Hasil Pertandingan Ittihad FC vs Al Ain FC Lengkap dengan Skor Akhir Terbaru. Al Ain tampil efektif di kandang Ittihad dan membawa pulang kemenangan setelah mencetak empat gol melalui Alejandro Romero, Rafael Rodrigues, gol bunuh diri Jan-Carlo Šimić, serta penalti Matías Palacios.
Ittihad sebenarnya sempat membuka harapan untuk mengejar ketertinggalan setelah Marwan Al-Sahafi mencetak gol pada awal babak kedua. Namun, gol bunuh diri Šimić beberapa menit kemudian membuat jarak kembali melebar, sebelum Palacios memastikan kemenangan Al Ain pada penghujung laga.
Hasil ini menjadi kemenangan penting bagi Al Ain dalam persaingan fase liga wilayah Barat. Berikut rangkuman skor akhir, pencetak gol, dan urutan kejadian penting yang menentukan hasil pertandingan kedua klub tersebut.
Hasil Akhir Ittihad FC vs Al Ain FC 1-4 di AFC Champions League Elite 2026/2027
AFC CHAMPIONS LEAGUE ELITE • FASE LIGA WILAYAH BARAT
Ittihad FC
1
Full Time
2 November 2026
Al Ain FC
4
Pencetak gol
17′ Alejandro Romero, 42′ Rafael Rodrigues, 53′ Marwan Al-Sahafi, 58′ Jan-Carlo Šimić (gol bunuh diri), 90′ Matías Palacios (penalti).
Stadion Alinma, Jeddah, Arab Saudi. Waktu kick-off 18.15 UTC atau 01.15 WIB pada 3 November 2026. Hasil akhir Ittihad FC vs Al Ain FC menunjukkan kemenangan meyakinkan tim tamu dengan selisih tiga gol. Al Ain mencetak dua gol pada babak pertama, kemudian menambah dua gol setelah turun minum, sedangkan Ittihad hanya mampu membalas sekali.
Pertandingan berlangsung pada Senin, 2 November 2026 waktu setempat, di Alinma Stadium, Jeddah, Arab Saudi. Jika menggunakan waktu Indonesia bagian barat, laga dimulai pada Selasa dini hari, 3 November 2026 pukul 01.15 WIB. Sofascore+1
Laga tersebut merupakan pertandingan pekan keempat fase liga AFC Champions League Elite 2026/2027 wilayah Barat. Kemenangan ini membuat Al Ain mempertahankan catatan sempurna dengan empat kemenangan beruntun dan mengoleksi 12 poin pada paruh awal fase liga. Reuters+1
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Pertandingan | Ittihad FC vs Al Ain FC |
| Skor akhir | 1-4 |
| Kompetisi | AFC Champions League Elite 2026/2027 |
| Fase | Liga wilayah Barat, pekan keempat |
| Tanggal | 2 November 2026 |
| Stadion | Alinma Stadium, Jeddah |
| Pencetak gol Ittihad | Marwan Al-Sahafi |
| Pencetak gol Al Ain | Alejandro Romero, Rafael Rodrigues, Jan-Carlo Šimić (OG), Matías Palacios (penalti) |
Dari urutan golnya, Al Ain sudah membangun keunggulan sebelum jeda melalui Romero dan Rodrigues. Ittihad sempat memperkecil skor, tetapi gol bunuh diri Šimić mengubah situasi menjadi semakin sulit bagi tuan rumah.
Penalti Palacios pada menit ke-90 kemudian mengunci kemenangan 4-1. Hasil tersebut bukan sekadar kemenangan dengan skor besar, melainkan juga memperlihatkan efektivitas Al Ain dalam memanfaatkan peluang penting sepanjang pertandingan.
Ringkasan jalannya pertandingan
Babak pertama menjadi milik Al Ain karena dua gol berhasil dicetak tanpa balasan. Ittihad memasuki ruang ganti dengan ketertinggalan 0-2 dan membutuhkan respons cepat setelah pertandingan dilanjutkan.
Gol Al-Sahafi pada menit ke-53 sempat menghidupkan harapan tuan rumah. Namun, hanya lima menit berselang, Šimić mencetak gol bunuh diri yang membuat skor berubah menjadi 1-3.
