Belanda dan Jerman langsung bertemu dalam pertandingan pembuka UEFA Nations League 2026/27. Duel Grup A2 ini menjadi salah satu laga paling dinantikan karena kedua negara sama-sama memasuki era baru bersama pelatih anyar.
Pertandingan Belanda vs Jerman berlangsung di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, pada Kamis, 24 September 2026. Kick-off dijadwalkan pukul 20.45 waktu setempat atau Jumat, 25 September 2026 pukul 01.45 WIB.
Laga ini sekaligus menjadi debut Xavi Hernández sebagai pelatih Belanda dan debut Jürgen Klopp sebagai pelatih tim nasional Jerman di pertandingan kompetitif. UEFA sendiri memasukkan pertemuan Belanda vs Jerman sebagai salah satu pertandingan utama yang patut diperhatikan pada Matchday 1 Nations League.
Jadwal Belanda vs Jerman
| Detail | Belanda | Jerman |
|---|---|---|
| Kompetisi | UEFA Nations League 2026/27 | UEFA Nations League 2026/27 |
| Grup | League A, Grup 2 | League A, Grup 2 |
| Pertandingan | Matchday 1 | Matchday 1 |
| Tanggal | Kamis, 24 September 2026 | Kamis, 24 September 2026 |
| Stadion | Johan Cruijff ArenA | Johan Cruijff ArenA |
| Kota | Amsterdam | Amsterdam |
| Kick-off lokal | 20.45 CEST | 20.45 CEST |
| Kick-off WIB | Jumat, 25 September 01.45 WIB | Jumat, 25 September 01.45 WIB |
Johan Cruijff ArenA menjadi tempat yang penting bagi Belanda karena Oranje mendapatkan keuntungan sebagai tuan rumah. DFB juga mengonfirmasi stadion, tanggal, jam pertandingan, dan perangkat pertandingan untuk duel tersebut.
Wasit pertandingan adalah Alejandro Hernández dari Spanyol. Ia akan dibantu José Naranjo dan Diego Rojo sebagai asisten, sedangkan VAR dipercayakan kepada Carlos del Cerro Grande.
Situasi Grup A2 Sebelum Pertandingan
Pertandingan ini merupakan laga pertama kedua negara di League A Grup 2 sehingga belum ada tim yang mengumpulkan poin. Serbia dan Yunani menjadi dua anggota lain di grup yang sama.
UEFA menetapkan bahwa dua tim teratas dari masing-masing grup League A akan melaju ke perempat final Nations League. Karena itu, pertandingan pembuka menghadapi rival langsung seperti Jerman mempunyai arti penting dalam persaingan klasemen.
Belanda juga sudah memiliki jadwal lanjutan yang padat. Setelah menghadapi Jerman, Oranje akan bertandang ke Serbia pada 27 September dan kemudian menghadapi Yunani serta Serbia pada awal Oktober.
Jerman mempunyai rangkaian pertandingan serupa dengan menghadapi Yunani pada 27 September, Serbia pada 1 Oktober, dan kembali bertemu Yunani pada 4 Oktober.
Performa Terbaru Belanda
Belanda datang dengan catatan lima pertandingan terakhir yang cukup produktif. Dalam periode tersebut, Oranje mencetak 13 gol dan kebobolan enam gol.
Lima pertandingan terakhir Belanda adalah:
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 30 Juni 2026 | Belanda vs Maroko | 1-1, kalah adu penalti |
| 26 Juni 2026 | Tunisia vs Belanda | 1-3 |
| 20 Juni 2026 | Belanda vs Swedia | 5-1 |
| 14 Juni 2026 | Belanda vs Jepang | 2-2 |
| 8 Juni 2026 | Belanda vs Uzbekistan | 2-1 |
Data pertandingan KNVB dan FBref menunjukkan bahwa laga terakhir Belanda adalah hasil imbang 1-1 melawan Maroko pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebelum Maroko menang melalui adu penalti.
