Pertandingan PSIM Yogyakarta vs Borneo FC pada pekan kedelapan Super League 2026/2027 menghasilkan perubahan penting di papan klasemen. PSIM berhasil membalikkan keadaan dan menang 2-1 setelah sempat tertinggal pada babak pertama.
Hasil tersebut menjadi kemenangan perdana PSIM di kompetisi musim ini. Tambahan tiga poin mengangkat Laskar Mataram ke peringkat ke-15 dengan koleksi lima poin, sedangkan Borneo FC tetap berada di posisi ke-13 dengan sembilan poin. PSIM Akhirnya Ukir Kemenangan Perdana+2
Laga yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu, 1 November 2026 itu juga penting bagi perjalanan kedua klub. PSIM akhirnya memutus rentetan tujuh pertandingan tanpa kemenangan, sementara Borneo FC kehilangan kesempatan menambah angka.
Berikut pembahasan hasil pertandingan, pencetak gol, jalannya comeback, dan dampaknya terhadap posisi PSIM Yogyakarta serta Borneo FC di klasemen sementara Super League 2026/2027.
Hasil PSIM Yogyakarta vs Borneo FC 2-1 pada Pekan Kedelapan Super League 2026/2027
PSIM Yogyakarta mengamankan kemenangan 2-1 atas Borneo FC dalam pertandingan pekan kedelapan BRI Super League 2026/2027. Hasil ini diraih melalui kebangkitan pada babak kedua setelah tim tuan rumah lebih dahulu tertinggal.
Pertandingan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (1/11/2026). Sejak awal laga, PSIM berusaha memanfaatkan dukungan suporter untuk mendapatkan kemenangan yang sudah lama dinantikan.
Hasil akhir pekan kedelapan
PSIM Yogyakarta
2–1
PSIM menang
Borneo FC
Pekan 8 · BRI Super League 2026/2027
Stadion Sultan Agung, Bantul · 1 November 2026
Pada babak pertama, Borneo FC lebih dahulu mencetak gol melalui Asgal Habib. Keunggulan tim tamu bertahan hingga turun minum, sehingga PSIM harus mencari cara untuk meningkatkan efektivitas serangan setelah jeda.
Situasi berubah pada babak kedua. Adrian Purzycki menyamakan kedudukan pada menit ke-57, kemudian Savio Sheva mencetak gol kedua pada menit ke-64 yang memastikan PSIM berbalik unggul.
Skor 2-1 bertahan sampai pertandingan selesai. PSIM memperoleh tiga poin penuh, sedangkan Borneo FC harus meninggalkan Bantul tanpa tambahan angka dari pertandingan tersebut. PSIM Akhirnya Ukir Kemenangan Perdana+2
Kemenangan ini memiliki arti lebih besar daripada sekadar perubahan skor. Sebelum menghadapi Borneo FC, PSIM belum pernah menang dalam tujuh pertandingan pertama musim tersebut.
Dari tujuh laga sebelumnya, PSIM hanya mengumpulkan dua hasil imbang dan menelan lima kekalahan. Karena itu, keberhasilan mengamankan tiga poin menjadi momentum untuk memperbaiki kepercayaan diri pemain sekaligus posisi klub di klasemen.
Bagi Borneo FC, kekalahan ini menjadi hasil yang perlu dievaluasi. Tim asal Samarinda tersebut sempat berada dalam posisi menguntungkan setelah unggul lebih dahulu, tetapi gagal mempertahankan keunggulan ketika PSIM meningkatkan tekanan pada paruh kedua.
Borneo FC Sempat Unggul melalui Gol Asgal Habib Sebelum PSIM Membalikkan Keadaan
Borneo FC mengawali pertandingan dengan hasil yang cukup menjanjikan. Tim tamu berhasil memanfaatkan peluang pada babak pertama dan membuat PSIM berada dalam tekanan setelah kebobolan lebih dahulu.
