Argentina akan menghadapi Bolivia dalam pertandingan persahabatan internasional pada Rabu, 30 September 2026. Laga ini menjadi bagian dari rangkaian pertandingan FIFA setelah Piala Dunia 2026 sekaligus kesempatan bagi Lionel Scaloni untuk mulai menguji komposisi baru Argentina.
Pertandingan Argentina vs Bolivia dijadwalkan berlangsung di Estadio Mario Alberto Kempes, Córdoba, mulai pukul 21.00 waktu Argentina atau Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB. AFA telah mengonfirmasi jadwal dan stadion pertandingan tersebut.
Argentina datang dengan modal lima pertandingan terakhir di Piala Dunia 2026 yang cukup kuat, meski harus mengakhiri turnamen sebagai runner-up setelah kalah dari Spanyol di final. Bolivia justru memasuki laga ini setelah kalah 0-2 dari Paraguay pada pertandingan persahabatan 27 September.
Jadwal Argentina vs Bolivia dan Konteks Pertandingan
Pertandingan ini bukan bagian dari Kualifikasi Piala Dunia maupun turnamen resmi CONMEBOL. Argentina dan Bolivia bertemu dalam agenda persahabatan internasional yang menjadi awal dari periode baru setelah Piala Dunia 2026.
Berikut informasi pertandingan:
| Informasi | Detail |
|---|---|
| Pertandingan | Argentina vs Bolivia |
| Kompetisi | International Friendly |
| Hari, tanggal | Rabu, 30 September 2026 |
| Kick-off | 21.00 waktu Argentina |
| Waktu Indonesia | Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB |
| Stadion | Estadio Mario Alberto Kempes |
| Kota | Córdoba, Argentina |
| Status | Pertandingan persahabatan |
| Pelatih Argentina | Lionel Scaloni |
| Pelatih Bolivia | Óscar Villegas |
AFA mengonfirmasi bahwa pertandingan Argentina vs Bolivia akan menjadi laga pertama dari tiga pertandingan persahabatan Argentina pada periode ini. Setelah Bolivia, Argentina dijadwalkan menghadapi Burkina Faso pada 3 Oktober dan Benin pada 6 Oktober.
Karena berstatus laga persahabatan, rotasi pemain sangat mungkin terjadi. Prediksi susunan pemain karena itu harus dipandang sebagai proyeksi, bukan susunan resmi.
Argentina Memulai Era Baru Setelah Piala Dunia
Argentina memasuki pertandingan ini dengan situasi yang berbeda dibandingkan sebelum Piala Dunia 2026. Tim asuhan Lionel Scaloni baru saja melewati perjalanan panjang di turnamen terbesar dunia sebelum kalah 0-1 dari Spanyol di final.
Lima pertandingan terakhir Argentina sebelum menghadapi Bolivia adalah kemenangan 3-2 atas Cabo Verde, kemenangan 3-2 atas Mesir, kemenangan 3-1 atas Swiss, kemenangan 2-1 atas Inggris, dan kekalahan 0-1 dari Spanyol.
| Lima Laga Terakhir Argentina | Hasil |
|---|---|
| Argentina vs Spanyol | 0-1 |
| Inggris vs Argentina | 1-2 |
| Argentina vs Swiss | 3-1 |
| Argentina vs Mesir | 3-2 |
| Argentina vs Cabo Verde | 3-2 |
Dalam lima laga tersebut, Argentina mencetak 11 gol dan kebobolan tujuh kali. Angka tersebut memperlihatkan bahwa Argentina tetap produktif, tetapi lini pertahanan tidak selalu mampu menjaga gawang dari ancaman lawan.
Data FBref juga mencatat Argentina menghasilkan 19 gol dari delapan pertandingan Piala Dunia 2026. Pada lima pertandingan fase gugur terakhir, mereka mencetak 11 gol, termasuk tiga gol dalam kemenangan atas Swiss dan Mesir.
Menariknya, Argentina juga menunjukkan kemampuan menguasai bola dalam sejumlah pertandingan Piala Dunia. Catatan penguasaan bola berada di kisaran 59-64 persen pada beberapa pertandingan fase gugur, menunjukkan bahwa tim Scaloni tetap nyaman membangun serangan melalui penguasaan bola.