Pada penghujung pertandingan, Al Ain mendapatkan penalti yang dieksekusi Palacios. Gol tersebut memastikan skor akhir 1-4 dan mengakhiri peluang Ittihad untuk mengejar ketertinggalan. Reuters+1
Alejandro Romero Buka Keunggulan Al Ain melalui Gol pada Menit Ke-17
Al Ain membuka keunggulan ketika pertandingan memasuki menit ke-17 melalui Alejandro Romero. Gol tersebut menjadi momen penting karena membuat tim tamu dapat bermain dengan keunggulan lebih awal di kandang Ittihad.
Romero, yang juga dikenal dengan nama Alejandro Romero Gamarra atau Kaku, menjadi salah satu pemain paling menentukan dalam pertandingan ini. Selain mencetak gol pembuka, ia juga berperan dalam terciptanya gol kedua Al Ain sebelum babak pertama berakhir. Reuters+1
Gol pada menit ke-17 membuat Ittihad harus mengubah pendekatan permainan. Sebagai tuan rumah, mereka tentu membutuhkan gol balasan agar tidak membiarkan Al Ain mengendalikan jalannya pertandingan dengan lebih nyaman.
Gol pertama mengubah situasi pertandingan
Keunggulan 1-0 memberi Al Ain keuntungan dari sisi skor sekaligus kepercayaan diri. Mereka tidak lagi harus mengejar gol pembuka dan dapat mengatur permainan berdasarkan situasi yang sedang berlangsung.
Bagi Ittihad, kebobolan pada menit ke-17 membuat rencana awal pertandingan perlu disesuaikan. Mereka harus mencari cara untuk menembus pertahanan lawan tanpa memberikan terlalu banyak ruang bagi Al Ain melakukan serangan balik.
Dalam pertandingan dengan intensitas tinggi, gol lebih awal sering memengaruhi pengambilan keputusan kedua tim. Tim yang tertinggal cenderung meningkatkan tekanan, sedangkan tim yang unggul dapat memilih kapan harus menyerang dan kapan menjaga keseimbangan.
Alejandro Romero menjadi pembeda di lini serang
Kontribusi Romero tidak berhenti pada gol pembuka. Ia kembali terlibat dalam proses terciptanya gol kedua Al Ain yang dicetak Rafael Rodrigues pada menit ke-42.
Peran ganda tersebut membuat namanya menonjol dalam hasil pertandingan Ittihad FC vs Al Ain FC. Ia menjadi pencetak gol pertama sekaligus pemberi assist untuk gol yang memperlebar keunggulan timnya.
Keterlibatan Romero dalam dua gol pertama memperlihatkan pentingnya kontribusi pemain yang mampu menyelesaikan peluang sekaligus menciptakan kesempatan bagi rekan setim. Al Ain mendapatkan keuntungan besar dari efektivitas tersebut.
Ittihad gagal membalas sebelum turun minum
Setelah tertinggal, Ittihad membutuhkan gol untuk memperkecil jarak sebelum babak pertama selesai. Namun, hingga memasuki masa istirahat, mereka belum berhasil mencatatkan gol balasan.
Situasi tersebut membuat tekanan semakin besar bagi tuan rumah. Mereka harus memasuki babak kedua dengan defisit dua gol, sementara Al Ain memiliki modal yang cukup untuk menjaga keunggulan.
Skor 0-2 saat jeda juga menjadi gambaran bahwa Al Ain mampu memaksimalkan peluang pada babak pertama. Dua gol yang tercipta menjadi fondasi utama kemenangan mereka di Jeddah.
Rafael Rodrigues Gandakan Keunggulan Al Ain Sebelum Babak Pertama Berakhir
Keunggulan Al Ain bertambah menjadi 2-0 setelah Rafael Rodrigues mencetak gol pada menit ke-42. Gol tersebut hadir menjelang akhir babak pertama dan membuat posisi Ittihad semakin sulit sebelum kedua tim memasuki ruang ganti.
Rodrigues mencetak gol setelah menerima assist dari Alejandro Romero. Kombinasi keduanya menghasilkan gol kedua yang memperlebar jarak sekaligus memperkuat dominasi Al Ain dalam urusan penyelesaian peluang. Sofascore+1
Waktu terjadinya gol juga menjadi faktor penting. Ittihad tidak memiliki banyak kesempatan untuk membalas sebelum peluit akhir babak pertama dibunyikan.
