebut kemudian terbukti penting karena Merino menjadi pemain yang menentukan hasil akhir pertandingan.
Perišić Membawa Kroasia Unggul
Gol pertama pertandingan tercipta ketika Kroasia mampu memanfaatkan situasi serangan dengan efektif. Ivan Perišić menjadi pemain yang menyelesaikan peluang tersebut dan membuat Stadion Poljud bergemuruh.
Keunggulan 1-0 bertahan hingga turun minum. Kroasia pun memiliki modal psikologis yang cukup baik karena berhasil menahan Spanyol sekaligus menjaga keunggulan setelah 45 menit.
Namun, statistik permainan menunjukkan Spanyol tetap memiliki kontrol besar terhadap pertandingan. Tim tamu lebih dominan dalam penguasaan bola dan mengandalkan kombinasi umpan pendek untuk menarik pemain Kroasia keluar dari posisi bertahan.
Merino Menyamakan Kedudukan
Spanyol mulai meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Tekanan yang terus diberikan akhirnya menghasilkan gol penyama kedudukan pada menit ke-61.
Mikel Merino menerima bola dari Dani Olmo sebelum menyelesaikan peluang menjadi gol. Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan kembali terbuka.
Gol tersebut mengubah situasi pertandingan. Kroasia tidak lagi dapat hanya bertahan dengan keunggulan tipis, sedangkan Spanyol mendapatkan momentum untuk mencari gol kedua.
Luis de la Fuente kemudian melakukan beberapa pergantian pemain. Rodri, Dani Olmo, Lamine Yamal, dan Pedri secara bertahap ditarik keluar untuk memberikan kesempatan kepada pemain lain seperti Martín Zubimendi, Fermín López, Víctor Muñoz, dan Yeremy Pino.
Perišić Mendapat Kartu Merah
Salah satu momen penting terjadi pada menit ke-79 ketika Ivan Perišić harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah. Situasi tersebut membuat Kroasia bermain dengan sepuluh pemain pada fase akhir pertandingan.
Kehilangan Perišić sangat berpengaruh karena ia bukan hanya pencetak gol Kroasia, tetapi juga salah satu pemain yang memberikan ancaman dari sisi lapangan.
Spanyol kemudian semakin leluasa menguasai permainan. Dengan jumlah pemain yang lebih banyak, La Roja dapat meningkatkan tekanan dan mencari celah di pertahanan Kroasia.
Merino Menentukan Kemenangan Spanyol
Drama pertandingan mencapai puncaknya pada menit ke-88. Mikel Merino mencetak gol keduanya setelah menerima umpan dari Martín Zubimendi.
Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-2 untuk Spanyol. Kroasia hanya memiliki waktu yang sangat terbatas untuk mencari gol penyama kedudukan.
Hingga peluit akhir dibunyikan, Spanyol tetap mempertahankan keunggulan. Kroasia harus menerima kekalahan setelah sebelumnya sempat memimpin sejak menit ke-17.
Daftar Pencetak Gol Kroasia vs Spanyol Secara Lengkap
Pertandingan ini hanya menghasilkan tiga gol, tetapi semuanya memiliki arti penting dalam perubahan skor. Ivan Perišić mencetak satu gol untuk Kroasia, sedangkan Mikel Merino menjadi pahlawan Spanyol dengan dua gol.
Berikut daftar pencetak gol secara lengkap:
| Menit | Pemain | Tim | Skor |
|---|---|---|---|
| 17′ | Ivan Perišić | Kroasia | 1-0 |
| 61′ | Mikel Merino | Spanyol | 1-1 |
| 88′ | Mikel Merino | Spanyol | 1-2 |
Gol Perišić memberikan Kroasia keunggulan yang bertahan hingga turun minum. Situasi tersebut membuat Spanyol harus bekerja lebih keras untuk membalikkan keadaan pada babak kedua.
Mikel Merino menjadi pembeda dalam pertandingan ini. Dua golnya pada menit ke-61 dan 88′ membuat Spanyol berbalik unggul sekaligus memastikan tiga poin.
Gol pertama Merino tercipta setelah kerja sama dengan Dani Olmo. Sementara itu, gol keduanya berasal dari assist Martín Zubimendi yang membantu Spanyol mengunci kemenangan.
Performa Merino juga menjadi bukti pentingnya kontribusi pemain lini tengah dalam pertandingan dengan pertahanan ketat. Ketika penyerang utama kesulitan menciptakan ruang, gelandang yang melakukan penetrasi dapat menjadi pembeda.