Produktivitas 2,6 gol per pertandingan dalam lima laga terakhir menjadi modal penting bagi tim Xavi. Namun, enam gol yang bersarang di gawang Belanda juga menunjukkan bahwa lini belakang belum menghasilkan clean sheet dalam periode tersebut.
Pada Piala Dunia, Belanda mencatat kemenangan besar 5-1 atas Swedia dan 3-1 atas Tunisia. Mereka juga bermain imbang 2-2 melawan Jepang sebelum tersingkir dari Maroko melalui adu penalti.
Performa Terbaru Jerman
Jerman memiliki angka produktivitas yang sama dalam lima pertandingan terakhir, yakni 13 gol dari lima pertandingan. Tim Panser juga kebobolan enam gol dalam periode tersebut.
Rangkaian lima pertandingan terakhir Jerman adalah:
| Tanggal | Pertandingan | Hasil |
|---|---|---|
| 29 Juni 2026 | Jerman vs Paraguay | 1-1, kalah adu penalti |
| 25 Juni 2026 | Ekuador vs Jerman | 2-1 |
| 20 Juni 2026 | Jerman vs Pantai Gading | 2-1 |
| 14 Juni 2026 | Jerman vs Curaçao | 7-1 |
| 6 Juni 2026 | Amerika Serikat vs Jerman | 1-2 |
Jerman sempat menunjukkan performa menyerang yang sangat kuat dengan kemenangan 7-1 atas Curaçao. Namun, kekalahan 1-2 dari Ekuador dan tersingkir melalui adu penalti melawan Paraguay memperlihatkan bahwa performa mereka tidak sepenuhnya konsisten.
Seperti Belanda, Jerman belum mencatat clean sheet dalam lima pertandingan tersebut. Artinya, kedua tim sama-sama mempunyai potensi mencetak gol, tetapi masih menyisakan ruang yang dapat dieksploitasi lawan.
Head to Head Belanda vs Jerman
Rivalitas Belanda dan Jerman memiliki sejarah panjang. Menurut data UEFA, dari pertemuan yang tercatat kedua negara, Belanda meraih 12 kemenangan, Jerman 18 kemenangan, sedangkan 18 pertandingan berakhir imbang.
Lima pertemuan terbaru memberikan gambaran yang lebih relevan terhadap kondisi rivalitas modern:
| Pertandingan | Hasil |
|---|---|
| Jerman vs Belanda, 14 Oktober 2024 | Jerman menang 1-0 |
| Belanda vs Jerman, 10 September 2024 | 2-2 |
| Belanda vs Jerman, 29 Maret 2022 | 1-1 |
| Belanda vs Jerman, 24 Maret 2019 | Jerman menang 3-2 |
| Belanda vs Jerman, 13 Oktober 2018 | Belanda menang 3-0 |
Pertemuan terakhir mereka terjadi pada Nations League 2024/25. Belanda dan Jerman bermain 2-2 di Amsterdam sebelum Jerman menang 1-0 pada pertemuan berikutnya di München.
Rekor tersebut memperlihatkan bahwa pertandingan ini cenderung kompetitif. Bahkan ketika salah satu tim menang, margin kemenangan dalam beberapa pertemuan terbaru relatif tipis.
Era Baru Xavi di Timnas Belanda
Pertandingan melawan Jerman menjadi ujian pertama Xavi Hernández sebagai pelatih Belanda. KNVB menunjuk mantan gelandang Barcelona dan Spanyol tersebut pada Agustus 2026 setelah berakhirnya era Ronald Koeman.
Xavi membawa pendekatan baru dengan penekanan pada intensitas dan keberanian mengambil inisiatif. Ia juga menegaskan bahwa Virgil van Dijk tetap menjadi kapten setelah melakukan pembicaraan dengan sang bek mengenai peran serta masa depannya bersama tim nasional.
Daftar pemain yang dipanggil memperlihatkan kombinasi pemain berpengalaman dan talenta baru. Ruben van Bommel serta Gjivai Zechiël termasuk dua pemain yang mendapatkan panggilan perdana.
