Pertandingan Italia vs Turki kembali tersaji pada UEFA Nations League 2026/2027. Dalam laga terbaru tersebut, hasil pertandingan Italia vs Turki berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan Italia di Stadio Renato Dall’Ara, Bologna, Senin, 5 Oktober 2026.
Gianluca Scamacca membuka keunggulan Italia pada babak pertama. Turki sempat menyamakan kedudukan melalui Aral Şimşir, tetapi Riccardo Calafiori dan Francesco Pio Esposito kemudian mencetak gol yang memastikan tiga poin untuk Gli Azzurri.
Hasil tersebut juga membuat Italia mengumpulkan tujuh poin dan naik ke posisi kedua Grup A1. Turki masih berada di dasar klasemen setelah menelan kekalahan keempat dalam empat pertandingan.
Hasil Pertandingan Italia vs Turki dan Skor Akhir Terbaru
Italia mengalahkan Turki dengan skor 3-1 pada matchday keempat UEFA Nations League 2026/2027. Pertandingan berlangsung di Stadio Renato Dall’Ara, Bologna, dengan Italia bertindak sebagai tuan rumah.
Skor akhir ini menjadi kemenangan kedua Italia atas Turki dalam jeda internasional yang sama. Sebelumnya, Italia menang 4-1 ketika kedua tim bertemu di Bursa pada 28 September 2026.
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Italia vs Turki |
| Kompetisi | UEFA Nations League 2026/2027 |
| Grup | League A Grup A1 |
| Tanggal | 5 Oktober 2026 |
| Stadion | Stadio Renato Dall’Ara, Bologna |
| Skor akhir | Italia 3-1 Turki |
| Babak pertama | Italia 1-0 Turki |
| Pencetak gol Italia | Scamacca, Calafiori, Pio Esposito |
| Pencetak gol Turki | Aral Şimşir |
Italia unggul terlebih dahulu pada menit ke-26 melalui Scamacca. Turki membalas pada menit ke-61, tetapi keunggulan tersebut hanya bertahan sekitar empat menit sebelum Calafiori mencetak gol kedua Italia.
Pio Esposito kemudian mencetak gol ketiga pada menit ke-87. Gol tersebut sekaligus mengakhiri peluang Turki untuk mengejar skor dan memastikan Italia mendapatkan tiga poin di hadapan pendukungnya sendiri.
Dari sisi klasemen, kemenangan tersebut cukup penting bagi Italia. Setelah empat pertandingan, Italia mencatat dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dengan koleksi tujuh poin.
Sementara itu, Turki belum memperoleh poin dari empat pertandingan. Tim asuhan Vincenzo Montella tersebut mencetak satu gol dan kebobolan lima gol pada dua pertandingan melawan Italia saja, setelah sebelumnya kalah 1-4 di Bursa.
Jalannya Pertandingan Italia vs Turki dan Momen Penting
Pertandingan berjalan cukup berimbang jika dilihat dari penguasaan bola. Turki justru memiliki penguasaan bola lebih tinggi, tetapi Italia mampu menghasilkan peluang yang lebih efektif dan mengonversinya menjadi tiga gol.
Babak Pertama
Turki langsung mencoba menguasai permainan melalui sirkulasi bola dari lini tengah. Gianluigi Donnarumma harus melakukan penyelamatan pada awal pertandingan setelah Ozan Kabak melepaskan tembakan rendah yang mengarah ke sisi gawang.
Yunus Akgün juga sempat mengancam setelah kesalahan di lini tengah Italia. Namun, pertahanan tuan rumah masih mampu meredam serangan tersebut dan menjaga gawang Donnarumma tetap aman.
Italia kemudian mendapatkan peluang yang lebih berbahaya. Scamacca sempat mencetak gol yang dianulir karena berada dalam posisi offside sebelum akhirnya membuka keunggulan secara sah pada menit ke-26.
Gol tersebut bermula dari umpan silang Giovanni Di Lorenzo. Bola sempat mengenai bahu Ozan Kabak sebelum jatuh di area Scamacca, yang kemudian menyambar bola dari jarak dekat dan membuat Italia unggul 1-0.
Setelah tertinggal, Turki tetap mempertahankan pendekatan menyerang. Aral Şimşir memiliki kesempatan melalui situasi bola mati, tetapi sundulannya masih dapat diantisipasi lini belakang Italia.
Italia menutup babak pertama dengan keunggulan satu gol. Meskipun Turki lebih banyak menguasai bola, Italia mampu mempertahankan keunggulan hingga turun minum.