Gol pembuka Borneo FC dicetak Asgal Habib pada menit ke-34 menurut laporan resmi ILeague. Beberapa laporan pertandingan mencatat perbedaan satu menit pada waktu gol, tetapi pencetak gol dan urutan kejadian tetap sama. PSIM Akhirnya Ukir Kemenangan Perdana+2
Gol tersebut membuat Borneo FC unggul 1-0 dan mengubah pendekatan permainan kedua tim. PSIM harus lebih berani mengambil inisiatif serangan untuk mengejar ketertinggalan sebelum pertandingan berakhir.
Asgal Habib membawa Borneo FC memimpin
Asgal Habib menjadi pemain yang membuka keunggulan Borneo FC melalui penyelesaian peluang pada babak pertama. Gol itu membuat tim tamu memiliki modal penting untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Keunggulan tersebut juga menunjukkan bahwa Borneo FC mampu memanfaatkan kesempatan ketika PSIM belum berhasil mengubah sejumlah peluang menjadi gol. Tuan rumah memang berusaha menyerang, tetapi penyelesaian akhir masih menjadi pekerjaan rumah.
Setelah kebobolan, PSIM berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan. Namun, pertahanan Borneo FC masih mampu menjaga keunggulan hingga babak pertama selesai.
PSIM berusaha meningkatkan tekanan setelah turun minum
Memasuki babak kedua, PSIM mencoba mengambil kendali permainan. Tuan rumah berupaya mempercepat aliran bola dan mencari ruang di antara pemain bertahan Borneo FC.
Borneo FC berusaha memperlambat tempo serta menjaga keunggulan. Strategi tersebut membuat PSIM harus bekerja lebih keras untuk membongkar pertahanan lawan.
Salah satu peluang PSIM datang melalui kerja sama Pulga Vidal dan Adrian Dalmau. Umpan silang Vidal pada menit ke-53 berhasil diarahkan kepada Dalmau, tetapi penyelesaiannya belum mengarah tepat ke gawang.
Peluang tersebut memperlihatkan bahwa PSIM mulai menemukan celah di pertahanan lawan. Meski belum menghasilkan gol, tekanan tuan rumah menjadi tanda bahwa pertandingan masih terbuka.
Pergantian pemain membantu mengubah dinamika pertandingan
PSIM melakukan perubahan pemain pada menit ke-56 dengan menarik Muhammad Iqbal dan Adrian Dalmau. Nermin Haljeta serta Andy Irfan masuk untuk memberikan tenaga baru dalam permainan tuan rumah.
Pergantian pemain dilakukan ketika PSIM masih tertinggal satu gol. Tim membutuhkan energi tambahan untuk mempertahankan tekanan dan meningkatkan peluang mencetak gol penyama kedudukan.
Hanya berselang satu menit, Adrian Purzycki berhasil mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut menjadi titik balik karena PSIM tidak lagi berada dalam posisi mengejar ketertinggalan.
Setelah kedudukan imbang, kepercayaan diri pemain tuan rumah meningkat. PSIM kemudian kembali menekan hingga akhirnya memperoleh gol kedua yang mengubah jalannya pertandingan.
Kebangkitan tersebut menjadi bukti bahwa PSIM tidak menyerah meskipun sempat tertinggal. Respons setelah jeda menjadi salah satu faktor penting di balik kemenangan perdana mereka pada musim 2026/2027.
Adrian Purzycki dan Savio Sheva Jadi Penentu Kemenangan PSIM Yogyakarta
Kemenangan PSIM atas Borneo FC tidak lepas dari kontribusi Adrian Purzycki dan Savio Sheva. Keduanya mencetak gol pada babak kedua ketika tuan rumah membutuhkan perubahan untuk mengamankan hasil pertandingan.
Adrian menjadi pemain yang menghidupkan peluang PSIM melalui gol penyama kedudukan. Sementara itu, Savio menyelesaikan momentum kebangkitan dengan gol kedua yang membawa Laskar Mataram unggul 2-1.
