Dua tim yang sama-sama mengawali Serie A 2026/27 dengan catatan sempurna akan bertemu di Stadio Olimpico. AS Roma dan Inter Milan sama-sama mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan, sehingga laga pekan kelima ini menjadi salah satu pertandingan paling penting pada awal musim.
Roma datang dengan empat kemenangan beruntun di Serie A. Inter juga belum kehilangan poin di kompetisi domestik, tetapi mereka baru saja melewati pertandingan yang penuh gol ketika mengalahkan Udinese 5-3.
Pertandingan AS Roma vs Inter Milan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 19 September 2026 pukul 18.00 CEST atau 23.00 WIB di Stadio Olimpico, Roma. Laga ini merupakan pertandingan pekan kelima Serie A 2026/27.
Roma vs Inter: Pertarungan Dua Pemuncak Klasemen
Posisi kedua tim di klasemen membuat laga ini memiliki konteks yang berbeda dari pertandingan Serie A biasa. Roma dan Inter sama-sama meraih empat kemenangan dari empat laga pertama, dengan pertemuan langsung menjadi kesempatan untuk menciptakan jarak dari pesaing di papan atas.
Roma tampil sangat produktif pada awal musim. Mereka menang 4-0 atas Fiorentina, 4-0 di kandang Lecce, 2-1 atas Atalanta, kemudian menang 2-0 di markas Torino.
Inter juga memperlihatkan daya serang tinggi. Setelah mengalahkan Monza 4-1 dan Cagliari 1-0, Inter menang 3-2 atas Napoli sebelum menutup pekan keempat dengan kemenangan 5-3 atas Udinese.
Menariknya, kedua tim tidak hanya produktif, tetapi juga memiliki gaya berbeda dalam mengontrol pertandingan. Roma cenderung mengandalkan struktur permainan Gasperini dan tekanan agresif, sedangkan Inter memiliki variasi serangan melalui dua penyerang serta kontribusi besar dari wing-back.
Jadwal AS Roma vs Inter Milan
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | AS Roma vs Inter Milan |
| Kompetisi | Serie A 2026/27 |
| Matchday | Pekan ke-5 |
| Hari, tanggal | Sabtu, 19 September 2026 |
| Kick-off Italia | 18.00 CEST |
| Kick-off WIB | 23.00 WIB |
| Stadion | Stadio Olimpico, Roma |
| Pelatih Roma | Gian Piero Gasperini |
| Pelatih Inter | Cristian Chivu |
Jadwal resmi Inter mencantumkan pertandingan Roma vs Inter pada Sabtu, 19 September pukul 18.00 CEST. AS Roma juga mengonfirmasi pertandingan tersebut melalui jadwal resmi klub.
Performa Terbaru AS Roma
Roma memasuki pertandingan dengan momentum yang sangat positif. Empat kemenangan Serie A secara beruntun membuat tim asuhan Gian Piero Gasperini berada di posisi teratas bersama Inter setelah empat pertandingan.
Pada laga pembuka, Roma menghancurkan Fiorentina dengan skor 4-0. Mereka kemudian menang 4-0 di kandang Lecce sebelum meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Atalanta.
Laga terakhir Roma di Serie A berakhir dengan kemenangan 2-0 atas Torino. Donyell Malen membuka skor, sementara Niccolò Pisilli memastikan kemenangan melalui gol pada masa tambahan waktu.
Roma juga memainkan pertandingan Liga Champions di sela-sela rangkaian laga tersebut. Mereka bermain imbang 1-1 melawan Fenerbahçe pada 10 September, sehingga Gasperini perlu mengelola kondisi fisik pemain menjelang duel dengan Inter.
Lima pertandingan terakhir Roma
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 14 September | Torino vs Roma | 0-2 |
| 10 September | Fenerbahçe vs Roma | 1-1 |
| 5 September | Roma vs Atalanta | 2-1 |
| 31 Agustus | Lecce vs Roma | 0-4 |
| 24 Agustus | Roma vs Fiorentina | 4-0 |
Dalam lima laga tersebut, Roma mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang. Jika hanya menghitung Serie A, mereka masih sempurna dengan empat kemenangan dan baru kebobolan satu gol.
Data pertandingan Serie A juga memperlihatkan variasi pendekatan Roma. Mereka mampu menguasai bola hingga 66,5 persen ketika menghadapi Atalanta, tetapi hanya mencatat 47,5 persen penguasaan bola ketika menang 2-0 di markas Torino.