Babak Kedua
Pergantian pemain menjadi salah satu faktor penting setelah jeda. Italia memasukkan Francesco Pio Esposito, Riccardo Calafiori, dan Michael Kayode pada menit ke-55, menggantikan Scamacca, Ruggeri, dan Di Lorenzo.
Turki akhirnya mendapatkan gol penyeimbang pada menit ke-61. Zeki Çelik mengirim bola dari sisi kanan, kemudian Eren Elmalı meneruskannya sehingga Şimşir berada dalam posisi yang tepat untuk menyelesaikan peluang dari jarak dekat.
Kedudukan 1-1 tidak bertahan lama. Hanya beberapa menit kemudian, Italia kembali unggul melalui Calafiori yang menyundul umpan tendangan bebas Barella. Gol tersebut menjadi gol pertama Calafiori untuk tim nasional Italia.
Turki kemudian berusaha mengejar ketertinggalan. Donnarumma kembali memperlihatkan perannya ketika menggagalkan tembakan Salih Özcan yang mengarah ke bawah mistar.
Italia memperkuat lini tengah dengan memasukkan Sandro Tonali pada menit ke-70. Davide Frattesi juga masuk pada menit ke-84 menggantikan Antonio Vergara untuk menjaga keseimbangan permainan menjelang akhir laga.
Gol penutup tercipta pada menit ke-87. Issa Doumbia lebih dahulu melepaskan tembakan yang diblok, lalu bola hasil situasi tersebut diteruskan Alessandro Romano dan berujung pada penyelesaian Pio Esposito dari jarak dekat.
Dengan tambahan gol tersebut, Italia menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1. Turki masih mencoba menyerang pada menit-menit akhir, tetapi tidak mampu mengubah skor hingga peluit panjang.
Daftar Pencetak Gol Italia vs Turki Secara Lengkap
Empat gol tercipta dalam pertandingan Italia vs Turki. Tiga gol menjadi milik Italia, sedangkan Turki hanya mampu membalas satu kali.
| Menit | Pemain | Tim | Keterangan |
|---|---|---|---|
| 26′ | Gianluca Scamacca | Italia | Italia 1-0 Turki |
| 61′ | Aral Şimşir | Turki | Italia 1-1 Turki |
| 64′ | Riccardo Calafiori | Italia | Italia 2-1 Turki |
| 87′ | Francesco Pio Esposito | Italia | Italia 3-1 Turki |
Scamacca menjadi pemain pertama yang mencatatkan namanya di papan skor. Penyerang Italia tersebut memanfaatkan bola yang berubah arah setelah mengenai pemain bertahan Turki dan melepaskan tembakan dari jarak dekat.
Şimşir kemudian menjadi pencetak gol Turki. Gol tersebut lahir dari kerja sama sisi kanan, ketika umpan Çelik diteruskan Elmalı dan diselesaikan Şimşir di area tiang jauh.
Calafiori menjadi salah satu pemain paling menarik perhatian karena golnya bukan hanya mengembalikan keunggulan Italia, tetapi juga merupakan gol internasional pertamanya bersama tim senior Italia.
Pio Esposito menutup daftar pencetak gol. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan hanya membutuhkan waktu sekitar setengah jam untuk mencetak gol yang mengunci kemenangan Italia.
Menariknya, dua dari tiga pencetak gol Italia masuk sebagai pemain pengganti. Calafiori dan Pio Esposito masuk pada menit ke-55, kemudian masing-masing mencetak gol pada menit ke-64 dan ke-87.
Hal tersebut memperlihatkan bahwa kontribusi pemain dari bangku cadangan sangat menentukan hasil akhir. Pergantian pemain tidak hanya digunakan untuk menghemat tenaga, tetapi juga memberikan perubahan terhadap efektivitas serangan Italia.
Susunan Pemain Italia vs Turki dan Pemain Pengganti
Italia menggunakan formasi dasar 4-3-3. Gianluigi Donnarumma dipercaya sebagai penjaga gawang, sementara lini belakang diisi Alessandro Bastoni, Gianluca Mancini, Giovanni Di Lorenzo, dan Matteo Ruggeri.
Di lini tengah terdapat Alessandro Romano, Antonio Vergara, Issa Doumbia, dan Nicolò Barella. Scamacca menjadi ujung tombak, dengan Daniel Maldini serta Vergara memberikan opsi dari area depan. Data susunan pemain mencatat sembilan perubahan dari tim yang bermain imbang 1-1 melawan Prancis.
