Pertandingan Hasil Pertandingan Germany vs Serbia 2-0, Skor Akhir UEFA Nations League berakhir dengan kemenangan Jerman atas Serbia di Allianz Arena, Munich. Tom Bischof membuka keunggulan pada menit ke-39, kemudian Florian Wirtz menggandakan skor pada menit ke-61.
Kemenangan tersebut menjadi tiga poin pertama Jerman di UEFA Nations League 2026/27 sekaligus kemenangan pertama Jürgen Klopp sejak ditunjuk sebagai pelatih tim nasional Jerman. Sebelumnya, Jerman bermain imbang 1-1 melawan Belanda dan kalah 0-1 dari Yunani.
Pertandingan ini juga cukup menarik karena Klopp melakukan perubahan besar terhadap komposisi tim. Jerman tampil dengan susunan yang berbeda dari laga sebelumnya dan memainkan beberapa pemain yang mendapat kesempatan penting untuk menunjukkan kemampuan di level internasional.
| Detail Pertandingan | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Germany vs Serbia |
| Kompetisi | UEFA Nations League 2026/27 |
| Liga | League A, Grup 2 |
| Hasil akhir | Germany 2-0 Serbia |
| Babak pertama | Germany 1-0 Serbia |
| Stadion | Allianz Arena, Munich |
| Tanggal | 1 Oktober 2026 |
| Waktu kick-off | 20.45 CEST / 01.45 WIB, 2 Oktober |
| Pencetak gol | Tom Bischof, Florian Wirtz |
| Wasit | Espen Eskås |
| Penonton | 68.121 |
Hasil ini membuat Jerman mengoleksi empat poin dari tiga pertandingan. Di sisi lain, Serbia masih belum mendapatkan poin setelah menelan kekalahan dalam tiga pertandingan awal Grup A2.
Jalannya Pertandingan Germany vs Serbia dan Gol yang Tercipta
Jerman langsung mengambil inisiatif sejak awal pertandingan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, tim asuhan Klopp lebih banyak menguasai bola dan terus menekan pertahanan Serbia melalui kombinasi permainan dari lini tengah dan sisi sayap.
Peluang awal datang ketika Aleksandar Pavlović melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan dari Philipp Treu. Bola masih melebar dari sasaran.
Serangan Jerman terus berlanjut. Nick Woltemade, Serge Gnabry, Derry Scherhant, Tom Bischof, dan Florian Wirtz beberapa kali terlibat dalam upaya menciptakan peluang sebelum Serbia mampu memberikan respons berarti.
Tom Bischof Buka Keunggulan
Gol pertama Jerman akhirnya tercipta pada menit ke-39 melalui Tom Bischof. Gol tersebut berawal dari aksi Florian Wirtz yang melepaskan tembakan dan mengenai tiang gawang.
Bola muntah kemudian berada di area yang tepat untuk Bischof. Gelandang Jerman itu bereaksi cepat dan menyelesaikan peluang tersebut untuk mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Gol ini memiliki arti tersendiri bagi Bischof karena menjadi gol pertamanya untuk tim nasional senior Jerman. Ia tidak hanya berperan dalam membangun serangan, tetapi juga aktif membantu tekanan dari lini tengah.
Setelah gol tersebut, Jerman tetap mempertahankan tekanan. Serbia kesulitan mengembangkan serangan karena kehilangan penguasaan bola dan lebih sering bertahan di area sendiri.
Wirtz Gandakan Skor
Memasuki babak kedua, Jerman tidak mengubah pendekatan secara signifikan. Tim tuan rumah tetap mengontrol permainan dan terus mencari ruang di antara lini pertahanan Serbia.
Pada menit ke-61, Florian Wirtz akhirnya mencetak gol kedua Jerman. Maximilian Mittelstädt memberikan umpan yang berhasil menembus pertahanan Serbia sebelum Wirtz menyelesaikannya dengan tembakan kaki kanan ke sudut bawah gawang.
Skor berubah menjadi Germany 2-0 Serbia. Gol tersebut sekaligus menjadi gol pertama Wirtz dalam pertandingan ini setelah sebelumnya berperan dalam terciptanya gol Bischof.
Serbia kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mencoba mengubah jalannya pertandingan. Lazar Samardžić, Saša Lukić, Strahinja Pavlović, dan Mihajlo Cvetković masuk pada babak kedua, tetapi perubahan tersebut tidak menghasilkan gol balasan.
Jerman juga memasukkan Mika Baur, Jonathan Burkardt, Bambasé Conté, Saïd El Mala, dan Vitaly Janelt pada fase akhir pertandingan. Skor 2-0 bertahan sampai peluit panjang berbunyi.