Adrian Purzycki menyamakan kedudukan pada menit ke-57
Adrian Purzycki mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-57. Gol tersebut tercipta setelah ia memanfaatkan umpan dari Raka Cahyana dan menyelesaikannya di depan gawang Borneo FC.
Penyelesaian Adrian membuat skor berubah menjadi 1-1. Gol itu sekaligus mengembalikan harapan PSIM untuk meraih kemenangan setelah tertinggal sejak babak pertama.
Peran Adrian bukan hanya terlihat dari gol yang dicetak. Kehadirannya di area serangan membantu PSIM memanfaatkan ruang di depan pertahanan lawan ketika tekanan tuan rumah mulai meningkat.
Gol penyama kedudukan juga mengubah situasi psikologis pertandingan. Borneo FC yang sebelumnya berada dalam posisi unggul harus kembali menjaga konsentrasi karena PSIM mulai mendapatkan momentum.
Bagi PSIM, gol tersebut menjadi bukti bahwa tekanan yang dibangun setelah turun minum mulai membuahkan hasil. Tim tidak lagi harus mengejar dua gol, tetapi cukup mencari satu gol tambahan untuk membalikkan keadaan.
Savio Sheva mencetak gol penentu pada menit ke-64
Setelah kedudukan menjadi imbang, PSIM tidak mengendurkan serangan. Tujuh menit setelah gol Adrian, Savio Sheva mencatatkan namanya di papan skor melalui tembakan dari luar kotak penalti.
Gol pada menit ke-64 tersebut membawa PSIM unggul 2-1. Tembakan Savio tidak mampu dihentikan kiper Borneo FC, Kadu Monteiro, sehingga tuan rumah berhasil membalikkan keadaan.
Gol itu menjadi momen penting karena PSIM akhirnya berada di posisi unggul untuk pertama kalinya dalam pertandingan. Para pemain tuan rumah kemudian berusaha menjaga keunggulan sampai wasit meniup peluit panjang.
Savio tidak hanya memberikan kontribusi melalui gol. Ia juga menjadi bagian dari upaya kolektif pemain PSIM untuk terus menekan setelah berhasil menyamakan kedudukan.
Dalam pernyataan setelah pertandingan, Savio menyampaikan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemain. Ia juga mempersembahkan golnya untuk masyarakat Yogyakarta yang terus mendukung tim. iLeague+1
Kerja sama pemain menjadi faktor penting
Dua gol PSIM memperlihatkan kontribusi berbeda dari para pemain. Raka Cahyana membantu terciptanya gol Adrian melalui umpan, sedangkan Savio menyelesaikan peluang dengan tembakan jarak jauh.
Kombinasi tersebut menunjukkan bahwa ancaman PSIM tidak hanya datang dari satu pola serangan. Tim mampu memanfaatkan situasi di depan gawang maupun mencoba penyelesaian dari luar kotak penalti.
Perubahan permainan setelah turun minum juga memperlihatkan pentingnya respons tim ketika menghadapi ketertinggalan. PSIM tidak berhenti menyerang setelah gol pertama Borneo, tetapi terus mencari cara untuk menembus pertahanan lawan.
Kemenangan ini dapat menjadi modal bagi Adrian, Savio, dan rekan-rekannya untuk membangun kepercayaan diri. Namun, hasil satu pertandingan belum cukup untuk memastikan konsistensi pada pekan-pekan berikutnya.
PSIM tetap perlu memperbaiki efektivitas penyelesaian akhir dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Dua aspek tersebut akan berpengaruh ketika mereka menghadapi lawan dengan kualitas serta pendekatan permainan yang berbeda.
PSIM Naik ke Posisi Ke-15 dengan Koleksi Lima Poin Setelah Meraih Kemenangan Perdana
Tambahan tiga poin dari pertandingan melawan Borneo FC membawa PSIM Yogyakarta naik ke posisi ke-15 klasemen sementara Super League 2026/2027. Laskar Mataram kini mengumpulkan lima poin setelah menjalani delapan pertandingan.