Starting XI Italia
- Gianluigi Donnarumma
- Alessandro Bastoni
- Gianluca Mancini
- Giovanni Di Lorenzo
- Matteo Ruggeri
- Alessandro Romano
- Antonio Vergara
- Issa Doumbia
- Nicolò Barella
- Daniel Maldini
- Gianluca Scamacca
Italia melakukan sejumlah perubahan setelah pertandingan melawan Prancis. Hanya Bastoni yang tetap dipertahankan sebagai starter dari pertandingan sebelumnya, sementara Antonio Vergara dan Issa Doumbia mendapatkan kesempatan tampil sejak awal.
Pemain pengganti Italia yang tersedia antara lain Guglielmo Vicario, Nicolò Fagioli, Giorgio Scalvini, Nicolò Cambiaghi, Marco Carnesecchi, Sebastiano Esposito, Samuele Inácio, Riccardo Calafiori, Michael Kayode, Francesco Pio Esposito, Sandro Tonali, dan Davide Frattesi.
Dari daftar tersebut, Calafiori, Kayode, Pio Esposito, Tonali, dan Frattesi mendapatkan kesempatan bermain. Calafiori serta Pio Esposito menjadi dua pemain pengganti yang paling menonjol karena masing-masing terlibat langsung dalam terciptanya gol Italia.
Starting XI Turki
Turki menurunkan Ugurcan Çakır sebagai penjaga gawang. Lini belakang terdiri dari Abdülkerim Bardakcı, Eren Elmalı, Ferdi Kadıoğlu, Ozan Kabak, dan Zeki Çelik. Untuk lini tengah dan depan, Turki mengandalkan İsmail Yüksek, Salih Özcan, Aral Şimşir, İrfan Can Kahveci, dan Yunus Akgün.
Komposisi tersebut memberikan Turki sejumlah pemain yang mampu mempertahankan penguasaan bola. Namun, efektivitas di depan gawang masih menjadi persoalan karena mereka hanya menghasilkan satu gol dari peluang yang tersedia.
Turki kemudian melakukan pergantian pemain secara bertahap. Bartuğ Elmaz dan İlhan Fakılı masuk pada menit ke-70, Kerem Aktürkoğlu pada menit ke-79, lalu Deniz Gül dan Oğuz Aydın masuk pada menit ke-88.
Statistik Pertandingan Italia vs Turki serta Performa Kedua Tim
Statistik pertandingan memperlihatkan bahwa kemenangan Italia tidak diperoleh melalui dominasi penguasaan bola. Turki justru mencatat possession lebih tinggi, yaitu 55 persen berbanding 45 persen milik Italia.
Namun, Italia sedikit lebih efektif dalam menghasilkan tembakan tepat sasaran. Gli Azzurri mencatat 15 tembakan dengan enam mengarah ke gawang, sedangkan Turki melepaskan 14 tembakan dengan lima tepat sasaran.
| Statistik | Italia | Turki |
|---|---|---|
| Penguasaan bola | 45% | 55% |
| Total tembakan | 15 | 14 |
| Tembakan tepat sasaran | 6 | 5 |
| Tembakan melenceng | 2 | 5 |
| Tembakan diblok | 7 | 4 |
| Tendangan sudut | 3 | 9 |
| Offside | 5 | 11 |
| Pelanggaran | 11 | 9 |
| Gol | 3 | 1 |
Perbedaan paling menarik terlihat pada efektivitas penyelesaian. Italia tidak memiliki penguasaan bola lebih banyak, tetapi mampu mencetak tiga gol dari enam tembakan tepat sasaran.
Turki juga cukup aktif menciptakan peluang. Sembilan tendangan sudut menunjukkan bahwa tim tamu memiliki cukup banyak kesempatan dari situasi bola mati, tetapi hanya satu yang berhasil dikonversi menjadi gol.
Dari sisi jalannya pertandingan, Italia terlihat lebih mengutamakan efektivitas daripada mengontrol pertandingan melalui possession. Pendekatan tersebut terlihat dari jumlah tembakan yang relatif seimbang, tetapi perbedaan kualitas penyelesaian akhir cukup menentukan.
Pergantian pemain Italia juga memberikan pengaruh besar. Calafiori mencetak gol hanya beberapa menit setelah masuk, sementara Pio Esposito menjadi pencetak gol ketiga setelah tampil sejak menit ke-55.
Kemenangan ini membuat posisi Italia di Grup A1 semakin baik. Setelah empat pertandingan, Italia mengoleksi tujuh poin dari dua kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan.
Prancis berada di puncak dengan 10 poin setelah mengalahkan Belgia 4-1 pada pertandingan yang sama. Belgia mengumpulkan enam poin, sedangkan Turki belum mendapatkan poin.