Menariknya, dominasi Jerman sudah terlihat sejak babak pertama. DFB mencatat Jerman melepaskan 16 tembakan pada 45 menit pertama, sedangkan Serbia tidak menghasilkan satu pun tembakan pada periode tersebut.
Daftar Pencetak Gol Germany vs Serbia dengan Skor Akhir 2-0
Dua gol tercipta dalam pertandingan Germany vs Serbia. Seluruh gol berasal dari tim tuan rumah dan dicetak oleh dua pemain berbeda.
| Menit | Pemain | Tim | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 39′ | Tom Bischof | Germany | Memanfaatkan bola rebound setelah tembakan Wirtz membentur tiang |
| 61′ | Florian Wirtz | Germany | Assist Maximilian Mittelstädt |
| – | Serbia | – | Tidak mencetak gol |
Gol Tom Bischof menjadi salah satu momen penting dalam pertandingan. Selain membuka skor, gol tersebut merupakan gol perdana Bischof untuk tim nasional senior Jerman.
Sementara itu, gol Wirtz menunjukkan kontribusinya yang lebih lengkap. Ia terlibat dalam proses gol pertama dan kemudian mencatatkan namanya sendiri di papan skor pada babak kedua.
Statistik Gol yang Perlu Diperhatikan
Jerman sebenarnya memiliki banyak peluang untuk mencetak lebih dari dua gol. Berdasarkan statistik pertandingan, Jerman menghasilkan 32 tembakan, dengan delapan di antaranya tepat sasaran.
Serbia hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan. Angka tersebut memperlihatkan betapa terbatasnya kesempatan Serbia untuk mengancam gawang Jonas Urbig.
Florian Wirtz juga menjadi salah satu pemain paling menonjol dalam pertandingan. Selain mencetak gol, ia terlibat dalam serangan yang menghasilkan gol pembuka dan terus menjadi sumber kreativitas Jerman.
Susunan Pemain Germany vs Serbia di UEFA Nations League
Jürgen Klopp melakukan perubahan besar terhadap tim Jerman untuk pertandingan ini. Jerman menggunakan formasi dasar 4-4-2 menurut data pertandingan, sementara beberapa sumber menggambarkan posisi Wirtz dan pemain depan dalam struktur yang dapat berubah menjadi 4-3-3 ketika menyerang.
Starting XI Germany
| Posisi | Pemain |
|---|---|
| GK | Jonas Urbig |
| DF | Philipp Treu |
| DF | Waldemar Anton |
| DF | Malick Thiaw |
| DF | Maximilian Mittelstädt |
| MF | Serge Gnabry |
| MF | Aleksandar Pavlović |
| MF | Tom Bischof |
| MF | Derry Scherhant |
| FW | Nick Woltemade |
| FW | Florian Wirtz |
Pelatih: Jürgen Klopp.
Serge Gnabry dipercaya sebagai kapten Jerman dalam pertandingan tersebut. Di bawah mistar, Jonas Urbig mendapatkan kesempatan tampil dan menjadi salah satu pemain yang menjalani pertandingan penting dalam komposisi baru Klopp.
Jerman kemudian melakukan beberapa pergantian. Saïd El Mala menggantikan Serge Gnabry pada awal babak kedua, sedangkan Mika Baur, Jonathan Burkardt, Bambasé Conté, dan Vitaly Janelt masuk pada fase berikutnya.
Starting XI Serbia
| Posisi | Pemain |
|---|---|
| GK | Đorđe Petrović |
| DF | Kosta Nedeljković |
| DF | Strahinja Eraković |
| DF | Srđan Babić |
| DF | Filip Kostić |
| MF | Nemanja Gudelj |
| MF | Andrija Živković |
| MF | Stefan Džodić |
| MF | Nemanja Maksimović |
| FW | Dušan Tadić |
| FW | Luka Jović |
Pelatih: Veljko Paunović.
Serbia kemudian memasukkan Lazar Samardžić, Saša Lukić, Strahinja Pavlović, Mihajlo Cvetković, dan Vasilije Kostov sebagai pemain pengganti. Pergantian tersebut dilakukan terutama setelah Jerman sudah unggul 2-0.
Salah satu catatan dari susunan Serbia adalah pengalaman Dušan Tadić sebagai kapten. Namun, lini serang Serbia tidak mampu menghasilkan gol dan hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran sepanjang laga.
Statistik Pertandingan Germany vs Serbia Secara Lengkap
Skor 2-0 sebenarnya belum sepenuhnya menggambarkan dominasi Jerman. Dari sisi penguasaan bola, jumlah tembakan, sepak pojok, hingga umpan, Jerman unggul cukup jauh.