Perubahan terbesar terlihat di lini depan. Memphis Depay, pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Belanda, tidak masuk dalam skuad pertama Xavi untuk periode ini.
Kondisi Skuad Belanda Jelang Jerman
Belanda tidak datang dengan kekuatan sepenuhnya lengkap. Frenkie de Jong masih belum tersedia karena cedera, sementara beberapa pemain lain juga dilaporkan belum fit untuk periode internasional ini.
Justin Kluivert dan Donyell Malen juga kemudian dicoret dari skuad karena cedera. KNVB memanggil Guus Til dan Mexx Meerdink sebagai pengganti keduanya.
Di sektor positif, Jeremie Frimpong, Kenneth Taylor, dan Jurriën Timber kembali tersedia setelah sebelumnya absen dari Piala Dunia karena masalah kebugaran. Joey Veerman juga kembali mendapatkan kepercayaan.
Dengan kondisi tersebut, Xavi harus menemukan keseimbangan antara pengalaman pemain senior seperti Van Dijk dan energi pemain muda. Laga melawan Jerman akan menjadi kesempatan pertama untuk melihat bagaimana ide permainan baru tersebut diterapkan dalam pertandingan berintensitas tinggi.
Jürgen Klopp Memulai Era Baru Jerman
Jerman juga berada dalam fase transisi. Jürgen Klopp mengambil alih posisi pelatih setelah Julian Nagelsmann meninggalkan jabatan tersebut seusai Piala Dunia 2026.
Klopp membuat keputusan tidak biasa dengan memilih 44 pemain yang dibagi menjadi dua kelompok untuk empat pertandingan Nations League. Skuad pertama digunakan menghadapi Belanda dan Yunani, sedangkan kelompok kedua disiapkan untuk pertandingan melawan Serbia dan Yunani berikutnya.
Strategi tersebut berkaitan dengan jadwal internasional yang padat. Klopp ingin melihat lebih banyak pemain sekaligus memberikan ruang pemulihan kepada para pemain setelah menjalani jadwal bersama klub.
Untuk pertandingan melawan Belanda, nama-nama seperti Joshua Kimmich, Jamal Musiala, Kai Havertz dan Marc-André ter Stegen berada dalam kelompok pertama. Ter Stegen juga diproyeksikan menjadi penjaga gawang utama Jerman setelah Manuel Neuer kembali mengakhiri karier internasionalnya.
Prediksi Starting XI Belanda vs Jerman
Karena Xavi dan Klopp sama-sama menjalani debut kompetitif, prediksi susunan pemain memiliki tingkat ketidakpastian lebih tinggi daripada pertandingan biasa. Susunan berikut merupakan proyeksi berdasarkan pemain yang tersedia dan perkiraan pendekatan taktik, bukan lineup resmi.
Prediksi XI Belanda
Formasi 4-3-3:
Bart Verbruggen; Denzel Dumfries, Jan Paul van Hecke, Virgil van Dijk, Micky van de Ven; Joey Veerman, Ryan Gravenberch, Tijjani Reijnders; Jeremie Frimpong, Brian Brobbey, Cody Gakpo.
Proyeksi ini sejalan dengan komposisi pemain yang tersedia dan perkiraan penggunaan struktur 4-3-3 dalam sejumlah preview pertandingan.
Prediksi XI Jerman
Formasi 4-2-3-1:
Marc-André ter Stegen; Josha Vagnoman, Jonathan Tah, Nico Schlotterbeck, Nathaniel Brown; Joshua Kimmich, Felix Nmecha; Serge Gnabry, Jamal Musiala, Kevin Schade; Kai Havertz.
Susunan tersebut merupakan proyeksi, sementara DFB telah memastikan sejumlah pemain dalam skuad pertama Klopp untuk pertandingan di Amsterdam.