Bagi Italia, hasil 3-1 ini juga memperpanjang tren positif setelah sebelumnya menang 4-1 atas Turki dan bermain imbang 1-1 ketika menghadapi Prancis. Tiga pertandingan tersebut menghasilkan tujuh poin untuk Gli Azzurri.
Ada satu catatan yang penting ketika membaca statistik pertandingan ini. Penguasaan bola yang lebih tinggi tidak otomatis menunjukkan tim lebih efektif, karena Turki memiliki 55 persen possession tetapi tetap kalah 1-3.
Sebaliknya, Italia menunjukkan kemampuan memanfaatkan momen penting. Gol Scamacca, Calafiori, dan Pio Esposito datang pada fase pertandingan ketika peluang yang tersedia berhasil dimaksimalkan.
Pertanyaan Umum Seputar Hasil Pertandingan Italia vs Turki dan Susunan Pemain
Berapa skor akhir Italia vs Turki terbaru?
Italia menang 3-1 atas Turki pada pertandingan UEFA Nations League 2026/2027, Senin, 5 Oktober 2026. Pertandingan berlangsung di Stadio Renato Dall’Ara, Bologna.
Siapa pencetak gol Italia vs Turki?
Tiga gol Italia dicetak oleh Gianluca Scamacca pada menit ke-26, Riccardo Calafiori pada menit ke-64, dan Francesco Pio Esposito pada menit ke-87. Gol Turki dicetak Aral Şimşir pada menit ke-61.
Siapa pencetak gol pertama Italia vs Turki?
Gianluca Scamacca menjadi pencetak gol pertama dalam pertandingan tersebut. Ia mencetak gol pada menit ke-26 dan membawa Italia unggul 1-0 sebelum turun minum.
Siapa pencetak gol Turki ke gawang Italia?
Aral Şimşir mencetak satu-satunya gol Turki pada pertandingan tersebut. Ia menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-61 setelah menerima rangkaian umpan dari sisi kanan.
Apakah Riccardo Calafiori menjadi starter Italia?
Tidak. Calafiori memulai pertandingan dari bangku cadangan dan masuk pada menit ke-55 menggantikan Matteo Ruggeri. Ia kemudian mencetak gol kedua Italia pada menit ke-64.
Siapa pemain pengganti Italia yang mencetak gol?
Ada dua pemain pengganti Italia yang mencetak gol, yaitu Riccardo Calafiori dan Francesco Pio Esposito. Keduanya masuk pada menit ke-55 sebelum masing-masing mencetak gol pada babak kedua.
Berapa penguasaan bola Italia vs Turki?
Turki mencatat penguasaan bola 55 persen, sedangkan Italia 45 persen. Meskipun possession lebih rendah, Italia mampu menang dengan skor 3-1.
Berapa jumlah tembakan Italia dan Turki?
Italia melepaskan 15 tembakan, sedangkan Turki mencatat 14 tembakan. Dari jumlah tersebut, Italia memiliki enam tembakan tepat sasaran dan Turki lima.
Di mana pertandingan Italia vs Turki dimainkan?
Pertandingan terbaru dimainkan di Stadio Renato Dall’Ara, Bologna, Italia. Stadion tersebut menjadi kandang Italia untuk pertandingan melawan Turki pada 5 Oktober 2026.
Apakah Italia sudah dua kali mengalahkan Turki pada Nations League 2026/2027?
Ya. Italia menang 4-1 di Bursa pada 28 September 2026, kemudian kembali menang 3-1 di Bologna pada 5 Oktober 2026.
Berapa posisi Italia setelah menang atas Turki?
Italia naik ke posisi kedua Grup A1 dengan tujuh poin setelah empat pertandingan. Prancis berada di posisi pertama dengan 10 poin, sedangkan Belgia mengoleksi enam poin dan Turki belum mendapatkan poin.
Kesimpulan
Hasil pertandingan Italia vs Turki terbaru berakhir dengan kemenangan Italia 3-1 di Bologna. Scamacca membuka skor, Şimşir sempat menyamakan kedudukan, tetapi Calafiori dan Pio Esposito memastikan Italia kembali unggul hingga pertandingan selesai.
Pertandingan ini juga menunjukkan pentingnya kontribusi pemain pengganti. Calafiori dan Pio Esposito sama-sama masuk pada babak kedua lalu mencetak gol, sehingga perubahan yang dilakukan Roberto Mancini berperan langsung terhadap hasil akhir.
Dari sisi statistik, Turki memang unggul dalam penguasaan bola dan jumlah tendangan sudut. Namun, Italia lebih efektif dalam memanfaatkan peluang sehingga mampu mengakhiri laga dengan kemenangan 3-1 dan mengumpulkan tujuh poin di Grup A1.