Bolivia Datang dengan Modal Kurang Meyakinkan
Situasi Bolivia cukup berbeda. Tim yang ditangani Óscar Villegas tersebut baru saja kalah 0-2 dari Paraguay dalam pertandingan persahabatan di Audi Field, Washington, D.C.
Hasil tersebut memperpanjang rangkaian hasil negatif Bolivia menjelang pertandingan melawan Argentina. Sebelumnya, Bolivia kalah 0-4 dari Aljazair dan 0-4 dari Skotlandia pada periode Juni.
Lima pertandingan terbaru Bolivia menunjukkan hasil berikut:
| Lima Laga Terakhir Bolivia | Hasil |
|---|---|
| Bolivia vs Paraguay | 0-2 |
| Bolivia vs Aljazair | 0-4 |
| Bolivia vs Skotlandia | 0-4 |
| Irak vs Bolivia | 2-1 |
| Bolivia vs Suriname | 2-1 |
Bolivia hanya menang sekali dalam lima pertandingan tersebut dan mengalami empat kekalahan. Mereka juga hanya mencetak tiga gol dalam periode itu, sedangkan gawangnya kemasukan 13 kali.
Masalah produktivitas menjadi perhatian terbesar Bolivia. Dalam dua pertandingan terbaru melawan Paraguay dan Aljazair, Bolivia bahkan gagal mencetak gol.
Pada pertandingan melawan Paraguay, Bolivia menggunakan formasi 3-5-2. Guillermo Viscarra berada di bawah mistar, sementara Luis Haquín, Efraín Morales, Diego Arroyo, Diego Medina, Héctor Cuéllar, Carlos Melgar, Gabriel Villamíl, Fernández, Miguel Terceros, dan Fernando Nava menjadi bagian dari susunan awal.
Tidak Ada Klasemen yang Perlu Dibandingkan
Karena Argentina vs Bolivia merupakan laga persahabatan, tidak terdapat klasemen kompetisi yang menjadi dasar penilaian posisi kedua tim.
Konteks kompetitif terakhir kedua negara berasal dari perjalanan mereka menuju Piala Dunia 2026. Argentina bahkan melangkah sampai final Piala Dunia, sedangkan Bolivia gagal melewati jalur playoff antarkonfederasi.
Perbedaan pengalaman kompetitif tersebut menjadi salah satu faktor yang membuat Argentina memiliki modal lebih kuat secara kolektif. Namun, sifat laga persahabatan membuat intensitas dan penggunaan pemain bisa berbeda dibandingkan pertandingan kompetitif.
Head to Head Argentina vs Bolivia
Secara historis, Argentina memiliki rekor yang sangat dominan atas Bolivia. Data head to head mencatat kedua negara telah bertemu 43 kali, dengan Argentina meraih 31 kemenangan, Bolivia tujuh kemenangan, dan lima pertandingan berakhir imbang.
Dalam pertemuan kompetitif terbaru, Argentina juga memenangkan dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bolivia. Argentina menang 3-0 di La Paz pada September 2023 dan kemudian menang telak 6-0 di Buenos Aires pada Oktober 2024.
Lima pertemuan terakhir Argentina vs Bolivia menunjukkan:
| Pertemuan | Hasil |
|---|---|
| Argentina vs Bolivia, 2024 | 6-0 |
| Bolivia vs Argentina, 2023 | 0-3 |
| Argentina vs Bolivia, 2021 | 3-0 |
| Bolivia vs Argentina, 2020 | 1-2 |
| Argentina vs Bolivia, 2017 | 0-2 |
H2H tersebut memberikan gambaran bahwa Argentina biasanya mampu mengontrol pertandingan ketika berhadapan dengan Bolivia. Meski begitu, sebagian besar pertemuan tersebut terjadi dalam konteks berbeda sehingga tidak bisa dijadikan satu-satunya dasar prediksi.
Statistik Gol Menjadi Pembeda Utama
Produktivitas Argentina dan Bolivia menjelang pertandingan memperlihatkan kontras yang cukup besar.
Argentina mencetak 11 gol dalam lima pertandingan terakhirnya, sedangkan Bolivia hanya menghasilkan tiga gol dalam periode yang sama. Argentina rata-rata mencetak 2,2 gol per pertandingan dalam lima laga tersebut.
