Hasil Sassuolo vs Fiorentina Lengkap dengan Pencetak Gol dan Statistik Pertandingan, menghasilkan enam gol dan berakhir dengan kemenangan tim tamu. Fiorentina membawa pulang tiga poin setelah menaklukkan Sassuolo dengan skor 4-2 di Mapei Stadium pada Senin, 2 November 2026.
Sassuolo sebenarnya sempat unggul lebih dahulu melalui dua gol Armand Laurienté. Namun, Fiorentina mampu membalikkan keadaan lewat Mateo Pellegrino, Alieu Njie, Franco Mastantuono, dan Víctor Valdepeñas.
Hasil ini memperlihatkan pertandingan yang berlangsung terbuka. Kedua tim sempat berada dalam posisi imbang 2-2 sebelum Fiorentina mencetak dua gol tambahan pada menit-menit akhir untuk memastikan kemenangan.
Selain skor akhir, laga ini menarik karena Sassuolo unggul dalam penguasaan bola, tetapi Fiorentina lebih efektif memanfaatkan peluang. Berikut laporan pertandingan, daftar pencetak gol, jalannya laga, dan statistik lengkap kedua tim.
Hasil Akhir Sassuolo vs Fiorentina 2-4 pada Pekan Ke-10 Liga Italia 2026/2027
Full Time
Serie A 2026/2027 · Pekan ke-10
2 November 2026 · Mapei Stadium
Sassuolo
2
Fiorentina
4
Pencetak Gol
Sassuolo
Armand Laurienté 25′, 65′
Fiorentina
Pellegrino 45+2′, Njie 50′
Mastantuono 79′, Valdepeñas 90+3′
Skor babak pertama: 1-1
Fiorentina mengamankan kemenangan 4-2 setelah melalui pertandingan yang tidak mudah. Sassuolo sempat memimpin melalui Laurienté, tetapi tim tamu berhasil menyamakan kedudukan sebelum turun minum.
Memasuki babak kedua, Fiorentina langsung mengambil keuntungan dari momentum gol penyeimbang. Alieu Njie membawa timnya unggul 2-1 pada menit ke-50, sebelum Laurienté kembali menyamakan skor lima belas menit kemudian.
Kedudukan 2-2 membuat pertandingan semakin terbuka. Kedua tim berusaha mencari gol kemenangan, tetapi Fiorentina akhirnya lebih berhasil memanfaatkan ruang yang tersedia.
Franco Mastantuono mencetak gol ketiga Fiorentina pada menit ke-79. Víctor Valdepeñas kemudian memastikan kemenangan menjadi 4-2 melalui gol pada menit ke-90+3. Lega Serie A+2
Ringkasan jalannya pertandingan
| Waktu | Peristiwa |
|---|---|
| 25′ | Laurienté membawa Sassuolo unggul 1-0 |
| 45+2′ | Pellegrino menyamakan skor 1-1 |
| 50′ | Njie membawa Fiorentina unggul 1-2 |
| 65′ | Laurienté membuat skor menjadi 2-2 |
| 79′ | Mastantuono mencetak gol 2-3 |
| 90+3′ | Valdepeñas memastikan skor 2-4 |
Sassuolo harus menerima kekalahan meskipun mampu mencetak dua gol melalui pemain yang sama. Sementara itu, Fiorentina menunjukkan ketajaman dari beberapa pemain berbeda dan mengakhiri pertandingan dengan empat gol.
Kemenangan ini juga menjadi hasil penting bagi Fiorentina yang membutuhkan tambahan poin di kompetisi domestik. Bagi Sassuolo, kegagalan mempertahankan keunggulan menjadi pekerjaan rumah yang perlu diperbaiki sebelum pertandingan berikutnya.
Daftar Pencetak Gol Sassuolo dan Fiorentina Lengkap dengan Menit Terjadinya Gol
Enam gol tercipta dalam pertandingan Sassuolo melawan Fiorentina. Armand Laurienté menjadi satu-satunya pemain Sassuolo yang mencatatkan namanya di papan skor, sedangkan Fiorentina memperoleh kontribusi gol dari empat pemain berbeda.
