Pertandingan Korea Selatan vs Venezuela 0-0, Hasil Pertandingan dan Statistik Lengkap menjadi salah satu agenda uji coba internasional yang berlangsung di Stadion Munsu Ulsan, Jumat, 2 Oktober 2026. Kedua tim sama-sama memiliki peluang, tetapi tidak mampu mencetak gol hingga wasit meniup peluit panjang.
Korea Selatan tampil dengan formasi 4-4-2 di bawah arahan Robert Moreno, sedangkan Venezuela juga mengandalkan pendekatan permainan dengan empat pemain belakang. Laga berjalan cukup ketat, tetapi Venezuela tercatat lebih banyak melepaskan tembakan sepanjang pertandingan.
Hasil 0-0 tersebut membuat pertandingan ditentukan oleh efektivitas pertahanan dan kemampuan masing-masing penjaga gawang. Korea Selatan sempat memiliki beberapa peluang melalui Son Heung-min dan pemain lainnya, sementara Venezuela bahkan sempat mencetak gol yang kemudian dianulir karena offside.
Hasil Pertandingan Korea Selatan vs Venezuela 0-0 di Laga Persahabatan
Korea Selatan dan Venezuela bermain imbang 0-0 dalam laga persahabatan internasional di Ulsan Munsu Football Stadium. Pertandingan digelar pada 2 Oktober 2026 pukul 20.00 waktu setempat dan menjadi bagian dari rangkaian pertandingan tim nasional Korea Selatan.
Tidak ada gol yang tercipta pada babak pertama maupun babak kedua. Skor 0-0 bertahan sampai akhir meskipun Venezuela mampu menghasilkan jumlah tembakan lebih banyak daripada tuan rumah.
Menurut laporan Yonhap, Korea Selatan baru menghasilkan tembakan pertamanya pada menit ke-45. Sementara itu, Venezuela sudah melepaskan tiga tembakan sepanjang babak pertama dan beberapa kali membuat lini belakang Korea Selatan bekerja keras.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Korea Selatan vs Venezuela |
| Skor akhir | 0-0 |
| Kompetisi | Laga persahabatan internasional |
| Tanggal | 2 Oktober 2026 |
| Stadion | Ulsan Munsu Football Stadium |
| Babak pertama | 0-0 |
| Pencetak gol | Tidak ada |
| Gol dianulir | Venezuela, karena offside |
| Formasi Korea Selatan | 4-4-2 |
Hasil ini juga menjadi pertandingan kedua Korea Selatan melawan Venezuela sepanjang sejarah pertemuan kedua negara. Berdasarkan laporan Yonhap, Korea Selatan kini mencatat satu kemenangan dan satu hasil imbang dalam dua pertemuan tersebut.
Dari sisi Korea Selatan, hasil tanpa gol berarti Son Heung-min belum berhasil menambah koleksi gol internasionalnya. Son sebelumnya sudah menyamai rekor 58 gol A Match milik Cha Bum-kun dan masih membutuhkan satu gol lagi untuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa tim nasional putra Korea Selatan.
Jalannya Pertandingan Korea Selatan vs Venezuela dan Peluang yang Tercipta
Pertandingan berlangsung dengan tempo yang cukup hati-hati sejak awal. Korea Selatan mencoba membangun serangan dari lini tengah, tetapi Venezuela mampu memberikan tekanan sehingga aliran bola tuan rumah tidak berkembang secara konsisten.
Peluang pertama pertandingan datang dari Venezuela melalui Cristian Cásseres Jr. pada menit ke-11. Tendangan bebas langsungnya mengarah ke gawang dan berhasil ditepis Song Bum-keun yang melakukan penyelamatan untuk menjaga skor tetap 0-0.
Korea Selatan kesulitan menghasilkan kombinasi umpan panjang secara beruntun. Menurut laporan pertandingan, tuan rumah cukup sering kehilangan momentum setelah dua atau tiga operan sehingga serangan tidak selalu berkembang hingga area berbahaya.