Perbandingan Statistik Lima Laga Terakhir
| Statistik | Belanda | Jerman |
|---|---|---|
| Gol | 13 | 13 |
| Kebobolan | 6 | 6 |
| Rata-rata gol | 2,6 | 2,6 |
| Rata-rata kebobolan | 1,2 | 1,2 |
| Clean sheet | 0 | 0 |
| Hasil menang | 2 | 3 |
| Hasil imbang 90 menit | 2 | 1 |
| Kekalahan | 0 | 1 |
Angka tersebut dihitung dari lima pertandingan terakhir masing-masing tim hingga menjelang pertandingan 24 September. Hasil adu penalti melawan Maroko dan Paraguay tetap dicatat sebagai imbang dalam hasil pertandingan 90/120 menit.
Data ini menunjukkan bahwa produktivitas kedua tim hampir identik. Perbedaannya terletak pada jumlah kemenangan dalam periode tersebut, dengan Jerman sedikit lebih sering menang.
Analisis Taktik: Pertarungan Penguasaan Bola dan Intensitas
Belanda berpotensi mencoba mengontrol pertandingan melalui sirkulasi bola di lini tengah. Reijnders, Gravenberch dan Veerman dapat menjadi bagian penting dari proses membangun serangan sekaligus mencari ruang di antara lini tengah dan pertahanan Jerman.
Pergerakan Dumfries dan Frimpong juga dapat membuat struktur serangan Belanda menjadi lebih lebar. Jika kedua pemain mampu naik secara bersamaan dengan timing yang tepat, Jerman harus berhati-hati terhadap serangan dari sisi lapangan.
Jerman di bawah Klopp diperkirakan akan membawa permainan dengan intensitas tinggi. Pressing setelah kehilangan bola dapat menjadi salah satu senjata utama untuk mengganggu build-up Belanda sejak fase awal.
Musiala menjadi salah satu pemain penting dalam pendekatan tersebut karena kemampuannya menerima bola di ruang sempit. Kimmich juga berpotensi menjadi pengatur ritme sekaligus pemain yang membantu mengontrol transisi.
Pertandingan kemungkinan akan sangat ditentukan oleh tim yang lebih mampu memenangkan duel setelah kehilangan bola. Kesalahan dalam fase build-up dapat menjadi sangat berbahaya karena kedua tim memiliki pemain cepat untuk menyerang ruang kosong.
Duel Pemain Kunci
Berikut duel pemain kunci Belanda vs Jerman.
Virgil van Dijk vs Kai Havertz
Van Dijk akan menjadi figur sentral di lini belakang Belanda. Pengalamannya dalam membaca arah serangan dapat dibutuhkan ketika Jerman mencoba mengirim bola kepada Havertz di area depan.
Havertz sendiri mempunyai fleksibilitas untuk turun ke area antarlini. Pergerakan tersebut bisa membuka ruang bagi pemain dari lini kedua seperti Musiala atau Gnabry.
Tijjani Reijnders vs Joshua Kimmich
Pertarungan di lini tengah juga menjadi bagian penting dari pertandingan. Reijnders dapat memberikan progresi bola kepada Belanda, sementara Kimmich berpotensi bertugas mengatur tempo dan menjaga struktur Jerman.
Tim yang lebih efektif menguasai area tengah kemungkinan memiliki kesempatan lebih banyak untuk mengontrol momentum pertandingan.
Cody Gakpo vs Pertahanan Jerman
Gakpo menjadi salah satu sumber ancaman Belanda dari sisi kiri. Ia dapat masuk ke area berbahaya sekaligus membuka ruang bagi pemain lain ketika bek Jerman tertarik keluar dari posisinya.
Jerman harus menjaga jarak antarlini agar Gakpo tidak mendapatkan ruang untuk menerima bola dan berbalik menghadap gawang.
Faktor yang Bisa Menentukan Hasil Pertandingan
Ada beberapa faktor penentu pertandingan Belanda vs Jerman.
1. Debut dua pelatih
Xavi dan Klopp sama-sama belum menjalani pertandingan kompetitif bersama tim barunya. Faktor adaptasi terhadap pemain dan bagaimana instruksi diterapkan dalam pertandingan resmi menjadi variabel penting.