Hal tersebut menunjukkan bahwa Roma tidak selalu membutuhkan dominasi penguasaan bola untuk mendapatkan hasil. Kemampuan bermain lebih langsung ketika diperlukan bisa menjadi modal penting menghadapi Inter.
Inter Milan Sedang Dalam Tren Produktif
Inter datang ke Olimpico dengan rekor sempurna di Serie A. Tim asuhan Cristian Chivu memenangkan empat pertandingan pertama dan telah memperlihatkan kemampuan mencetak gol dalam berbagai situasi.
Kemenangan 3-2 atas Napoli menjadi salah satu contoh karakter Inter. Mereka mampu bangkit setelah tertinggal dua gol sebelum akhirnya memastikan kemenangan.
Pada pertandingan terakhir melawan Udinese, Inter kembali menunjukkan kemampuan membalikkan keadaan. Sempat tertinggal 0-2, Nerazzurri mencetak lima gol sebelum Udinese memperkecil skor menjadi 3-5.
Carlos Augusto, Nicolò Barella, Marcus Thuram, Francesco Pio Esposito, dan Ange-Yoan Bonny menjadi pencetak gol Inter dalam kemenangan tersebut. Hasil itu membuat Inter tetap berada di posisi teratas bersama Roma dengan 12 poin.
Lima pertandingan terakhir Inter
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 14 September | Inter vs Udinese | 5-3 |
| 8 September | Real Madrid vs Inter | 2-1 |
| 5 September | Inter vs Napoli | 3-2 |
| 30 Agustus | Cagliari vs Inter | 0-1 |
| 22 Agustus | Inter vs Monza | 4-1 |
Jika seluruh kompetisi diperhitungkan, Inter mencatat empat kemenangan dan satu kekalahan dalam lima pertandingan terakhir. Kekalahan tersebut terjadi ketika mereka takluk 1-2 dari Real Madrid di Liga Champions.
Statistik Serangan Menunjukkan Duel yang Berimbang
Data pra-pertandingan menunjukkan kedua tim sama-sama memiliki angka serangan yang tinggi. Roma mencatat rata-rata 3,0 gol per pertandingan dan 20,3 tembakan per laga, sedangkan Inter berada pada 3,3 gol dan 24,0 tembakan per pertandingan dalam data yang tersedia menjelang laga.
Inter juga memiliki angka expected goals sekitar 2,5 per pertandingan, sementara Roma berada di kisaran 2,6 xG. Angka tersebut menunjukkan bahwa kualitas peluang kedua tim relatif berdekatan meskipun cara membangun serangan mereka tidak sama.
| Statistik | Roma | Inter |
|---|---|---|
| Gol per laga | 3,0 | 3,3 |
| xG per laga | 2,6 | 2,5 |
| Tembakan per laga | 20,3 | 24,0 |
| Penguasaan bola rata-rata | 67% | 72% |
| Peluang diciptakan per laga | 16,3 | 16,0 |
| Clean sheet | 3 | 1 |
Angka tersebut perlu dibaca sebagai statistik pra-pertandingan, bukan jaminan bahwa pola yang sama akan muncul selama 90 menit. Perbedaan lawan dan jumlah pertandingan yang masih sedikit juga membuat sampel awal musim belum sepenuhnya menggambarkan performa sepanjang musim.
Kondisi Skuad Roma Menjelang Pertandingan
Gasperini mendapatkan kabar positif karena Evan Ndicka telah kembali berlatih bersama tim. Mario Hermoso juga dilaporkan sudah pulih dari masalah ringan sehingga pilihan di lini belakang Roma semakin banyak.
Manu Koné dan Wesley juga menjadi bagian penting dari rencana permainan Roma. Keduanya memiliki karakter fisik dan mobilitas yang cocok dengan sistem Gasperini.
Tidak ada pemain Roma yang tercatat terkena suspensi menjelang pertandingan. Namun, keputusan akhir mengenai komposisi pertahanan dan posisi sayap tetap dapat berubah sampai mendekati kick-off.
Kondisi Inter: Calhanoglu dan Stones Absen
Inter memiliki beberapa persoalan skuad yang perlu diperhatikan. Hakan Çalhanoğlu mengalami masalah pada aduktor dan diperkirakan baru kembali setelah jeda internasional, sedangkan John Stones juga dilaporkan mengalami cedera.