Bolivia memiliki rata-rata 0,6 gol per pertandingan dalam lima pertandingan terakhir. Mereka juga gagal mencetak gol dalam dua laga beruntun menjelang kunjungan ke Córdoba.
Catatan ini membuat efektivitas serangan menjadi salah satu aspek paling penting dalam prediksi Argentina vs Bolivia. Argentina mempunyai lebih banyak pemain yang dapat menciptakan peluang dari berbagai zona, sementara Bolivia perlu memperbaiki penyelesaian akhir jika ingin memberikan tekanan berarti.
Kondisi Skuad Argentina: Messi Tidak Disiapkan untuk Laga Ini
Salah satu informasi paling penting menjelang pertandingan adalah status Lionel Messi.
Messi memang masuk dalam daftar pemain yang dipanggil Argentina pada periode ini. Namun, AFA menjelaskan bahwa Messi, Rodrigo De Paul, dan Giovani Lo Celso akan bergabung untuk pertandingan terakhir melawan Benin pada 6 Oktober.
Dengan demikian, Messi tidak disiapkan untuk pertandingan melawan Bolivia pada 30 September. Laga melawan Benin nantinya diproyeksikan menjadi pertandingan perpisahan Messi bersama Argentina di tanah air.
Argentina tetap mempunyai banyak pemain berpengalaman untuk mengisi lini depan. Julián Álvarez, Lautaro Martínez, Nicolás González, Nicolás Paz, Franco Mastantuono, Matías Soulé, dan Gianluca Prestianni termasuk nama yang tersedia dalam skuad.
Kondisi tersebut membuat pertandingan melawan Bolivia menarik dari sisi regenerasi. Scaloni memiliki kesempatan untuk melihat bagaimana Argentina bermain tanpa Messi sebelum laga penghormatan terakhir sang kapten.
Prediksi Starting XI Argentina
Susunan pemain resmi baru dapat dipastikan ketika tim mengumumkan lineup menjelang kick-off. Karena ini merupakan laga persahabatan, proyeksi berikut sebaiknya dipahami sebagai perkiraan berdasarkan skuad yang tersedia dan laporan pra-pertandingan.
Prediksi formasi: 4-3-3
Emiliano Martínez
Agustín Giay – Cristian Romero – Lisandro Martínez – Facundo Medina
Enzo Fernández – Alexis Mac Allister – Franco Mastantuono
Nicolás Paz – Julián Álvarez – Lautaro Martínez
Komposisi tersebut dapat berubah karena Scaloni berpotensi melakukan eksperimen. Beberapa pemain muda juga mempunyai peluang mendapatkan menit bermain untuk memperlihatkan kemampuan mereka di level internasional.
Prediksi Starting XI Bolivia
Bolivia diperkirakan tetap menggunakan tiga bek dengan variasi 3-5-2 seperti ketika menghadapi Paraguay.
Prediksi formasi: 3-5-2
Guillermo Viscarra
Efraín Morales – Luis Haquín – Diego Arroyo
Diego Medina – Héctor Cuéllar – Carlos Melgar – Gabriel Villamíl – Fernández
Miguel Terceros – Fernando Nava
Proyeksi ini mengacu pada susunan yang digunakan Bolivia dalam pertandingan terakhir melawan Paraguay. Namun, perubahan pemain tetap terbuka karena pertandingan Argentina merupakan bagian dari agenda persahabatan.
Taktik Argentina Tanpa Lionel Messi
Absennya Messi membuat Argentina kemungkinan mengandalkan struktur kolektif lebih kuat dibandingkan ketergantungan terhadap kreativitas individu.
Scaloni telah menggunakan sejumlah variasi formasi selama Piala Dunia 2026, termasuk 4-2-2-2, 4-1-3-2, 4-1-4-1, dan 4-2-2-2. Fleksibilitas tersebut menunjukkan bahwa Argentina tidak selalu bergantung pada satu sistem.
Melawan Bolivia, Argentina berpeluang menguasai bola sejak awal dan mencoba memindahkan permainan dari sisi ke sisi. Enzo Fernández dan Alexis Mac Allister dapat menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan.