Data pertandingan mencatat Jerman menguasai 74 persen bola berbanding 26 persen milik Serbia. Jerman juga menghasilkan 32 tembakan, sedangkan Serbia hanya satu.
| Statistik | Germany | Serbia |
|---|---|---|
| Skor | 2 | 0 |
| Penguasaan bola | 74% | 26% |
| Total tembakan | 32 | 1 |
| Tembakan tepat sasaran | 8 | 1 |
| Tembakan melenceng | 17 | 0 |
| Tembakan diblok | 7 | 0 |
| Sepak pojok | 12 | 1 |
| Pelanggaran | 10 | 11 |
| Offside | 1 | 1 |
| Kartu kuning | 0 | 2 |
| Penyelamatan kiper | 1 | 6 |
| Total umpan | 739 | 267 |
| Umpan berhasil | 675 | 188 |
| Expected Goals (xG) | 3,41 | 0,01 |
Angka 74 persen penguasaan bola menunjukkan Jerman mampu mengontrol tempo pertandingan. Serbia lebih banyak menunggu dan kesulitan membawa bola keluar dari tekanan.
Perbedaan tembakan juga sangat mencolok. Jerman melakukan 32 percobaan, termasuk 21 tembakan dari dalam kotak penalti, sementara Serbia hanya melakukan satu percobaan dari luar kotak penalti.
Jerman Sangat Dominan di Sepertiga Akhir
Jerman mencatat 12 sepak pojok berbanding satu milik Serbia. Tim tuan rumah juga menghasilkan tujuh peluang besar dan mencatat 88 serangan berbahaya menurut data statistik pertandingan.
Dari sisi distribusi bola, Jerman melakukan 739 umpan dengan 675 umpan berhasil. Aleksandar Pavlović menjadi salah satu pemain dengan volume umpan tinggi, sementara Malick Thiaw juga mencatat distribusi bola yang aktif dari lini belakang.
Nilai xG Jerman yang mencapai 3,41 juga menunjukkan bahwa kualitas peluang yang diciptakan sebenarnya cukup untuk menghasilkan lebih banyak gol. Namun, hasil akhir tetap berhenti pada skor 2-0.
Bagi Serbia, angka xG hanya 0,01 menggambarkan minimnya peluang berbahaya. Tim tamu tidak mampu menghasilkan cukup kesempatan untuk mengubah pertandingan setelah Jerman mengambil kendali sejak awal.
Klasemen dan Dampak Hasil Germany vs Serbia 2-0
Kemenangan atas Serbia mengubah posisi Jerman di Grup A2 secara signifikan. Setelah tiga pertandingan, Jerman mengoleksi empat poin dari satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Sementara itu, Yunani masih memimpin grup dengan tujuh poin setelah bermain imbang 2-2 melawan Belanda pada matchday yang sama. Belanda berada di posisi kedua dengan lima poin, Jerman ketiga dengan empat poin, dan Serbia keempat tanpa poin.
Klasemen Grup A2 Setelah Germany vs Serbia
| Posisi | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kebobolan | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Yunani | 3 | 2 | 1 | 0 | 5 | 3 | 7 |
| 2 | Belanda | 3 | 1 | 2 | 0 | 5 | 4 | 5 |
| 3 | Jerman | 3 | 1 | 1 | 1 | 3 | 2 | 4 |
| 4 | Serbia | 3 | 0 | 0 | 3 | 2 | 6 | 0 |
Posisi tersebut membuat persaingan Grup A2 masih terbuka. Jerman kini hanya terpaut satu poin dari Belanda dan tiga poin dari Yunani.
Yang perlu diperhatikan adalah format League A. Dua tim teratas dari setiap grup melaju ke perempat final, sedangkan posisi terbawah harus menghadapi konsekuensi terkait degradasi atau play-off sesuai mekanisme kompetisi 2026/27.
Dengan empat poin, Jerman belum berada di posisi dua besar setelah matchday ketiga. Namun, kemenangan atas Serbia membuat selisih dengan Belanda menjadi hanya satu poin.
Pertandingan berikutnya menjadi sangat penting karena Jerman akan menghadapi Yunani pada 4 Oktober 2026. Setelah itu masih ada pertandingan melawan Serbia pada November dan Belanda pada matchday terakhir.
Bagi Serbia, situasinya berbeda. Tiga kekalahan dari tiga pertandingan membuat mereka berada di dasar klasemen dengan nol poin.