Berikut rincian pencetak gol beserta menit terjadinya gol dan pemain yang memberikan assist.
| Menit | Pencetak Gol | Tim | Assist | Skor |
|---|---|---|---|---|
| 25′ | Armand Laurienté | Sassuolo | Sebastiano Esposito | 1-0 |
| 45+2′ | Mateo Pellegrino | Fiorentina | Alieu Njie | 1-1 |
| 50′ | Alieu Njie | Fiorentina | Marco Brescianini | 1-2 |
| 65′ | Armand Laurienté | Sassuolo | Nemanja Matić | 2-2 |
| 79′ | Franco Mastantuono | Fiorentina | Pedro Gonçalves | 2-3 |
| 90+3′ | Víctor Valdepeñas | Fiorentina | Cher Ndour | 2-4 |
Daftar tersebut menunjukkan bahwa Fiorentina tidak bergantung pada satu pencetak gol. Pellegrino dan Njie memberikan kontribusi pada awal kebangkitan, sedangkan Mastantuono dan Valdepeñas menyelesaikan pertandingan dengan dua gol tambahan.
Gol pertama Armand Laurienté pada menit ke-25
Sassuolo membuka keunggulan melalui Armand Laurienté pada menit ke-25. Gol tersebut berawal dari situasi serangan yang melibatkan Sebastiano Esposito sebagai pemberi assist.
Keunggulan 1-0 membuat Sassuolo memiliki momentum untuk mengendalikan pertandingan. Fiorentina harus meningkatkan tekanan agar tidak tertinggal lebih jauh sebelum babak pertama berakhir.
Mateo Pellegrino menyamakan kedudukan pada menit 45+2
Fiorentina berhasil menyamakan skor menjelang turun minum. Mateo Pellegrino mencetak gol pada menit ke-45+2 setelah menerima umpan dari Alieu Njie.
Gol tersebut mengubah situasi pertandingan karena Sassuolo yang sebelumnya unggul harus kembali memulai babak kedua dari kedudukan imbang. Fiorentina juga memperoleh dorongan kepercayaan diri sebelum memasuki ruang ganti.
Alieu Njie membawa Fiorentina unggul pada menit ke-50
Lima menit setelah babak kedua dimulai, Fiorentina berhasil membalikkan keadaan. Alieu Njie mencetak gol pada menit ke-50 dengan memanfaatkan assist Marco Brescianini.
Gol ini membuat Fiorentina berbalik unggul 2-1. Sassuolo yang sebelumnya memimpin harus meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan.
Laurienté kembali mencetak gol pada menit ke-65
Armand Laurienté menjadi penyelamat sementara Sassuolo melalui gol keduanya. Ia mencetak gol pada menit ke-65 setelah menerima umpan dari Nemanja Matić.
Skor berubah menjadi 2-2 dan pertandingan kembali terbuka. Brace Laurienté membuat Sassuolo memiliki peluang untuk mengamankan hasil positif di kandang sendiri.
Mastantuono dan Valdepeñas memastikan kemenangan
Franco Mastantuono membawa Fiorentina kembali unggul pada menit ke-79. Gol tersebut tercipta melalui kontribusi Pedro Gonçalves yang memberikan assist dalam proses serangan.
Saat pertandingan memasuki masa tambahan waktu, Víctor Valdepeñas menambah keunggulan Fiorentina menjadi 4-2. Ia mencetak gol pada menit ke-90+3 setelah menerima umpan Cher Ndour. Lega Serie A+2
Brace Armand Laurienté Belum Cukup untuk Menyelamatkan Sassuolo dari Kekalahan
Armand Laurienté menjadi pemain paling menonjol dari sisi Sassuolo dalam urusan mencetak gol. Penyerang tersebut mencatatkan dua gol pada menit ke-25 dan ke-65, tetapi kontribusinya belum cukup untuk membawa tim meraih poin.
Gol pertama Laurienté memberikan keunggulan bagi Sassuolo pada babak pertama. Ia memanfaatkan peluang yang tersedia dan membuat Fiorentina harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.
Setelah Fiorentina membalikkan keadaan menjadi 1-2, Laurienté kembali menunjukkan perannya. Gol kedua yang dicetak pada menit ke-65 mengubah skor menjadi 2-2 dan menghidupkan kembali harapan tuan rumah.