Absennya Çalhanoğlu dapat memengaruhi distribusi bola Inter dari lini tengah. Cristian Chivu memiliki opsi untuk memainkan Piotr Zielinski sebagai pengatur permainan bersama Nicolò Barella dan Curtis Jones.
Federico Dimarco juga diproyeksikan kembali menjadi starter setelah mendapatkan menit bermain sebagai pemain pengganti ketika melawan Udinese. Lautaro Martínez pun diperkirakan kembali ke starting XI setelah diistirahatkan pada laga sebelumnya.
Prediksi Starting XI AS Roma vs Inter Milan
Formasi Roma diperkirakan menggunakan struktur 3-4-2-1. Dua pemain di belakang penyerang tengah akan memiliki peran penting dalam menghubungkan lini tengah dengan Donyell Malen.
Prediksi susunan pemain Roma
Roma (3-4-2-1):
Mile Svilar; Gianluca Mancini, Leonardo Balerdi, Mario Hermoso; Nahuel Molina, Bryan Cristante, Manu Koné, Wesley; Matías Soulé, Paulo Dybala; Donyell Malen.
Sky Sport dan sejumlah media Italia juga memproyeksikan struktur tiga bek dengan Dybala dan Soulé berada di belakang Malen.
Prediksi susunan pemain Inter
Inter (3-5-2):
Josep Martínez; Yann Bisseck, Manuel Akanji, Alessandro Bastoni; Andy Diouf, Nicolò Barella, Piotr Zielinski, Curtis Jones, Federico Dimarco; Marcus Thuram, Lautaro Martínez.
Komposisi tersebut masih berstatus prediksi dan dapat berubah karena pelatih memiliki beberapa pilihan, terutama di lini tengah dan penjaga gawang.
Duel Taktik: Gasperini vs Chivu
Salah satu aspek paling menarik dari pertandingan ini adalah pertemuan dua sistem yang sama-sama menggunakan tiga bek. Roma diperkirakan memakai 3-4-2-1, sedangkan Inter mengandalkan 3-5-2.
Roma berpotensi lebih agresif dalam melakukan tekanan terhadap pemain yang menguasai bola. Gasperini biasanya membutuhkan pemain yang aktif bergerak untuk menciptakan situasi satu lawan satu di berbagai area lapangan.
Dybala dan Soulé dapat menjadi penghubung antara lini tengah dan Malen. Ketika Roma kehilangan bola, keduanya juga perlu turun untuk membantu menutup jalur umpan Inter.
Inter memiliki keunggulan dari sisi kedalaman lini tengah. Barella, Zielinski dan Jones dapat memberikan variasi dalam sirkulasi bola, sementara Dimarco serta Diouf bisa memberikan lebar permainan.
Pertandingan juga berpotensi ditentukan oleh duel wing-back. Jika Roma mampu menekan Dimarco dan membatasi umpan silang dari sisi kiri Inter, ancaman terhadap kotak penalti mereka bisa berkurang.
Sebaliknya, Inter dapat mengeksploitasi ruang di belakang wing-back Roma. Pergantian posisi Thuram dan Lautaro bisa membuat tiga bek Roma harus terus melakukan penyesuaian.
Donyell Malen vs Lautaro Martínez
Duel lini depan menjadi salah satu pusat perhatian. Malen memasuki pertandingan dengan produktivitas tinggi dan menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam awal musim Roma.
Data pra-pertandingan mencatat Malen sebagai pemimpin gol Roma dengan enam gol dan memiliki empat assist dari Dybala. Ia juga memiliki angka expected goals sekitar 3,8 dalam statistik yang tersedia menjelang pertandingan.
Inter memiliki pasangan penyerang yang berbeda karakter. Lautaro lebih sering turun untuk mencari bola dan menghubungkan permainan, sedangkan Thuram dapat memberikan ancaman melalui kecepatan serta pergerakan ke ruang terbuka.
Kombinasi tersebut membuat lini belakang Roma tidak cukup hanya fokus kepada satu penyerang. Komunikasi Mancini, Balerdi dan Hermoso akan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan pertahanan.
Head to Head Roma vs Inter
Dalam beberapa pertemuan terakhir, Inter memiliki catatan yang cukup kuat. Inter menang 5-2 ketika kedua tim terakhir bertemu pada 5 April 2026 di San Siro.