Baru pada menit ke-45 Korea Selatan memperoleh tembakan pertama. Bola dari sisi kanan sempat mengenai pemain Venezuela sebelum jatuh kepada Cho Hyun-taek, tetapi sepakannya melebar di sisi kiri gawang.
Peluang Korea Selatan Setelah Jeda
Memasuki babak kedua, Korea Selatan mulai bermain lebih agresif. Salah satu peluang terbaik datang pada menit ke-51 ketika Oh Hyeon-gyu mengirimkan umpan silang dari sisi kanan kepada Son Heung-min.
Son mencoba mengubah arah bola dengan sentuhan cepat di dalam kotak penalti. Namun, penyelesaiannya masih mengarah tepat ke posisi José Contreras sehingga kiper Venezuela dapat mengamankan bola.
Venezuela kemudian kembali memberikan ancaman. Jesús Ramírez memperoleh peluang melalui sundulan setelah menerima umpan silang dari Yangel Herrera pada menit ke-60. Song Bum-keun melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang tersebut.
Tekanan Venezuela berlanjut beberapa menit kemudian. Tendangan Ramírez sempat masuk ke gawang, tetapi gol tersebut tidak disahkan karena posisi offside setelah pemeriksaan VAR. Momen ini menjadi salah satu titik penting dalam pertandingan.
Pada menit ke-72, Venezuela kembali hampir membuka skor. Tendangan Gleiker Mendoza dari sisi kiri mengenai pemain Korea Selatan dan berubah arah sebelum akhirnya membentur tiang gawang. Korea Selatan kembali lolos dari situasi berbahaya tersebut.
Menjelang akhir pertandingan, Korea Selatan mencoba mengubah komposisi pemain melalui sejumlah pergantian. Lee Dong-gyeong kemudian memiliki peluang pada masa tambahan waktu, tetapi tembakannya berhasil ditepis José Contreras.
Gol yang Dianulir dalam Pertandingan Korea Selatan vs Venezuela
Salah satu kejadian yang paling banyak menjadi perhatian adalah gol Venezuela yang dianulir pada babak kedua. Gol tersebut terjadi ketika Jesús Ramírez berhasil memasukkan bola ke gawang Korea Selatan, tetapi wasit kemudian membatalkannya karena offside.
Momen tersebut terjadi sekitar menit ke-64 menurut catatan statistik pertandingan. Keputusan tersebut juga tercatat sebagai keputusan VAR, sehingga gol Venezuela tidak mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Sebelum gol dianulir, Venezuela mendapatkan situasi menyerang setelah Korea Selatan gagal mengamankan bola dengan sempurna. Ramírez kemudian menyelesaikan peluang tersebut, tetapi posisi penyerang Venezuela dinyatakan berada dalam posisi offside.
Keputusan tersebut penting karena Venezuela pada periode itu sedang mendapatkan momentum. Setelah gol dibatalkan, pertandingan kembali berlanjut dengan skor 0-0 dan Korea Selatan masih memiliki kesempatan mempertahankan hasil imbang.
Perlu dibedakan antara gol yang dianulir karena offside dengan peluang yang gagal menjadi gol. Dalam pertandingan ini, bola memang masuk ke gawang pada momen tersebut, tetapi secara resmi tidak dihitung sebagai gol karena pelanggaran posisi offside.
Menariknya, Korea Selatan juga memiliki momen bola masuk ke gawang Venezuela pada laporan FIFA, tetapi situasi tersebut tidak menghasilkan gol resmi karena adanya pelanggaran terhadap penjaga gawang. FIFA mencatat Oh Hyeon-gyu sempat memasukkan bola setelah situasi sepak pojok, tetapi gol tidak disahkan karena foul.
Dengan demikian, pertandingan memiliki lebih dari satu momen yang terlihat seperti gol, tetapi tidak ada satupun yang sah dalam catatan resmi. Itulah salah satu alasan skor akhir tetap 0-0.
Susunan Pemain Korea Selatan vs Venezuela Secara Lengkap
Korea Selatan menggunakan formasi 4-4-2. Son Heung-min dan Oh Hyeon-gyu ditempatkan sebagai pasangan penyerang, sementara lini tengah diisi Kim Min-su, Hwang In-beom, Park Jin-seob, dan Lee Kang-in.