Julián Álvarez juga bisa memainkan peran penting dalam membuka ruang. Pergerakannya dapat menarik bek Bolivia keluar dari posisinya dan menciptakan ruang bagi Lautaro Martínez atau pemain sayap untuk melakukan penetrasi.
Argentina juga memiliki kemampuan melakukan tekanan setelah kehilangan bola. AFA menyebut sesi latihan tim mencakup penguasaan bola, pressing setelah kehilangan bola, penyelesaian akhir, serta latihan taktik.
Cara Bolivia Bisa Menyulitkan Argentina
Bolivia kemungkinan tidak akan mencoba bertukar serangan secara terbuka sepanjang pertandingan. Pendekatan yang lebih realistis adalah mempertahankan struktur pertahanan rapat dan mengandalkan transisi cepat.
Formasi tiga bek memberi Bolivia tambahan pemain di area sentral. Lima pemain tengah juga dapat membantu menutup jalur umpan menuju penyerang Argentina.
Miguel Terceros menjadi salah satu pemain yang dapat memberikan ancaman ketika Bolivia mendapatkan ruang untuk melakukan serangan balik. Namun, Bolivia tetap membutuhkan dukungan dari lini tengah agar serangan tidak mudah terisolasi.
Masalahnya, catatan terbaru memperlihatkan Bolivia cukup kesulitan mencetak gol. Karena itu, mempertahankan konsentrasi selama 90 menit akan menjadi tantangan besar.
Duel Pemain Kunci yang Bisa Menentukan Pertandingan
Pertandingan ini tidak menghadirkan duel Messi melawan Bolivia karena sang kapten tidak dipersiapkan untuk laga 30 September. Fokus justru dapat bergeser kepada generasi berikutnya di lini serang Argentina.
Julián Álvarez vs Pertahanan Tiga Bek Bolivia
Álvarez mempunyai karakteristik yang cocok untuk menghadapi pertahanan dengan tiga bek. Ia dapat turun menjemput bola sekaligus melakukan pergerakan diagonal di belakang garis pertahanan.
Jika Bolivia terlalu dalam, pergerakan Álvarez dapat membantu Argentina menciptakan celah di sekitar kotak penalti. Bila garis pertahanan naik, kecepatannya dapat dimanfaatkan melalui umpan vertikal.
Lautaro Martínez dan Penyelesaian Akhir
Lautaro menjadi salah satu opsi utama Argentina untuk mengisi posisi nomor sembilan.
Kehadirannya memberikan Argentina penyerang yang kuat dalam duel di kotak penalti sekaligus mampu melakukan kombinasi dengan gelandang yang masuk dari lini kedua.
Miguel Terceros sebagai Ancaman Bolivia
Terceros merupakan salah satu pemain yang dapat menjadi outlet serangan Bolivia. Kreativitasnya akan dibutuhkan ketika Bolivia berhasil merebut bola dan mencoba melakukan serangan cepat.
Argentina perlu mengontrol ruang di sekitar Terceros agar Bolivia tidak memperoleh kesempatan melakukan serangan balik secara bebas.
Faktor Penentu Argentina vs Bolivia
Ada beberapa aspek yang berpotensi memberikan pengaruh besar terhadap hasil pertandingan.
1. Efektivitas serangan Argentina
Argentina mencetak 11 gol dalam lima laga terakhir, sedangkan Bolivia hanya mencetak tiga. Perbedaan tersebut membuat kualitas penyelesaian akhir menjadi salah satu keunggulan utama Argentina.
2. Pertahanan Bolivia
Bolivia kebobolan 13 gol dalam lima pertandingan terakhir. Mereka juga belum mencatat clean sheet dalam rangkaian pertandingan tersebut.
3. Penguasaan bola
Argentina mempunyai kemampuan mempertahankan penguasaan bola dan membangun serangan secara bertahap. Jika Bolivia terlalu banyak bertahan, tekanan Argentina bisa meningkat seiring waktu.
4. Absennya Messi
Tanpa Messi, Argentina kehilangan sumber kreativitas individual terbesar mereka. Namun, situasi ini juga memberi kesempatan bagi pemain seperti Nicolás Paz, Franco Mastantuono, Julián Álvarez, dan Lautaro Martínez mengambil peran lebih besar.