Gol menit ke-42 memperbesar tekanan kepada tuan rumah
Kebobolan menjelang turun minum dapat memengaruhi persiapan tim untuk babak berikutnya. Ittihad bukan hanya harus mengejar satu gol, tetapi perlu mencetak setidaknya dua gol untuk menyamakan kedudukan.
Dalam kondisi tertinggal 0-2, pelatih perlu mempertimbangkan perubahan strategi. Tim dapat meningkatkan intensitas serangan, tetapi perubahan tersebut juga berpotensi meninggalkan ruang di area pertahanan.
Al Ain berada dalam posisi yang lebih menguntungkan. Mereka dapat memasuki babak kedua dengan keunggulan dua gol dan tidak harus mengambil risiko berlebihan untuk mengejar skor.
Kolaborasi Romero dan Rodrigues menghasilkan gol kedua
Gol Rodrigues juga mempertegas kontribusi Romero sepanjang babak pertama. Pemain tersebut tidak hanya mencatatkan namanya di papan skor, tetapi juga menjadi pemberi umpan yang membantu rekan setim menggandakan keunggulan.
Kontribusi seperti ini penting dalam pertandingan kompetitif. Keberhasilan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh pencetak gol, melainkan juga oleh pemain yang mampu membuka ruang dan mengirimkan umpan tepat kepada rekannya.
Bagi Rodrigues, gol tersebut menjadi tambahan penting dalam kemenangan Al Ain. Ia ikut memastikan timnya memiliki keunggulan yang cukup kuat sebelum pertandingan memasuki paruh kedua.
Skor 0-2 menjadi pekerjaan berat bagi Ittihad
Memasuki ruang ganti dengan ketertinggalan dua gol membuat Ittihad harus melakukan evaluasi. Mereka perlu meningkatkan kualitas serangan sekaligus menjaga agar lini belakang tidak kembali memberikan kesempatan kepada Al Ain.
Perubahan pemain juga menjadi salah satu pilihan untuk memperbaiki permainan. Dalam catatan pertandingan, Ittihad melakukan pergantian pada awal babak kedua dengan memasukkan Mukhtar Ali dan Ahmed Al-Julaydan. Sofascore+1
Pergantian tersebut menunjukkan adanya upaya untuk memberikan energi baru setelah babak pertama tidak berjalan sesuai harapan. Namun, respons Ittihad baru menghasilkan gol pada menit ke-53 melalui Marwan Al-Sahafi.
Marwan Al-Sahafi Sempat Memperkecil Ketertinggalan Ittihad FC pada Babak Kedua
Ittihad FC akhirnya mendapatkan gol balasan pada menit ke-53 melalui Marwan Al-Sahafi. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-2 dan sempat membuka peluang bagi tuan rumah untuk mengejar ketertinggalan.
Al-Sahafi mencetak gol setelah menerima assist dari Houssem Aouar. Momen tersebut menjadi titik balik sementara karena Ittihad yang sebelumnya tertinggal dua gol mulai memiliki kesempatan untuk memberikan tekanan lebih besar kepada Al Ain. Sofascore+1
Gol itu juga memperlihatkan bahwa Ittihad belum menyerah meskipun babak pertama berakhir dengan skor 0-2. Mereka berhasil menemukan celah untuk mencetak gol setelah pertandingan kembali dilanjutkan.
Gol Al-Sahafi menghidupkan peluang Ittihad
Skor 1-2 membuat jarak kedua tim kembali menjadi satu gol. Dengan waktu pertandingan yang masih cukup panjang, Ittihad memiliki kesempatan untuk mengejar hasil imbang jika mampu mempertahankan tekanan.
Situasi ini berbeda dibandingkan ketika mereka memasuki ruang ganti. Pada babak pertama, Ittihad belum berhasil mencetak gol, sedangkan setelah jeda mereka mampu memanfaatkan peluang untuk mengubah skor.
Gol Al-Sahafi juga dapat meningkatkan semangat para pemain tuan rumah. Mereka memiliki alasan untuk kembali menekan karena selisih gol sudah semakin tipis.
Houssem Aouar berperan dalam terciptanya gol
Selain Al-Sahafi sebagai pencetak gol, Houssem Aouar juga layak mendapat perhatian karena memberikan assist. Umpan yang menghasilkan gol tersebut membantu Ittihad memperkecil ketertinggalan.