Di sektor pertahanan, Cho Hyun-taek, Kim Min-jae, Lee Han-beom, dan Seol Young-woo berada di depan Song Bum-keun. Struktur tersebut menunjukkan pendekatan Moreno yang mengandalkan empat bek serta dua pemain di lini depan.
Starting XI Korea Selatan
| Posisi | Pemain |
|---|---|
| GK | Song Bum-keun |
| DF | Seol Young-woo |
| DF | Lee Han-beom |
| DF | Kim Min-jae |
| DF | Cho Hyun-taek |
| MF | Lee Kang-in |
| MF | Park Jin-seob |
| MF | Hwang In-beom |
| MF | Kim Min-su |
| FW | Oh Hyeon-gyu |
| FW | Son Heung-min |
Susunan tersebut sesuai dengan laporan pertandingan yang menyebut Moreno menggunakan formasi 4-4-2 dengan Son dan Oh sebagai duet penyerang.
Korea Selatan melakukan beberapa pergantian pemain setelah pertandingan memasuki babak kedua. Kim Tae-hyeon, Lee Dong-gyeong, Kim Min-jae, Hwang In-beom, Cho Hyun-taek, Seol Young-woo, Park Tae-jun, Choi Jun, Jung Seung-won, dan Oh Se-hun tercatat mendapatkan kesempatan bermain melalui pergantian pemain.
Starting XI Venezuela
| Posisi | Pemain |
|---|---|
| GK | José Contreras |
| DF | Jon Aramburu |
| DF | Nahuel Ferraresi |
| DF | Teo Quintero |
| DF | Luis Balbo |
| MF | Delvin Alfonzo |
| MF | Yangel Herrera |
| MF | Cristian Cásseres Jr. |
| MF | Gleiker Mendoza |
| FW | Kevin Kelsy |
| FW | Jesús Ramírez |
Data susunan pemain mencatat Venezuela menggunakan empat pemain belakang dengan Contreras sebagai penjaga gawang. Beberapa pergantian kemudian dilakukan untuk menjaga energi dan variasi serangan pada babak kedua.
Pemain Venezuela yang masuk sebagai pengganti antara lain Delvin Alfonzo, Yangel Herrera, Jhonder Cádiz, serta beberapa pemain lainnya sesuai kebutuhan pertandingan. Pergantian tersebut tidak menghasilkan gol, tetapi Venezuela tetap mampu mempertahankan tekanan hingga menit-menit akhir.
Statistik Pertandingan Korea Selatan vs Venezuela: Penguasaan Bola, Tembakan, dan Operan
Statistik memperlihatkan pertandingan yang relatif seimbang dalam penguasaan bola, tetapi Venezuela lebih aktif dalam menghasilkan tembakan. Salah satu penyedia statistik mencatat Korea Selatan memiliki 51 persen penguasaan bola, sedangkan Venezuela 49 persen.
Perbedaan paling terlihat terdapat pada jumlah tembakan. Korea Selatan mencatat tujuh percobaan, sedangkan Venezuela menghasilkan 12 tembakan sepanjang pertandingan. Dari jumlah tersebut, Korea Selatan mencatat tiga tembakan tepat sasaran dan Venezuela empat.
| Statistik | Korea Selatan | Venezuela |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 51% | 49% |
| Total tembakan | 7 | 12 |
| Tembakan tepat sasaran | 3 | 4 |
| Tembakan melenceng | 1 | 5 |
| Tembakan diblok | 3 | 3 |
| Sepak pojok | 3 | 1 |
| Pelanggaran | 24 | 14 |
| Kartu kuning | 3 | 1 |
| Penyelamatan kiper | 4 | 3 |
| Offside | 3 | 6 |
| Operan | 489 | 466 |
| Akurasi operan | 84% | 84% |
Angka statistik dari penyedia data pertandingan dapat berbeda sedikit antarplatform karena metode pencatatan dan pembaruan data. Sebagai contoh, sumber statistik lain mencatat penguasaan bola 50%-50% dan tujuh tembakan Korea Selatan berbanding 12 milik Venezuela.