Dua gol yang menjaga Sassuolo tetap dalam pertandingan
Brace merupakan istilah sepak bola untuk pemain yang mencetak dua gol dalam satu pertandingan. Dalam laga ini, Laurienté menjadi pemain yang berhasil mencatatkan pencapaian tersebut.
Kedua golnya memiliki arti penting karena menjaga Sassuolo tetap bersaing. Tanpa gol penyama kedudukan pada menit ke-65, Fiorentina mungkin memiliki ruang lebih besar untuk mengendalikan pertandingan dengan keunggulan satu gol.
Namun, keberhasilan mencetak gol tidak selalu berbanding lurus dengan hasil akhir. Sassuolo masih memiliki masalah ketika menghadapi serangan balik dan tekanan Fiorentina setelah kedudukan kembali imbang.
Sassuolo kesulitan mempertahankan keseimbangan permainan
Setelah skor menjadi 2-2, pertandingan berjalan semakin terbuka. Sassuolo berusaha mencari gol tambahan, tetapi upaya menyerang juga membuat mereka harus memperhatikan ruang kosong di area pertahanan.
Situasi tersebut menjadi salah satu faktor yang dapat dimanfaatkan Fiorentina. Tim tamu memiliki pemain yang mampu bergerak cepat dan mengembangkan serangan ketika mendapatkan ruang.
Gol Mastantuono pada menit ke-79 memperlihatkan bahwa Fiorentina mampu memanfaatkan momentum tersebut. Sassuolo kemudian semakin kesulitan mengejar ketertinggalan setelah kebobolan gol keempat pada masa tambahan waktu.
Catatan penting dari performa Laurienté
Dua gol Laurienté menjadi bukti bahwa Sassuolo tetap memiliki ancaman di lini depan. Namun, kontribusi individu tersebut belum mampu menutupi persoalan pertahanan yang terlihat ketika Fiorentina membangun serangan.
Sassuolo perlu memperbaiki koordinasi antarlini agar tekanan yang diberikan penyerang tidak terbuang sia-sia. Mempertahankan keunggulan atau hasil imbang juga membutuhkan konsentrasi pemain belakang hingga wasit meniup peluit akhir.
Kekalahan ini bukan berarti Laurienté tampil buruk. Justru, ia menjadi salah satu pemain yang menjaga Sassuolo tetap kompetitif dalam pertandingan dengan enam gol tersebut. Lega Serie A+2
Fiorentina Membalikkan Keadaan melalui Gol Mateo Pellegrino dan Alieu Njie
Fiorentina menunjukkan respons yang baik setelah tertinggal lebih dahulu. Mateo Pellegrino menjadi pemain yang membuka jalan kebangkitan melalui gol penyeimbang pada penghujung babak pertama.
Gol tersebut penting karena Fiorentina sempat kesulitan menciptakan ancaman yang berujung gol. Setelah kedudukan menjadi 1-1, permainan tim tamu terlihat lebih percaya diri ketika memasuki babak kedua.
Pellegrino menjadi pemecah kebuntuan Fiorentina
Mateo Pellegrino mencetak gol pada menit ke-45+2 setelah menerima umpan Alieu Njie. Gol tersebut membuat Fiorentina terhindar dari ketertinggalan saat turun minum.
Pellegrino berperan sebagai pemain yang menyelesaikan peluang di area berbahaya. Pergerakannya membantu Fiorentina mengubah tekanan menjadi gol sebelum babak pertama berakhir.
Gol penyeimbang ini juga mengubah situasi psikologis pertandingan. Sassuolo yang sebelumnya berada dalam posisi unggul tidak lagi memiliki kelebihan skor ketika kedua tim memasuki jeda.
Njie membawa Fiorentina berbalik unggul
Alieu Njie menjadi salah satu pemain penting dalam kebangkitan Fiorentina. Selain memberikan assist untuk gol Pellegrino, ia juga mencetak gol sendiri pada menit ke-50.
Gol tersebut membuat Fiorentina berbalik unggul 2-1 hanya lima menit setelah babak kedua dimulai. Njie memanfaatkan umpan Marco Brescianini untuk menyelesaikan peluang menjadi gol.
Kontribusinya tidak berhenti pada penyelesaian akhir. Peran Njie dalam proses gol pertama Fiorentina juga memperlihatkan keterlibatannya dalam membangun serangan tim.