Perubahan posisi tersebut menjadi kabar penting bagi PSIM. Sebelum kemenangan ini, mereka berada dalam situasi sulit karena belum berhasil meraih kemenangan dari tujuh laga pertama.
Perolehan poin PSIM berubah setelah kemenangan
Sebelum menghadapi Borneo FC, PSIM mencatat dua hasil imbang dan lima kekalahan. Catatan tersebut membuat mereka hanya memiliki dua poin dan berada di bagian bawah klasemen.
Kemenangan 2-1 memberikan tambahan tiga poin penuh. Dengan demikian, total perolehan PSIM meningkat menjadi lima poin dari delapan pertandingan.
| Keterangan | Sebelum melawan Borneo FC | Setelah melawan Borneo FC |
|---|---|---|
| Jumlah pertandingan | 7 | 8 |
| Menang | 0 | 1 |
| Seri | 2 | 2 |
| Kalah | 5 | 5 |
| Poin | 2 | 5 |
| Posisi | 17 | 15 |
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa kemenangan pertama langsung memberikan dampak terhadap posisi PSIM. Klub berhasil meninggalkan posisi ke-17 dan naik dua tingkat ke peringkat ke-15.
Meski demikian, posisi ke-15 belum membuat PSIM sepenuhnya aman. Persaingan di papan bawah masih terbuka karena jarak poin antarklub relatif dekat.
PSIM mulai menjauh dari posisi terbawah
Tambahan tiga poin membuat PSIM memiliki peluang lebih baik untuk memperbaiki posisi pada pertandingan selanjutnya. Kemenangan ini juga menghentikan catatan tujuh laga tanpa kemenangan yang sebelumnya membebani perjalanan tim.
Namun, posisi ke-15 tetap membutuhkan perhatian. PSIM masih harus mengumpulkan poin secara konsisten agar tidak kembali terdesak oleh klub-klub yang berada di bawahnya.
Dalam kompetisi panjang, satu kemenangan memang dapat mengubah suasana tim. Akan tetapi, stabilitas hasil pertandingan menjadi faktor yang lebih menentukan untuk memperbaiki posisi klasemen dalam jangka panjang.
Karena itu, PSIM perlu menjadikan kemenangan atas Borneo FC sebagai titik awal. Tim harus mempertahankan semangat yang sama sekaligus memperbaiki kelemahan yang terlihat dalam pertandingan sebelumnya.
Kemenangan perdana menjadi modal menghadapi laga berikutnya
Pelatih karteker PSIM, Guntur Cahyo Utomo, mengapresiasi respons pemain yang tetap berusaha meskipun sempat tertinggal. Ia menilai kemenangan tersebut sebagai hasil kerja keras tim dan awal untuk membangun kembali daya saing PSIM.
Guntur juga mengingatkan bahwa perjalanan kompetisi masih panjang. PSIM tidak boleh terlalu lama larut dalam perayaan karena pertandingan berikutnya sudah menunggu.
Lawan berikutnya yang disebut dalam laporan resmi klub adalah Dewa United. Pertandingan tersebut dijadwalkan pada Jumat, 6 November 2026, sehingga waktu pemulihan dan persiapan PSIM relatif singkat. PSIM Akhirnya Ukir Kemenangan Perdana+1
Situasi ini membuat kemenangan atas Borneo FC perlu segera diikuti evaluasi. Tim harus menjaga kondisi fisik pemain, memperbaiki koordinasi antarlini, dan mempertahankan efektivitas serangan.
Bagi suporter, kemenangan perdana tentu menjadi alasan untuk kembali optimistis. Namun, dukungan tetap dibutuhkan karena PSIM masih harus menghadapi banyak pertandingan sebelum kompetisi berakhir.