Namun, pola besarnya tetap sama: Venezuela lebih sering melepaskan tembakan, sedangkan Korea Selatan tidak terlalu produktif dalam menciptakan peluang sepanjang pertandingan.
Jumlah operan Korea Selatan mencapai 489 dengan 84 persen akurasi, sedangkan Venezuela mencatat 466 operan dengan akurasi yang juga berada di angka 84 persen. Ini menunjukkan kualitas distribusi bola kedua tim relatif serupa meskipun cara mereka membangun serangan berbeda.
Venezuela juga mencatat enam offside, sedangkan Korea Selatan tiga. Angka tersebut menggambarkan kecenderungan Venezuela lebih sering mencoba masuk ke area pertahanan lawan melalui pergerakan pemain depan.
Dari sisi penjaga gawang, Song Bum-keun melakukan sejumlah penyelamatan penting, sementara José Contreras juga tampil menentukan ketika menggagalkan peluang Son dan Lee Dong-gyeong. FIFA menyoroti kedua kiper sebagai bagian penting dari hasil tanpa gol tersebut.
Performa Korea Selatan dan Venezuela Setelah Bermain Imbang 0-0
Hasil 0-0 memberikan gambaran berbeda bagi kedua tim. Korea Selatan mendapatkan hasil imbang setelah sebelumnya dalam rangkaian pertandingan internasional tersebut meraih kemenangan atas Ekuador dan mengalami kekalahan dari Uruguay.
Robert Moreno masih berada dalam proses membangun tim. Pertandingan melawan Venezuela menjadi bagian dari periode awal kepemimpinannya sebagai pelatih sementara, sehingga laga uji coba seperti ini juga digunakan untuk melihat kombinasi pemain dan pendekatan taktik.
Salah satu catatan utama untuk Korea Selatan adalah efektivitas serangan. Tim mampu menguasai bola dalam jumlah yang relatif berimbang, tetapi hanya menghasilkan tujuh tembakan dan beberapa kali kesulitan membawa bola secara konsisten ke sepertiga akhir lapangan.
Kehadiran Son Heung-min tetap menjadi perhatian besar. Pemain LAFC tersebut belum menambah gol internasionalnya sehingga masih berada pada koleksi 58 gol A Match setelah pertandingan melawan Venezuela.
Bagi Venezuela, hasil imbang memperlihatkan bahwa mereka mampu memberikan tekanan kepada Korea Selatan meskipun bermain sebagai tim tamu. Jumlah tembakan 12 berbanding tujuh menjadi salah satu indikator bahwa Venezuela lebih sering mencoba menyelesaikan serangan dengan tembakan.
Namun, Venezuela juga tidak berhasil mengubah peluang menjadi gol. Gol Ramírez yang dianulir karena offside serta peluang yang membentur tiang menjadi contoh bahwa tekanan ofensif belum otomatis menghasilkan keunggulan di papan skor.
Setelah pertandingan ini, Korea Selatan dijadwalkan menghadapi Uzbekistan pada 6 Oktober 2026 di Yongin Mir Stadium. Pertandingan tersebut menjadi laga berikutnya dalam rangkaian agenda internasional Korea Selatan.
Bagi pembaca yang hanya melihat skor akhir, 0-0 mungkin terlihat seperti pertandingan minim peluang. Namun, statistik menunjukkan pertandingan sebenarnya memiliki sejumlah situasi berbahaya, terutama dari Venezuela, serta beberapa penyelamatan penting dari kedua penjaga gawang.
Pertanyaan Umum Seputar Hasil dan Statistik Korea Selatan vs Venezuela 0-0
Kapan pertandingan Korea Selatan vs Venezuela berlangsung?
Korea Selatan vs Venezuela berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026 di Ulsan Munsu Football Stadium. Pertandingan tersebut merupakan laga persahabatan internasional dan berakhir dengan skor 0-0.
Berapa skor akhir Korea Selatan vs Venezuela?
Skor akhir Korea Selatan vs Venezuela adalah 0-0. Tidak ada gol sah yang tercipta sepanjang 90 menit pertandingan.