Kontribusi Aouar menjadi salah satu momen penting dari sisi permainan menyerang Ittihad. Ketika tim membutuhkan gol, keterlibatan pemain yang mampu menciptakan peluang dapat memberikan perbedaan.
Meski demikian, satu gol belum cukup untuk mengubah hasil pertandingan. Ittihad masih membutuhkan gol tambahan dan harus menjaga pertahanan agar tidak kembali kebobolan.
Momentum Ittihad tidak bertahan lama
Harapan tuan rumah untuk mengejar skor ternyata tidak berlangsung lama. Lima menit setelah gol Al-Sahafi, Al Ain kembali memperlebar jarak melalui gol bunuh diri Jan-Carlo Šimić pada menit ke-58.
Perubahan skor dari 1-2 menjadi 1-3 menjadi pukulan bagi Ittihad. Gol balasan yang sebelumnya memberi harapan justru tidak cukup untuk mengubah arah pertandingan.
Dari sisi psikologis, kebobolan setelah berhasil memperkecil ketertinggalan dapat membuat tim kehilangan momentum. Ittihad kembali menghadapi pekerjaan berat karena harus mengejar selisih dua gol dalam sisa waktu pertandingan.
Gol Bunuh Diri Jan-Carlo Šimić dan Penalti Matías Palacios Pastikan Kemenangan Al Ain
Setelah Ittihad memperkecil skor menjadi 1-2, Al Ain kembali menjauh melalui gol bunuh diri Jan-Carlo Šimić pada menit ke-58. Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-3 dan mengembalikan keunggulan dua gol bagi tim tamu.
Peristiwa itu bermula dari upaya Houssine Rahimi yang melepaskan tembakan ke arah gawang Ittihad. Bola kemudian mengenai Šimić dan berbelok masuk ke gawang sendiri, sehingga gol dicatat sebagai gol bunuh diri pemain Ittihad tersebut. Reuters+1
Jan-Carlo Šimić mencetak gol ke gawang sendiri
Gol bunuh diri menjadi salah satu momen paling menentukan dalam pertandingan ini. Ittihad baru saja mendapatkan momentum setelah gol Al-Sahafi, tetapi situasi kembali berubah hanya dalam waktu lima menit.
Šimić berada dalam posisi yang tidak menguntungkan ketika bola hasil tembakan Rahimi mengenai dirinya. Defleksi tersebut membuat arah bola berubah dan penjaga gawang Ittihad tidak mampu mencegahnya masuk ke gawang.
Dalam sepak bola, gol bunuh diri terjadi ketika pemain memasukkan bola ke gawang timnya sendiri melalui sentuhan terakhir yang dinilai sebagai gol. Pada pertandingan ini, gol tersebut membuat Al Ain kembali unggul dengan jarak yang lebih aman.
Al Ain kembali mengendalikan situasi
Keunggulan 3-1 membuat Al Ain memiliki ruang lebih besar untuk mengatur tempo permainan. Mereka tidak perlu terburu-buru mengejar gol tambahan karena sudah unggul dua gol atas tuan rumah.
Sebaliknya, Ittihad harus kembali meningkatkan intensitas serangan. Mereka membutuhkan dua gol untuk menyamakan kedudukan, sementara waktu pertandingan terus berjalan.
Al Ain juga melakukan sejumlah pergantian pemain pada babak kedua. Salah satunya adalah memasukkan pemain pengganti untuk menjaga tenaga dan menyesuaikan komposisi tim ketika pertandingan memasuki fase akhir. Sofascore+1
Matías Palacios mengunci kemenangan lewat penalti
Gol keempat Al Ain tercipta pada menit ke-90 melalui eksekusi penalti Matías Palacios. Tendangan dari titik putih tersebut mengubah skor menjadi 1-4 dan memastikan kemenangan tim tamu di Jeddah.
Penalti pada penghujung laga menjadi penutup dari pertandingan yang sejak babak pertama sudah dikuasai Al Ain dalam hal jumlah gol. Palacios berhasil menjalankan tugasnya dan menambah keunggulan tim sebelum pertandingan selesai. Reuters+1
Gol Palacios juga memastikan Al Ain pulang dengan kemenangan besar setelah mencetak empat gol. Ittihad tidak memiliki cukup waktu untuk membangun serangan balasan setelah skor berubah menjadi 1-4.