5. Status pertandingan
Karena hanya laga persahabatan, prioritas utama Scaloni kemungkinan bukan sekadar mengejar kemenangan. Eksperimen taktik dan pemberian menit bermain kepada pemain tertentu dapat memengaruhi intensitas pertandingan.
Bagaimana Pertandingan Diperkirakan Berjalan?
Argentina diperkirakan mengambil kendali penguasaan bola sejak menit awal. Bolivia kemungkinan memilih blok pertahanan yang lebih rendah dan menunggu kesempatan melalui serangan balik.
Jika Argentina mencetak gol lebih dahulu, pertandingan berpotensi menjadi lebih terbuka. Bolivia harus keluar dari struktur pertahanan sehingga ruang di belakang lini tengah dan pertahanan mereka dapat semakin besar.
Sebaliknya, apabila Bolivia mampu menjaga skor tetap imbang hingga babak kedua, Argentina mungkin harus meningkatkan tempo. Pergantian pemain juga dapat membuat jalannya pertandingan berubah karena kedua pelatih memiliki keleluasaan melakukan eksperimen.
Argentina mempunyai lebih banyak variasi serangan dan pengalaman dalam pertandingan level tinggi. Bolivia tetap berpotensi memberikan perlawanan apabila mampu menjaga jarak antarlini dan mengurangi ruang di sekitar kotak penalti.
Apakah Argentina Punya Keunggulan Kandang?
Ya, Argentina akan bertindak sebagai tuan rumah di Estadio Mario Alberto Kempes, Córdoba.
Keuntungan kandang menjadi faktor tambahan karena Argentina tidak perlu menghadapi perjalanan panjang lintas negara untuk pertandingan ini. Dukungan penonton juga dapat membantu tim mempertahankan tekanan, terutama jika pertandingan berlangsung ketat pada babak pertama.
Namun, pertandingan di Córdoba berbeda dengan pertandingan Argentina di Buenos Aires. Karena itu, faktor kandang sebaiknya tidak dibaca hanya berdasarkan reputasi Argentina ketika bermain di Monumental.
Apakah Argentina Berpeluang Mencatat Clean Sheet?
Catatan pertahanan Argentina pada Piala Dunia 2026 menunjukkan kemampuan menjaga gawang pada laga-laga penting, tetapi lima pertandingan terakhir sebelum laga ini tidak semuanya menghasilkan clean sheet.
Argentina kebobolan dalam empat dari lima pertandingan fase gugur sebelum final. Satu-satunya clean sheet terjadi ketika menghadapi Spanyol di final, yang berakhir 0-1 setelah perpanjangan waktu.
Bolivia justru memiliki masalah lebih besar dalam menciptakan gol. Mereka gagal mencetak gol ketika menghadapi Paraguay dan Aljazair pada dua pertandingan terbaru.
Jika Argentina mampu mengontrol transisi dan tidak memberikan ruang kepada Terceros serta penyerang Bolivia, peluang clean sheet cukup terbuka.
Prediksi Skor Argentina vs Bolivia
Berdasarkan performa lima pertandingan terakhir, produktivitas gol, catatan pertahanan, H2H, kualitas skuad, kondisi pemain, keuntungan kandang, serta pendekatan taktik kedua tim, Argentina diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk memenangkan pertandingan.
Absennya Lionel Messi membuat Argentina mungkin tidak bermain dengan pola yang sama seperti ketika sang kapten masih menjadi pusat kreativitas. Meski demikian, kedalaman skuad Argentina dan masalah produktivitas Bolivia menjadi faktor yang cukup kuat dalam forecast pertandingan ini.
Prediksi skor: Argentina 3-0 Bolivia
Argentina diperkirakan dapat mendominasi penguasaan bola dan menciptakan lebih banyak peluang. Bolivia berpotensi bertahan cukup dalam, tetapi catatan 13 gol kebobolan dalam lima pertandingan terakhir menunjukkan bahwa mereka menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan gawang.
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, H2H, kondisi skuad, serta faktor teknis lainnya. Hasil resmi pertandingan baru akan diketahui setelah laga selesai dimainkan.
FAQ Prediksi Argentina vs Bolivia
Kapan Argentina vs Bolivia dimainkan?