Sebelumnya, Inter menang 1-0 di Olimpico pada Oktober 2025. Namun Roma sempat mengalahkan Inter 1-0 di San Siro pada April 2025.
Lima pertemuan terakhir
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 5 April 2026 | Inter vs Roma | 5-2 |
| 18 Oktober 2025 | Roma vs Inter | 0-1 |
| 27 April 2025 | Inter vs Roma | 0-1 |
| 20 Oktober 2024 | Roma vs Inter | 0-1 |
| 10 Februari 2024 | Roma vs Inter | 2-4 |
Dalam lima pertemuan tersebut, Inter mencatat tiga kemenangan dan Roma dua kemenangan. Inter mencetak 11 gol, sedangkan Roma mencetak lima gol.
Meski demikian, H2H tidak bisa dijadikan satu-satunya dasar prediksi karena kedua tim kini memiliki pelatih, komposisi pemain, dan kondisi permainan yang berbeda. Performa awal musim 2026/27 justru memperlihatkan bahwa Roma saat ini memiliki pertahanan yang sangat solid.
Faktor yang Bisa Menentukan Pertandingan
Beberapa faktor penentu pertandingan.
1. Efektivitas Roma dalam transisi
Roma tidak harus menguasai bola sepanjang pertandingan untuk menciptakan peluang. Kemenangan 2-0 di markas Torino menjadi contoh bahwa mereka mampu bermain lebih pragmatis.
Jika Roma bisa merebut bola di area tengah dan segera mengirimkannya kepada Dybala atau Soulé, Inter berpotensi menghadapi situasi tiga lawan tiga di area pertahanan.
2. Kreativitas lini tengah Inter
Kehadiran Barella dan Zielinski akan sangat penting setelah absennya Çalhanoğlu. Inter membutuhkan pemain yang mampu melewati tekanan pertama Roma dan menjaga aliran bola tetap hidup.
Jika Inter berhasil keluar dari pressing Roma dengan cepat, wing-back mereka bisa memperoleh ruang yang lebih besar untuk menyerang.
3. Performa Donyell Malen
Malen menjadi salah satu pemain paling produktif Roma pada awal musim. Pergerakannya di antara bek tengah dan wing-back Inter bisa membuka ruang untuk Dybala maupun Soulé.
Jika Inter terlalu fokus menjaga Malen, pemain Roma dari lini kedua berpeluang mendapatkan ruang tembak.
4. Kondisi fisik setelah jadwal padat
Roma baru menjalani pertandingan Liga Champions melawan Fenerbahçe sebelum menghadapi Torino dan Inter. Inter juga memiliki pertandingan Eropa melawan Real Madrid sebelum kembali bertanding di Serie A.
Kondisi tersebut membuat rotasi dan kebugaran menjadi faktor yang mungkin berpengaruh terutama pada babak kedua.
5. Bola mati
Kedua tim memiliki pemain dengan kualitas umpan dan duel udara yang baik. Situasi sepak pojok dan tendangan bebas dapat menjadi jalan keluar apabila permainan terbuka sulit menghasilkan peluang.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Roma kemungkinan mencoba memulai laga dengan intensitas tinggi karena bermain di depan pendukung sendiri. Gasperini dapat meminta dua pemain di belakang Malen untuk menekan lini tengah Inter sekaligus menjaga koneksi antarlini.
Inter kemungkinan tidak terburu-buru bermain secara vertikal. Dengan tiga gelandang dan dua wing-back, mereka memiliki kemampuan untuk memindahkan bola dari satu sisi ke sisi lain sampai ruang terbuka muncul.
Babak pertama berpotensi berjalan dengan tempo tinggi, tetapi kedua tim juga mempunyai alasan untuk tidak mengambil risiko berlebihan. Kesalahan di area tengah bisa langsung menjadi peluang karena kedua tim memiliki pemain depan dengan kualitas penyelesaian yang baik.
Pada babak kedua, kedalaman bangku cadangan dapat menjadi pembeda. Pergantian pemain seperti Pisilli, Mkhitaryan, Carlos Augusto, Esposito atau pemain ofensif lainnya dapat mengubah karakter pertandingan.
Melihat performa awal musim, pertandingan ini berpotensi berlangsung ketat. Roma memiliki keuntungan bermain di Olimpico dan pertahanan yang sangat baik, sedangkan Inter memiliki volume serangan dan pengalaman dalam pertandingan besar.