Borneo FC Tertahan di Peringkat Ke-13 dengan Sembilan Poin Usai Kehilangan Tiga Poin
Berbeda dengan PSIM yang memperoleh dorongan besar dari kemenangan, Borneo FC harus menerima hasil negatif di pekan kedelapan. Kekalahan 1-2 membuat Pesut Etam gagal menambah poin dan tetap berada di peringkat ke-13 dengan sembilan poin.
Hasil ini cukup disayangkan karena Borneo FC sempat memimpin lebih dahulu. Keunggulan melalui gol Asgal Habib tidak mampu dipertahankan setelah PSIM mencetak dua gol pada babak kedua.
Borneo FC gagal mempertahankan keunggulan
Borneo FC sebenarnya memiliki peluang untuk membawa pulang hasil positif dari Stadion Sultan Agung. Tim tamu sudah unggul 1-0 pada babak pertama dan berhasil menjaga skor tersebut hingga turun minum.
Namun, situasi berubah setelah PSIM meningkatkan tekanan. Gol Adrian Purzycki membuat kedudukan kembali imbang, sedangkan gol Savio Sheva mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Setelah tertinggal, Borneo FC berusaha mencari gol balasan. Tim tamu tetap mencoba menyerang pada sisa pertandingan, tetapi tidak berhasil mencetak gol tambahan sampai laga berakhir. detikcom+1
Kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi bahan evaluasi penting bagi Borneo FC. Tim perlu melihat kembali bagaimana pertahanan menghadapi tekanan setelah lawan mengubah pendekatan permainan.
Koleksi sembilan poin belum berubah
Kekalahan dari PSIM membuat Borneo FC tetap mengoleksi sembilan poin. Mereka berada di peringkat ke-13 klasemen sementara, sementara PSIM naik ke posisi ke-15 dengan lima poin.
| Klub | Posisi setelah pertandingan | Poin |
|---|---|---|
| Borneo FC | 13 | 9 |
| PSIM Yogyakarta | 15 | 5 |
Borneo FC memiliki keunggulan empat poin dibandingkan PSIM. Namun, jarak tersebut masih dapat berubah seiring hasil pertandingan pada pekan berikutnya.
Perlu diperhatikan bahwa jumlah pertandingan yang sudah dimainkan setiap klub dapat berbeda dalam satu pekan kompetisi. Karena itu, posisi dan poin perlu dibaca bersama jumlah laga yang telah diselesaikan, bukan hanya melihat urutan klasemen.
Bagi Borneo FC, sembilan poin masih memberikan ruang untuk memperbaiki posisi. Namun, kehilangan angka dari pertandingan yang sempat mereka pimpin menjadi pengingat bahwa keunggulan tidak cukup dijaga hanya dengan bertahan.
Evaluasi lini pertahanan dan konsistensi permainan
Salah satu hal yang perlu diperhatikan Borneo FC adalah respons ketika lawan meningkatkan tekanan. Setelah PSIM menyamakan kedudukan, tim harus menjaga organisasi pertahanan agar tidak kembali kehilangan kontrol.
Gol kedua Savio Sheva memperlihatkan bahwa PSIM masih memiliki ruang untuk melakukan penyelesaian dari luar kotak penalti. Situasi seperti ini perlu menjadi bahan evaluasi bagi pemain bertahan dan penjaga gawang.
Selain itu, Borneo FC perlu menjaga keseimbangan antara bertahan dan menyerang. Terlalu fokus mempertahankan keunggulan dapat membuat tim kehilangan inisiatif dan memberi lawan kesempatan menguasai permainan.
Kekalahan ini tidak otomatis menggambarkan seluruh performa Borneo FC sepanjang musim. Namun, hasil tersebut menunjukkan bahwa tim masih perlu meningkatkan konsistensi, terutama ketika menghadapi tekanan di babak kedua.
Peluang memperbaiki posisi masih terbuka
Borneo FC masih memiliki kesempatan untuk kembali mengumpulkan poin pada pertandingan berikutnya. Sembilan poin yang sudah dimiliki dapat menjadi modal, asalkan tim mampu memperbaiki kesalahan dan menjaga performa.