Argentina vs Bolivia dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 30 September 2026 di Argentina. Kick-off dijadwalkan pukul 21.00 waktu setempat atau Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 07.00 WIB.
Argentina vs Bolivia main di stadion mana?
Pertandingan digelar di Estadio Mario Alberto Kempes, Córdoba, Argentina. Stadion tersebut menjadi lokasi pertandingan pertama dari rangkaian tiga laga persahabatan Argentina pada periode ini.
Argentina vs Bolivia termasuk kompetisi apa?
Pertandingan ini merupakan laga persahabatan internasional. Duel tersebut bukan bagian dari Kualifikasi Piala Dunia maupun kompetisi resmi CONMEBOL.
Apakah Lionel Messi bermain melawan Bolivia?
Messi masuk dalam skuad Argentina untuk periode pertandingan ini, tetapi AFA menyatakan bahwa ia akan berpartisipasi pada pertandingan melawan Benin pada 6 Oktober. Dengan demikian, Messi tidak dipersiapkan untuk menghadapi Bolivia pada 30 September.
Bagaimana lima pertandingan terakhir Argentina?
Argentina memenangkan empat dari lima pertandingan terakhirnya sebelum laga Bolivia. Mereka menang atas Cabo Verde, Mesir, Swiss, dan Inggris, kemudian kalah 0-1 dari Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Bagaimana performa terbaru Bolivia?
Bolivia kalah dalam tiga pertandingan terakhirnya dan hanya menang sekali dalam lima pertandingan terbaru. Mereka juga baru kalah 0-2 dari Paraguay pada 27 September 2026.
Bagaimana rekor head to head Argentina vs Bolivia?
Argentina unggul jauh dalam sejarah pertemuan. Dari 43 pertemuan, Argentina tercatat meraih 31 kemenangan, Bolivia tujuh kemenangan, dan lima laga berakhir imbang.
Siapa pemain yang berpeluang menjadi kunci Argentina?
Julián Álvarez, Lautaro Martínez, Enzo Fernández, Alexis Mac Allister, dan Nicolás Paz dapat memainkan peran penting. Tanpa Messi, kontribusi kolektif pemain-pemain tersebut akan semakin penting dalam membangun serangan.
Formasi apa yang mungkin digunakan Argentina?
Argentina berpeluang menggunakan 4-3-3 dengan beberapa variasi sesuai kebutuhan pertandingan. Namun, karena laga ini merupakan persahabatan, susunan final dapat berubah dan baru dapat dipastikan ketika lineup resmi diumumkan.
Apakah Argentina berpeluang mencatat clean sheet?
Argentina memiliki peluang untuk mencatat clean sheet berdasarkan produktivitas Bolivia yang rendah dalam pertandingan terbaru. Namun, hasil tersebut tetap bergantung pada efektivitas pertahanan Argentina dan kemampuan Bolivia memanfaatkan situasi bola mati maupun serangan balik.
Berapa prediksi skor Argentina vs Bolivia?
Prediksi skor untuk pertandingan ini adalah Argentina 3-0 Bolivia. Forecast tersebut mempertimbangkan perbedaan performa lima laga terakhir, produktivitas gol, H2H, kedalaman skuad, serta keuntungan bermain di kandang.
Kesimpulan
Argentina vs Bolivia menjadi pertandingan yang menarik bukan hanya karena perbedaan rekor kedua negara, tetapi juga karena konteks perubahan generasi di tubuh Argentina.
Argentina datang sebagai runner-up Piala Dunia 2026 dengan sejumlah pemain dari generasi baru yang mulai mendapatkan ruang lebih besar. Absennya Messi pada pertandingan ini membuat fokus akan tertuju pada bagaimana Scaloni membangun serangan tanpa pemain yang selama bertahun-tahun menjadi pusat permainan Argentina.
Bolivia mempunyai tantangan lebih besar setelah mengalami beberapa hasil buruk dan kesulitan mencetak gol. Kekalahan 0-2 dari Paraguay memperlihatkan bahwa lini serang masih membutuhkan peningkatan.
Dengan mempertimbangkan performa terbaru, H2H, kualitas skuad, produktivitas gol, faktor kandang, serta kondisi kedua tim, Argentina diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk mengontrol pertandingan.