Apakah ada gol yang dianulir dalam pertandingan Korea Selatan vs Venezuela?
Ya. Venezuela sempat mencetak gol melalui Jesús Ramírez pada babak kedua, tetapi gol tersebut dianulir karena offside setelah pemeriksaan VAR.
Apakah Korea Selatan juga sempat mencetak gol yang tidak disahkan?
FIFA mencatat Oh Hyeon-gyu sempat memasukkan bola ke gawang Venezuela dalam situasi bola mati, tetapi gol tersebut tidak disahkan karena pelanggaran terhadap penjaga gawang.
Siapa pemain yang paling banyak mencetak gol pada pertandingan ini?
Tidak ada pemain yang mencetak gol sah. Pertandingan berakhir 0-0 sehingga tidak ada pencetak gol resmi dari Korea Selatan maupun Venezuela.
Berapa jumlah tembakan Korea Selatan dan Venezuela?
Berdasarkan salah satu catatan statistik pertandingan, Korea Selatan menghasilkan tujuh tembakan, sedangkan Venezuela 12 tembakan. Venezuela juga unggul dalam jumlah tembakan tepat sasaran dengan empat berbanding tiga.
Berapa penguasaan bola Korea Selatan vs Venezuela?
Salah satu penyedia statistik mencatat Korea Selatan menguasai 51 persen bola dan Venezuela 49 persen. Penyedia data lain mencatat angka 50 persen berbanding 50 persen, sehingga terdapat sedikit perbedaan pencatatan antarplatform.
Siapa penjaga gawang Korea Selatan saat menghadapi Venezuela?
Song Bum-keun dipercaya sebagai penjaga gawang utama Korea Selatan. Ia melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk ketika menghadapi peluang dari Cristian Cásseres Jr. dan Jesús Ramírez.
Apakah Son Heung-min bermain sebagai starter?
Ya. Son Heung-min tampil sebagai starter dan ditempatkan sebagai salah satu dari dua penyerang dalam formasi 4-4-2 Korea Selatan. Ia kemudian digantikan Oh Se-hun pada menit-menit akhir.
Mengapa skor Korea Selatan vs Venezuela tetap 0-0 meskipun ada peluang?
Kedua tim gagal memanfaatkan peluang menjadi gol. Penampilan kedua penjaga gawang juga berpengaruh, ditambah satu gol Venezuela dianulir karena offside dan terdapat peluang Korea Selatan yang tidak disahkan karena pelanggaran.
Kapan pertandingan Korea Selatan berikutnya setelah menghadapi Venezuela?
Korea Selatan dijadwalkan menghadapi Uzbekistan pada 6 Oktober 2026 di Yongin Mir Stadium. Pertandingan tersebut menjadi lanjutan agenda internasional setelah hasil imbang melawan Venezuela.
Kesimpulan
Hasil Korea Selatan vs Venezuela 0-0 menunjukkan pertandingan yang berjalan ketat tanpa gol sah hingga akhir. Venezuela memiliki jumlah tembakan lebih banyak, sedangkan Korea Selatan beberapa kali mengandalkan Son Heung-min dan serangan dari sisi lapangan untuk mencari peluang.
Momen gol yang dianulir juga menjadi bagian penting dari pertandingan. Venezuela sempat mencetak gol melalui Jesús Ramírez, tetapi keputusan VAR menyatakan posisi offside sehingga skor tetap 0-0.
Secara statistik, kedua tim memiliki efektivitas operan yang relatif sama, sementara perbedaan paling mencolok terlihat pada jumlah tembakan. Korea Selatan menghasilkan tujuh tembakan berbanding 12 milik Venezuela, sehingga pertandingan ini lebih banyak ditentukan oleh ketahanan pertahanan dan penyelamatan kiper.
Bagi Korea Selatan, perhatian berikutnya tertuju pada pertandingan melawan Uzbekistan. Laga tersebut akan menjadi kesempatan berikutnya bagi tim asuhan Robert Moreno untuk memperbaiki efektivitas serangan sekaligus memberikan menit bermain kepada kombinasi pemain yang berbeda.