Serbia sudah kalah 1-2 dari Yunani, kalah 1-2 dari Belanda, kemudian kalah 0-2 dari Jerman. Karena itu, pertandingan-pertandingan berikutnya akan sangat menentukan posisi mereka dalam persaingan bertahan di League A.
Apa Arti Kemenangan Ini untuk Jerman?
Dari sisi klasemen, tiga poin menjadi tambahan penting karena Jerman sebelumnya hanya mengumpulkan satu poin dari dua laga. Kemenangan juga membawa mereka kembali ke persaingan dua besar Grup A2.
Dari sisi permainan, pertandingan ini memperlihatkan kemampuan Jerman menciptakan tekanan tinggi. Mereka menguasai 74 persen bola dan mencatat 32 tembakan, sehingga kemenangan 2-0 tidak hanya ditentukan oleh efektivitas penyelesaian akhir.
Bagi Klopp, pertandingan ini juga menjadi kemenangan pertamanya sebagai pelatih Jerman. Sebelumnya ia meraih hasil imbang melawan Belanda dan kalah dari Yunani dalam dua pertandingan pertamanya.
Pertanyaan Umum Seputar Hasil Pertandingan Germany vs Serbia 2-0
Berapa skor akhir Germany vs Serbia di UEFA Nations League?
Germany menang 2-0 atas Serbia. Tom Bischof mencetak gol pertama pada menit ke-39, kemudian Florian Wirtz menambah gol kedua pada menit ke-61.
Siapa pencetak gol Germany vs Serbia?
Dua pencetak gol Jerman adalah Tom Bischof dan Florian Wirtz. Bischof mencetak gol pada menit ke-39, sedangkan Wirtz mencetak gol pada menit ke-61 melalui assist Maximilian Mittelstädt.
Di stadion mana Germany vs Serbia dimainkan?
Pertandingan digelar di Allianz Arena, Munich, Jerman. Jumlah penonton yang tercatat mencapai 68.121 orang.
Berapa penguasaan bola Germany vs Serbia?
Jerman menguasai 74 persen bola, sedangkan Serbia 26 persen. Jerman juga unggul jauh dalam jumlah tembakan, yaitu 32 berbanding satu.
Berapa jumlah tembakan tepat sasaran Germany vs Serbia?
Jerman mencatat delapan tembakan tepat sasaran, sedangkan Serbia hanya satu. Kiper Serbia, Đorđe Petrović, tercatat melakukan enam penyelamatan.
Bagaimana posisi Germany setelah menang atas Serbia?
Jerman berada di posisi ketiga Grup A2 dengan empat poin dari tiga pertandingan. Yunani memimpin dengan tujuh poin, Belanda berada di posisi kedua dengan lima poin, sedangkan Serbia berada di posisi keempat tanpa poin.
Apakah Germany masih bisa lolos ke perempat final UEFA Nations League?
Masih. Dua tim teratas Grup A2 akan melaju ke perempat final, sehingga Jerman masih memiliki peluang untuk mengejar posisi dua besar melalui pertandingan tersisa.
Kapan Germany bertanding lagi setelah menghadapi Serbia?
Jerman dijadwalkan menghadapi Yunani pada 4 Oktober 2026. Setelah itu, Jerman akan bertemu Serbia pada 13 November dan Belanda pada 16 November 2026 berdasarkan jadwal Grup A2.
Apakah Serbia mencetak gol dalam pertandingan ini?
Tidak. Serbia gagal mencetak gol dan pertandingan berakhir 2-0 untuk Jerman. Bahkan sepanjang laga Serbia hanya mencatat satu tembakan tepat sasaran.
Kesimpulan
Hasil Germany vs Serbia berakhir 2-0 untuk kemenangan Jerman di Allianz Arena. Tom Bischof membuka skor pada menit ke-39, sedangkan Florian Wirtz memastikan kemenangan melalui gol pada menit ke-61.
Jerman tampil dominan dengan 74 persen penguasaan bola, 32 tembakan, delapan tembakan tepat sasaran, dan 12 sepak pojok. Statistik tersebut menunjukkan bahwa kemenangan dua gol tersebut datang setelah Jerman mengontrol sebagian besar jalannya pertandingan.
Dari sisi klasemen, tiga poin membawa Jerman naik menjadi empat poin dan mendekat ke posisi dua besar Grup A2. Persaingan masih terbuka karena Belanda hanya unggul satu poin, sementara Yunani berada di puncak dengan tujuh poin.
Bagi Jürgen Klopp, kemenangan ini juga menjadi tonggak penting karena merupakan kemenangan pertamanya sebagai pelatih Jerman. Perhatian selanjutnya beralih ke pertandingan melawan Yunani yang akan menjadi bagian penting dari persaingan Grup A2.