Susunan Pemain Kroasia vs Spanyol dan Pemain Pengganti
Kroasia menggunakan formasi dasar 4-2-3-1. Dominik Livaković dipercaya sebagai penjaga gawang, dengan Josip Stanišić, Josip Šutalo, Luka Vušković, dan Joško Gvardiol berada di lini belakang.
Di lini tengah terdapat Kristijan Jakić dan Luka Modrić. Sementara itu, Nikola Vlašić, Mateo Kovačić, dan Ivan Perišić mendukung Igor Matanović yang ditempatkan sebagai ujung tombak.
Starting XI Kroasia
| Posisi | Pemain |
|---|---|
| GK | Dominik Livaković |
| DF | Josip Stanišić |
| DF | Josip Šutalo |
| DF | Luka Vušković |
| DF | Joško Gvardiol |
| MF | Kristijan Jakić |
| MF | Luka Modrić |
| MF | Nikola Vlašić |
| MF | Mateo Kovačić |
| MF | Ivan Perišić |
| FW | Igor Matanović |
Pelatih Kroasia, Slaven Bilić, kemudian melakukan sejumlah perubahan untuk merespons situasi pertandingan. Igor Matanović digantikan Dion Beljo, sedangkan Luka Modrić digantikan Petar Sučić.
Nikola Vlašić juga ditarik keluar dan digantikan Martin Baturina. Pada menit ke-88, Mateo Kovačić digantikan Mario Pašalić ketika Kroasia mencoba mencari cara untuk kembali mengejar skor.
Pemain Pengganti Kroasia
Bangku cadangan Kroasia diisi Ivor Pandur, Dominik Kotarski, Marin Pongračić, Josip Mišić, Martin Baturina, Mario Pašalić, Marco Pašalić, Ante Budimir, Andrej Kramarić, Petar Sučić, Luka Sučić, dan Dion Beljo.
Tidak semua pemain pengganti mendapatkan kesempatan bermain. Pergantian yang dilakukan lebih banyak diarahkan untuk menjaga keseimbangan tim sekaligus meningkatkan daya serang pada babak kedua.
Starting XI Spanyol
Spanyol juga menggunakan formasi 4-2-3-1. Unai Simón menjadi penjaga gawang dengan Marc Pubill, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella membentuk lini pertahanan.
Rodri dan Pedri berada di area tengah, sedangkan Álex Baena, Dani Olmo, serta Lamine Yamal dimainkan di belakang Mikel Oyarzabal sebagai penyerang.
| Posisi | Pemain |
|---|---|
| GK | Unai Simón |
| DF | Marc Pubill |
| DF | Pau Cubarsí |
| DF | Aymeric Laporte |
| DF | Marc Cucurella |
| MF | Rodri |
| MF | Pedri |
| MF | Álex Baena |
| MF | Dani Olmo |
| MF | Lamine Yamal |
| FW | Mikel Oyarzabal |
Álex Baena menjadi pemain pertama Spanyol yang ditarik keluar. Mikel Merino masuk pada awal babak kedua dan kemudian mencetak dua gol yang menentukan kemenangan.
Dani Olmo dan Rodri juga digantikan pada menit ke-71. Fermín López dan Martín Zubimendi masuk untuk menjaga kontrol permainan Spanyol.
Lamine Yamal kemudian digantikan Víctor Muñoz. Beberapa menit kemudian, Pedri juga keluar dan digantikan Yeremy Pino.
Pemain Pengganti Spanyol
Cadangan Spanyol terdiri dari David Raya, Josep Martínez, Dean Huijsen, Robin Le Normand, Iván Fresneda, Fran García, Mikel Merino, Víctor Muñoz, Fabián Ruiz, Fermín López, Álex Baena, Martín Zubimendi, Yeremy Pino, dan Roberto Fernández.
Strategi pergantian pemain Spanyol terlihat efektif karena Merino yang masuk pada awal babak kedua justru menjadi penentu pertandingan. Zubimendi juga memberikan kontribusi melalui assist pada gol kedua.
Statistik Pertandingan Kroasia vs Spanyol di UEFA Nations League
Dari sisi penguasaan bola, Spanyol tampil sangat dominan. La Roja mencatat sekitar 72 persen penguasaan bola, sedangkan Kroasia berada di angka sekitar 28 persen.