Mastantuono mengembalikan keunggulan Fiorentina
Ketika Laurienté membuat skor menjadi 2-2, Fiorentina kembali membutuhkan gol untuk menghindari hasil imbang. Franco Mastantuono kemudian muncul sebagai pencetak gol ketiga pada menit ke-79.
Gol tersebut tercipta setelah Pedro Gonçalves memberikan assist. Mastantuono berhasil menyelesaikan peluang dan mengubah kedudukan menjadi 3-2 untuk Fiorentina.
Peran pemain pengganti juga ikut memengaruhi jalannya pertandingan. Pedro Gonçalves masuk pada menit ke-77 dan hanya membutuhkan waktu singkat untuk memberikan kontribusi langsung terhadap gol timnya.
Valdepeñas menutup pertandingan pada masa tambahan waktu
Fiorentina memastikan kemenangan melalui gol Víctor Valdepeñas pada menit ke-90+3. Gol tersebut tercipta setelah Cher Ndour memberikan umpan yang berhasil diselesaikan Valdepeñas.
Gol keempat membuat Sassuolo semakin sulit mengejar ketertinggalan. Waktu pertandingan yang tersisa juga tidak cukup untuk membangun serangan balasan dan mengubah hasil akhir.
Kemenangan 4-2 memperlihatkan kontribusi beberapa pemain Fiorentina dalam menyelesaikan peluang. Pellegrino, Njie, Mastantuono, dan Valdepeñas masing-masing mencetak satu gol, sedangkan Laurienté menjadi pencetak dua gol bagi Sassuolo. Lega Serie A+3
Statistik Pertandingan Sassuolo vs Fiorentina: Penguasaan Bola, Tembakan, dan Peluang
Statistik Sassuolo vs Fiorentina memperlihatkan perbedaan antara penguasaan bola dan efektivitas serangan. Sassuolo mencatatkan penguasaan bola lebih tinggi, tetapi Fiorentina menghasilkan lebih banyak tembakan dan tembakan tepat sasaran.
Angka tersebut membantu menjelaskan mengapa Fiorentina mampu mencetak empat gol meskipun tidak mendominasi penguasaan bola. Tim tamu lebih efektif ketika mendapatkan kesempatan untuk menyerang area pertahanan lawan.
Statistik utama kedua tim
Berikut rangkuman statistik pertandingan berdasarkan data pertandingan yang tersedia.
| Statistik | Sassuolo | Fiorentina |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 58% | 42% |
| Total tembakan | 7 | 15 |
| Tembakan tepat sasaran | 2 | 6 |
| Tembakan di luar sasaran | 1 | 6 |
| Tembakan diblok | 4 | 3 |
| Tendangan sudut | 5 | 3 |
| Pelanggaran | 12 | 15 |
| Offside | 4 | 0 |
| Kartu kuning | 2 | 3 |
| Kartu merah | 0 | 0 |
| Total operan | 563 | 403 |
| Operan akurat | 496 | 331 |
Dari data tersebut, Fiorentina unggul dalam jumlah tembakan dengan catatan 15 percobaan. Sassuolo hanya menghasilkan tujuh tembakan sepanjang pertandingan.
Fiorentina juga mencatatkan enam tembakan tepat sasaran, sedangkan Sassuolo hanya memiliki dua. Perbedaan ini menunjukkan bahwa tim tamu lebih sering mengarahkan bola ke gawang lawan. Sporting Life+2
Penguasaan bola lebih tinggi tidak menjamin kemenangan
Sassuolo menguasai bola sebesar 58 persen, sedangkan Fiorentina mencatatkan 42 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa tuan rumah lebih banyak mengendalikan sirkulasi bola selama pertandingan.
Namun, dominasi penguasaan bola tidak otomatis menghasilkan peluang yang lebih berbahaya. Sassuolo hanya mencatatkan tujuh tembakan, jauh di bawah total percobaan Fiorentina.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa penguasaan bola perlu diikuti pergerakan tanpa bola, penetrasi ke area pertahanan, dan penyelesaian akhir yang efektif. Jika hanya mengalirkan bola tanpa menciptakan peluang berkualitas, dominasi tersebut sulit diterjemahkan menjadi kemenangan.