Prediksi Skor AS Roma vs Inter Milan
Berdasarkan performa terbaru, statistik serangan dan pertahanan, head to head, kondisi skuad, serta keuntungan bermain di kandang, Roma memiliki peluang untuk menjaga pertandingan tetap seimbang.
Namun, Inter mempunyai pengalaman dan kualitas serangan yang dapat membuat mereka tetap berbahaya meskipun tidak diperkuat Çalhanoğlu. Catatan pertemuan terbaru juga menunjukkan bahwa Nerazzurri cukup efektif menghadapi Roma.
Prediksi skor: AS Roma 1-1 Inter Milan
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, kondisi skuad, rekor kandang dan tandang, serta faktor teknis lainnya. Hasil resmi pertandingan baru akan diketahui setelah laga selesai dimainkan.
FAQ AS Roma vs Inter Milan
Kapan pertandingan AS Roma vs Inter Milan dimainkan?
AS Roma vs Inter Milan dimainkan pada Sabtu, 19 September 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 18.00 CEST atau 23.00 WIB.
AS Roma vs Inter Milan digelar di stadion mana?
Pertandingan berlangsung di Stadio Olimpico, Roma. Stadion tersebut menjadi markas Roma dan akan menjadi lokasi duel dua pemuncak klasemen Serie A.
AS Roma dan Inter Milan berada di posisi berapa?
Menjelang pekan kelima, Roma dan Inter sama-sama mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan. Keduanya memiliki rekor sempurna di Serie A 2026/27.
Bagaimana performa Roma sebelum menghadapi Inter?
Roma memenangkan empat pertandingan Serie A pertama, yaitu melawan Fiorentina, Lecce, Atalanta, dan Torino. Mereka juga bermain imbang 1-1 melawan Fenerbahçe di Liga Champions.
Bagaimana performa Inter Milan sebelum menghadapi Roma?
Inter memenangkan empat pertandingan Serie A pertama. Mereka mengalahkan Monza, Cagliari, Napoli, dan Udinese, tetapi kalah 1-2 dari Real Madrid di Liga Champions.
Siapa pemain kunci Roma dalam pertandingan ini?
Donyell Malen menjadi salah satu pemain yang patut diperhatikan setelah mencetak enam gol pada data pra-pertandingan yang tersedia. Paulo Dybala juga berperan penting dalam kreativitas Roma dengan catatan empat assist.
Siapa pemain Inter yang berpotensi menjadi ancaman?
Marcus Thuram dan Lautaro Martínez menjadi pasangan penyerang yang diproyeksikan tampil sejak awal. Keduanya menawarkan kombinasi pergerakan, kecepatan, dan kemampuan menciptakan peluang di kotak penalti.
Apakah Hakan Çalhanoğlu akan bermain melawan Roma?
Çalhanoğlu dilaporkan mengalami masalah pada aduktor dan diperkirakan baru kembali setelah jeda internasional. Karena itu, Piotr Zielinski menjadi salah satu kandidat untuk mengambil peran lebih besar di lini tengah Inter.
Bagaimana rekor pertemuan Roma vs Inter?
Dalam lima pertemuan Serie A terbaru, Inter menang tiga kali dan Roma menang dua kali. Pertemuan terakhir berakhir dengan kemenangan Inter 5-2 di San Siro pada April 2026.
Berapa prediksi skor AS Roma vs Inter Milan?
Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah AS Roma 1-1 Inter Milan. Kedua tim sama-sama memiliki rekor sempurna di Serie A dan kualitas serangan yang tinggi, sehingga hasil imbang menjadi salah satu skenario yang masuk akal berdasarkan data pra-pertandingan.
Kesimpulan
AS Roma vs Inter Milan menjadi salah satu duel paling menarik pada pekan kelima Serie A 2026/27 karena kedua tim sama-sama belum kehilangan poin. Roma memiliki keuntungan bermain di Olimpico dan pertahanan yang sangat solid, sementara Inter datang dengan produktivitas serangan tinggi.
Perbedaan kecil dapat muncul dari kondisi pemain dan efektivitas taktik selama pertandingan. Absennya Çalhanoğlu menjadi perhatian bagi Inter, sedangkan Roma harus mengelola kebugaran setelah menjalani rangkaian pertandingan domestik dan Liga Champions.