Meski kalah dalam penguasaan bola, Kroasia mampu mencatat jumlah tembakan yang cukup seimbang. Kedua tim sama-sama menghasilkan sekitar 10 percobaan tembakan selama pertandingan.
| Statistik | Kroasia | Spanyol |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 28% | 72% |
| Total tembakan | 10 | 10 |
| Tembakan tepat sasaran | 5 | 3 |
| Tembakan melebar | 5 | 7 |
| Tendangan sudut | 3 | 6 |
| Pelanggaran | 12 | 10 |
| Kartu kuning | 2 | 2 |
| Kartu merah | 1 | 0 |
| Offside | 0 | 2 |
| Percobaan umpan | 258 | 718 |
| Umpan berhasil | 198 | 664 |
| Intersep | 8 | 4 |
| Sapuan | 20 | 23 |
| Penyelamatan | 1 | 3 |
Angka penguasaan bola menunjukkan karakter permainan Spanyol yang sangat kuat dalam sirkulasi bola. Mereka melakukan lebih dari 700 percobaan umpan, jauh lebih banyak dibandingkan Kroasia.
Namun, penguasaan bola tidak otomatis menghasilkan jumlah tembakan tepat sasaran yang lebih tinggi. Kroasia justru memiliki lima tembakan tepat sasaran, sementara Spanyol mencatat tiga.
Perbedaan terbesar terlihat pada efisiensi. Spanyol berhasil mengonversi tiga tembakan tepat sasaran menjadi dua gol, sedangkan Kroasia hanya mampu mencetak satu gol dari lima tembakan yang mengarah ke gawang.
Jumlah tendangan sudut juga menunjukkan Spanyol lebih aktif menekan. Mereka memperoleh enam sepak pojok, dua kali lebih banyak dibandingkan Kroasia yang mencatat tiga.
Kartu merah Perišić menjadi faktor penting pada fase akhir. Setelah Kroasia kehilangan salah satu pemain berpengalamannya, Spanyol semakin mudah mempertahankan tekanan hingga mencetak gol kemenangan.
Dari sisi distribusi, perbedaan 718 berbanding 258 percobaan umpan menggambarkan betapa dominannya Spanyol dalam membangun serangan. Kroasia lebih banyak mengandalkan transisi cepat dan serangan langsung.
Statistik tersebut juga menunjukkan bahwa pertandingan tidak sepenuhnya menjadi satu arah. Kroasia tetap mampu memberikan ancaman ketika mendapatkan ruang, tetapi Spanyol lebih konsisten dalam mengendalikan ritme permainan.
Klasemen UEFA Nations League Setelah Pertandingan Kroasia vs Spanyol
Kemenangan atas Kroasia membuat Spanyol semakin kokoh di puncak Grup A3. Mereka mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan dengan rekor sempurna empat kemenangan.
Sementara itu, Inggris berada di posisi kedua dengan sembilan poin setelah mengalahkan Czechia 3-0. Kroasia menempati posisi ketiga dengan tiga poin, sedangkan Czechia berada di dasar klasemen tanpa poin.
| Posisi | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kemasukan | Selisih | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Spanyol | 4 | 4 | 0 | 0 | 12 | 5 | +7 | 12 |
| 2 | Inggris | 4 | 3 | 0 | 1 | 14 | 3 | +11 | 9 |
| 3 | Kroasia | 4 | 1 | 0 | 3 | 4 | 14 | -10 | 3 |
| 4 | Czechia | 4 | 0 | 0 | 4 | 2 | 10 | -8 | 0 |
Kemenangan tersebut juga memastikan Spanyol lolos ke perempat final. Artinya, dua pertandingan terakhir fase liga tidak lagi menentukan kelolosan mereka, meskipun posisi akhir tetap penting untuk menentukan lawan dan jalur berikutnya.
Bagi Inggris, persaingan untuk posisi teratas masih terbuka secara matematis. Mereka memiliki sembilan poin dan masih akan menghadapi Spanyol pada pertandingan terakhir fase liga.
Kroasia berada dalam posisi yang jauh lebih sulit. Mereka perlu memperbaiki performa pada dua pertandingan tersisa agar dapat memperbesar peluang bertahan dalam persaingan Grup A3.
Czechia menjadi tim dengan situasi paling berat karena belum memperoleh satu pun poin. Kekalahan 0-3 dari Inggris membuat mereka tetap berada di posisi terbawah setelah empat pertandingan.
Dari sisi produktivitas, Inggris justru memiliki selisih gol terbaik di grup dengan +11. Namun, Spanyol tetap memimpin klasemen karena memiliki empat kemenangan dari empat pertandingan dan unggul tiga poin atas Inggris.
Untuk Kroasia, masalah utama bukan hanya jumlah poin, tetapi juga pertahanan. Mereka sudah kebobolan 14 gol dalam empat laga, termasuk kekalahan telak 0-7 dari Inggris sebelum menghadapi Spanyol.
Dua pertandingan berikutnya akan sangat penting bagi Kroasia. Mereka masih memiliki kesempatan memperbaiki posisi ketika menghadapi Inggris dan Czechia pada dua matchday terakhir.