Fiorentina lebih unggul dalam jumlah tembakan
Fiorentina mencatatkan 15 tembakan, lebih dari dua kali lipat jumlah percobaan Sassuolo. Dari total tersebut, enam tembakan mengarah tepat ke gawang.
Sassuolo hanya menghasilkan dua tembakan tepat sasaran dari tujuh percobaan. Empat tembakan lainnya berhasil diblok, sedangkan satu percobaan tercatat melenceng dari sasaran.
Perbedaan ini menjadi salah satu gambaran efektivitas serangan kedua tim. Fiorentina lebih sering menguji penjaga gawang Sassuolo dan memiliki lebih banyak kesempatan untuk menghasilkan gol.
Tendangan sudut dan tekanan di area pertahanan
Sassuolo memperoleh lima tendangan sudut, sementara Fiorentina hanya mendapatkan tiga. Statistik tersebut menunjukkan bahwa tuan rumah juga memiliki sejumlah kesempatan membangun serangan dari situasi bola mati.
Meski demikian, jumlah tendangan sudut tidak selalu mencerminkan kualitas peluang. Keberhasilan memanfaatkan situasi tersebut bergantung pada ketepatan umpan, pergerakan pemain, dan kemampuan memenangkan duel di dalam kotak penalti.
Fiorentina justru lebih banyak menghasilkan tembakan dari permainan terbuka. Efektivitas serangan mereka terlihat dari enam gol yang tercipta selama pertandingan, termasuk dua gol pada penghujung laga.
Perbedaan jumlah operan kedua tim
Sassuolo mencatatkan 563 operan dengan 496 operan akurat. Fiorentina menghasilkan 403 operan, dengan 331 di antaranya tercatat akurat.
Jumlah operan Sassuolo yang lebih tinggi sejalan dengan penguasaan bola mereka. Tim tuan rumah lebih banyak mengalirkan bola, tetapi tidak menghasilkan jumlah tembakan sebanyak lawannya.
Sementara itu, Fiorentina mampu menciptakan lebih banyak percobaan meskipun jumlah operannya lebih sedikit. Hal tersebut menunjukkan bahwa efektivitas serangan tidak hanya ditentukan oleh banyaknya operan, tetapi juga bagaimana tim memanfaatkan ruang dan momentum.
Pelanggaran dan kartu selama pertandingan
Pertandingan berlangsung dengan sejumlah duel fisik di antara pemain kedua tim. Sassuolo melakukan 12 pelanggaran, sedangkan Fiorentina mencatatkan 15 pelanggaran.
Fiorentina menerima tiga kartu kuning, sementara Sassuolo memperoleh dua kartu kuning. Tidak ada pemain yang menerima kartu merah dalam pertandingan tersebut.
Catatan disiplin ini memperlihatkan bahwa kedua tim sama-sama berusaha menghentikan serangan lawan melalui tekanan dan duel perebutan bola. Namun, tidak ada insiden kartu merah yang mengubah jumlah pemain di lapangan.
Apa arti statistik tersebut bagi hasil pertandingan?
Jika dilihat secara keseluruhan, Fiorentina memiliki keunggulan dalam jumlah tembakan dan peluang yang mengarah ke gawang. Hal ini membantu menjelaskan bagaimana tim tamu mampu mencetak empat gol meskipun penguasaan bolanya lebih rendah.
Sassuolo sebenarnya memiliki kontrol bola lebih besar dan jumlah operan lebih banyak. Akan tetapi, mereka kesulitan mengubah dominasi tersebut menjadi ancaman yang konsisten di depan gawang.
Perbedaan paling terlihat terdapat pada efektivitas penyelesaian akhir. Fiorentina mampu memanfaatkan peluang melalui empat pencetak gol berbeda, sedangkan Sassuolo hanya memperoleh dua gol dari Laurienté.
FAQ Seputar Hasil Sassuolo vs Fiorentina dan Statistik Pertandingan
1. Berapa hasil akhir Sassuolo vs Fiorentina pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027?
Pertandingan Sassuolo vs Fiorentina berakhir dengan skor 2-4 untuk kemenangan Fiorentina. Laga tersebut berlangsung di Mapei Stadium pada 2 November 2026.