2. Absennya beberapa pemain Belanda
Tidak tersedianya Frenkie de Jong serta beberapa pemain lain membuat Xavi harus mencari komposisi alternatif. Pergantian Kluivert dan Malen karena cedera juga mengurangi opsi yang tersedia di sektor serang.
3. Keuntungan kandang
Belanda bermain di Amsterdam sehingga mendapatkan dukungan publik sendiri. Dalam laga dengan dua tim yang kualitasnya relatif berimbang, atmosfer stadion dapat membantu meningkatkan tekanan terhadap lawan.
4. Struktur baru Jerman
Klopp mempunyai banyak pemain untuk dievaluasi. Keuntungan dari kedalaman skuad tersebut adalah banyak pilihan, tetapi pada saat bersamaan kombinasi antarpemain belum memiliki pengalaman pertandingan kompetitif bersama di bawah pelatih baru.
5. Produktivitas kedua tim
Belanda dan Jerman sama-sama mencetak 13 gol dalam lima pertandingan terakhir. Karena kedua pertahanan juga kebobolan enam kali, pertandingan berpotensi menghasilkan beberapa peluang dari kedua kubu.
Prediksi Jalannya Pertandingan
Belanda diperkirakan mencoba mengambil inisiatif sejak awal dengan memanfaatkan status sebagai tuan rumah. Xavi kemungkinan ingin menunjukkan identitas permainan yang agresif dalam pertandingan pertamanya.
Jerman berpeluang merespons dengan pressing dan transisi cepat. Jika pressing berhasil memaksa Belanda kehilangan bola di area berbahaya, tim tamu dapat menciptakan peluang tanpa harus membangun serangan terlalu lama.
Babak pertama berpotensi berjalan ketat karena kedua tim masih mencari pola permainan paling efektif. Gol pertama akan sangat penting karena dapat mengubah pendekatan taktik kedua pelatih.
Jika Belanda unggul lebih dahulu, Jerman diperkirakan meningkatkan tekanan melalui Musiala dan pemain sayap. Sebaliknya, apabila Jerman mencetak gol terlebih dahulu, Belanda akan dituntut mengambil lebih banyak risiko.
Melihat karakter kedua tim, peluang terjadinya gol dari kedua kubu cukup terbuka. Namun, absennya sejumlah pemain penting Belanda dan pengalaman pemain Jerman di pertandingan besar membuat keseimbangan laga sulit dipisahkan.
Prediksi Skor Belanda vs Jerman
Berdasarkan performa lima pertandingan terakhir, produktivitas gol, rekor head to head, kondisi skuad, faktor kandang, serta pendekatan taktik kedua pelatih, pertandingan ini diperkirakan berlangsung ketat.
Belanda memiliki keuntungan bermain di Amsterdam, tetapi Jerman membawa beberapa pemain berpengalaman dan memulai era Klopp dengan skuad yang tetap memiliki kualitas tinggi. Lima laga terakhir kedua tim bahkan menghasilkan angka gol yang sama, yaitu 13 gol.
Prediksi skor: Belanda 2-2 Jerman
Hasil imbang menjadi proyeksi yang cukup masuk akal karena dua pertemuan terakhir mereka di Nations League menghasilkan 2-2 dan 1-0 untuk Jerman. Produktivitas kedua tim menjelang laga juga membuat skor imbang dengan beberapa gol berpotensi terjadi.
Prediksi ini merupakan analisis pra-pertandingan berdasarkan data statistik terbaru, performa kedua tim, kondisi skuad, rekor pertemuan, faktor kandang, dan pertimbangan taktik. Hasil resmi pertandingan baru diketahui setelah laga selesai dimainkan.
FAQ Belanda vs Jerman
1. Kapan pertandingan Belanda vs Jerman berlangsung?
Belanda vs Jerman dimainkan pada Kamis, 24 September 2026 di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam. Kick-off berlangsung pukul 20.45 waktu setempat.