Pertanyaan Umum Seputar Hasil Pertandingan Kroasia vs Spanyol dan Susunan Pemain
Berapa hasil akhir Kroasia vs Spanyol di UEFA Nations League 2026?
Kroasia kalah 1-2 dari Spanyol pada Matchday 4 Grup A3 UEFA Nations League 2026/27. Kroasia sempat unggul melalui Ivan Perišić, tetapi Spanyol membalikkan keadaan lewat dua gol Mikel Merino.
Siapa pencetak gol Kroasia vs Spanyol?
Ivan Perišić mencetak satu-satunya gol Kroasia pada menit ke-17. Dua gol Spanyol seluruhnya dicetak Mikel Merino, masing-masing pada menit ke-61 dan ke-88.
Siapa pemain terbaik dalam pertandingan Kroasia vs Spanyol?
Mikel Merino menjadi pemain yang paling menentukan karena mencetak dua gol comeback Spanyol. Gol keduanya pada menit ke-88 memastikan kemenangan setelah pertandingan sempat berada dalam posisi imbang.
Siapa yang mencetak gol pertama Kroasia vs Spanyol?
Gol pertama pertandingan dicetak Ivan Perišić pada menit ke-17. Gol tersebut membuat Kroasia unggul 1-0 hingga babak pertama berakhir.
Kapan Spanyol menyamakan kedudukan?
Spanyol menyamakan skor pada menit ke-61 melalui Mikel Merino. Gol tersebut membuat pertandingan berubah menjadi 1-1 dan memberikan momentum baru bagi tim tamu.
Mengapa Ivan Perišić tidak bermain sampai akhir pertandingan?
Perišić mendapat kartu merah pada menit ke-79 sehingga harus meninggalkan lapangan. Kroasia kemudian melanjutkan pertandingan dengan sepuluh pemain pada fase akhir.
Siapa pemain Kroasia yang menjadi starter?
Starting XI Kroasia terdiri dari Dominik Livaković, Josip Stanišić, Josip Šutalo, Luka Vušković, Joško Gvardiol, Kristijan Jakić, Luka Modrić, Nikola Vlašić, Mateo Kovačić, Ivan Perišić, dan Igor Matanović.
Siapa pemain Spanyol yang menjadi starter?
Spanyol menurunkan Unai Simón, Marc Pubill, Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella, Rodri, Pedri, Álex Baena, Dani Olmo, Lamine Yamal, dan Mikel Oyarzabal.
Berapa penguasaan bola Kroasia dan Spanyol?
Spanyol mendominasi penguasaan bola dengan sekitar 72 persen, sedangkan Kroasia memiliki sekitar 28 persen. Dominasi tersebut menjadi salah satu indikator kuatnya kontrol Spanyol sepanjang pertandingan.
Apakah Spanyol sudah lolos ke perempat final?
Ya. Kemenangan atas Kroasia membuat Spanyol mengumpulkan 12 poin dari empat pertandingan dan memastikan tiket ke perempat final UEFA Nations League.
Di posisi berapa Kroasia setelah kalah dari Spanyol?
Kroasia berada di posisi ketiga Grup A3 dengan tiga poin. Mereka memiliki satu kemenangan dan tiga kekalahan dari empat pertandingan yang sudah dimainkan.
Siapa pemuncak klasemen Grup A3?
Spanyol berada di puncak Grup A3 dengan 12 poin. Mereka memiliki rekor sempurna empat kemenangan dan belum kehilangan poin dalam empat pertandingan.
Kesimpulan
Kroasia vs Spanyol berakhir 1-2 untuk kemenangan Spanyol dalam pertandingan UEFA Nations League 2026/27 di Stadion Poljud. Kroasia sebenarnya mampu memulai pertandingan dengan baik melalui gol Ivan Perišić pada menit ke-17.
Spanyol kemudian menunjukkan mentalitas kuat setelah turun minum. Mikel Merino mencetak dua gol pada menit ke-61 dan 88′ untuk membalikkan keadaan sekaligus memastikan tiga poin bagi La Roja.
Hasil ini memperkuat posisi Spanyol di puncak Grup A3 dengan 12 poin. Sebaliknya, Kroasia harus segera memperbaiki performa karena baru mengoleksi tiga poin dari empat pertandingan.
Bagi pembaca yang mencari hasil pertandingan, daftar pencetak gol, susunan pemain, statistik, dan klasemen terbaru, skor 1-2 menjadi hasil utama yang perlu dicatat. Pertandingan ini juga menegaskan bahwa dominasi penguasaan bola Spanyol akhirnya menghasilkan kemenangan setelah mereka mampu memanfaatkan momentum pada babak kedua.