Sassuolo mencetak dua gol melalui Armand Laurienté. Sementara itu, Fiorentina mendapatkan empat gol dari Mateo Pellegrino, Alieu Njie, Franco Mastantuono, dan Víctor Valdepeñas.
2. Siapa saja pencetak gol dalam pertandingan Sassuolo vs Fiorentina?
Armand Laurienté mencetak dua gol untuk Sassuolo pada menit ke-25 dan ke-65. Ia menjadi satu-satunya pemain tuan rumah yang mencatatkan namanya di papan skor.
Fiorentina mencetak gol melalui Mateo Pellegrino pada menit ke-45+2, Alieu Njie pada menit ke-50, Franco Mastantuono pada menit ke-79, dan Víctor Valdepeñas pada menit ke-90+3.
3. Siapa pemain yang mencetak brace dalam pertandingan tersebut?
Armand Laurienté menjadi pemain yang mencetak brace atau dua gol dalam pertandingan Sassuolo melawan Fiorentina. Kedua golnya tercipta pada menit ke-25 dan ke-65.
Meskipun tampil produktif, Laurienté belum mampu membawa Sassuolo meraih kemenangan. Fiorentina tetap berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor 4-2.
4. Siapa pencetak gol pertama dalam laga Sassuolo vs Fiorentina?
Armand Laurienté menjadi pencetak gol pertama dalam pertandingan tersebut. Ia membawa Sassuolo unggul 1-0 pada menit ke-25 melalui assist Sebastiano Esposito. Keunggulan tuan rumah bertahan hingga Fiorentina menyamakan kedudukan pada menit ke-45+2 melalui Mateo Pellegrino.
5. Berapa skor Sassuolo vs Fiorentina pada babak pertama?
Skor babak pertama berakhir imbang 1-1. Sassuolo lebih dahulu unggul melalui Laurienté pada menit ke-25. Fiorentina kemudian menyamakan kedudukan melalui Pellegrino pada menit ke-45+2. Gol tersebut membuat kedua tim memasuki jeda pertandingan dengan skor sama kuat.
6. Siapa yang memberikan assist dalam pertandingan Sassuolo vs Fiorentina?
Sassuolo mendapatkan assist dari Sebastiano Esposito untuk gol pertama Laurienté dan Nemanja Matić untuk gol keduanya. Kedua pemain tersebut membantu tim tuan rumah mencetak dua gol.
Di sisi Fiorentina, assist diberikan oleh Alieu Njie, Marco Brescianini, Pedro Gonçalves, dan Cher Ndour. Masing-masing berkontribusi dalam proses terciptanya empat gol tim tamu.
7. Berapa penguasaan bola Sassuolo dan Fiorentina?
Sassuolo mencatatkan penguasaan bola sebesar 58 persen, sedangkan Fiorentina memperoleh 42 persen. Artinya, tuan rumah lebih banyak mengendalikan aliran bola selama pertandingan.
Namun, Fiorentina lebih unggul dalam jumlah tembakan. Tim tamu menghasilkan 15 percobaan, sedangkan Sassuolo hanya mencatatkan tujuh tembakan.
8. Berapa jumlah tembakan tepat sasaran kedua tim?
Fiorentina mencatatkan enam tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan. Sassuolo hanya menghasilkan dua tembakan yang mengarah ke gawang.
Perbedaan tersebut menunjukkan Fiorentina lebih sering memberikan ancaman langsung kepada penjaga gawang lawan. Efektivitas itu ikut mendukung kemenangan mereka dengan skor 4-2.
Kesimpulan
Hasil Sassuolo vs Fiorentina pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027 berakhir dengan kemenangan tim tamu melalui skor 2-4. Armand Laurienté mencetak dua gol untuk Sassuolo, tetapi Fiorentina mampu membalas melalui empat pemain berbeda.
Pellegrino dan Njie menjadi bagian penting dari kebangkitan Fiorentina, sedangkan Mastantuono dan Valdepeñas memastikan kemenangan pada babak kedua. Hasil ini memperlihatkan efektivitas serangan Fiorentina meskipun mereka kalah dalam penguasaan bola.
Dari sisi statistik, Sassuolo unggul dalam penguasaan bola dan jumlah operan. Namun, Fiorentina lebih produktif dalam menciptakan tembakan serta memanfaatkan peluang hingga pertandingan berakhir.