Persaingan Super League masih panjang. Perubahan posisi dapat terjadi setelah beberapa pertandingan, terutama bagi klub yang berada di papan tengah dan bawah dengan jarak poin berdekatan.
Karena itu, Borneo FC perlu menjadikan kekalahan dari PSIM sebagai bahan pembelajaran. Fokus berikutnya bukan hanya mengejar kemenangan, tetapi juga menjaga keunggulan ketika sudah berhasil mencetak gol lebih dahulu.
FAQ Seputar Klasemen PSIM Yogyakarta dan Borneo FC di Super League 2026/2027
1. Berapa skor akhir PSIM Yogyakarta vs Borneo FC pada pekan kedelapan?
PSIM Yogyakarta menang 2-1 atas Borneo FC dalam pertandingan pekan kedelapan Super League 2026/2027. PSIM sempat tertinggal lebih dahulu sebelum membalikkan keadaan pada babak kedua.
2. Siapa pencetak gol dalam pertandingan PSIM vs Borneo FC?
Gol Borneo FC dicetak oleh Asgal Habib pada babak pertama. PSIM membalas melalui Adrian Purzycki pada menit ke-57 dan Savio Sheva pada menit ke-64 berdasarkan laporan resmi ILeague.
3. PSIM Yogyakarta berada di posisi berapa setelah mengalahkan Borneo FC?
PSIM naik ke peringkat ke-15 klasemen sementara dengan koleksi lima poin. Tambahan tiga poin tersebut menjadi kemenangan perdana mereka setelah melewati tujuh pertandingan tanpa kemenangan.
4. Berapa poin Borneo FC setelah kalah dari PSIM?
Borneo FC tetap mengumpulkan sembilan poin dan berada di peringkat ke-13. Kekalahan 1-2 membuat mereka tidak memperoleh tambahan angka dari pertandingan tersebut.
5. Di mana pertandingan PSIM Yogyakarta melawan Borneo FC berlangsung?
Pertandingan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu, 1 November 2026. PSIM bertindak sebagai tuan rumah dan berhasil mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya.
6. Apakah kemenangan atas Borneo FC merupakan kemenangan pertama PSIM musim ini?
Ya. Sebelum pertandingan tersebut, PSIM mencatat dua hasil imbang dan lima kekalahan dalam tujuh laga pertama. Kemenangan 2-1 atas Borneo FC menjadi tiga poin perdana mereka di Super League 2026/2027.
7. Mengapa PSIM bisa naik ke peringkat ke-15 setelah menang?
Tambahan tiga poin meningkatkan koleksi PSIM dari dua menjadi lima poin. Perubahan tersebut membuat mereka naik dari posisi ke-17 ke peringkat ke-15 dalam klasemen sementara setelah pertandingan.
8. Apakah Borneo FC turun peringkat setelah kalah dari PSIM?
Laporan setelah pertandingan menyebut Borneo FC tetap berada di peringkat ke-13 dengan sembilan poin. Mereka kehilangan kesempatan menambah angka, sementara PSIM berhasil memperbaiki posisinya.
Kesimpulan
Klasemen terbaru PSIM Yogyakarta vs Borneo FC setelah pertandingan pekan kedelapan menunjukkan perubahan penting bagi kedua klub. PSIM menang 2-1, mengakhiri tujuh laga tanpa kemenangan, dan naik ke peringkat ke-15 dengan lima poin.
Borneo FC harus menerima kekalahan meskipun sempat unggul melalui gol Asgal Habib. Hasil tersebut membuat mereka tetap berada di posisi ke-13 dengan sembilan poin tanpa tambahan angka.
Adrian Purzycki dan Savio Sheva menjadi sosok penting dalam comeback PSIM. Kemenangan ini menjadi modal untuk menghadapi pertandingan berikutnya, sedangkan Borneo FC perlu mengevaluasi pertahanan dan konsistensi permainan agar dapat kembali bersaing di klasemen Super League 2026/2027.