2. Jam berapa Belanda vs Jerman dalam waktu Indonesia?
Pertandingan dimulai pada Jumat, 25 September 2026 pukul 01.45 WIB. Waktu tersebut merupakan konversi dari kick-off 20.45 CEST di Amsterdam.
3. Belanda vs Jerman merupakan pertandingan apa?
Laga ini merupakan pertandingan Matchday 1 UEFA Nations League 2026/27 League A Grup 2. Serbia dan Yunani berada di grup yang sama.
4. Di stadion mana Belanda vs Jerman dimainkan?
Pertandingan digelar di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam, markas tim nasional Belanda untuk pertandingan ini.
5. Siapa pelatih Belanda dan Jerman?
Belanda dilatih Xavi Hernández, sedangkan Jerman ditangani Jürgen Klopp. Keduanya menjalani debut kompetitif bersama tim nasional masing-masing dalam pertandingan ini.
6. Bagaimana lima pertandingan terakhir Belanda?
Belanda mencatat dua kemenangan dan dua hasil imbang serta satu hasil imbang yang kemudian berakhir dengan kekalahan adu penalti dalam lima laga terakhirnya. Mereka mencetak 13 gol dan kebobolan enam gol dalam periode tersebut.
7. Bagaimana lima pertandingan terakhir Jerman?
Jerman meraih tiga kemenangan, satu kekalahan dan satu hasil imbang yang kemudian berakhir dengan kekalahan adu penalti. Mereka juga mencetak 13 gol dan kebobolan enam gol dalam lima pertandingan terakhir.
8. Bagaimana head to head Belanda vs Jerman?
Dalam data UEFA, Jerman unggul secara keseluruhan dengan 18 kemenangan berbanding 12 kemenangan Belanda, sementara 18 pertemuan lainnya berakhir imbang. Pertemuan terakhir pada Oktober 2024 berakhir dengan kemenangan Jerman 1-0.
9. Apakah Memphis Depay bermain melawan Jerman?
Memphis Depay tidak masuk dalam skuad pertama Xavi untuk periode Nations League September 2026. Absennya merupakan keputusan pemilihan skuad dan tidak dicatat sebagai cedera.
10. Siapa pemain kunci Belanda vs Jerman?
Virgil van Dijk, Cody Gakpo dan Tijjani Reijnders menjadi beberapa pemain penting bagi Belanda. Dari kubu Jerman, Joshua Kimmich, Jamal Musiala, Kai Havertz dan Marc-André ter Stegen merupakan nama yang berpotensi memainkan peran besar.
11. Berapa prediksi skor Belanda vs Jerman?
Prediksi skor pertandingan adalah Belanda 2-2 Jerman. Proyeksi tersebut mempertimbangkan produktivitas kedua tim, head to head terbaru, kondisi skuad, faktor kandang, serta fase transisi yang sedang dialami kedua negara.
Kesimpulan
Belanda vs Jerman menghadirkan kombinasi yang jarang terjadi dalam pertandingan besar Eropa: dua tim kuat sekaligus memulai era baru bersama pelatih baru.
Belanda mempunyai keuntungan bermain di Amsterdam dan membawa sejumlah pemain berpengalaman seperti Van Dijk serta Gakpo. Namun, absennya beberapa pemain dan perubahan besar di lini depan membuat Xavi masih harus menemukan formula terbaiknya.
Jerman datang dengan struktur skuad yang juga sedang dibangun Klopp. Nama-nama seperti Kimmich, Musiala, Havertz dan ter Stegen memberikan pengalaman, tetapi komposisi baru tersebut tetap membutuhkan waktu untuk menemukan koneksi permainan.
Statistik lima pertandingan terakhir menunjukkan keseimbangan yang menarik karena kedua tim sama-sama mencetak 13 gol dan kebobolan enam gol. Dengan mempertimbangkan faktor tersebut serta hasil pertemuan terbaru, laga di Amsterdam diperkirakan berjalan terbuka dan ketat.