Empat gol Al Ain memastikan tiga poin
Jika melihat keseluruhan urutan gol, kemenangan Al Ain dibangun melalui dua gol pada babak pertama dan dua gol pada babak kedua. Romero dan Rodrigues memberikan keunggulan awal, sedangkan gol bunuh diri Šimić serta penalti Palacios memastikan hasil akhir.
Ittihad hanya mampu mencetak satu gol melalui Al-Sahafi. Meskipun sempat memperkecil jarak, mereka tidak berhasil mempertahankan momentum setelah kembali kebobolan.
Kemenangan ini menjadi hasil penting bagi Al Ain karena mereka melanjutkan catatan empat kemenangan beruntun di fase liga wilayah Barat. Reuters melaporkan bahwa Al Ain mengumpulkan 12 poin pada paruh awal kompetisi, sedangkan delapan tim teratas dari masing-masing wilayah akan melaju ke babak gugur. Reuters
FAQ Seputar Hasil Pertandingan Ittihad FC vs Al Ain FC Terbaru 2026
1. Berapa skor akhir Ittihad FC vs Al Ain FC?
Pertandingan Ittihad FC vs Al Ain FC berakhir dengan skor 1-4 untuk kemenangan Al Ain. Ittihad mencetak satu gol melalui Marwan Al-Sahafi, sedangkan Al Ain mencetak empat gol melalui Alejandro Romero, Rafael Rodrigues, gol bunuh diri Jan-Carlo Šimić, dan penalti Matías Palacios.
2. Siapa pencetak gol pertama dalam pertandingan Ittihad FC vs Al Ain FC?
Alejandro Romero menjadi pencetak gol pertama untuk Al Ain pada menit ke-17. Gol tersebut membawa tim tamu unggul 1-0 dan menjadi awal dari kemenangan mereka atas Ittihad.
3. Siapa yang mencetak gol kedua Al Ain?
Rafael Rodrigues mencetak gol kedua Al Ain pada menit ke-42. Gol tersebut tercipta melalui assist Alejandro Romero dan membuat Al Ain menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.
4. Siapa pencetak gol Ittihad FC dalam pertandingan ini?
Gol Ittihad FC dicetak oleh Marwan Al-Sahafi pada menit ke-53. Ia berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 setelah menerima umpan dari Houssem Aouar.
5. Mengapa Jan-Carlo Šimić disebut mencetak gol bunuh diri?
Šimić mencetak gol ke gawang timnya sendiri pada menit ke-58 setelah bola hasil tembakan Houssine Rahimi mengenai dirinya dan berubah arah. Gol tersebut membuat Al Ain unggul 3-1 atas Ittihad.
6. Siapa yang mencetak gol keempat Al Ain?
Matías Palacios mencetak gol keempat melalui tendangan penalti pada menit ke-90. Eksekusi tersebut mengubah skor menjadi 1-4 dan memastikan kemenangan Al Ain.
7. Kapan pertandingan Ittihad FC vs Al Ain FC berlangsung?
Pertandingan berlangsung pada Senin, 2 November 2026 waktu setempat di Jeddah, Arab Saudi. Untuk penonton di Indonesia bagian barat, kick-off berlangsung pada Selasa, 3 November 2026 pukul 01.15 WIB.
8. Di stadion mana Ittihad FC menghadapi Al Ain FC?
Pertandingan digelar di Alinma Stadium, Jeddah, Arab Saudi. Stadion tersebut menjadi lokasi pertandingan pekan keempat fase liga wilayah Barat AFC Champions League Elite 2026/2027.
Kesimpulan
Hasil pertandingan Ittihad FC vs Al Ain FC berakhir dengan kemenangan telak tim tamu, 1-4, dalam lanjutan AFC Champions League Elite 2026/2027. Al Ain membangun keunggulan melalui gol Alejandro Romero dan Rafael Rodrigues pada babak pertama.
Ittihad sempat memberikan perlawanan lewat gol Marwan Al-Sahafi pada menit ke-53. Namun, gol bunuh diri Jan-Carlo Šimić dan penalti Matías Palacios membuat Al Ain semakin menjauh hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini memperpanjang catatan sempurna Al Ain menjadi empat kemenangan beruntun di fase liga wilayah Barat. Sementara itu, Ittihad harus mengevaluasi performa pertahanan setelah kebobolan empat gol di hadapan pendukungnya sendiri.